13. Dua orang yang terpesona

Setelah lampu hijau, Xena mulai melajukan motor maticnya dengan pelan. Baik Xena maupun Olive tidak tahu jika keduanya di perhatikan oleh dua pengemudi mobil di belakangnya.

Salah satu pengemudi mobil adalah Raymond Octavio, aktor yang tengah naik daun di tanah air dengan nama panggungnya Ray.

Ray menatap wanita yang sejak pertemuan pertamah sudah mencuri perhatiannya itu, jika ia tidak memiliki suatu kepentingan, ingin sekali ia menghampiri Xena saat ini juga.

Namun ia harus puas hanya melihat Xena dari jauh dan mendapatkan bonus dengan melihat senyum manis Xena saat berbicara dengan Olive di atas motor tadi. Ia pun melajukan mobilnya berbelok ke arah kanan, sedangkan Xena melajukan motornya lurus.

...

Di mobil satunya adalah Vano yang menatap dan mengikuti kemana arah Xena dan adiknya itu pergi. Saat ia tahu jika jalan yang keduanya tuju adalah rumah Xena, Vano berhenti di tengah jalan dan memarkirkannya di pinggir sebuah taman.

Entah apa yang membuatnya menghentikan mobilnya, ia justru mengambil ponsel miliknya.

Vano kemudian membuka akun media sosialnya, namun ia di kejutkan dengan akun IG nya, di sana tidak ada Akun Xena_Yaksha yang mengikutinya.

Degh!

Hati Vano merasakan sakit saat tahu tidak ada lagi Akun bernama Xena_Yaksha yang mengikutinya akun IG nya. Vano pun langsung mencari akun Xena_Yaksha di kolom pencarian. Untungnya akun Xena tidak di kunci, jadi ia bisa melihat isinya.

Alangkah terkejutnya ia melihat isi di postingan di sana, tidak ada lagi photo tentang dirinya.

Yang membuat Vano yakin itu adalah akun milik Xena, karena belum lama ini Xena memposting dua photo selain gambar tangan Xena dan Olive. Yaitu photo wanita yang membelakangi matahari hingga wajahnya tidak terlihat, juga photo dirinya yang memakai pakaian yang ia kenakan saat menjemput nya di Airport dengan kata-kata ungkapan.

Xena_Yaksha Amanat mu sudah aku sampaikan, dan aku akan menjaga amanah yang lainnya untuk kau di sana. Pergilah dengan tenang dan penuh senyum tanpa beban di hati lagi. Jangan khawatir aku akan menjadi dirimu yang kedua untuk mereka. XR

Vano mengerutkan kening membaca kata-kata itu, dan ia penasaran untuk siapa itu? Dan inisial siapa XR itu? Dan entah mengapa, ia merasa tidak suka dan tidak rela secara bersamaan menyelusup di dadanya.

Namun Vano juga merasa ada yang aneh dengan kata-kata itu, seperti melepas orang yang pergi jauh. Lebih tepatnya meninggalkan dunia ini, tapi siapa?

Vano terus menerus memikirkan tentang itu yang membuatnya pusing sendiri. Ia kemudian kembali ke layar utama di ponselnya, ia akan memutuskan bertanya pada adiknya nanti.

Vano melihat jam di tangannya, sudah lebih dari setengah jam ia di taman, jadi ia mencoba untuk menelepon adiknya.

Setelah deringan ke tiga, baru teleponnya di angkat.

"Halo kak" ucap Olive di seberang telepon.

"Di mana dek?" tanya Vano pura-pura tidak tahu.

"Di rumah Xena kak, ada apa?" jawab Olive.

"Tadinya kakak mau ajak makan di luar, kakak bete di rumah" ucap Vano basa-basi.

"Tumben ngajak aku, biasanya kakak ngumpul sama temen-temen kakak kalau pulang" ucap Olive

Mendengar itu Vano menepuk jidadnya, ia melupakan niat awal ia keluar dari rumah. Ia awalnya ingin ke rumah Bram dan mengajak teman-temannya yang lain nongkrong. Tapi karena melihat Xena dan adiknya ia melupakan itu.

"Kalau kakak bosen, kenapa nggak gabung sama aku di sini kak? Aku pengen makan makanan enak buatan Xena, jadi aku lagi nggak pengen makan di luar" ucap Olive lagi membuat Vano terkejut.

Sejak kapan Xena bisa masak? Begitu yang di pikirkan Vano.

Vano tahu banyak tentang Xena meskipun mereka jarang mengobrol, terlebih ia kebanyakan di luar negeri untuk studi. Ia tahu banyak karena Olive akan menceritakan tentang Xena tiap hari padanya lewat telepon atau Chat.

Mendengar adiknya mengatakan masakan buatan Xena enak, jadi ia memutuskan ke sana untuk membuktikan ucapan adiknya.

"Boleh, apa tidak apa-apa kakak ke sana Liv?" tanya Vano

"Ih kakak kaya sama siapa aja, kan keluarga kita sama keluarga Xena sudah erat banget persaudaraannya. Nanti aku bilang sama om dan Tante kalau kakak akan ke sini. Mereka pasti seneng ketemu kakak, karena udah lama juga kan kakak nggak main ke sini" ucap Olive sudah seperti tuan rumah.

"Oke, kakak ke sana kalau gitu" ucap Vano menarik sudut bibirnya lalu menutup teleponnya.

Vano mengetik sesuatu yang ia kirim ke group chat yang berisikan teman-temannya, lalu ia melajukan kendaraannya menuju ke rumah keluarga Yaksha. Yang kebetulan jaraknya hampir sama jika di hitung antara jarak rumahnya ke rumah Xena.

....

Olive menatap ponsel nya, ia tersenyum penuh makna. Ia kemudian bergegas masuk ke dalam dan menghampiri Utami yang tengah duduk di ruang keluarga.

"Tante..." panggil Olive.

"Kenapa Liv, sini duduk! Xena masih masak?" tanya Utami, Olive hanya mengangguk sebagai jawaban lalu duduk di samping Utami.

"Tan, kak Vano mau ke sini boleh?" tanya Olive

"Boleh dong, siapa yang larang coba. Tante juga kangen sama Vano udah lama nggak ketemu. Suruh ke sini aja Liv, biar sekalian makan malam bareng, menunya ala chef Xena" ucap Utami terkekeh

"Yes, Tante memang paling mengerti aku" gumam Olive dalam hati sangat riang.

"Ya sudah aku chat kak Vano dulu ya Tan" ucap Olive yang di angguki Utami.

Setelah 10 menit, terdengar suara mobil yang berhenti di halaman rumah. Vano mematikan mesin mobilnya lalu turun. Ia mengetuk pintu dan di sambut oleh Utami.

"Vano, astaga ini kamu? Kamu makin tinggi dan ganteng saja" ucap Utami.

Ia terkejut melihat tinggi badan Vano yang saat ini sudah 185cm itu. Wajar saja karena sudah lebih dari 3 tahun ia tidak melihat Vano dan perbedaan sangat nampak. Ia semakin tinggi dan badannya kini sudah jadi, mungkin karena sering olahraga hingga otot lengannya kekar sampai tercetak di kaosnya.

"Hallo Tante, apa kabar?" ucap Vano sambil menyalami Utami sopan.

"Kabar Tante baik. Ayo masuk!" ucap Utami yang mempersilahkan Vano masuk.

Vano masuk ke rumah yang sudah lama tidak ia kunjungi itu, dulu saat kecil ia sering bermain di sini dengan Xena dan Olive.

"Duduk dulu nak Vano, Tante panggil Olive dulu" ucap Utami

"Emang Olive di mana Tante? Di kamar Xena ya?" tanya Vano

"Nggak, dia lagi liatin Xena masak di dapur. Dia lagi takjub lihat Xena yang piawai masak" ucap Utami sambil tertawa kecil kemudian pergi ke arah dapur.

"Dia beneran bisa masak ternyata?" ucap Vano dalam hati

Entah mengapa mendengar Xena bisa masak, membuat Vano membayangkan suatu hari ia dan anak-anaknya menunggu Xena dengan sabar, yang sedang memasak untuk mereka.

"****Astaga, mikir apa sih? Sampe ke punya anak segala. Kenapa aku jadi gini ya??" gumam Vano lagi dalam hati**** bingung sendiri.

"Liv, itu ada kakakmu di depan" panggil Utami yang kini sudah di dapur.

Degh!

...••••...

Terpopuler

Comments

Ruby Jane

Ruby Jane

ga sk sama olive.. sifatnya kekanakan dan kaya apa yg di pgn hrs di turuti.

2024-07-24

0

Aster

Aster

ga suka ih sama sifatnya olive, meskipun sahabat tp kok maksa banget buat ngedeketin sama xena kan udah dibilang menyerah 😒

2023-02-14

9

Ida Blado

Ida Blado

xena harus tegas sama olive,,,krn aq jg gk rela xena jadian ma vano lgi

2023-01-13

2

lihat semua
Episodes
1 1. Penyesalan yang datang terlambat
2 2. Hidup kembali
3 3. Aku menyerah
4 4. Sejak kapan aku bisa masak?
5 5. Ingatan lain
6 6. Xavierra Revaldi
7 7. Lebih kaya?
8 8. Vano pulang
9 09. Mimpi berulang
10 10. Apa kamu orang penting?
11 11. Hak Galang dan keluarga
12 12. Baikan
13 13. Dua orang yang terpesona
14 14. Kedatangan Vano
15 15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16 16. Menuju Puncak
17 17. Saingan?
18 18. Masalah Nasi
19 19. Tawaran
20 20. Aku sudah pernah merasakannya
21 21. Olive bingung
22 22. Pria yang baik
23 23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24 24. Apa kamu sibuk?
25 25. Aku tidak ikut campur
26 26. Aku sangat yakin
27 27. Coba kalau berani!
28 28. Ciuman pertama
29 29. Maaf Aku nggak bisa
30 30. Bantu dia
31 31. Datang ke Dojo
32 32. Membantumu hingga akhir
33 33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34 34. Tentang Ray
35 35. Menjadi terkenal
36 36. XR Restaurant
37 37. Hubungan Xena
38 38. Salah paham
39 39. Kau Gila....
40 40. Sebuah pesan
41 41. Jadian?
42 42. Baru menyadarinya
43 43. Popularitas Xena
44 44. Meretas Data Yani.
45 45. Mengenai restoran
46 46. Ray sakit
47 47. Merawat Ray
48 48. Gugup
49 49. Kakek Reksa
50 50. Permintaan maaf
51 51.
52 52. Kejutan dan acara keluarga
53 53. Kedua keluarga
54 54. Kontrak Ray
55 55. Postingan
56 56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57 57. Postingan dan ancaman
58 58. Ray mengetahuinya
59 59. Penculikan
60 60. Menuai apa yang kamu tanam
61 61.
62 62. Peringatan Olive
63 63. Masa lalu Olive dan Yani
64 64. Minta pajak jadian
65 65. Bukan Xena!
66 66. Kondisi Olive
67 67. Penjelasan Ray
68 68. Menjemput Xena
69 69. Xena mencari tahu semuanya
70 70. Olive sadar
71 71. Xena memberikan semua bukti
72 72. Klarifikasi Ray
73 73. Memberitahu Olive
74 74. Cerita Olive
75 75. Anak kurang ajar
76 76. Keinginan Olive
77 77. Aku mundur
78 78.
79 79. Bertemu dengan Tiger
80 80. Kehancuran Keluarga Brahma
81 81. Merasa Ngilu
82 82. Membawa Olive ke psikiater
83 83. Wanita Gila
84 84. Minta tolong
85 85.
86 86. Kelakuan Ray dan Arsy
87 87. Skema kecelakaan
88 88. Kondisi Yani
89 89. Membuka Cabang Baru
90 90. Yani mengamuk
91 91. Shopping.
92 92.
93 93. Kejujuran
94 94. Tanggal pertunangan
95 95. Terbongkar
96 96. Rencana Xena
97 97. Berita penangkapan Yani
98 98. Kontrol Olive
99 99. Kasus Yani
100 100. Menceritakan Ke Vano
101 101. Kabar Yani di penjara
102 102. Pengajuan magang
103 103. Menceritakan semuanya
104 104. Menyerah?
105 105. Persaingan Bisnis
106 106. Kejadian di depan Stadion
107 107. Dunia popeye runtuh
108 108. Turnamen Bela Diri
109 109. Berkumpul
110 110. Apakah sudah mulai tertarik?
111 111. Kabar mengejutkan
112 112. Keadaan Ray
113 113. Membasmi hama di restoran
114 114. Orang aneh
115 115. Keputusan Hakim
116 116. Cincin tunangan
117 117. Siapa kau sebenarnya?
118 118. Bertemu Arsy
119 119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120 120. Pertunangan Ray-Xena
121 121. Berita pertunangan
122 122. Anak Durhaka
123 123. Kabar duka
124 124.
125 125. Menggali informasi
126 126. Tiger-Olive
127 127. Rencana membuka cabang lain.
128 128. Zico dan mama-nya
129 129. Kau kekasihku sekarang
130 130. Menengok bayi
131 131. Meminta bantuan
132 132. Masa lalu Yani-Narti
133 133.
134 134. Menangkap Narti
135 135. Obrolan Lima sekawan
136 136. Kencan di kebun binatang
137 Pengumuman
138 137. Memberi ide untuk Ferry
139 138. Otak bebal
140 139. Ajakan menikah
141 140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142 141. Pengunduran diri Ray
143 142. Menentukan Hari pernikahan
144 143. Persiapan
145 144. Hari pernikahan
146 145.
147 146. Tantangan Tiger
148 147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149 148.
150 149.
151 150. Menjelaskan
152 151. Trauma kembali
153 152. menyelesaikan masalah
154 153. Lebih rileks
155 154.
156 155.
157 156. Kritik Ray
158 157.
159 158.
160 159.
161 160.
162 161.
163 Pengumuman
Episodes

Updated 163 Episodes

1
1. Penyesalan yang datang terlambat
2
2. Hidup kembali
3
3. Aku menyerah
4
4. Sejak kapan aku bisa masak?
5
5. Ingatan lain
6
6. Xavierra Revaldi
7
7. Lebih kaya?
8
8. Vano pulang
9
09. Mimpi berulang
10
10. Apa kamu orang penting?
11
11. Hak Galang dan keluarga
12
12. Baikan
13
13. Dua orang yang terpesona
14
14. Kedatangan Vano
15
15. Sepertinya sulit untuk menghindar
16
16. Menuju Puncak
17
17. Saingan?
18
18. Masalah Nasi
19
19. Tawaran
20
20. Aku sudah pernah merasakannya
21
21. Olive bingung
22
22. Pria yang baik
23
23. Jangan membuat obatmu terbuang sia-sia
24
24. Apa kamu sibuk?
25
25. Aku tidak ikut campur
26
26. Aku sangat yakin
27
27. Coba kalau berani!
28
28. Ciuman pertama
29
29. Maaf Aku nggak bisa
30
30. Bantu dia
31
31. Datang ke Dojo
32
32. Membantumu hingga akhir
33
33. Aku belum pernah menaklukkan wanita
34
34. Tentang Ray
35
35. Menjadi terkenal
36
36. XR Restaurant
37
37. Hubungan Xena
38
38. Salah paham
39
39. Kau Gila....
40
40. Sebuah pesan
41
41. Jadian?
42
42. Baru menyadarinya
43
43. Popularitas Xena
44
44. Meretas Data Yani.
45
45. Mengenai restoran
46
46. Ray sakit
47
47. Merawat Ray
48
48. Gugup
49
49. Kakek Reksa
50
50. Permintaan maaf
51
51.
52
52. Kejutan dan acara keluarga
53
53. Kedua keluarga
54
54. Kontrak Ray
55
55. Postingan
56
56. Fakta mengenai hubungan Ray.
57
57. Postingan dan ancaman
58
58. Ray mengetahuinya
59
59. Penculikan
60
60. Menuai apa yang kamu tanam
61
61.
62
62. Peringatan Olive
63
63. Masa lalu Olive dan Yani
64
64. Minta pajak jadian
65
65. Bukan Xena!
66
66. Kondisi Olive
67
67. Penjelasan Ray
68
68. Menjemput Xena
69
69. Xena mencari tahu semuanya
70
70. Olive sadar
71
71. Xena memberikan semua bukti
72
72. Klarifikasi Ray
73
73. Memberitahu Olive
74
74. Cerita Olive
75
75. Anak kurang ajar
76
76. Keinginan Olive
77
77. Aku mundur
78
78.
79
79. Bertemu dengan Tiger
80
80. Kehancuran Keluarga Brahma
81
81. Merasa Ngilu
82
82. Membawa Olive ke psikiater
83
83. Wanita Gila
84
84. Minta tolong
85
85.
86
86. Kelakuan Ray dan Arsy
87
87. Skema kecelakaan
88
88. Kondisi Yani
89
89. Membuka Cabang Baru
90
90. Yani mengamuk
91
91. Shopping.
92
92.
93
93. Kejujuran
94
94. Tanggal pertunangan
95
95. Terbongkar
96
96. Rencana Xena
97
97. Berita penangkapan Yani
98
98. Kontrol Olive
99
99. Kasus Yani
100
100. Menceritakan Ke Vano
101
101. Kabar Yani di penjara
102
102. Pengajuan magang
103
103. Menceritakan semuanya
104
104. Menyerah?
105
105. Persaingan Bisnis
106
106. Kejadian di depan Stadion
107
107. Dunia popeye runtuh
108
108. Turnamen Bela Diri
109
109. Berkumpul
110
110. Apakah sudah mulai tertarik?
111
111. Kabar mengejutkan
112
112. Keadaan Ray
113
113. Membasmi hama di restoran
114
114. Orang aneh
115
115. Keputusan Hakim
116
116. Cincin tunangan
117
117. Siapa kau sebenarnya?
118
118. Bertemu Arsy
119
119. Kesempatan & Pertunangan Ray-Xena
120
120. Pertunangan Ray-Xena
121
121. Berita pertunangan
122
122. Anak Durhaka
123
123. Kabar duka
124
124.
125
125. Menggali informasi
126
126. Tiger-Olive
127
127. Rencana membuka cabang lain.
128
128. Zico dan mama-nya
129
129. Kau kekasihku sekarang
130
130. Menengok bayi
131
131. Meminta bantuan
132
132. Masa lalu Yani-Narti
133
133.
134
134. Menangkap Narti
135
135. Obrolan Lima sekawan
136
136. Kencan di kebun binatang
137
Pengumuman
138
137. Memberi ide untuk Ferry
139
138. Otak bebal
140
139. Ajakan menikah
141
140. Realisasi rencana Xena - Restu keluarga
142
141. Pengunduran diri Ray
143
142. Menentukan Hari pernikahan
144
143. Persiapan
145
144. Hari pernikahan
146
145.
147
146. Tantangan Tiger
148
147. Kedatangan orang yang tidak di inginkan
149
148.
150
149.
151
150. Menjelaskan
152
151. Trauma kembali
153
152. menyelesaikan masalah
154
153. Lebih rileks
155
154.
156
155.
157
156. Kritik Ray
158
157.
159
158.
160
159.
161
160.
162
161.
163
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!