18. Masalah Nasi

Xena melihat ke arah Olive yang memang sangat berharap bisa photo bersama idolanya. Jadi Xena ingin membantunya.

"Dia sahabatku, namanya olive" Xena memperkenalkan Olive pada Ray, Ray mengangguk mengerti, ia kemudian berbalik dan menyapa Olive.

"Halo nona Olive, senang berkenalan denganmu. Tentu saja boleh, di mana aku harus tanda tangan?" ucap Ray setelah tahu Olive sahabat Xena.

Olive senang mendengarnya, ia pun bergegas mengambil buku dan juga ponselnya untuk photo bersama. Olive mengambil photo dengan mengambil jarak tertentu.

Bukan rahasia lagi jika Ray terkenal dengan anti cewe dan tidak suka di sentuh. Meskipun begitu, sikapnya yang dingin justru membuat wanita-wanita di luaran sana memujanya, ia bahkan di juluki sebagai pria tertampan yang dingin dan terhot abad ini, karena badannya yang sangat panas itu.

Jadi Olive sangat memahami itu, dan menghargai privasi Ray sebagai penggemar yang baik.

Yani melihat Ray terpesona melihat ke tampannya itu. Meskipun bagi dirinya yang terpaku pada Vano, dan menilai Vano adalah pria paling tampan bagi dirinya. Tapi tidak bisa di pungkiri, jika Ray memang memiliki ketampanan tingkat dewa dan Kharisma nya tersendiri.

Ray adalah pria yang memiliki karir sangat sukses di dunia hiburan, dia iuga pewaris perusahaan besar. Penampilannya sangat menonjol, ia tampan, tinggi dan kaya raya. Tingginya hampir sama dengan Vano, hanya selisih 2cm lebih tinggi Ray.

"Galang, kau mau Rendang?" tanya Xena yang sudah mengambil nasi dengan porsi Galang, dia tahu jika adik Vierra itu sangat menyukai Rendang buatan Vierra. Jadi ia menawarinya.

"Mau, makasih Xe" ucap Galang tersenyum

Melihat Xena mengambil makanan untuk Galang. Baik Vano maupun Ray di buat cemburu karenanya. Xena sempat bergidik merasakan tatapan tajam ke arahnya, ia menoleh ke depan dan langsung bertatapan dengan Vano. Ia juga melirik ke arah Ray yang tengah kesal, membuat Xena terkekeh.

Sifat Ray mengingatkan dirinya saat dulu menginginkan pertahatian dari Vano. Xena kemudian mengambil nasi lagi, ia pun menoleh ke arah Ray.

"Ray, apa segini cukup nasinya, atau kebanyakan?" tanya Xena

Mendengar itu Ray terkejut dan juga senang, Xena berinisiatif menawarinya.

"Kurangi dikit lagi Xe, Nah segitu cukup" ucap Ray saat Xena mengurangi nasinya.

"Mau pakai apa lauknya?" tanya tanya Xena

"Samain aja dengan Galang, makasih Xe" ucap Ray tersenyum manis

"Sama-sama" ucap Xena

Xena mengambil rendang dan menaruhnya di atas piring lalu memberikannya ke Galang.

Vano mengepalkan tangannya di bawah kursi, ia merasa tidak suka dengan kedekatan mereka. Ia menatap ke arah Xena lagi, namun Xena tidak menoleh ke arahnya yang menbuatnya kesal.

"Van, kamu mau makan pakai apa, aku ambilin ya" ucap Yani dengan manis.

"Nggak perlu, biar Xena aja yang ambilin punya kak Vano" ucap Olive ketus.

"Xe tolong ambilin buat kak Vano, kan kamu tahu segimana porsi dan makanan kesukaan kakak" ucap Olive lagi.

Xena hanya menghela nafas, kenapa Olive selalu menempatkannya untuk dekat dengan Vano. Ekspresi Xena dapat di lihat jelas oleh Ray, tapi Ray hanya diam saja dan memperhatikan nya.

Xena mengambil nasi dan juga oseng daging dan juga tumis buncis untuk Vano lalu menyerahkannya.

"Makasih Xe" ucap Vano tersenyum, Xena hanya membalasnya dengan mengangguk. Sedangkan Yani menatapnya dengan perasaan kesal dan marah.

...

"Masakannya sangat enak, ini beli di mana?" tanya Yani

"Hmmm, makanan nya sangat enak" sahut Ferry dan Bram

"Aku setuju, makanannya memang sangat enak. Tapi ini bukan makanan beli loh, ini masakan Xena" ucap Arlan yang melihat sendiri Xena masak.

"Uhuuukkk...." Yani tersedak saat tahu makanan yang ia puji adalah makanan yang di masak Xena, tahu gitu ia tidak mau memujinya.

Xena tidak menggubris obrolan mereka, Xena justru melihat Galang yang tertunduk ke arah piringnya. Xena terkejut saat melihat Galang menangis.

"Lang kamu kenapa? Kamu sakit?" tanya Xena, semua orang kini menatap Xena dan Galang.

"Aku tidak apa-apa, aku hanya teringat kakakku. Masakanmu sama persis dengan buatannya" ucap Galang

Xena mengelus kepala Galang dengan sayang, membuat semuanya terkejut dengan tindakan Xena.

"Tentu saja rasanya sama, karena yang mengajariku masak adalah kakakmu" ucap Xena

Galang mendongak menatap Xena, iya percaya apa yang di katakan Xena. Karena memang masakan buatan Xena sangat mirip dengan Vierra.

"Ap-apa boleh, lain hari aku makan masakan kamu lagi?" tanya Galang ragu.

"Tentu, kapanpun kamu mau. Aku dengan senang hati memasakannya untukmu" ucap Xena tersenyu hangat.

Ray melihat itu, meskipun ia merasa sedikit cemburu. Namun ia lebih terpesona dan terharu melihat kebaikan Xena. Terlebih ia tahu jika Galang adalah laki-laki yang sangat rapuh semenjak kematian kakaknya. Dan ia berterimakasih pada Xena karena baik pada asistennya itu.

Hal lain berbeda dengan Vano, ia semakin terbakar api cemburu. Melihat tangan rapuh Xena mengelus kepala laki-laki lain, bahkan di depannya.

"Xe....Siapa dia?" panggil Olive dan bertanya, entah mengapa Olive merasakan kecemburuan di mata kakaknya.

"Galang adalah adik Vierra" ucap Xena pelan

"Oooo...." ucap Olive dengan mulut berbentuk O, ia mengangguk paham.

....

Vano menatap Xena dari kejauhan yang tengah berjalan keluar dengan Ray dan juga Galang. Perasaannya tidak rela, namun ia tidak tahu harus bagaimana. Terlebih ia tahu jika laki-laki bernama Ray, jelas menyukai Xena.

Melihat adiknya bersantai di ruang TV, Vano berjalan mendekatinya. Ia menanyakan siapa Galang yang di berikan perhatian khusus oleh Xena.

Ia langsung duduk di samping adiknya itu, membuat Olive terkejut di buatnya.

"Astaga kak, ngagetin aja deh" ucap Olive.

"Makanya jangan melamun non" ucap Vano.

"Kenapa kakak ke sini?" tanya Olive

"Suka-suka kakak dong" ucap Vano

"Ishhh nyebelin. Udah jujur aja, apa yang mau di tanyain? Aku tuh tahu banget wajah kakak kalau lagi banyak pertanyaan" ucap Olive.

"Kau tahu siapa si Galang itu? Dan mereka bertiga mau ke mana?" tanya Vano

"Idih kakak kepo ha-ha-ha. Jangan-jangan kakak ada rasa ya sama Xena?" goda Olive

"Serius Liv" ucap Vano kesal karena di goda adiknya.

"Ya, ya santai dong bos. Aku tahu siapa Galang, dia adik Vierra. Dan mereka bertiga mau ke Villa di sebelah, Xena mau lihat kaya gimana lokasi pemotretan dan syuting itu" ucap Olive.

"Vierra? Siapa itu?" tanya Vano

"Ya kakaknya si Galang itu" ucap Olive

"Yee oncom, maksudnya Vierra itu siapanya kamu dan Xena" ucap Vano kesal.

"Bilang dong ah, kan muter-muter jadinya. Nih ya, Vierra itu bukan siapa-siapa aku, tapi dia itu kenalan dan sahabat Xena di provinsi B. Kakak ingat saat di airport Xena pergi buru-buru?" ucap Olive yang di angguki Vano.

"Saat itu dia melihat Galang di sana. Kata Xena sih, ia punya amanat yang harus ia kasih ke Galang dari kakaknya Vierra itu" ucap Olive

"Emang Vierra kemana?" tanya Vano.

"Aku denger dari Xena, Vierra meninggal karena kecelakaan pesawat dua Minggu yang lalu" ucap Olive.

"Kamu tahu nama lengkap Vierra?" tanya Vano

"Xavierra Revaldi" ucap Olive

Seketika Vano teringat story IG Xena, Vano mengangguk mengerti. Jadi ia tahu jika kata-kata itu untuk Vierra. Awalnya ia pikir XR itu Xena dan Ray, saat melihat dan tahu nama Ray. Tapi Vano lega saat tahu, itu inisial untuk sahabatnya yang lain.

...••••...

Terpopuler

Comments

Ruby Jane

Ruby Jane

pdhal klo xena bs tegas tgl jwb "km kan bs melakukanya olive? " tp dsni karakter xena plenga plengo klo olive yg ngmg

2024-07-24

1

Wanda Wanda i

Wanda Wanda i

iiih sumpah gila najis bgt gue SMA c olive

2023-10-14

2

Aster

Aster

anti deh klo punya temen kek olive, pemaksa 😒🙄

2023-02-14

8

lihat semua
Episodes
1 1. Penyesalan yang datang terlambat
2 2. Hidup kembali
3 3. Aku menyerah
4 4. Sejak kapan aku bisa masak?
5 5. Ingatan lain
6 6. Xavierra Revaldi
7 7. Lebih kaya?
8 8. Vano pulang
9 09. Mimpi berulang
10 10. Apa kamu orang penting?
11 11. Hak Galang dan keluarga
12 12. Baikan
13 13. Dua orang yang terpesona
14 14. Kedatangan Vano
15 15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16 16. Menuju Puncak
17 17. Saingan?
18 18. Masalah Nasi
19 19. Tawaran
20 20. Aku sudah pernah merasakannya
21 21. Olive bingung
22 22. Pria yang baik
23 23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24 24. Apa kamu sibuk?
25 25. Aku tidak ikut campur
26 26. Aku sangat yakin
27 27. Coba kalau berani!
28 28. Ciuman pertama
29 29. Maaf Aku nggak bisa
30 30. Bantu dia
31 31. Datang ke Dojo
32 32. Membantumu hingga akhir
33 33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34 34. Tentang Ray
35 35. Menjadi terkenal
36 36. XR Restaurant
37 37. Hubungan Xena
38 38. Salah paham
39 39. Kau Gila....
40 40. Sebuah pesan
41 41. Jadian?
42 42. Baru menyadarinya
43 43. Popularitas Xena
44 44. Meretas Data Yani.
45 45. Mengenai restoran
46 46. Ray sakit
47 47. Merawat Ray
48 48. Gugup
49 49. Kakek Reksa
50 50. Permintaan maaf
51 51.
52 52. Kejutan dan acara keluarga
53 53. Kedua keluarga
54 54. Kontrak Ray
55 55. Postingan
56 56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57 57. Postingan dan ancaman
58 58. Ray mengetahuinya
59 59. Penculikan
60 60. Menuai apa yang kamu tanam
61 61.
62 62. Peringatan Olive
63 63. Masa lalu Olive dan Yani
64 64. Minta pajak jadian
65 65. Bukan Xena!
66 66. Kondisi Olive
67 67. Penjelasan Ray
68 68. Menjemput Xena
69 69. Xena mencari tahu semuanya
70 70. Olive sadar
71 71. Xena memberikan semua bukti
72 72. Klarifikasi Ray
73 73. Memberitahu Olive
74 74. Cerita Olive
75 75. Anak kurang ajar
76 76. Keinginan Olive
77 77. Aku mundur
78 78.
79 79. Bertemu dengan Tiger
80 80. Kehancuran Keluarga Brahma
81 81. Merasa Ngilu
82 82. Membawa Olive ke psikiater
83 83. Wanita Gila
84 84. Minta tolong
85 85.
86 86. Kelakuan Ray dan Arsy
87 87. Skema kecelakaan
88 88. Kondisi Yani
89 89. Membuka Cabang Baru
90 90. Yani mengamuk
91 91. Shopping.
92 92.
93 93. Kejujuran
94 94. Tanggal pertunangan
95 95. Terbongkar
96 96. Rencana Xena
97 97. Berita penangkapan Yani
98 98. Kontrol Olive
99 99. Kasus Yani
100 100. Menceritakan Ke Vano
101 101. Kabar Yani di penjara
102 102. Pengajuan magang
103 103. Menceritakan semuanya
104 104. Menyerah?
105 105. Persaingan Bisnis
106 106. Kejadian di depan Stadion
107 107. Dunia popeye runtuh
108 108. Turnamen Bela Diri
109 109. Berkumpul
110 110. Apakah sudah mulai tertarik?
111 111. Kabar mengejutkan
112 112. Keadaan Ray
113 113. Membasmi hama di restoran
114 114. Orang aneh
115 115. Keputusan Hakim
116 116. Cincin tunangan
117 117. Siapa kau sebenarnya?
118 118. Bertemu Arsy
119 119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120 120. Pertunangan Ray-Xena
121 121. Berita pertunangan
122 122. Anak Durhaka
123 123. Kabar duka
124 124.
125 125. Menggali informasi
126 126. Tiger-Olive
127 127. Rencana membuka cabang lain.
128 128. Zico dan mama-nya
129 129. Kau kekasihku sekarang
130 130. Menengok bayi
131 131. Meminta bantuan
132 132. Masa lalu Yani-Narti
133 133.
134 134. Menangkap Narti
135 135. Obrolan Lima sekawan
136 136. Kencan di kebun binatang
137 Pengumuman
138 137. Memberi ide untuk Ferry
139 138. Otak bebal
140 139. Ajakan menikah
141 140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142 141. Pengunduran diri Ray
143 142. Menentukan Hari pernikahan
144 143. Persiapan
145 144. Hari pernikahan
146 145.
147 146. Tantangan Tiger
148 147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149 148.
150 149.
151 150. Menjelaskan
152 151. Trauma kembali
153 152. menyelesaikan masalah
154 153. Lebih rileks
155 154.
156 155.
157 156. Kritik Ray
158 157.
159 158.
160 159.
161 160.
162 161.
163 Pengumuman
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1. Penyesalan yang datang terlambat
2
2. Hidup kembali
3
3. Aku menyerah
4
4. Sejak kapan aku bisa masak?
5
5. Ingatan lain
6
6. Xavierra Revaldi
7
7. Lebih kaya?
8
8. Vano pulang
9
09. Mimpi berulang
10
10. Apa kamu orang penting?
11
11. Hak Galang dan keluarga
12
12. Baikan
13
13. Dua orang yang terpesona
14
14. Kedatangan Vano
15
15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16
16. Menuju Puncak
17
17. Saingan?
18
18. Masalah Nasi
19
19. Tawaran
20
20. Aku sudah pernah merasakannya
21
21. Olive bingung
22
22. Pria yang baik
23
23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24
24. Apa kamu sibuk?
25
25. Aku tidak ikut campur
26
26. Aku sangat yakin
27
27. Coba kalau berani!
28
28. Ciuman pertama
29
29. Maaf Aku nggak bisa
30
30. Bantu dia
31
31. Datang ke Dojo
32
32. Membantumu hingga akhir
33
33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34
34. Tentang Ray
35
35. Menjadi terkenal
36
36. XR Restaurant
37
37. Hubungan Xena
38
38. Salah paham
39
39. Kau Gila....
40
40. Sebuah pesan
41
41. Jadian?
42
42. Baru menyadarinya
43
43. Popularitas Xena
44
44. Meretas Data Yani.
45
45. Mengenai restoran
46
46. Ray sakit
47
47. Merawat Ray
48
48. Gugup
49
49. Kakek Reksa
50
50. Permintaan maaf
51
51.
52
52. Kejutan dan acara keluarga
53
53. Kedua keluarga
54
54. Kontrak Ray
55
55. Postingan
56
56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57
57. Postingan dan ancaman
58
58. Ray mengetahuinya
59
59. Penculikan
60
60. Menuai apa yang kamu tanam
61
61.
62
62. Peringatan Olive
63
63. Masa lalu Olive dan Yani
64
64. Minta pajak jadian
65
65. Bukan Xena!
66
66. Kondisi Olive
67
67. Penjelasan Ray
68
68. Menjemput Xena
69
69. Xena mencari tahu semuanya
70
70. Olive sadar
71
71. Xena memberikan semua bukti
72
72. Klarifikasi Ray
73
73. Memberitahu Olive
74
74. Cerita Olive
75
75. Anak kurang ajar
76
76. Keinginan Olive
77
77. Aku mundur
78
78.
79
79. Bertemu dengan Tiger
80
80. Kehancuran Keluarga Brahma
81
81. Merasa Ngilu
82
82. Membawa Olive ke psikiater
83
83. Wanita Gila
84
84. Minta tolong
85
85.
86
86. Kelakuan Ray dan Arsy
87
87. Skema kecelakaan
88
88. Kondisi Yani
89
89. Membuka Cabang Baru
90
90. Yani mengamuk
91
91. Shopping.
92
92.
93
93. Kejujuran
94
94. Tanggal pertunangan
95
95. Terbongkar
96
96. Rencana Xena
97
97. Berita penangkapan Yani
98
98. Kontrol Olive
99
99. Kasus Yani
100
100. Menceritakan Ke Vano
101
101. Kabar Yani di penjara
102
102. Pengajuan magang
103
103. Menceritakan semuanya
104
104. Menyerah?
105
105. Persaingan Bisnis
106
106. Kejadian di depan Stadion
107
107. Dunia popeye runtuh
108
108. Turnamen Bela Diri
109
109. Berkumpul
110
110. Apakah sudah mulai tertarik?
111
111. Kabar mengejutkan
112
112. Keadaan Ray
113
113. Membasmi hama di restoran
114
114. Orang aneh
115
115. Keputusan Hakim
116
116. Cincin tunangan
117
117. Siapa kau sebenarnya?
118
118. Bertemu Arsy
119
119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120
120. Pertunangan Ray-Xena
121
121. Berita pertunangan
122
122. Anak Durhaka
123
123. Kabar duka
124
124.
125
125. Menggali informasi
126
126. Tiger-Olive
127
127. Rencana membuka cabang lain.
128
128. Zico dan mama-nya
129
129. Kau kekasihku sekarang
130
130. Menengok bayi
131
131. Meminta bantuan
132
132. Masa lalu Yani-Narti
133
133.
134
134. Menangkap Narti
135
135. Obrolan Lima sekawan
136
136. Kencan di kebun binatang
137
Pengumuman
138
137. Memberi ide untuk Ferry
139
138. Otak bebal
140
139. Ajakan menikah
141
140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142
141. Pengunduran diri Ray
143
142. Menentukan Hari pernikahan
144
143. Persiapan
145
144. Hari pernikahan
146
145.
147
146. Tantangan Tiger
148
147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149
148.
150
149.
151
150. Menjelaskan
152
151. Trauma kembali
153
152. menyelesaikan masalah
154
153. Lebih rileks
155
154.
156
155.
157
156. Kritik Ray
158
157.
159
158.
160
159.
161
160.
162
161.
163
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!