Hilangnya Abraham membuat keluarga besarnya heboh. Mereka tidak percaya jika Abraham akan hilang begitu saja tanpa jejak. Walau asistennya sudah memperlihatkan cctv yang diambil dari hotel tapi mereka yakin telah terjadi sesuatu karena tidak mungkin Abraham pergi begitu saja tanpa kejelasan.
Abraham tidak pernah seperti itu sebelumnya. Dia bahkan tidak pernah pergi tanpa membawa apa pun. Tentunya hal itu membuat ibu Abraham cemas, dia sangat ingin tahu apa yang telah terjadi dengan putranya.
Renata juga begitu cemas, dia tidak menduga Abraham akan pergi dari mereka begitu saja tanpa mengatakan apa pun. Apa ini kejutan yang hendak Abraham berikan? Lagi-Lagi pertanyaan itu mucul karena dia benar-benar takut inilah kejutan yang hendak Abraham berikan.
Jujur saja dia takut Abraham sudah bosan dengannya oleh sebab itu Abraham memilih pergi atau jangan-jangan Abraham memiliki wanita lain sebab itu Abraham melakukan hal demikian.
"Renata, apa Abraham tidak mengatakan apa pun padamu sebelum dia pergi ke Australia?" tanya ibu Abraham.
Menghilangnya Abraham bisa saja ada sangkut pautnya dengan sang tunangan.
"Tidak, Aunty. Dia tidak mengatakan apa pun tapi sebelum dia menghilang, dia memang menghubungi aku dan mengatakan jika akan memberikan kejutan padaku saat dia kembali. Dia bahkan meminta aku menggunakan pakaian terbaik dan berdandan yang cantik karena dia akan menemui aku begitu dia kembali," jawab Renata.
"Aneh, sepertinya tidak ada hubungannya dengan hubungan kalian tapi apa kau yakin hubungan kalian baik-baik saja selama ini?" tanya ibu Abraham curiga.
"Hubungan kami baik-baik saja, Aunty. Kami tidak pernah bertengkar, Abraham juga selalu perhatian dan tidak pernah memarahi aku. Selama di Australia dia selalu menghubungi aku setiap hari jadi aku rasa dia pergi bukan karema marah denganku," walau dia sedikit ragu tapi dia yakin semua yang terjadi bulan karena hubungan mereka.
"Jika begitu lalu karena apa?" ibu Abraham semakin frustasi. Apa yang sebenarnya terjadi? Mereka sudah mencari di tempat-tempat yang kemungkinan Abraham datangi tapi dia tidak ada. Mereka juga sudah mencari Abraham di villa miliknya yang ada di sebuah pulau pribadi yang dia beli tapi Abraham juga tidak ada di sana.
Beberapa sahabat baik juga tidak luput tapi tidak ada satu orang pun yang tahu akan keberadaannya. Abraham benar-benar hilang begitu saja. Jangan-Jangan dia ditangkap oleh sekelompok penjahat lalu dibawa pergi. Hal itu bisa saja terjadi tapi jika memang seperti itu, seharusnya ada yang menghubungi mereka lalu meminta tebusan. Aneh, benar-benar aneh.
Mereka tidak bisa melapor karena sangat berbahaya jika sampai para pesaing bisnis Abraham tahu. Selain menyembunyikan hal itu, mereka tidak punya pilihan lain lagi karena sangat berbahaya bagi perusahaan jika pesaing bisnis mereka tahu Abraham menghilang.
"Apa semua yang terjadi ada hubungannya dengan Norman?" ayah Abraham melangkah mendekati mereka, dia curiga semua itu ada hubungannya dengan Norman karena Abraham dan Norman tidak pernah akur.
"Tidak, Sir. Aku sudah menyelidikinya, Norman tidak terlibat akan hal ini karena dia sedang sibuk mencari orang dan tidak melibatkan diri dalam hal apa pun selain mencari orang," jawab asisten Abraham.
"Jika begitu apa yang terjadi, kenapa Abraham bisa menghilang?!" teriak Daniel Aldway lantang.
Putranya bukan orang bodoh yang akan melakukan hal itu, jika bukan karena Norman lalu siapa lagi yang bisa dijadikan tersangka?
Renata hanya diam menunduk, pikirannya berkelana ke mana-mana. Dia takut, benar-benar takut. Jika bukan kerena hubungan mereka, bagaimana jika Abraham pergi karena sudah mengetahui sesuatu. Mungkin saja Abraham sengaja melakukan hal seperti itu dan ketika dia kembali, Abraham akan mengakhiri hubungan mereka berdua.
Daniel Aldway tampak frustasi, sang istri menangis. Mereka semua bingung, tidak tahu apa yang terjadi. Sepertinya tidak ada cara lain selain mencari seorang detektif yang bisa mereka percaya untuk mencari keberadaan Abraham.
Daniel mengajak sang asisten pergi, untuk membicarakan hal itu lebih lanjut. Renata mencoba menghibur ibu Abraham, dia bahkan mengantar ibu Abraham untuk beristirahat di dalam kamarnya. Renata juga masuk ke dalam kamarnya setelah keluar dari kamar ibu Abraham, dia terlihat begitu gelisah apalagi suara ponselnya tidak juga berhenti berbunyi.
Kesal dan pusing dengan apa yang terjadi membuat Renata menyambar ponselnya dan menjawabnya dengan nada tinggi.
"Berhenti mengganggu aku, apa kau tidak mengerti?!" dia benar-benar kesal apalagi dia tahu siapa yabg selalu menghubunginya akhir-akhir ini.
"Tidak, aku tidak akan berhenti sampai kau memberikan apa yang aku mau!" terdengar suara seorang pria sedang berbicara dengannya.
"Apa sebenarnya maumu?" Renata sudah muak dengan pria itu.
"Berikan aku lima puluh ribu dolar, maka aku tidak akan menganggumu."
"Apa?" Renata terdengar terkejut, "Aku tidak punya uang sebanyak itu, apa kau gila?" Renata hampir berteriak.
"Tidak perlu menipu. Kau memiliki kekasih kaya raya, lima puluh ribu bukanlah uang besar bagimu!"
"Jangan coba-coba memerasku!" ucap Renata kesal.
"Aku tidak memeras, aku butuh uang jika tidak aku akan menemui kekasih kayamu itu dan mengatakan semuanya. Kita lihat apakah dia masih mau bersama denganmu atau tidak!"
"Oke... Oke, awas jika kau berani. Setelah ini jangan mencari aku lagi!" mau tidak mau dia harus memberikan uang itu jika tidak, habislah dia.
"Setelah ini aku akan mencarimu lagi jika aku membutuhkan uang," ucap pria itu.
"Apa kau bilang? Aku bukan mesin uang yang bisa kau manfaatkan sesuka hatimu!" Renata benar-benar kesal. Semua gara-gara rahasia yang tidak boleh diketahui oleh Abraham dan sialnya, pria yang berbicara dengannya saat ini tahu segalanya.
"Segera kirim uangnya!" ucap pria itu dan setelah itu pembicaraan mereka berakhir.
Renata berteriak tertahan, benar-benar sial. Abraham menghilang. kini dia harus diperas dan dia yakin pemerasan itu tidak akan berakhir sampai di sana saja. Hari ini lima puluh ribu dolar, lalu besok berapa? Jika terus seperti ini, Abraham akan curiga kemana perginya uang yang dia miliki. Mungkin saat ini dia bisa menyembunyikan hal itu dari Abraham tapi bagaimana saat Abraham sudah kembali?
Tidak bisa, dia tidak bisa diam saja seperti ini. Sebaiknya dia pergi ke Australia untuk mencari Abraham dan mendesaknya untuk segera melamarnya setelah bertemu. Bagaimanapun posisi yang dia idamkan dan yang sudah dia dapatkan tidak boleh hilang tapi bagaimana jika Abraham belum mau menjalin hubungan serius?
Renata mengumpat, kepalanya jadi sakit. Jika dia ingin rahasianya aman maka dia harus menyingkirkan pria itu. Lagi pula hanya pria itu saja yang tahu jadi sebaiknya dia menyingkirkan pria itu sebelum dia diperas lebih jauh dan sebelum Abraham tahu.
Itu adalah keputusan yang paling tepat, tas diambil dan setelah itu Renata keluar dari kamar. Semua kemewahan, semua fasilitas yang dia dapatkan tidak boleh hilang begitu saja jadi dia akan melakukan apa saja untuk mempertahankannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 120 Episodes
Comments
StAr 1086
rahasia apa ya....
2023-09-26
0
Nabila
wah rahasia apa yg di sembuyikan oleh renata .. biasa nya. karakter yg novel yg bernama renata itu pasti peran antagonis .. hihihii 🤭🤭🤭
2023-04-04
1
Lusiana_Oct13
Penasaran sama renata ada rahasia apa sampai tdk boleh di ketahui
2023-02-19
0