Bab 16 - Tekad Raka

"NAYRA."

Nayra terbelalak saat dia mendengar Raka menyebutkan namanya, seluruh tubuhnya menegang, napasnya tertahan di tenggorokan bahkan darah Nayra seolah membuka. Nayra berharap dia hanya salah dengar, iya, dia pasti salah dengar.

Akan tetapi, pelukan Raka kembali lebih erat, dia mencium tengkuk Nayra dengan lembut kemudian berkata, "Aku mencintaimu, Nayra." Kedua bola mata Nayra melotot sempurna, dia hendak berbalik untuk mamastikan apakah Raka tertidur dan mengigau atau dia sadar dan mengucapkan kalimat itu dengan kesadaran penuh.

Namun, Raka tak membiarkan Nayra berbalik badan. Kedua mata Raka terbuka, dia sadar sesadar-sadarnya dengan apa yang dia ucapkan. "Aku jatuh cinta padamu, Nayra, aku mencintaimu. Aku nggak mau pergi," ucap Raka seolah dia tahu apa yang ada dalam benak Nayra.

"Raka?" lirih Nayra tidak percaya.

"Aku sudah curiga sejak awal kalau kamu bukan Naura, hanya Nayra yang perduli pada binatang jalanan dan Naura tidak akan melakukan itu dengan alasan apapun," tukas Raka dengan lugas yang membuat otak Nayra blank.

"Dan apa kamu pikir aku bodoh, Sayang? Apa nggak bodoh sehingga nggak bisa membedakan apakah aku bercinta dengan seorang gadis atau bukan, aku sudah tahu semuanya."

Air mata Nayra tumpah dengan deras, dia pikir dia telah membodohi Raka tapi ternyata yang terjadi sebaliknya. Nayra merasa malu, dia merasa tak lagi punya harga diri karena telah menyodorkan tubuhnya ke ranjang kakak iparnya sendiri.

Bibir Nayra bergetar, dia tidak mampu mengucapkan satu patah kata pun hingga Raka berkata, "Aku sudah tahu semuanya, aku sudah ke rumah sakit keesokan hari setelah kita bercinta untuk pertama kalinya, apa kamu ingat itu?" Nayra tentu takkan melupakan hari itu, hari terburuk dalam hidupnya.

"Aku bilang tidak akan bekerja, aku akan menemui seseorang. Yeah, aku menemui Dokter yang menangani Naura lima bulan yang lalu, aku ingin memastikan apa yang terjadi, kenapa kamu tiba-tiba menjadi Naura dan ada di ranjangku. Itu adalah hal gila dan tidak masuk akal, "ujar Raka penuh penekanan, seolah ia sendiri juga memang sulit percaya akan tindakan sepasang saudara kembar itu.

"Dan informasi yang aku dapatkan tidak membuatku terkejut karena aku sudah menduga itu," desis Raka kemudian.

"Aku sudah curiga sejak awal kalau ada yang tidak beres karena Naura tidak pernah mau jika diajak berkonsultasi ke Dokter kandungan, aku juga teringat kecelakaan yang terjadi menyebabkan hal yang sangat fatal pada Naura kaya Dokter, aku bertanya apa saja kemungkinan terburuknya. Dokter bilang kemungkinan terburuknya adalah Naura harus kehilangan rahimnya. Aku sudah curiga itu karena Naura tidak kunjung hamil, tapi aku nggak mau membahas tentang itu karena aku mau menjaga perasaan Naura."

Raka menghela napas panjang, sementara isak tangis Nayra semakin menjadi. Dia tidak pernah menduga ternyata sudah tahu semuanya bahkan sejak mereka sebelum bertukar peran.

"Dan hari itu ...." Raka melanjutkan. "Aku memang tidak mengizinkanmu keluar rumah karena aku tahu kamu pasti masih merasakan sakit saat berjalan karena itu kali pertama kamu bercinta."

Tangis Nayra semakin pecah mendengar pengakuan Raka, dia merasa menjadi perempuan yang begitu bodoh dan rendah. Naura menindas nya dengan menggunakan rasa bersalah Nayra, sementara Raka justru memanfaatkan itu.

"Kenapa ... kamu nggak bilang, Raka?" lirih Nayra pilu, dia meremas selimut yang menutupi tubuhnya dan Raka. "Apa kamu mau menghukummu karena berusaha menipumu? Aku minta maaf, ini memang salahku," ucap Nayra di tengah isak tangisnya.

Raka melonggarkan pelukannya, kemudian dia mencengkeram pipi Naura dengan lembut setelah itu ia memalingkan wajah wanita itu hingga kini berhadapan dengan wajahnya.

Nayra langsung menunduk, dia tidak sanggup lagi menatap mata Raka, dia merasa malu, bersalah juga marah. Dia memang menipu, dan ternyata juga ditipu.

"Aku minta maaf," bisik Nayra, rasa bersalah justru mendominasi dirinya, dia berfikir Raka sengaja mengikuti sandiwaranya untuk menghukum Nayra. Akan tetapi, Raka menggeleng pelan, dia mengangkat wajah wanita itu kemudian menyeka air matanya dengan sangat lembut.

"Aku sangat mengenal Naura, aku tahu pasti dia yang memaksamu, kan? Dia ingin hamil tapi dia tidak bisa, karena itu lah dia memaksamu untuk menjadi dirinya, apa aku benar?" tanya Raka penuh penekanan.

Nayra menggeleng lemah, akar masalah ini memang dirinya jadi dia tidak bisa menyalahkan Naura.

"Aku yang salah, aku yang menyebabkan kami kecelakaan sampai keponakanku tidak bisa dilahirkan, bahkan aku merenggut kesempurnaan Naura, aku yang salah." Raka masih setia menyeka air mata Nayra yang mengalir tanpa henti, bibir wanita itu bergetar dan matanya sudah sangat sembab

"Bukan, Sayang, ini sudah takdir," ujar Raka dengan lembut. "Semuanya sudah berjalan sesuai garis takdir yang seharusnya, dan aku sangat bersyukur akan hal itu," imbuhnya yang membuat Nayra tercengang, ia menatap manik mata Raka dengan bingung.

"Aku mencintai Nayra, wanita lemah lembut yang menyukai hewan, perduli pada semua orang. Aku jatuh cinta padamu dan aku ingin memilikimu sejak dulu, tapi aku terlambat karena saat itu aku sudah menikah dengan Naura," ungkap Raka yang membuat Nayra semakin bingung. Dia mencoba mencerna apa yang sebenarnya dimaksud oleh kakak iparnya ini.

"Aku selalu bertanya-tanya, kenapa aku harus bertemu dengan Naura lebih dulu kenapa bukan Nayra? Setiap kali kita bertemu, setiap itu juga aku merasa jatuh cinta padamu, Nayra. Aku berusaha menekan rasa cinta itu sebisaku karena kamu adalah adik iparku, tapi rasanya begitu sulit. Bahkan, terkadang sering sekali berandai-andai, seandainya aku bisa memilikimu, hidupku pasti akan sangat sempurna."

Nayra menahan napas saat mendengar pengakuan Raka yang tak pernah terbersit sedikitpun dalam benaknya, isak tangisnya bahkan terhenti meskipun bibirnya masih bergetar.

"Dan tiba-tiba kamu datang sebagai istriku, menyerahkan diri di atas ranjangku. Lalu bagaimana mungkin aku menolaknya sementara itu yang aku impikan selama ini?"

"Raka?" desis Nayra tak percaya.

"Aku pikir tidak mungkin aku bisa memilikimu, Sayang, tapi ternyata kehendak takdir sungguh indah. Aku bisa memilikimu, bahkan memiliki anak darimu. Aku ingin kita menikah dan memiliki banyak anak, bukan hanya satu."

"Raka, apa kamu gila?" Nayra kembali mendesis, rasanya ini lebih buruk dari mimpi buruk yang pernah dia alami.

"Kamu sudah punya Naura, Raka. Dan aku punya Bian, aku mencintai Bian," ujar Nayra. Akan tetapi Raka menggeleng sembari membelai pipi Nayra dengan lembut.

Raka menatap mata Nayra dengan intens dan dalam kemudian berkata, "Aku mencintaimu dan akan aku buat kamu juga mencintaimu, Nayra."

...🦋...

Terpopuler

Comments

Lilik Juhariah

Lilik Juhariah

bagus banget karya author ini

2024-05-31

0

Arin

Arin

owh jadi critanya Kya gtu...😍

2022-12-09

0

Ambu Bagas😘😘😘

Ambu Bagas😘😘😘

weehh Tuan Makan Senjata buat Naura

2022-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Nayra Dan Naura
2 Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3 Bab 3 - Bertukar Peran
4 Bab 4 - Menuju Peran Istri
5 Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6 Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7 Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8 Bab 8 - Kecemburuan Naura
9 Bab 9 - Hamil
10 Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11 Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12 Bab 12 - Kecurigaan Bian
13 Bab 13 - Semakin Curiga
14 Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15 Bab 15 - Kejutan Darinya
16 Bab 16 - Tekad Raka
17 Bab 17 - Keputusan Raka
18 Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19 Bab 19 - Sama-sama Hancur
20 Bab 20 - Pengakuan Nayra
21 Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22 Bab 22 - Keputusan Nayra
23 Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24 Bab 24 - Cinta Raka
25 Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26 Bab 26 - Ngidam
27 Bab 27 - Manja?
28 Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29 Bab 29 - Aku Mencintainya
30 Bab 30 - Serba Salah
31 Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32 Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33 Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34 Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35 Bab 35 - Berjuang Kembali?
36 Bab 36 - Lelah?
37 Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38 Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39 Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40 Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41 Bab 40 - Haruskah Pergi?
42 Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43 Bab 42 - Takdirkah?
44 Bab 43 - Masih Misteri
45 Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46 Bab 45 - Masih Pahit
47 Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48 Bab 47 -
49 Bab 48 - Haruskah Kembali?
50 Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51 Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52 Bab 52 - Melangkah Bersama
53 Bab 53 - Pasrah
54 Bab 54 - Batas Terakhir
55 Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56 Bab 56 - Yang Terakhir
57 Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58 Bab 58 - Hidup Masing-masing
59 Bab 59 - Kejutan
60 Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61 Bab 61 - Belajar Berdamai
62 Bab 62 -
63 Bab 63 - Ikatan Batin
64 Bab 64 - Awal Yang Baru
65 Bab 65 - Kesempatan Kedua
66 Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67 Bab 67 - Malam Yang Indah
68 Bab 68 - Sedikit Cair
69 Bab 69 - Kebersamaan
70 Bab 70 - Arsenio
71 Bab 71
72 Bab 71 - Masih Belum Siap
73 Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74 Bab 73 - PDKT
75 Bab 74 - Mengejar
76 Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77 Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78 Bab 77 - Melangkah Lagi
79 Bab 78 - Misteri Takdir
80 Bab 79 - Kehidupan Baru
81 Bab 80 -
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83 - Mendekat
85 Bab 84 - Tragedi
86 Bab 85 - Harapan
87 Bab 86 - Membutuhkannya
88 Bab 87 -
89 Bab 88 -
90 Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91 Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92 Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93 Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94 Bab 94 - Tamat
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1 - Nayra Dan Naura
2
Bab 2 - Penebusan Dosa Nayra
3
Bab 3 - Bertukar Peran
4
Bab 4 - Menuju Peran Istri
5
Bab 5 - Peran Istri Yang Sesungguhnya
6
Bab 6 - Kembali Ke Peran Masing-masing
7
Bab 7 - Kembali Ke Ranjangnya
8
Bab 8 - Kecemburuan Naura
9
Bab 9 - Hamil
10
Bab 10 - Pelampiasan Cemburu
11
Bab 11 - Benih-Benih Rasa Yang Terlarang
12
Bab 12 - Kecurigaan Bian
13
Bab 13 - Semakin Curiga
14
Bab 14 - Terbakar Api Cemburu
15
Bab 15 - Kejutan Darinya
16
Bab 16 - Tekad Raka
17
Bab 17 - Keputusan Raka
18
Bab 18 - Semua Telah Terjadi
19
Bab 19 - Sama-sama Hancur
20
Bab 20 - Pengakuan Nayra
21
Bab 21 - Permintaan Maaf Nayra
22
Bab 22 - Keputusan Nayra
23
Bab 23 - Akan Membuatmu Jatuh Cinta
24
Bab 24 - Cinta Raka
25
Bab 25 - Luka Di Atas Cinta
26
Bab 26 - Ngidam
27
Bab 27 - Manja?
28
Bab 28 - Amarah Dan Cemburu
29
Bab 29 - Aku Mencintainya
30
Bab 30 - Serba Salah
31
Bab 31 - Permainan Berlanjut?
32
Bab 32 - Dukungan Atau Hasutan?
33
Bab 33 - Maaf Dari Ayah
34
Bab 34 - Harapan Nayra Dan Naura
35
Bab 35 - Berjuang Kembali?
36
Bab 36 - Lelah?
37
Bab 37 - Cobaan Calon Ayah
38
Bab 38 - Sama-sama Berjuang
39
Bab 39 - Keputusan Terakhir Raka
40
Promo Karya Baru SkySal - Menggoda My Sexy Bodyguard
41
Bab 40 - Haruskah Pergi?
42
Bab 41 - Keputusan Terakhir Nayra
43
Bab 42 - Takdirkah?
44
Bab 43 - Masih Misteri
45
Bab 44 - Hati Nayra Yang Hancur
46
Bab 45 - Masih Pahit
47
Bab #46 - Dua Pria Di Cinta Yang Sama
48
Bab 47 -
49
Bab 48 - Haruskah Kembali?
50
Bab 50 - Pilihan Terakhir?
51
Bab 51 - Biarkan Semuanya Terjadi
52
Bab 52 - Melangkah Bersama
53
Bab 53 - Pasrah
54
Bab 54 - Batas Terakhir
55
Bab 55 - Nayra & Naura Lagi
56
Bab 56 - Yang Terakhir
57
Bab 57 - Membuka Lembaran Baru
58
Bab 58 - Hidup Masing-masing
59
Bab 59 - Kejutan
60
Bab 60 - Rindu Yang Terpendam
61
Bab 61 - Belajar Berdamai
62
Bab 62 -
63
Bab 63 - Ikatan Batin
64
Bab 64 - Awal Yang Baru
65
Bab 65 - Kesempatan Kedua
66
Bab 66 - (Bukan) Pernikahan Impian
67
Bab 67 - Malam Yang Indah
68
Bab 68 - Sedikit Cair
69
Bab 69 - Kebersamaan
70
Bab 70 - Arsenio
71
Bab 71
72
Bab 71 - Masih Belum Siap
73
Bab 72 - Antara Trauma dan Asmara
74
Bab 73 - PDKT
75
Bab 74 - Mengejar
76
Bab 75 - Tidak Ada Pilihan Lain
77
Bab 76 - Rasa Yang Tertinggal
78
Bab 77 - Melangkah Lagi
79
Bab 78 - Misteri Takdir
80
Bab 79 - Kehidupan Baru
81
Bab 80 -
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83 - Mendekat
85
Bab 84 - Tragedi
86
Bab 85 - Harapan
87
Bab 86 - Membutuhkannya
88
Bab 87 -
89
Bab 88 -
90
Bab 89 - Ikatan Cinta Yang Sesungguhnya
91
Bab 90 - Anugerah Setelah Kutukan
92
Bab 92 - Saatnya Menyingkirkan Ego
93
Bab 93 - Membuka Lembaran Baru
94
Bab 94 - Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!