Xena menjalani hari-harinya di kampus dengan tanpa beban. Ia merasa nyaman menjadi dirinya sendiri, ia sangat menikmatinya kehidupan nya sekarang.
Saat berjalan di koridor kampus, ia melihat sebuah lembaran yang tertempel di Mading.
"Beasiswa Universitas A?" Gumam Xena.
Ia mengingatnya, dulu Xena pernah mengikuti ujian beasiswa yang di adakan satu tahun lagi itu. Untuk melanjutkan S2 nya di negara A.
Saat itu Xena lolos di semua persyaratan yang di ajukan, dan mendapatkan kesempatan kuliah di sana secara gratis di negara A. Dan itu semua di mulai setahun dari sekarang.
Namun Xena tidak jadi pergi, karena musibah yang di alami sahabatnya Olive. Awalnya Xena memutuskan untuk meneruskan kuliahnya setahun setelah kematian Olive.
Lagi-lagi hal itu gagal karena Vano saat itu mulai mendekatinya dan mengajaknya untuk menikah, tepat saat perusahaan kedua orang tuanya tengah terpuruk.
Saat itu, Xena menganggap Vano adalah malaikat pelindung yang sangat mencintainya. Bahkan rela menolong perusahaan kedua orang tuanya yang tengah colaps dan bangkit kembali.
Namun ternyata itu hanyalah taktik licik, bagian dari rencana Vano balas dendam padanya karena kematian Olive.
...
"Xena!!!" panggil Olive yang bergegas menghampiri sahabatnya itu.
"Woah, kamu terlihat makin keren, Xa. Bahkan sekarang kamu sudah jadi primadona kampus" goda Olive mengedipkan matanya.
"Kamu ini terlalu berlebihan, aku hanya mengunakan pakaian yang menurutku nyaman saja kok" ucap Xena.
"Tapi kamu beneran keren loh Xe, sekilas tomboy tapi cantik. Apa aku ikut gayamu saja ya?" ucap Olive.
"Kamu itu ada-ada saja, itu terserah kamu. Yang penting kamu nyaman saat memakainya" ucap Xena
"He-he-he, udah yuk ke kelas" ucap Olive, keduanya berjalan menuju kelas.
Mata pelajaran sudah di ikuti, Xena dan Olive berpamitan pulang ke rumah masing-masing.
...
Xena kini tengah merebahkan diri di kamarnya. Ia mengingat dengan pasti jika ia tidak pernah bisa masak di kehidupannya yang dulu, tapi kenapa saat ini ia bisa memasak dan bahkan rasanya itu sangat lezat.
Ia menghilangkan rasa penasaran itu, ia tidak mau memikirkannya lagi. Dan saat ini gadis cantik itu tengah asik mengotak-atik ponsel milik nya.
Lalu menekan salah satu aplikasi di ponselnya yaitu Instagram, ia terkejut saat ingat bahwa dirinya belum menghapus semua postingan bersama dengan Vano.
Xena sudah menghapus semua photo bahkan di folder backup di ponsel dan laptopnya sudah ia hapus semua yang berhubungan dengan Vano.
Bahkan barang yang berhubungan dengannya yang ada di kamarnya semuanya sudah dia buang atau di bakar.
Tapi ia lupa menghapus postingan di media sosialnya. Tanpa menunggu lama, Xena mereset semuanya hingga semua postingannya terhapus.
Xena juga mengganti foto profil nya dengan pemandangan matahari terbit. Yang mengisyaratkan jika dirinya yang baru tengah bangkit dan meninggalkan hari sebelumnya sebagai kenangan.
Ia juga memposting satu photo janji jari kelingking, yang tak lain adalah tangan dirinya dan juga Olive. Tak lupa ia menautkan deskripsi 'X.O' Sahabat Selamanya
"Aku melupakan sesuatu, kalau tidak salah, salah satu penyebab aku menikah adalah karena perjodohan. Di mana perusahaan papa colaps, berarti aku harus mencegah perusahan papa mengalami colaps. Atau aku membangun usaha agar bisa membantu keuangan perusahaan papa di saat krisis, jika hal itu terjadi dua tahun lagi" ucap Xena
"Tapi usaha apa yang akan aku bangun? Dan uang dari mana? Aku bahkan belum bekerja, dan hanya memiliki uang paling banyak lima belas juta di tabungan" Xena bertanya-tanya pada dirinya sendiri.
Sepintas sepenggalan gambaran melintas di kepalanya. Secara tidak sadar, Xena turun dari tempat tidur dan beranjak menuju meja belajar lalu membuka laptop kemudian menyalakannya.
Jemarinya yang lentik dengan cekatan mengotak-atik laptop miliknya hingga muncul angka dan huruf yang memenuhi layar laptop.
"Astaga, apa ini!!!" ucap Xena terkejut.
"Ingatan siapa itu? Kenapa jemariku bergerak sendiri dan rasanya itu tidak asing bagiku? Juga kenapa aku mendadak mengerti kode-kode aneh ini" ucap Xena merinding sendiri.
"Awwwsss..." teriak Xena memegangi kepalanya.
Gambaran mengenai seorang wanita yang sangat lihai bermain di depan komputer berputar di kepalanya.
"Haaahhh.... Haaahhh...." Nafas Xena terengah-engah.
Ia mengambil air minum di atas meja dan menenggaknya langsung.
Ia kembali memikirkan ingatan aneh yang bersarang di kepalanya. Ia tidak mengerti dan tidak tahu, siapa pemilik ingatan itu sebenarnya, yang ia yakin jelas bukan ingatan miliknya.
Dia sangat tahu jika ia bereinkarnasi di tubuhnya sendiri saat ia berusia 20 tahun. Tapi ingatan itu, ada perasaan tidak asing untuknya.
"Ya Tuhan, sebenarnya apa yang terjadi padaku? Apakah aku benar-benar memiliki kepribadian ganda?" ucap Xena yang tidak mengerti.
"Tapi kemampuan dan ingatan ini, kemungkinan sangat membantuku di masa depan" ucap Xena lagi.
Ia melihat ke arah layar komputer, di sana terlihat sebuah saldo di akun seseorang bernama Xavierra Revaldi. Xena terkejut melihat banyaknya Nol di sana.
"Astaga, Tiga pu-puluh milyar??? Ah tidak! Ti-tiga puluh triliun? Astaga naga, aku tidak salah menghitung nol kan??" ucap Xena terkejut.
Namun lagi-lagi tapa sadar, Xena menggerakkan jarinya di atas keyboard dan mengalihkan seluruh dana di akun itu ke akun Xena Yaksha, akun miliknya!
"Ya Tuhan, apa yang aku lakukan? Ta-tanganku bergerak sendiri! Aku jadi pencuri uang orang lain. Tidak! Tidak boleh! Aku harus ke Bank dan menyerahkan kembali uang itu pada pemiliknya" ucap Xena.
Ia baru saja hendak berdiri, namun kepalanya terasa sangat pusing yang membuatnya duduk kembali dan tak lama kemudian Xena pingsan.
....
"Di mana ini?" tanya Xena saat dirinya berada di tempat yang sangat asing namun terasa sangat sejuk.
"Xena" panggil seseorang.
Xena langsung menoleh ke belakang, ia terkejut melihat wanita yang cantik dengan rambut panjang dark brown dan juga mata yang indah berwarna coklat keemasan tapi juga tajam.
"Siapa kamu?" tanya Xena
"Xavierra Revaldi" ucap Vierra
Xena memikirkan nama yang begitu familiar untuknya, lalu ia terlonjak kaget saat mengingatnya.
"Kau! Pemilik saldo fantastis itu kan?" tanya Xena. Terlihat Vierra menganggukkan kepalanya.
"Aku minta maaf, sungguh aku tidak sengaja menguras habis tabunganmu, aku janji aku akan mengembalikannya setelah ini" ucap Xena merasa bersalah.
"Tidak perlu Xena, itu memang aku yang menginginkan uang itu pindah atas nama kamu" ucap Vierra yang membuat kening Xena mengerut tidak paham.
"Maksudnya?" tanya Xena tidak mengerti
"Karena kita adalah orang yang sama" ucap Vierra.
"Aku tidak mengerti, jelas kita adalah orang yang berbeda" ucap Xena lagi
"Tidak! Kita adalah satu Xena" ucap Vierra lagi.
Xena menggelengkan kepalanya karena memang ia tidak mengerti apa yang di bicarakan wanita cantik di depannya itu.
...••••...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Choco
waww alte ego
2023-06-13
2
Rina_Ibnu_Hajar
keren kak
2023-04-05
1
@ꪶꫝ༄Cherry🍒Chubby༄💕🇵🇸
wowowo aq curiga 😁😁😁
2023-03-22
1