12. Baikan

Pagi-pagi Xena sudah siap untuk berangkat kuliah, ia membereskan bekal nasi goreng ati ampela sebagai perantara permintaan maaf, pada sahabatnya yang tengah marah padanya.

Sahabatnya itu tengah ngambek karena Xena meninggalkannya di airport, membiarkan nenek lampir berhasil masuk ke mobil. Begitu kira-kira isi pesan Olive sebelum ia ngambek tidak membalas pesan dan juga tidak menjawab panggilan telepon Xena.

"Mah, pah, Xena berangkat kuliah dulu" ucap Xena pamit kepada orang tuanya dengan mencium tangan keduanya.

"Ya, hati-hati dan kuliah yang bener ya Xe" ucap Utari pada putri satu-satunya itu.

"Siap Bu bos" ucap Xena.

"Hati-hati Xe" ucap Indra

"Siap pak komandan" ucap Xena

Orang tua Xena menggelengkan kepalanya, sudah lebih dari seminggu ini Putrinya semakin dekat dengan mereka. Dan mereka sudah tidak heran anaknya bisa menggunakan motor.

Karena Xena sudah mengatakan pada mereka, jika traumanya sudah menghilang. Hal itu membuat kedua orang tuanya merasa lega dan senang mendengarnya.

...

Di kampus, Xena sengaja menunggu di depan kelas Olive, dengan membawa bekal makanan di tangannya. Tak lama Olive datang, ia terkejut melihat Xena berdiri di depan kelasnya.

"Ngapain kamu ke sini?" ucap Olive ketus, ia masih kesal karena Xena yang telah meninggalkannya di Airport.

"Aku ingin minta maaf Liv, aku minta maaf ya. Aku beneran punya suatu hal yang mendesak yang harus aku lakukan" ucap Xena

"Tapi tidak dengan seenaknya meninggalkan aku kan? Kau tahu? Gara-gara kamu pergi. Cewe lampir itu punya alasan untuk ikut masuk ke mobilku, aku kesal sama kamu! Kau tidak takut apa, kalau lampir itu merebut Kak Vano darimu?" ucap Olive masih dengan nada kesal.

Xena terdiam, ia dalam hati mengiyakan jika ia dulu sudah di salip teman Vano itu. Bahkan di kehidupan sebelumnya, ia yang menjadi istri, tapi Vano justru berhubungan badan besama wanita lain yang tak lain adalah Yani.

Dalam pikiran Xena, ia merutuki kebodohannya di masa lalu. Ia menebak bisa jadi hubungan Vano dan Yani memang sudah berjalan sejak dulu sebelum kejadian itu terjadi.

"Aku tahu, aku minta maaf. Kamu mau maafin aku kan Liv? Aku beneran punya hal yang harus aku urus mendadak, hmmm ini aku buatin nasi goreng ati ampela kesukaan kamu" ucap Xena.

Mendengar Xena khusus membuat makan favoritnya untuk meminta maaf padanya, membuat Olive dilema. Ia hampir saja meneteskan air liur saat mengingat rasa yang luar biasa enak dari masakan Xena.

"Ekhmmm... Aku terima nasi gorengnya" ucap Olive membuat Xena tersenyum

"Tapi, aku belum memaafkan kamu ya, sebelum kamu bilang padaku tentang sesuatu apa yang membuat kamu meninggalkan aku" ucap Olive

Bibir Xena berkedut, memang susah mendapatkan maaf dari sahabatnya yang keras kepala itu. Xena menghela nafasnya sebelum ia mengatakan sesuatu pada Olive.

"Baiklah, aku akan menjelaskan padamu alasannya. Tapi nanti setelah selesai kelas sore di taman" ucap Xena Karena ia ada kelas sampai jam 4 sore hari ini.

"Oke aku tunggu kalau begitu" ucap Olive.

Keduanya kemudian berpisah ke kelas masing-masing. Mereka janji ketemuan di taman setelah kelas selesai.

...

Setelah jam 4 sore, Xena kini tengah duduk dengan sahabat satu-satunya itu di taman. Sejujurnya Xena sejak di kelas sudah sibuk memikirkan alasannya membuatnya pusing sendiri. Jadi ia memutuskan untuk bicara hampir sama dengan yang di katakan ke Galang.

"Kamu bilang kamu ketemu sama adik teman kamu di airport? Teman yang mana? Bukannya kamu dulu fokus sama kak Vano jadi nggak punya temen lain selain aku? Paling juga temen kelas doang, itu pun nggak terlalu akrab" ucap Olive saat Xena mengatakan jika ia mendadak harus bertemu adik dari temannya.

Xena tertegun mendengar itu, memang benar kalau ia tidak memiliki teman selain teman sekelas yang tidak begitu akrab, baik itu di sekolah menengah maupun di kampus. Karena dulu ia hanya fokus mengejar Vano

Otak Xena di paksa untuk mikir cepat, untungnya ia tidak kehabisan ide untuk menjawabnya.

"Hmm, kau benar tapi juga salah. Aku memang hanya punya temen kelas yang tidak terlalu akrab. Aku juga hanya punya satu sahabat yaitu kamu. Tapi saat aku berkunjung ke ke provinsi B beberapa tahun lalu, aku punya kenalan di sana namanya Vierra. Meskipun nggak terlalu dekat seperti aku dan kamu. Tapi Aku dan dia cukup akrab dan berteman dengan baik, bahkan aku menganggap nya sebagai kakak perempuanku karena usia kita selisih 4 tahun. Dia bahkan tidak sungkan curhat mengenai kehidupannya yang tidak terlalu baik, begitupun sebaliknya aku dulu sering menceritakan tentang kamu dan Vano" ucap Xena

Xena memang pernah mengunjungi Provinsi B setahun yang lalu, karena memiliki saudara yang akan menikah di sana saat itu.

"Kenapa kau tidak pernah menceritakan tentang si Vierra itu padaku sebelumnya? Bukannya kamu bilang aku ini sahabat kamu? Terus apa hubungannya dengan ketemu adiknya di airport" tanya Olive heran.

"Bukannya aku nggak mau cerita tentang dia Liv, karena rencananya aku akan kenalin kalian langsung padanya saat ia balik dari studinya di luar negeri, karena dia bilang akan ke ibukota. Dan kenapa kemarin aku samperin adiknya, karena aku ingin kasih sesuatu yang di titipkan Vierra padaku, yang memang mmsedang di butuhkan keluarganya" ucap Xena

"Lah, kenapa kamu nggak kasih langsung ke rumahnya, terus kenapa di titipin ke kamu? Kenapa nggak Vierra yang kasih langsung ke keluarganya?" tanya Olive lagi

"Karena Keluarga Vierra sudah pindah ke kota lain dan aku nggak tahu mereka tinggal di mana. Sedangkan Vierra, dia meninggal dua Minggu yang lalu saat perjalanan pulang ke negara ini naik pesawat dari negara S" ucap Xena

"Astaga Xe, aku minta maaf, aku nggak tahu" ucap Olive merasa tidak enak.

"It's oke. Salah aku juga nggak cerita tentang Vierra dan nggak jelasin kenapa aku pergi waktu itu karena aku buru-buru ngejar dia. Sorry ya Liv. Soalnya aku galau di tengah amanah yang aku pegang, namun keluarga Vierra sudah pindah. Dan aku nggak sengaja lihat dia di airport jadi aku langsung mengejarnya" ucap Xena

"Hmm, aku yang minta maaf udah marah sama kamu tanpa denger penjelasan kamu dulu" ucap Olive dan Xena berpelukan.

Keduanya pun akur lagi, bercanda gurau lagi. setelah selesai kuliah keduanya pulang ke rumah Xena. Itu karena Olive ingin makan masakan Xena yang super lezat itu.

Bekal dari Xena, sudah habis sejak pagi tadi karena Olive tidak kuat untuk menahan aromanya.

Olive pualng bersama Xena naik motor, bahkan ia tidak lagi takut di bonceng Xena dengan motor maticnya.

Mereka membelah kemacetan ibukota dan menikmati menyalip di antara mobil yang merayap pelan. Tidak aneh, karena ibukota negerinya ini terkenal dengan kemacetan yang tidak ada habisnya.

Motor Xena berhenti di lampu merah, dua pengemudi mobil di belakangnya terkejut dan memegang dadanya saat melihat mereka. Terlebih saat keduanya melihat Xena dan Olive tengah sedikit mengobrol dan tertawa, entah apa yang mereka bicarakan.

"Cantiknya...."

...••••...

Terpopuler

Comments

Niarotun angzumi

Niarotun angzumi

kyknya itu galang sma rey deh🤔

2023-03-29

1

ria

ria

AQ kira pake kata keramat yg satu itu.

MENARIK 🤭🤭

2023-03-22

1

AK_Wiedhiyaa16

AK_Wiedhiyaa16

Walaupun sahabat tapi kan ga semua hal harus diceritain, tiap individu juga butuh privasi dong

2023-02-18

2

lihat semua
Episodes
1 1. Penyesalan yang datang terlambat
2 2. Hidup kembali
3 3. Aku menyerah
4 4. Sejak kapan aku bisa masak?
5 5. Ingatan lain
6 6. Xavierra Revaldi
7 7. Lebih kaya?
8 8. Vano pulang
9 09. Mimpi berulang
10 10. Apa kamu orang penting?
11 11. Hak Galang dan keluarga
12 12. Baikan
13 13. Dua orang yang terpesona
14 14. Kedatangan Vano
15 15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16 16. Menuju Puncak
17 17. Saingan?
18 18. Masalah Nasi
19 19. Tawaran
20 20. Aku sudah pernah merasakannya
21 21. Olive bingung
22 22. Pria yang baik
23 23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24 24. Apa kamu sibuk?
25 25. Aku tidak ikut campur
26 26. Aku sangat yakin
27 27. Coba kalau berani!
28 28. Ciuman pertama
29 29. Maaf Aku nggak bisa
30 30. Bantu dia
31 31. Datang ke Dojo
32 32. Membantumu hingga akhir
33 33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34 34. Tentang Ray
35 35. Menjadi terkenal
36 36. XR Restaurant
37 37. Hubungan Xena
38 38. Salah paham
39 39. Kau Gila....
40 40. Sebuah pesan
41 41. Jadian?
42 42. Baru menyadarinya
43 43. Popularitas Xena
44 44. Meretas Data Yani.
45 45. Mengenai restoran
46 46. Ray sakit
47 47. Merawat Ray
48 48. Gugup
49 49. Kakek Reksa
50 50. Permintaan maaf
51 51.
52 52. Kejutan dan acara keluarga
53 53. Kedua keluarga
54 54. Kontrak Ray
55 55. Postingan
56 56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57 57. Postingan dan ancaman
58 58. Ray mengetahuinya
59 59. Penculikan
60 60. Menuai apa yang kamu tanam
61 61.
62 62. Peringatan Olive
63 63. Masa lalu Olive dan Yani
64 64. Minta pajak jadian
65 65. Bukan Xena!
66 66. Kondisi Olive
67 67. Penjelasan Ray
68 68. Menjemput Xena
69 69. Xena mencari tahu semuanya
70 70. Olive sadar
71 71. Xena memberikan semua bukti
72 72. Klarifikasi Ray
73 73. Memberitahu Olive
74 74. Cerita Olive
75 75. Anak kurang ajar
76 76. Keinginan Olive
77 77. Aku mundur
78 78.
79 79. Bertemu dengan Tiger
80 80. Kehancuran Keluarga Brahma
81 81. Merasa Ngilu
82 82. Membawa Olive ke psikiater
83 83. Wanita Gila
84 84. Minta tolong
85 85.
86 86. Kelakuan Ray dan Arsy
87 87. Skema kecelakaan
88 88. Kondisi Yani
89 89. Membuka Cabang Baru
90 90. Yani mengamuk
91 91. Shopping.
92 92.
93 93. Kejujuran
94 94. Tanggal pertunangan
95 95. Terbongkar
96 96. Rencana Xena
97 97. Berita penangkapan Yani
98 98. Kontrol Olive
99 99. Kasus Yani
100 100. Menceritakan Ke Vano
101 101. Kabar Yani di penjara
102 102. Pengajuan magang
103 103. Menceritakan semuanya
104 104. Menyerah?
105 105. Persaingan Bisnis
106 106. Kejadian di depan Stadion
107 107. Dunia popeye runtuh
108 108. Turnamen Bela Diri
109 109. Berkumpul
110 110. Apakah sudah mulai tertarik?
111 111. Kabar mengejutkan
112 112. Keadaan Ray
113 113. Membasmi hama di restoran
114 114. Orang aneh
115 115. Keputusan Hakim
116 116. Cincin tunangan
117 117. Siapa kau sebenarnya?
118 118. Bertemu Arsy
119 119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120 120. Pertunangan Ray-Xena
121 121. Berita pertunangan
122 122. Anak Durhaka
123 123. Kabar duka
124 124.
125 125. Menggali informasi
126 126. Tiger-Olive
127 127. Rencana membuka cabang lain.
128 128. Zico dan mama-nya
129 129. Kau kekasihku sekarang
130 130. Menengok bayi
131 131. Meminta bantuan
132 132. Masa lalu Yani-Narti
133 133.
134 134. Menangkap Narti
135 135. Obrolan Lima sekawan
136 136. Kencan di kebun binatang
137 Pengumuman
138 137. Memberi ide untuk Ferry
139 138. Otak bebal
140 139. Ajakan menikah
141 140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142 141. Pengunduran diri Ray
143 142. Menentukan Hari pernikahan
144 143. Persiapan
145 144. Hari pernikahan
146 145.
147 146. Tantangan Tiger
148 147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149 148.
150 149.
151 150. Menjelaskan
152 151. Trauma kembali
153 152. menyelesaikan masalah
154 153. Lebih rileks
155 154.
156 155.
157 156. Kritik Ray
158 157.
159 158.
160 159.
161 160.
162 161.
163 Pengumuman
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1. Penyesalan yang datang terlambat
2
2. Hidup kembali
3
3. Aku menyerah
4
4. Sejak kapan aku bisa masak?
5
5. Ingatan lain
6
6. Xavierra Revaldi
7
7. Lebih kaya?
8
8. Vano pulang
9
09. Mimpi berulang
10
10. Apa kamu orang penting?
11
11. Hak Galang dan keluarga
12
12. Baikan
13
13. Dua orang yang terpesona
14
14. Kedatangan Vano
15
15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16
16. Menuju Puncak
17
17. Saingan?
18
18. Masalah Nasi
19
19. Tawaran
20
20. Aku sudah pernah merasakannya
21
21. Olive bingung
22
22. Pria yang baik
23
23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24
24. Apa kamu sibuk?
25
25. Aku tidak ikut campur
26
26. Aku sangat yakin
27
27. Coba kalau berani!
28
28. Ciuman pertama
29
29. Maaf Aku nggak bisa
30
30. Bantu dia
31
31. Datang ke Dojo
32
32. Membantumu hingga akhir
33
33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34
34. Tentang Ray
35
35. Menjadi terkenal
36
36. XR Restaurant
37
37. Hubungan Xena
38
38. Salah paham
39
39. Kau Gila....
40
40. Sebuah pesan
41
41. Jadian?
42
42. Baru menyadarinya
43
43. Popularitas Xena
44
44. Meretas Data Yani.
45
45. Mengenai restoran
46
46. Ray sakit
47
47. Merawat Ray
48
48. Gugup
49
49. Kakek Reksa
50
50. Permintaan maaf
51
51.
52
52. Kejutan dan acara keluarga
53
53. Kedua keluarga
54
54. Kontrak Ray
55
55. Postingan
56
56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57
57. Postingan dan ancaman
58
58. Ray mengetahuinya
59
59. Penculikan
60
60. Menuai apa yang kamu tanam
61
61.
62
62. Peringatan Olive
63
63. Masa lalu Olive dan Yani
64
64. Minta pajak jadian
65
65. Bukan Xena!
66
66. Kondisi Olive
67
67. Penjelasan Ray
68
68. Menjemput Xena
69
69. Xena mencari tahu semuanya
70
70. Olive sadar
71
71. Xena memberikan semua bukti
72
72. Klarifikasi Ray
73
73. Memberitahu Olive
74
74. Cerita Olive
75
75. Anak kurang ajar
76
76. Keinginan Olive
77
77. Aku mundur
78
78.
79
79. Bertemu dengan Tiger
80
80. Kehancuran Keluarga Brahma
81
81. Merasa Ngilu
82
82. Membawa Olive ke psikiater
83
83. Wanita Gila
84
84. Minta tolong
85
85.
86
86. Kelakuan Ray dan Arsy
87
87. Skema kecelakaan
88
88. Kondisi Yani
89
89. Membuka Cabang Baru
90
90. Yani mengamuk
91
91. Shopping.
92
92.
93
93. Kejujuran
94
94. Tanggal pertunangan
95
95. Terbongkar
96
96. Rencana Xena
97
97. Berita penangkapan Yani
98
98. Kontrol Olive
99
99. Kasus Yani
100
100. Menceritakan Ke Vano
101
101. Kabar Yani di penjara
102
102. Pengajuan magang
103
103. Menceritakan semuanya
104
104. Menyerah?
105
105. Persaingan Bisnis
106
106. Kejadian di depan Stadion
107
107. Dunia popeye runtuh
108
108. Turnamen Bela Diri
109
109. Berkumpul
110
110. Apakah sudah mulai tertarik?
111
111. Kabar mengejutkan
112
112. Keadaan Ray
113
113. Membasmi hama di restoran
114
114. Orang aneh
115
115. Keputusan Hakim
116
116. Cincin tunangan
117
117. Siapa kau sebenarnya?
118
118. Bertemu Arsy
119
119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120
120. Pertunangan Ray-Xena
121
121. Berita pertunangan
122
122. Anak Durhaka
123
123. Kabar duka
124
124.
125
125. Menggali informasi
126
126. Tiger-Olive
127
127. Rencana membuka cabang lain.
128
128. Zico dan mama-nya
129
129. Kau kekasihku sekarang
130
130. Menengok bayi
131
131. Meminta bantuan
132
132. Masa lalu Yani-Narti
133
133.
134
134. Menangkap Narti
135
135. Obrolan Lima sekawan
136
136. Kencan di kebun binatang
137
Pengumuman
138
137. Memberi ide untuk Ferry
139
138. Otak bebal
140
139. Ajakan menikah
141
140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142
141. Pengunduran diri Ray
143
142. Menentukan Hari pernikahan
144
143. Persiapan
145
144. Hari pernikahan
146
145.
147
146. Tantangan Tiger
148
147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149
148.
150
149.
151
150. Menjelaskan
152
151. Trauma kembali
153
152. menyelesaikan masalah
154
153. Lebih rileks
155
154.
156
155.
157
156. Kritik Ray
158
157.
159
158.
160
159.
161
160.
162
161.
163
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!