Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya

Nayra tahu kali ini ia tak lagi bisa menolak permintaan Raka, apalagi saat ia mengingat desakan Naura tadi pagi.

Setelah selesai makan malam, Raka langsung membawanya pulang dan selama dalam perjalanan Raka terus menggengam tangan Nayra dengan erat. Bahkan ia sering mengecup tangan wanita itu dengan begitu mesra yang membuat darah Nayra semakin berdesir panas.

Sesampainya di rumah, Raka langsung menggendong Nayra ke kamar bak pengantin baru. Detak jantung Nayra berpacu cepat dengan napasnya yang memburu, tubuhnya terasa panas dingin saat Raka menatapnya dengan begitu intens.

"Ada apa, Sayang?" tanya Raka dengan suara yang mulai parau, wajah Nayra yang merona dan tatapannya yang sendu seolah semakin memancing gairah dalam jiwa Raka. "Kamu terlihat berbeda malam ini, Ra," ujar Raka sembari menidurkan Nayra di ranjang, ia melepaskan sepatu Nayra sementara tatapannya tetap lurus menatap iris mata wanita itu.

"Raka, aku—" Ucapan Nayra terhenti saat Raka meletakkan jarinya di bibir Nayra.

"Shhttt, aku merindukanmu, Sayang," lirih Raka kemudian ia mulai mencumbu Nayra dengan begitu lembut.

Nayra gugup, bibirnya bergetar bahkan matanya sudah berkaca-kaca sudah saat Raka mulai melepaskan gaunnya. Nayra ingin menjerit dan meminta Raka berhenti, tapi kata-kata Naura terus terngiang dalam benaknya.

"Sekarang kamu bisa menebus dosamu itu, Nay,"

"Aku mohon, Nay, kamu gantiin posisi aku sebagai istri Raka."

"Hanya sampai kamu punya anak, Nay, cuma satu anak."

"JANGAN LUPA SIAPA YANG MEMBUAT HIDUPKU HANCUR, NAYRA!"

Kini Nayra begitu pasrah berada di bawah kungkungan tubuh Raka yang entah sejak kapan sudah melepaskan seluruh pakaiannya. Pria itu menatapnya dengan begitu lembut, selembut sentuhannya di seluruh tubuh Nayra yang begitu sensitif.

Nayra memejamkan mata dan seketika bayangan Bian hadir dalam benaknya. "Maafin aku, Bian, aku terpaksa melakukan ini, Sayang. Aku mohon maafin aku."

"Buka matamu, Sayang!" pinta Raka dengan napas yang tersengal, perlahan Nayra membuka matanya dan saat itulah Raka memulai aksinya.

Nayra merintih kesakitan, tapi ia mencoba menahan diri. Raka pun terdiam sejenak, ia menelisik mata Nayra dengan intesn kemudian Raka mendaratkan ciuman mesra di bibir wanita itu. "Tenang, Sayang, jangan tegang," kata Raka.

Air mata sudah menumpuk di pelupuk mata Nayra, ia ingin menjerit karena rasanya sungguh sakit. Ia juga takut bagaimana jika Raka tahu bahwa dirinya masih perawan? Apa yang akan pria itu katakan nanti?

"Kita sudah lama tidak melakukannya, mungkin karena itulah sedikit susah," kekeh Raka yang kembali mencoba mencumbu Nayra agar lebih tenang, Nayra kini memang merasa lebih tenang setelah mendengar apa yang dikatakan Raka.

Tiba-tiba terdengar suara gerimis dari luar." Hujan, semesta pun mendukung kemesraan kita ini," kata Raka sembari membelai pipi Nayra.

"Pelan-pelan," pinta Nayra akhirnya. Raka menanggapinya dengan senyum lembut dan bersamaan dengan itu ia pun memberikan satu serangan keras nan cepat yang membuat Nayra menjerit. Air mata tak bisa lagi ia bendung, rasanya sangat sakit seolah seseorang sedang membelah tubuhnya.

Dan bersamaan itu pula lampu tiba-tiba mati, suara petir menyambar di mana-mana seolah mengguncang jiwa Nayra, secara spontan Nayra mendekap Raka dengan erat. Napasnya terputus-putus, jantungnya berdetak sangat cepat.

Kini langkah Nayra sudah terlalu jauh, takkan lagi ada jalan kembali.

Sementara Raka, pria itu terdiam sejenak. Ia bisa merasakan ada yang tak biasa dari sang itu, apalagi isak tangis Nayra terdengar lirih di telinganya. "Ada apa, Sayang? Kenapa menangis?" tanya Raka sembari menyeka air mata Nayra. Kilatan petir yang menyambar memberikan cahaya yang membuat Raka bisa melihat wajah Nayra yang benar-benar terlihat berbeda.

"Aku ... hiks ...." Nayra mencoba menggigit bibirnya. "Aku cuma ingat apa yang sudah hilang," ucapnya dengan suara tercekat.

Raka terdiam sejenak kemudian berkata, "Anak kita sudah ada di Surga, Sayang, aku yakin Tuhan akan segera menggantinya dengan anak yang lain."

"Sekarang, bolehkah aku bergerak, Sayang?" tanya Raka. Nayra hanya bisa mengangguk lemah dan pasrah.

Hujan turun semakin deras, petir pun masih menyambar dengan bebas. Nayra tidak tahu, apakah semesta sedang sedih karena hidupnya hancur, ataukah semesta sedang marah karena Nayra sudah menipu dua pria baik hati dalam waktu yang bersamaan.

...🦋...

Jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari, Nayra berusaha tidur setelah ia selesai melayani Raka. Namun, matanya tak mau terpejam, pikirannya pun berkelana ke mana-mana. Nayra melirik Raka yang kini sudah terlelap dengan tubuh yang hanya ditutupi selimut.

Hujan sudah berhenti, lampu juga sudah menyala beberapa menit yang lalu, suara petir sesekali masih terdengar tapi jauh entah di mana. Nayra sangat bersyukur karena tadi mati lampu, dengan begitu Raka takkan tahu bahwa dirinya berdarah.

Nayra merangkak turun dari ranjang, ia memungut kemeja Raka kemudian memakainya. Setelah itu Nyara pergi keluar kamar dengan langkah yang tertatih, ia duduk di ujung tangga dan seketika tangisnya pun pecah.

"Maafin aku, Bian, maaf," lirih Nayra dengan suara yang tercekat, bibirnya bergetar, air mata mengalir deras di pipinya tanpa henti.

Nayra terus menangis sampai ia merasa lelah sendiri, air matanya bahkan berhenti mengalir dengan sendirinya seolah sudah kering. Setelah merasa keadaannya lebih baik, Nayra kembali naik ke kamar.

Nayra melihat Noda darah di seprei, ia menutupinya dengan selimut. Setelah itu pun berusaha tidur dengan memunggungi Raka.

Saat hari sudah pagi, Nayra bangun lebih dulu dari Raka, karena memang tidurnya tidak nyenyak. "Raka?" Nayra mengguncang pundak pria itu. "Bangun, sudah pagi," kata Nayra sembari memastikan noda darahnya masih tertutupi.

Raka menggeliat malas, perlahan ia membuka matanya dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah Nayra yang sembab. "Selamat pagi, Sayang," sapa Raka dengan suara seraknya.

"Mandi gih!" seru Nayra, ia berusaha menghindari tatapan Raka.

"Mandi bareng, yuk!" ajak Raka tapi Nayra langsung menolaknya.

"Nggak, kamu mau mandi duluan," tolaknya. Raka menguap lebar, sekali lagi ia menggeliat sebelum akhirnya Raka bergegas ke kamar mandi.

Kesempatan itu Nayra gunakan untuk mengganti sepreinya dengan seprei yang baru, bahkan Nayra segera pergi untuk mencuci seprei yang ternoda itu.

Nayra kembali menangis saat mencuci seprei yang menjadi saksi bisu hubungan terlarangnya dengan Raka. "Puas kamu, Naura!" geram Nayra di tengah isak tangisnya yang terdengar pilu.

...🦋...

Terpopuler

Comments

sherly

sherly

nay juga salah ngapain juga mau disuruh Ama Naura, kamu gadis Lo dijadiin tumbal gt .. astaga

2023-08-08

1

Juan Sastra

Juan Sastra

zina,, saudari laknut naura

2023-01-01

0

Hepi ervina

Hepi ervina

jadinya zina dg ipar dong thor,

2022-12-06

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Nayra Dan Naura
2 Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3 Bab 3 - Bertukar Peran
4 Bab 4 - Menuju Peran Istri
5 Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6 Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7 Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8 Bab 8 - Kecemburuan Naura
9 Bab 9 - Hamil
10 Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11 Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12 Bab 12 - Kecurigaan Bian
13 Bab 13 - Semakin Curiga
14 Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15 Bab 15 - Kejutan Darinya
16 Bab 16 - Tekad Raka
17 Bab 17 - Keputusan Raka
18 Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19 Bab 19 - Sama-sama Hancur
20 Bab 20 - Pengakuan Nayra
21 Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22 Bab 22 - Keputusan Nayra
23 Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24 Bab 24 - Cinta Raka
25 Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26 Bab 26 - Ngidam
27 Bab 27 - Manja?
28 Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29 Bab 29 - Aku Mencintainya
30 Bab 30 - Serba Salah
31 Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32 Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33 Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34 Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35 Bab 35 - Berjuang Kembali?
36 Bab 36 - Lelah?
37 Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38 Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39 Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40 Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41 Bab 40 - Haruskah Pergi?
42 Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43 Bab 42 - Takdirkah?
44 Bab 43 - Masih Misteri
45 Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46 Bab 45 - Masih Pahit
47 Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48 Bab 47 -
49 Bab 48 - Haruskah Kembali?
50 Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51 Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52 Bab 52 - Melangkah Bersama
53 Bab 53 - Pasrah
54 Bab 54 - Batas Terakhir
55 Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56 Bab 56 - Yang Terakhir
57 Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58 Bab 58 - Hidup Masing-masing
59 Bab 59 - Kejutan
60 Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61 Bab 61 - Belajar Berdamai
62 Bab 62 -
63 Bab 63 - Ikatan Batin
64 Bab 64 - Awal Yang Baru
65 Bab 65 - Kesempatan Kedua
66 Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67 Bab 67 - Malam Yang Indah
68 Bab 68 - Sedikit Cair
69 Bab 69 - Kebersamaan
70 Bab 70 - Arsenio
71 Bab 71
72 Bab 71 - Masih Belum Siap
73 Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74 Bab 73 - PDKT
75 Bab 74 - Mengejar
76 Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77 Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78 Bab 77 - Melangkah Lagi
79 Bab 78 - Misteri Takdir
80 Bab 79 - Kehidupan Baru
81 Bab 80 -
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83 - Mendekat
85 Bab 84 - Tragedi
86 Bab 85 - Harapan
87 Bab 86 - Membutuhkannya
88 Bab 87 -
89 Bab 88 -
90 Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91 Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92 Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93 Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94 Bab 94 - Tamat
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1 - Nayra Dan Naura
2
Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3
Bab 3 - Bertukar Peran
4
Bab 4 - Menuju Peran Istri
5
Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6
Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7
Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8
Bab 8 - Kecemburuan Naura
9
Bab 9 - Hamil
10
Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11
Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12
Bab 12 - Kecurigaan Bian
13
Bab 13 - Semakin Curiga
14
Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15
Bab 15 - Kejutan Darinya
16
Bab 16 - Tekad Raka
17
Bab 17 - Keputusan Raka
18
Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19
Bab 19 - Sama-sama Hancur
20
Bab 20 - Pengakuan Nayra
21
Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22
Bab 22 - Keputusan Nayra
23
Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24
Bab 24 - Cinta Raka
25
Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26
Bab 26 - Ngidam
27
Bab 27 - Manja?
28
Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29
Bab 29 - Aku Mencintainya
30
Bab 30 - Serba Salah
31
Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32
Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33
Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34
Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35
Bab 35 - Berjuang Kembali?
36
Bab 36 - Lelah?
37
Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38
Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39
Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40
Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41
Bab 40 - Haruskah Pergi?
42
Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43
Bab 42 - Takdirkah?
44
Bab 43 - Masih Misteri
45
Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46
Bab 45 - Masih Pahit
47
Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48
Bab 47 -
49
Bab 48 - Haruskah Kembali?
50
Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51
Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52
Bab 52 - Melangkah Bersama
53
Bab 53 - Pasrah
54
Bab 54 - Batas Terakhir
55
Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56
Bab 56 - Yang Terakhir
57
Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58
Bab 58 - Hidup Masing-masing
59
Bab 59 - Kejutan
60
Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61
Bab 61 - Belajar Berdamai
62
Bab 62 -
63
Bab 63 - Ikatan Batin
64
Bab 64 - Awal Yang Baru
65
Bab 65 - Kesempatan Kedua
66
Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67
Bab 67 - Malam Yang Indah
68
Bab 68 - Sedikit Cair
69
Bab 69 - Kebersamaan
70
Bab 70 - Arsenio
71
Bab 71
72
Bab 71 - Masih Belum Siap
73
Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74
Bab 73 - PDKT
75
Bab 74 - Mengejar
76
Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77
Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78
Bab 77 - Melangkah Lagi
79
Bab 78 - Misteri Takdir
80
Bab 79 - Kehidupan Baru
81
Bab 80 -
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83 - Mendekat
85
Bab 84 - Tragedi
86
Bab 85 - Harapan
87
Bab 86 - Membutuhkannya
88
Bab 87 -
89
Bab 88 -
90
Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91
Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92
Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93
Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94
Bab 94 - Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!