10. Apa kamu orang penting?

Setelah pertemuannya dengan Galang di airport, Xena langsung pergi kemudian memesan taxi dan pulang ke rumah.

Jika itu dirinya yang dulu, sudah pasti ia berada di rumah Vano dan enggan untuk pulang. Namun setelah kelahiran kembali dirinya, tentu ia tidak akan melakukan hal yang berhubungan dengan Vano lagi.

Berbeda dengan Xena, Vano yang saat ini galau saat sudah sampai di rumahnya setelah mengantar Yani dan Bram pulang.

Ya, meskipun harus dengan perdebatan alot karena Olive kekeh menolak Yani pulang bersama dengannya.

Olive akhirnya mengalah, ia terlalu malas berdebat panjang dengan kakaknya. Ia juga merutuki Xena yang membuatnya kesal dengan lari meninggalkan dirinya.

"Kenapa aku terus memikirkannya?" Vano bertanya-tanya

"Kenapa dia sangat berubah, dia bahkan enggan menatapku barusan" ucap Vano lagi.

Ia merebahkan tubuhnya ke atas ranjang empuk yang sudah dua tahun ini ia tinggalkan, selama menempuh pendidikan di luar negeri.

"Baru sejam yang lalu kita berpisah, kenapa aku terus mengingatnya? Apa aku merindukannya? Apa ini karena efek mimpi yang terus berulang itu?" gumam Vano lagi.

"Ah, sudahlah. Lebih baik aku mandi dan tidur. Badanku sudah sangat lelah berada di pesawat begitu lama" ucap Vano kemudian ia beranjak ke kamar mandi

....

Di tempat lain, Galang membantu Ray untuk persiapan syuting film. Ray adalah aktor papan atas di negeri ini, ia bahkan di juluki sebagai The king of Film di negara ini.

Semua Film yang ia perankan, sukses di pasaran dan menempati puncak rating tertinggi selama sejarah perfilman tanah air.

Dia memiliki followers lebih dari 10 juta di IG dan jutaan subscribers di Utube. Namun ia di juluki the power of kulkas, karena sifatnya yang dingin saat berada di luar adegan.

Setelah hampir 3 jam take adegan, Ray sudah menyelesaikan skrip yang ia miliki hari ini. Ray sangat menjiwai saat berakting, ia hanya butuh satu kali take untuk mendapatkan hasil sempurna.

Jika pun itu harus di ulang, itu karena lawan mainnya yang memiliki kesalahan. Entah itu salah dialog atau kurang tepat saat mengekspresikan wajah.

"Minumlah" Galang menyodorkan air mineral dan membawa Tisu kering untuk menglap keringat artisnya itu.

"Thanks, Lang" ucap Ray, ia sangat menghargainya dan bersikap sopan meskipun Galang bawahannya.

"Sama-sama, sudah tugasku Ray" jawab Galang.

Ray menangkap sedikit kegelisahan di wajah Galang, lalu ia menanyakan nya.

"Ada apa?" tanya Galang

"Hmm, apa boleh aku izin keluar malam ini? Bukankah kamu tidak memiliki jadwal lain setelah ini? Tidak ada syuting saat malam hari, bahkan adegan untuk hari ini kamu sudah menyelesaikan semuanya, kan?" tanya Galang.

"Kau mau kemana memangnya? Apa kau punya kerabat di sini dan ingin mengunjunginya?" tanya Ray perhatian pada Galang.

"Hmm, sebenarnya aku ingin bertemu dengan nona Xena, gadis yang kita temui di airport. Aku mengirim pesan untuknya agar dia menyimpan nomorku. Dan Ia tadi menghubungiku dan menanyakan apakah malam ini aku punya waktu luang. Dia mengatakan jika ada sesuatu yang ingin di bicarakan dan ada barang yang di titipkan kakak untukku" ucap Galang jujur.

"Apa kau tidak takut itu hanya modus wanita itu saja?" tanya Ray, yang terkejut saat nama Xena di sebut.

"Modus? Hey, aku bukan artis seperti dirimu? Meskipun aku juga tampan sih, hahaha" ucap Galang tertawa.

"Aku serius Galang" ucap Ray dengan mimik wajah serius.

"Aku juga serius Ray, lagian nih ya. Aku yakin dia tidak berbohong, karena dia mengenalku dan ia tahu nama mendiang kakakku. Padahal aku baru kali ini ke ibukota dan aku juga baru satu mingguan ini bekerja sebagai asistenmu, bukan?" ucap Galang.

"Tapi aku tetap khawatir, bagaimana kalau aku ikut" ucap Ray

"Kamu ikut? Alah, aku tahu... Pasti kau sendiri yang mau modus kan?" ucap Galang meledek

"Ti-tidak!! Aku hanya khawatir padamu, sungguh!!! Lagian seperti yang kamu bilang, kamu baru ke ibukota, aku takut kamu nyasar dan tidak tahu jalan" ucap Ray masuk akal.

"Benar juga ya, l baiklah, aku akan menghubungi nona Xena. Apa tidak masalah jika aku membawamu" ucap Galang

Ray mengangguk saja, Galang pun mengetik ponselnya dan mengirim pesan ke Xena. Tak lama kemudian Xena membalas jika ia tidak keberadaan dengan itu. Mengetahui hal itu tanpa sadar membuat Ray mengangkat sudut bibirnya.

....

Malamnya di restoran tempat Galang dan Xena bertemu. Xena sengaja memesan private room agar dia leluasa bicara dengan Galang tanpa terganggu orang lain.

Xena sudah sampai lebih dulu dan menunggu dengan sabar Galang datang.

Tok! Tok! Tok!

Tak lama pintu di ketuk, lalu dua orang pria masuk ke dalam ruangan itu. Xena mengerutkan keningnya, bukan karena terkejut Galang datang tidak sendirian. Tapi karena pria yang bersamanya adalah orang yang sama saat di Airport.

"Hai nona Xena, maaf aku datang terlambat dan membuatmu menunggu lama " ucap Galang menyapa dan menjelaskan pada Xena takut wanita di depannya tersinggung.

"Hai Galang, tidak lama karena aku juga baru datang. Oh iya silahkan duduk!" ucap Xena tidak keberatan.

Setelahnya mereka memesan makan sebelum berbicara hal lainnya. Ray membuka maskernya karena udara pengap saat memakainya.

Dia heran, bukannya Xena terkejut melihat wajahnya. Justru Ray yang terkejut melihat reaksi wanita cantik di depannya biasa saja.

"Kau tidak terkejut melihatku?" tanya Ray, karena mulutnya sudah gatal ingin menanyakan tentang itu.

"Kenapa aku harus terkejut?" tanya Xena mengerutkan keningnya tidak mengerti.

"Apa kau tidak mengenali ku?" tanya Ray tidak percaya jika Xena tidak mengenalnya.

"Tidak! Memangnya kamu siapa? Kenapa aku harus mengenalmu? Memangnya kau orang penting di negeri ini? presiden atau pebisnis handal, mungkin? Tapi maaf, aku tidak pernah melihatmu sebelumnya" jawab Xena dengan polosnya dan monohok.

Ray sampai terbatuk mendengarnya, ia sangat terkejut karena masih ada yang belum mengenal dirinya. Padahal dia adalah artis terkenal dengan banyak penghargaan.

Selain itu, ia lahir dari keluarga konglomerat yang akan mewarisi perusahaan keluarga, setelah ia keluar dari industri hiburan.

Galang justru terkekeh geli melihat tingkah Bos nya itu, ini adalah hal terlucu baginya. Di saat si kulkas tampan yang biasanya pendiam dan dingin kecuali sedang take adegan. Justru di buat bungkam dan tidak berdaya saat dirinya berbicara lebih banyak dengan seorang gadis yang mungkin menarik minatnya.

Andai saja media tahu, kejadian ini pasti akan menjadi heboh dan Viral di jagat Maya.

...••••...

Terpopuler

Comments

Erna Masliana

Erna Masliana

modus

2025-03-21

0

Ruby Jane

Ruby Jane

aneh sama vano, kan dy udah tau ya klo yani ular tp ko msh di belain aja.. berti vano ini emang type cowo bodoh gampang di perdaya.. mirip crta diana, cm crta diana pure time travel.

2024-07-24

1

Choco

Choco

🤩😍

2023-06-14

1

lihat semua
Episodes
1 1. Penyesalan yang datang terlambat
2 2. Hidup kembali
3 3. Aku menyerah
4 4. Sejak kapan aku bisa masak?
5 5. Ingatan lain
6 6. Xavierra Revaldi
7 7. Lebih kaya?
8 8. Vano pulang
9 09. Mimpi berulang
10 10. Apa kamu orang penting?
11 11. Hak Galang dan keluarga
12 12. Baikan
13 13. Dua orang yang terpesona
14 14. Kedatangan Vano
15 15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16 16. Menuju Puncak
17 17. Saingan?
18 18. Masalah Nasi
19 19. Tawaran
20 20. Aku sudah pernah merasakannya
21 21. Olive bingung
22 22. Pria yang baik
23 23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24 24. Apa kamu sibuk?
25 25. Aku tidak ikut campur
26 26. Aku sangat yakin
27 27. Coba kalau berani!
28 28. Ciuman pertama
29 29. Maaf Aku nggak bisa
30 30. Bantu dia
31 31. Datang ke Dojo
32 32. Membantumu hingga akhir
33 33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34 34. Tentang Ray
35 35. Menjadi terkenal
36 36. XR Restaurant
37 37. Hubungan Xena
38 38. Salah paham
39 39. Kau Gila....
40 40. Sebuah pesan
41 41. Jadian?
42 42. Baru menyadarinya
43 43. Popularitas Xena
44 44. Meretas Data Yani.
45 45. Mengenai restoran
46 46. Ray sakit
47 47. Merawat Ray
48 48. Gugup
49 49. Kakek Reksa
50 50. Permintaan maaf
51 51.
52 52. Kejutan dan acara keluarga
53 53. Kedua keluarga
54 54. Kontrak Ray
55 55. Postingan
56 56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57 57. Postingan dan ancaman
58 58. Ray mengetahuinya
59 59. Penculikan
60 60. Menuai apa yang kamu tanam
61 61.
62 62. Peringatan Olive
63 63. Masa lalu Olive dan Yani
64 64. Minta pajak jadian
65 65. Bukan Xena!
66 66. Kondisi Olive
67 67. Penjelasan Ray
68 68. Menjemput Xena
69 69. Xena mencari tahu semuanya
70 70. Olive sadar
71 71. Xena memberikan semua bukti
72 72. Klarifikasi Ray
73 73. Memberitahu Olive
74 74. Cerita Olive
75 75. Anak kurang ajar
76 76. Keinginan Olive
77 77. Aku mundur
78 78.
79 79. Bertemu dengan Tiger
80 80. Kehancuran Keluarga Brahma
81 81. Merasa Ngilu
82 82. Membawa Olive ke psikiater
83 83. Wanita Gila
84 84. Minta tolong
85 85.
86 86. Kelakuan Ray dan Arsy
87 87. Skema kecelakaan
88 88. Kondisi Yani
89 89. Membuka Cabang Baru
90 90. Yani mengamuk
91 91. Shopping.
92 92.
93 93. Kejujuran
94 94. Tanggal pertunangan
95 95. Terbongkar
96 96. Rencana Xena
97 97. Berita penangkapan Yani
98 98. Kontrol Olive
99 99. Kasus Yani
100 100. Menceritakan Ke Vano
101 101. Kabar Yani di penjara
102 102. Pengajuan magang
103 103. Menceritakan semuanya
104 104. Menyerah?
105 105. Persaingan Bisnis
106 106. Kejadian di depan Stadion
107 107. Dunia popeye runtuh
108 108. Turnamen Bela Diri
109 109. Berkumpul
110 110. Apakah sudah mulai tertarik?
111 111. Kabar mengejutkan
112 112. Keadaan Ray
113 113. Membasmi hama di restoran
114 114. Orang aneh
115 115. Keputusan Hakim
116 116. Cincin tunangan
117 117. Siapa kau sebenarnya?
118 118. Bertemu Arsy
119 119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120 120. Pertunangan Ray-Xena
121 121. Berita pertunangan
122 122. Anak Durhaka
123 123. Kabar duka
124 124.
125 125. Menggali informasi
126 126. Tiger-Olive
127 127. Rencana membuka cabang lain.
128 128. Zico dan mama-nya
129 129. Kau kekasihku sekarang
130 130. Menengok bayi
131 131. Meminta bantuan
132 132. Masa lalu Yani-Narti
133 133.
134 134. Menangkap Narti
135 135. Obrolan Lima sekawan
136 136. Kencan di kebun binatang
137 Pengumuman
138 137. Memberi ide untuk Ferry
139 138. Otak bebal
140 139. Ajakan menikah
141 140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142 141. Pengunduran diri Ray
143 142. Menentukan Hari pernikahan
144 143. Persiapan
145 144. Hari pernikahan
146 145.
147 146. Tantangan Tiger
148 147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149 148.
150 149.
151 150. Menjelaskan
152 151. Trauma kembali
153 152. menyelesaikan masalah
154 153. Lebih rileks
155 154.
156 155.
157 156. Kritik Ray
158 157.
159 158.
160 159.
161 160.
162 161.
163 Pengumuman
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1. Penyesalan yang datang terlambat
2
2. Hidup kembali
3
3. Aku menyerah
4
4. Sejak kapan aku bisa masak?
5
5. Ingatan lain
6
6. Xavierra Revaldi
7
7. Lebih kaya?
8
8. Vano pulang
9
09. Mimpi berulang
10
10. Apa kamu orang penting?
11
11. Hak Galang dan keluarga
12
12. Baikan
13
13. Dua orang yang terpesona
14
14. Kedatangan Vano
15
15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16
16. Menuju Puncak
17
17. Saingan?
18
18. Masalah Nasi
19
19. Tawaran
20
20. Aku sudah pernah merasakannya
21
21. Olive bingung
22
22. Pria yang baik
23
23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24
24. Apa kamu sibuk?
25
25. Aku tidak ikut campur
26
26. Aku sangat yakin
27
27. Coba kalau berani!
28
28. Ciuman pertama
29
29. Maaf Aku nggak bisa
30
30. Bantu dia
31
31. Datang ke Dojo
32
32. Membantumu hingga akhir
33
33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34
34. Tentang Ray
35
35. Menjadi terkenal
36
36. XR Restaurant
37
37. Hubungan Xena
38
38. Salah paham
39
39. Kau Gila....
40
40. Sebuah pesan
41
41. Jadian?
42
42. Baru menyadarinya
43
43. Popularitas Xena
44
44. Meretas Data Yani.
45
45. Mengenai restoran
46
46. Ray sakit
47
47. Merawat Ray
48
48. Gugup
49
49. Kakek Reksa
50
50. Permintaan maaf
51
51.
52
52. Kejutan dan acara keluarga
53
53. Kedua keluarga
54
54. Kontrak Ray
55
55. Postingan
56
56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57
57. Postingan dan ancaman
58
58. Ray mengetahuinya
59
59. Penculikan
60
60. Menuai apa yang kamu tanam
61
61.
62
62. Peringatan Olive
63
63. Masa lalu Olive dan Yani
64
64. Minta pajak jadian
65
65. Bukan Xena!
66
66. Kondisi Olive
67
67. Penjelasan Ray
68
68. Menjemput Xena
69
69. Xena mencari tahu semuanya
70
70. Olive sadar
71
71. Xena memberikan semua bukti
72
72. Klarifikasi Ray
73
73. Memberitahu Olive
74
74. Cerita Olive
75
75. Anak kurang ajar
76
76. Keinginan Olive
77
77. Aku mundur
78
78.
79
79. Bertemu dengan Tiger
80
80. Kehancuran Keluarga Brahma
81
81. Merasa Ngilu
82
82. Membawa Olive ke psikiater
83
83. Wanita Gila
84
84. Minta tolong
85
85.
86
86. Kelakuan Ray dan Arsy
87
87. Skema kecelakaan
88
88. Kondisi Yani
89
89. Membuka Cabang Baru
90
90. Yani mengamuk
91
91. Shopping.
92
92.
93
93. Kejujuran
94
94. Tanggal pertunangan
95
95. Terbongkar
96
96. Rencana Xena
97
97. Berita penangkapan Yani
98
98. Kontrol Olive
99
99. Kasus Yani
100
100. Menceritakan Ke Vano
101
101. Kabar Yani di penjara
102
102. Pengajuan magang
103
103. Menceritakan semuanya
104
104. Menyerah?
105
105. Persaingan Bisnis
106
106. Kejadian di depan Stadion
107
107. Dunia popeye runtuh
108
108. Turnamen Bela Diri
109
109. Berkumpul
110
110. Apakah sudah mulai tertarik?
111
111. Kabar mengejutkan
112
112. Keadaan Ray
113
113. Membasmi hama di restoran
114
114. Orang aneh
115
115. Keputusan Hakim
116
116. Cincin tunangan
117
117. Siapa kau sebenarnya?
118
118. Bertemu Arsy
119
119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120
120. Pertunangan Ray-Xena
121
121. Berita pertunangan
122
122. Anak Durhaka
123
123. Kabar duka
124
124.
125
125. Menggali informasi
126
126. Tiger-Olive
127
127. Rencana membuka cabang lain.
128
128. Zico dan mama-nya
129
129. Kau kekasihku sekarang
130
130. Menengok bayi
131
131. Meminta bantuan
132
132. Masa lalu Yani-Narti
133
133.
134
134. Menangkap Narti
135
135. Obrolan Lima sekawan
136
136. Kencan di kebun binatang
137
Pengumuman
138
137. Memberi ide untuk Ferry
139
138. Otak bebal
140
139. Ajakan menikah
141
140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142
141. Pengunduran diri Ray
143
142. Menentukan Hari pernikahan
144
143. Persiapan
145
144. Hari pernikahan
146
145.
147
146. Tantangan Tiger
148
147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149
148.
150
149.
151
150. Menjelaskan
152
151. Trauma kembali
153
152. menyelesaikan masalah
154
153. Lebih rileks
155
154.
156
155.
157
156. Kritik Ray
158
157.
159
158.
160
159.
161
160.
162
161.
163
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!