Bab 19 - Sama-sama Hancur

"Kamu yang keji, Naura!" teriak Raka dengan lantang juga penuh emosi. "KAMU YANG MENGIRIM NAYRA PADAKU UNTUK MENGANDUNG ANAKKU KARENA KAMU SENDIRI NGGAK BISA HAMIL, IYA KAN!"

Naura tersentak mendengar apa yang dikatakan oleh Raka, seperti ada petir yang menyambar kepalanya disiang bolong. Sementara Raka menatap sang istri penuh kekecewaan dan kebencian, suami mana yang takkan marah jika ditipu sedemikian rupa?

"Kamu fikir kamu mau menipuku dan keluargaku, Ra? Setega itu kamu sama kami, hm?" Raka mendesis tajam. "Bahkan, dengan teganya kamu menumbalkan Nayra dan masa depannya cuma demi masa depan kamu sendiri, kamu punya hati nggak, Ra? Apa kamu nggak punya rasa kasihan sedikit aja, kalau bukan sebagai istri dan menantu, setidaknya sebagai seorang kakak kandung. Apa hati kamu udah beku sampai kamu nggak kasihan sama adik kamu sendiri?"

Naura hanya bisa menutup mulutnya rapat-rapat mendengar kata-kata tajam Raka, sementara Nayra masih menangis sesegukan sambil menatap sang ibu dengan sendu.

"Ma?" panggil Nayra dengan suara yang bergetar, Nayra mendekati sang ibu yang saat ini menatapnya dengan tajam. "Aku nggak bermaksud merebut Raka, Naura yang maksa aku buat gantiin posisi dia," ucap Nayra dengan suara yang tercekat, dia sangat berharap penjelasannya bisa meredakan amarah sang ibu.

"Mama tahu, Nay, Naura sudah cerita semuanya," ujar Bu Irna dengan dingin. "Tapi kalian 'kan sudah sepakat nggak akan bawa perasaan dalam hal ini, terus kenapa sekarang kamu merebut Raka sampai Raka mau menceraikan Naura?" geramnya.

"Ma—"

"Aku mau menceraikan Naura bukan karena Nayra, Ma," sela Raka dengan cepat. "Aku mau menceraikan Naura karena dia pantas untuk diceraikan, dia mau menipuku dan keluargaku. Dia egois, aku nggak mau punya istri yang nggak punya hati seperti dia!" Raka berkata dengan begitu tegas dan tajam yang membuat hati Naura semakin remuk.

"Raka, maafin aku, Sayang." Naura mencoba menyentuh Raka, dia menatap suaminya itu dengan memelas. "Aku nggak mau cerai dari kamu, aku janji aku akan memperbaiki semuanya," imbuhnya berharap Raka mau memberikan kesempatan kedua untuknya. Akan tetapi Raka menggeleng sambil menghempaskan tangan Naura.

"Udah nggak ada kesempatan kedua, Ra, karena posisi kamu sudah tergantikan oleh Nayra. Sekarang dia hamil anakku dan aku akan menjadi dia istriku."

Naura terbelalak mendengar pengakuan Raka, seketika air mata kembali mengalir di pipinya. Dia merasa dikhianti dan dicampakkan.

"Raka!" seru Bu Irna. "Kamu nggak bisa menceraikan Naura gitu aja," tegasnya.

"Maaf, Ma, tapi keputusanku sudah bulat," jawab Raka tanpa ragu. "Dan sebaiknya sekarang kalian pulang, kami butuh waktu sendiri," tambahnya sambik menarik Nayra. Wanita itu sempat memberontak tetapi Raka merangkulnya dengan erat.

"Sayang?" panggil Naura sekali lagi dengan begitu memelas.

"Silakan pergi!" usir Raka sekali lagi setelah itu dia menarik Nayra ke kamarnya.

"Raka, jangan begini, aku mohon," pinta Nayra. "Mereka bisa membenciku, Raka, please!" Suara Nayra begitu gemetar, membuat Raka tak tega tetapi ia enggan menanggapi permintaan Nayra.

Sementara Naura hanya bisa menatap suami dan adiknya itu dengan nanar, hidupnya seperti hancur. Seolah langit jatuh tepat di atas kepalanya, bumi menggulung dirinya dan Naura tak bisa menyelematkan diri.

"Kita pulang, Ra!" Bu Irna menarik tangan Naura tetapi wanita itu enggan beranjak dari tempatnya, hingga Bu Irna menarik Naura dengan paksa tak perduli berapa kali putrinya itu memberontak.

Sementara di kamarnya, Nayra menatap Raka penuh kemarahan sambil terus mengatakan kalau pria itu jahat.

"Kamu nggak punya hati, Raka! Kamu benar-benar jahat!" seru Nayra sembari menyeka air mata dengan punggung tangannya.

"Aku nggak jahat, Nay, aku melakukan ini karena aku mencintai kamu dan aku yakin kamu mencintaiku," ucap Raka dengan lembut.

"Tapi ini salah, Raka!" teriak Nayra.

"Nggak, nggak ada yang salah, Sayang." Raka mencoba mengusap air mata di pipi Nayra, tetapi wanita itu menepisnya dengan kasar.

"Menjauh dariku! Aku benci sama kamu!" jerit Nayra penuh emosi sembari mendorong Raka keluar dari kamar.

"Sayang," lirih Raka tetapi Nayra dengan cepat mengunci kamarnya dari dalam. Setelah itu Nayra menjerit dan menangis sekuat tenaga, berharap itu bisa mengeluarkan segala sesak di dadanya. Sekarang hidupnya benar-benar hancur, dan Nayra merutuki dirinya sendiri yang mau saja mengikuti permainan Naura hingga akhirnya dia terjebak pada cinta Raka yang tak sepantasnya itu.

Sementara di sisi lain, Naura hanya terdiam mematung dengan tatapan kosong selama dalam perjalanan pulang ke rumah orang tuanya. Bu Irna yang melihat itu merasa tak tega, tetapi ia tak bisa melakukan apapun untuk meringankan rasa sakit putrinya itu.

...🦋...

Raka tak ingin lagi merahasiakan apapun dari kedua orang tuanya, oleh sebab itu dia menceritakan semua yang terjadi pada ayah dan ibunya tanpa ada satupun yang terlewatkan. Tentu itu adalah kabar yang sangat mengejutkan dan sulit mereka percaya, tetapi Raka meyakinkan bahwa ceritanya itu benar.

Saat ini kedua orang tua Raka sudah ada di rumah Raka, tetapi Nayra masih mengurung diri di kamar. Raka dan kedua pelayanannya sudah mencoba membujuk Nayra agar membuka pintu, tetapi wanita itu tak merespon sedikitpun.

"Rasanya sangat sulit dipercaya Naura tega melakukan itu," gumam Bu Mita sambil geleng-geleng kepala.

"Kok ada saudara yang mengirim saudaranya sendiri ke ranjang suaminya," sambung Pak Aditya yang juga sulit percaya dengan kabar yang diberikan Raka.

"Awalnya aku juga merasa itu nggak mungkin," sahut Raka "Tapi malam itu semuanya sudah jelas, wanita yang bersamaku adalah Nayra. Dia sudah memberikan kesucianya untukku, bahkan dia akan segera memberikan anak untukku, sekarang coba mama bilang, apa mungkin aku meninggalkan wanita itu?"

"Kalau mama sih nggak masalah jika kamu mau menikahi Nayra, toh dia bisa memberikan kita cucu, sedangkan Naura nggak bisa," ujar Bu Mita.

"Kami nggak tahu harus memberi pendapat apa, Raka," ucap Pak Aditya. "Hal ini benar-benar di luar nalar, tapi apapun keputusan kamu, kami akan dukung." Raka tersenyum lega mendengar jawaban kedua orang tuanya, sekarang yang dia lakukan hanya harus meyakinkan Nayra agar mau menerimanya.

Sementara itu, Nayra yang sudah lelah akhirnya berhenti menangis. Wajahnya sembab, matanya bengkak. Seluruh hidupnya sekarang sudah hancur, hidup Naura pun juga hancur. Artinya, kini hati Bian juga pasti hancur.

Nayra mengirimkan pesan Bian, meminta pria itu menemuinya. Nayra tak mau Bian tahu dari orang lain tentang apa yang terjadi, dia akan menjelaskan dengan mulutnya sendiri pada tunangannya itu.

Terpopuler

Comments

Puji Rahayu

Puji Rahayu

keliatan yak...emaknya nay lbh syg nau...
untung ad raka yg bela.

2023-12-26

0

Mita Karolina

Mita Karolina

Kpn aq punya anak yg namanya Raka?hahaha

2023-12-23

0

sherly

sherly

heran aja sama Bu Irna mama nay kok bisa2nya marah Ama nay, hrsnya yg di marahin tu Naura, smua ide gila ini dr dia .. nay hanya korban...

2023-08-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Nayra Dan Naura
2 Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3 Bab 3 - Bertukar Peran
4 Bab 4 - Menuju Peran Istri
5 Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6 Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7 Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8 Bab 8 - Kecemburuan Naura
9 Bab 9 - Hamil
10 Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11 Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12 Bab 12 - Kecurigaan Bian
13 Bab 13 - Semakin Curiga
14 Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15 Bab 15 - Kejutan Darinya
16 Bab 16 - Tekad Raka
17 Bab 17 - Keputusan Raka
18 Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19 Bab 19 - Sama-sama Hancur
20 Bab 20 - Pengakuan Nayra
21 Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22 Bab 22 - Keputusan Nayra
23 Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24 Bab 24 - Cinta Raka
25 Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26 Bab 26 - Ngidam
27 Bab 27 - Manja?
28 Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29 Bab 29 - Aku Mencintainya
30 Bab 30 - Serba Salah
31 Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32 Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33 Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34 Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35 Bab 35 - Berjuang Kembali?
36 Bab 36 - Lelah?
37 Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38 Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39 Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40 Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41 Bab 40 - Haruskah Pergi?
42 Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43 Bab 42 - Takdirkah?
44 Bab 43 - Masih Misteri
45 Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46 Bab 45 - Masih Pahit
47 Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48 Bab 47 -
49 Bab 48 - Haruskah Kembali?
50 Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51 Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52 Bab 52 - Melangkah Bersama
53 Bab 53 - Pasrah
54 Bab 54 - Batas Terakhir
55 Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56 Bab 56 - Yang Terakhir
57 Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58 Bab 58 - Hidup Masing-masing
59 Bab 59 - Kejutan
60 Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61 Bab 61 - Belajar Berdamai
62 Bab 62 -
63 Bab 63 - Ikatan Batin
64 Bab 64 - Awal Yang Baru
65 Bab 65 - Kesempatan Kedua
66 Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67 Bab 67 - Malam Yang Indah
68 Bab 68 - Sedikit Cair
69 Bab 69 - Kebersamaan
70 Bab 70 - Arsenio
71 Bab 71
72 Bab 71 - Masih Belum Siap
73 Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74 Bab 73 - PDKT
75 Bab 74 - Mengejar
76 Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77 Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78 Bab 77 - Melangkah Lagi
79 Bab 78 - Misteri Takdir
80 Bab 79 - Kehidupan Baru
81 Bab 80 -
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83 - Mendekat
85 Bab 84 - Tragedi
86 Bab 85 - Harapan
87 Bab 86 - Membutuhkannya
88 Bab 87 -
89 Bab 88 -
90 Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91 Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92 Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93 Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94 Bab 94 - Tamat
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1 - Nayra Dan Naura
2
Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3
Bab 3 - Bertukar Peran
4
Bab 4 - Menuju Peran Istri
5
Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6
Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7
Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8
Bab 8 - Kecemburuan Naura
9
Bab 9 - Hamil
10
Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11
Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12
Bab 12 - Kecurigaan Bian
13
Bab 13 - Semakin Curiga
14
Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15
Bab 15 - Kejutan Darinya
16
Bab 16 - Tekad Raka
17
Bab 17 - Keputusan Raka
18
Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19
Bab 19 - Sama-sama Hancur
20
Bab 20 - Pengakuan Nayra
21
Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22
Bab 22 - Keputusan Nayra
23
Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24
Bab 24 - Cinta Raka
25
Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26
Bab 26 - Ngidam
27
Bab 27 - Manja?
28
Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29
Bab 29 - Aku Mencintainya
30
Bab 30 - Serba Salah
31
Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32
Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33
Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34
Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35
Bab 35 - Berjuang Kembali?
36
Bab 36 - Lelah?
37
Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38
Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39
Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40
Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41
Bab 40 - Haruskah Pergi?
42
Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43
Bab 42 - Takdirkah?
44
Bab 43 - Masih Misteri
45
Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46
Bab 45 - Masih Pahit
47
Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48
Bab 47 -
49
Bab 48 - Haruskah Kembali?
50
Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51
Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52
Bab 52 - Melangkah Bersama
53
Bab 53 - Pasrah
54
Bab 54 - Batas Terakhir
55
Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56
Bab 56 - Yang Terakhir
57
Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58
Bab 58 - Hidup Masing-masing
59
Bab 59 - Kejutan
60
Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61
Bab 61 - Belajar Berdamai
62
Bab 62 -
63
Bab 63 - Ikatan Batin
64
Bab 64 - Awal Yang Baru
65
Bab 65 - Kesempatan Kedua
66
Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67
Bab 67 - Malam Yang Indah
68
Bab 68 - Sedikit Cair
69
Bab 69 - Kebersamaan
70
Bab 70 - Arsenio
71
Bab 71
72
Bab 71 - Masih Belum Siap
73
Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74
Bab 73 - PDKT
75
Bab 74 - Mengejar
76
Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77
Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78
Bab 77 - Melangkah Lagi
79
Bab 78 - Misteri Takdir
80
Bab 79 - Kehidupan Baru
81
Bab 80 -
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83 - Mendekat
85
Bab 84 - Tragedi
86
Bab 85 - Harapan
87
Bab 86 - Membutuhkannya
88
Bab 87 -
89
Bab 88 -
90
Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91
Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92
Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93
Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94
Bab 94 - Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!