SRAK!!!
Tirai jendela kamar di buka, sehingga membuat cahaya matahari merangsek masuk.
"Xena bangun!! Apa kau tidak berangkat kuliah, hari ini? Lihat matahari sudah meninggi, biasanya kau bangun paling pagi, apa semalam kau begadang?" ucap ibu Xena yang bernama Utami, membangunkan putri semata wayangnya itu.
"Ugghh..." cahaya matahari yang menyilaukan dan juga Omelan sang ibu di pagi hari, membuat Xena terbangun dan mengerjapkan matanya.
Matanya membola dan mengembun saat menatap ibu yang paling menyayanginya itu. Sudah lebih dari satu tahun ia tidak bertemu dengan ibunya.
"Bukannya aku sudah mati? Bukannya aku di tembak Vano tepat di dada? Kenapa aku tidak merasakan sakit sama sekali?" ucap Xena bingung.
"Kenapa kau malah melamun Xena, bukannya kamu buru-buru mandi. Ini udah siang, kamu nggak ada mata kuliah hari ini, apa?" ucap Utami lagi
"Kuliah?" Beo Xena terkejut
"Astaga, kenapa kamu jadi orang linglung seperti itu. Sana mandi terus turun sarapan sebelum berangkat ke kampus" omel Utami kemudian beranjak dari kamar anak satu-satunya itu.
Xena masih diam mencerna apa yang sudah terjadi, matanya tidak sengaja menatap ponsel di atas meja kecil di samping tempat tidur, yang tengah di charger.
Ia mengambil ponsel itu sembari mengerutkan keningnya.
"Bukankah ini ponsel lama milikku?" Gumam Xena lagi.
Ia mengambil ponsel itu dan menyalakannya, tertera tanggal di layar ponsel. Xena terkejut dan menutup mulutnya agar ia tidak berteriak kencang.
"2020? Astaga... Jangan-jangan aku kembali hidup 4 tahun yang lalu?" ucap Xena.
Ia kemudian beranjak dari tempat tidur dan melihat ke cermin besar di kamarnya.
"Astaga, ini beneran aku 4 tahun yang lalu?" ucap Xena tidak percaya.
Drrrrtttt....
Tiba-tiba Ponsel yang Xena pegang bergetar dan sebuah nama yang sangat familiar muncul di layar.
OLIVE
Degh!!!
jantung Xena berdetak dengan cepat melihat nama itu, Xena menyadari jika saat ini ia kembali hidup 4 tahun yang lalu. Itu berarti Olivia, sahabat yang juga adik Vano masih hidup.
Jika semuanya sesuai dengan kilasan balik cerita yang pernah ia alami dulu. Olivia meninggal karena di perkosa beramai-ramai dan di bunuh di sebuah hotel, 1 tahun yang akan datang.
"Ha-Hallo Olive..." ucap Xena sambil menahan tangis agar tidak pecah.
"Xe, kamu di mana? Kenapa aku tidak menemukanmu di kampus" ucap Olive sahabat Xena yang juga adik dari Vano.
"Aku masih di rumah, aku akan berangkat sekarang" ucap Xena.
"Astaga! Cepatlah, aku tunggu di kantin. Jangan sampai telat masuk kelas. Ini kelas Pak Dodi!" ucap Olive mengingatkan jika saat ini merupakan kelas Pak Dodi, Dosen killer di kampusnya.
Setelah menutup telepon, Xena segera bergegas masuk ke kamar mandi.
...
Xena Yaksha, Putri satu-satunya Indra Yaksha dan Utami Pratiwi. Seorang mahasiswi Teknik Semester 4 yang mengambil jurusan Management.
Ia meninggal di usia 24 tahun di tangan suami tercintanya dan kini di hidupkan kembali pada usia 20 tahun. Di mana petaka itu belum terjadi dan sahabatnya Olive pun masih hidup.
Jika sesuai dengan apa yang terjadi di masa lalu. Malapetaka itu terjadi satu tahun mendatang.
"Karena Tuhan memberikanku kesempatan untuk hidup kembali, aku tidak akan membiarkan nasib buruk menimpaku, keluargaku dan juga sahabatku Olive. Sebisa mungkin aku mencegah kematian Olive yang menjadi penentu nasibku mendatang. Dan juga Vano..." ucap Xena menghela nafas.
Ia berharap ia tidak bertemu lagi atau tidak lagi mencintai pria yang sudah membunuhnya, karena dendam dan salah paham itu.
....
"Xena..." panggil Olive yang berjalan mendekatinya.
Xena yang melihat sahabatnya itu menahan diri agar tidak menangis. Ia merasa bahagia melihat Olive masih hidup, ia berharap ia bisa mencegah kematian itu.
"Ini kamu, serius???" ucap Sahabatnya itu terkejut melihat penampilan Xena.
Xena hanya tersenyum dan mengangguk.
"Kamu.... Oh iya astaga, kamu lama banget! Udah ayok kita ke kelas, lima menit lagi kelas mulai!" ucap Olive yang baru teringat jika kelas akan di mulai, ia menarik Xena dengan setengah berlari menuju kelas.
Untung saja mereka tidak telat, tepat setelah mereka duduk. Pak Dodi, Dosen killer itu masuk ke kelas.
Setelah selesai mengikuti kelas yang cukup membuat otak berdenyut karena terlalu banyak tekanan berpikir.
Akhirnya pelajaran itupun sudah selesai mereka ikuti, dan keduanya melangkah ke kantin bersama.
"Mau makan Apa Xe?" tanya Olive
"Samakan saja denganmu, ini!" ucap Xena sembari memberikan selembar uang berwarna merah muda pada Olive.
"Kamu seperti dengan siapa saja, simpan kembali uangmu!" ucap Olive menolak dengan wajah cemberut.
"Tidak, kali ini biarkan aku yang membayarnya. Kau harus belajar berhemat Olive, jangan terlalu baik memberikan makanan secara gratis pada orang lain meskipun itu adalah sahabatmu sendiri" ucap Xena.
"Aku bukan orang yang perhitungan Xe, aku punya uang" ucap Olive
"Aku tahu kau punya uang, kau anak dari keluarga Dirgantara yang sangat kaya raya. Tapi kau juga jangan terus menerus mentraktir ku. Kecuali orang itu adalah fakir miskin yang memang membutuhkan uluran tanganmu. Ambillah! Hari ini aku yang bayar, kita bisa bergantian saling membayar. Tapi aku tidak terima jika hanya kamu saja yang mengeluarkan uang" ucap Xena serius.
"Baiklah" ucap Olive mengalah.
Ia kemudian beranjak membelikan dua porsi makanan menggunakan uang yang Xena berikan padanya.
...
"Aku ikut!" ucap Olive saat mereka sudah selesai kelas dan berjalan menuju area parkir kampus.
Hari ini rencananya Xena ingin ke salon dan memotong rambut panjangnya. Dulu ia memanjangkan rambutnya, setelah ia tahu kriteria wanita yang di sukai Vano adalah Wanita berambut panjang.
Selain itu, Xena pernah mendengarkan ucapan Vano, yang mengatakan hal pada teman-temannya yang secara tidak sengaja ia dengar. Tepat dua tahun yang lalu, sebelum Vano berangkat kuliah S2 nya di negara Paman Sam itu.
Xena yang pada saat itu baru lulus SMA dan sangat mencintai Vano, ia ingin laki-laki itu melihat ke arahnya. Hingga ia mengubah penampilan remajanya menjadi penampilan yang lebih dewasa.
"Kau yakin? Kau tidak di jemput mang dadang?" tanya Xena
"Hmm, lagian aku tidak ada kegiatan hari ini, aku bisa memberi tahu mang Dadang kalau hari ini aku pulang bersamamu" ucap Olive
"Baiklah, ayo" ucap Xena.
Xena menuju ke tempat kendaraannya terparkir. Olive terkejut saat melihat sahabatnya itu menuju tempat di mana motor terparkir di sebelah kiri.
"Motor? Kamu bawa motor ke kampus? Bukannya kamu tidak bisa bawa motor?" tanya Olive terkejut.
"Hmm, sekarang aku sudah bisa bawa motor" ucap Xena tersenyum lembut ke arah Olive.
...••••...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Hemalinep Hema
lanjut
2024-05-03
0
zian al abasy
smga xena jngan lg kmbli sm vano stlh reinkarsnai..soalny mnjijikan vano..
2023-10-27
1
Choco
udah reinkarnasi Xena
2023-06-13
1