Chapter 17

"Mas Ibra, ini buat Mas Ibra," Almira memberikan kotak makan siang pada Ibrahim.

"Apa ini?" tanya Ibrahim tampak antusias menerima paper bag yang di berikan Almira.

"Tadi pagi Almira masak rendang cukup banyak, sebagai ucapan terima kasih, Almira bawakan juga buat Mas Ibrahim." ucap Almira.

"MasyaAlloh, mimpi apa aku semalam? bisa di masakin makan siang seorang bidadari?" ujar Ibrahim tersenyum sontak membuat Almira tertawa.

"Kan tadi Almira sudah bilang, kebetulan pagi ini Almira masak banyak, jadi bukan sengaja masak buat Mas Ibrahim," jelas Almira tidak ingin Ibrahim salah paham dengan niat baiknya.

"Sengaja juga tidak apa-apa, kenapa kamu grogi gitu?" goda Ibrahim.

"Grogi? mana ada Almira grogi, ya sudah Almira mau pulang dulu," ucap Almira.

"Jam segini sudah mau pulang? apa tidak ada kelas?" tanya Ibrahim.

"Kebetulan jam mengajarku sudah selesai hari ini, Mas." jawab Almira.

"Apa tidak mau di sini dulu? Temani aku makan siang!" Ibrahim berharap Almira akan menerima tawarannya meskipun tidak yakin, karena Ibrahim tau, Almira seperti apa.

"Maaf, tidak bisa Mas, Almira harus segera pulang. Assalamu'alaikum," pamit Almira berlalu.

Almira berjalan menuju parkiran dan tiba-tiba Nana datang menghampirinya.

"Heh.. Almira jadi wanita itu tidak usah sok alim dan suci, lebih baik kamu lepes kerudung sama cadar kamu, jika hanya kamu gunakan untuk menutupi kebusukan hati kamu," teriak Nana berjalan mendekat seraya memegang ponsel di arahkan pada Almira karena saat ini Nana sedang melaksanakan live streaming.

"Astaghfirullah," gumam Almira menoleh ke arah sumber suarasuara dan segera berpaling ketika menyadari Nana sedang melakukan live streaming.

"Wanita ini namanya Almira, seorang dosen di Universitas Islam B, penampakan boleh alim tapi jangan terkecoh dengan penampilan luaranya, sok-sok an pakek cadar biar di kira ukhti-ukhti sholehah. tapi hatinya busuk. Dan asal kalian tau ya, Almira ini anak di luar nikah. pasti kelakuannya juga sebelas duabelas sama Mama nya. Dan baru-baru ini tiba-tiba dia menikah dengan seorang dokter, Tapi ya gaes, aku yakin pasti wanita ini menjebak si Dokter agar mau menikahinya. Atau jangan-jangan wanita ini sudah hamil duluan? karena itu tiba-tiba saja dia meminta si Dokter untuk menikahinya?" ucap Nana saat live streaming.

"Astaghfirullah, jaga bicara kamu! jangan memfitnah jika kamu tidak tau apa-apa, lagi pula kamu itu siapa? aku tidak ada urusan apa-apa sama kamu," ujar Almira dengan tegas dan Nana terus mengarahkan kameranya pada Almira.

"Kata siapa kita tidak ada urusan? apa kamu tau, laki-laki yang kamu minta untuk menikahi kamu itu seharusnya menikah denganku bukan dengan kamu!" jawab Nana.

"Pertama, aku tidak pernah meminta Mas Amar untuk menikahi aku, dan yang kedua tolong selesaikan masalah kamu dan Mas Amar sendiri! jangan melibatkan aku!" tegas Almira.

"Bagaimana bisa tidak melibatkan kamu? kami seharusnya bisa menikah jika kamu tidak muncul dengan tiba-tiba, kamu itu sama busuknya seperti Mama kamu," ucap Nana.

"Diam kamu! berhenti menghakimi Mama ku, siapa kamu menghakimi orang yang sudah bertaubat?" ucap Nana dengan nada tinggi tak terima Mama nya di jelekan.

"Kenapa kamu malu? semua orang tau kalau kamu itu anak di luar nikah?" bilang saja kalau kamu malu," ucap Nana dan menertawakan Almira.

"Sebelum menghakimi orang lain, berkacalah pada diri kamu sendiri," ucap Almira sehingga menyulut kemarahan Nana.

"Kamu bilang apa? menyuruhku berkaca? Apa maksud kamu? dasar wanita sok suci, lebih baik sekarang kamu buka kerudung kamu dan cadar ini, kamu tidak pantas memakai semua ini," Nana menarik cadar dan kerudung Almira hingga terlepas.

"Astaghfirullah hal adzim," gumam Almira berusaha menutup wajah dan rambutnya yang terbuka. Ini pertama kalinya Almira memperlihatkan wajah dan rambutnya di depan umum. Dan seketika orang-orang yang ada di sana mengagumi kecantikan Almira begitu juga dengan Nana. Niat hati ingin mempermalukan Almira, Nana berpikir Almira adalah wanita yang jelek karena itu memakai penutup wajah tapi siapa sangka, Almira wanita yang sangat cantik dan terlihat dengan jelas betapa putihnya Almira dengan rambut lurus terkuncir.

Almira menangis menutup wajahnya dan seketika Ibrahim yang sempat mendengar keributan beberapa mahasiswa datang dan membuka jas yang di pakaiannya lalu menitipkan pada kepala Almira.

"Almira kamu masuk ke mobilku dulu," ucap Ibrahim memberikan kunci mobilnya.

"Kembalikan kerudung Almira?" ucap Ibrahim terlihat menahan emosi. Mungkin jika Nana bukan wanita sudah habis Nana di beri pelajaran oleh Ibrahim.

"Siapa kamu? Jangan ikut campur dengan urusan kami," ucap Nana.

Ibrahim tidak menanggapi dan langsung merebut kerudung Almira dari tangan Nana.

"Hati-hati kamu, setelah ini kamu akan berurusan dengan saya!" ancam Ibrahim dengan membulatkan matanya sempurna menunjukkan ekspresi kemarahan pada Nana.

"Kamu pikir, aku takut? aku hanya membantu mengungkapkan fakta seperti apa wanita itu." teriak Nana.

"Nana, kurang ajar kamu. Berani sekali kamu!" teriak Amar penuh emosi ketika baru sampai kampus, tapi untuk saat ini Amar ingin fokus pada Almira lebih dulu.

"Di mana Almira?" teriak Amar membuat Nana ketakutan.

"Tanya sama laki-laki itu! Amar kamu itu jangan mau di tipu sama wanita sok alim itu, dia tidak seperti yang kamu kira. lihat saja, dia punya laki-laki lain kan? ucap Nana menunjuk Ibrahim.

Amar melihat ke arah Ibrahim"Almira ada di mana?" tanya Amar.

"Almira di dalam mobilku," jawab Ibrahim menunjuk mobilnya di parkiran.

"Berikan kerudung Almira, biar aku yang memberikannya." ucap Amar.

"Kenapa aku harus memberikannya sama kamu?" tanya Ibrahim.

"Karena aku suaminya," jawab Amar singkat.

Tanpa banyak tanya lagi, Ibrahim memberikan kerudung Almira pada Amar, meskipun saat ini ada segudang pertanyaan di benak Ibrahim, tapi Ibrahim menyadari ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan semua itu.

Amar masuk ke dalam mobil Ibrahim karena di sana ada Almira yang sedang menutup wajahnya dengan jaz Ibrahim.

"Almira," ucap Amar menyentuh pundak Almira

Tapi Almira tak merespon hanya terlihat badannya naik turun akibat nangis sesegukan.

"Ini aku suami kamu, Amar. Lihat ke sini!" bujuk Amar

Tapi Almira masih tetap tak merespon dan tetep sesenggukan.

Amar perlahan menarik Almira agar melihat ke arahnya.

"Boleh aku pasangkan jilbab kamu lagi?" tanya Amar hati-hati dan Almira hanya mengangguk.

Perlahan Amar membuka jaz yang saat ini digunakan Almira untuk menutupi wajahnya.

"MasyaAlloh, ternyata Almira benar-benar cantik. Sungguh aku tidak menyangka Almira secantik ini," batin Amar.

Amar segera tersadar dan memakaikan jilbab pada Almira.

^Happy Reading^

Terpopuler

Comments

Julik Rini

Julik Rini

terpesona aku terpesona 😍😍😍😄😄

2023-03-17

0

Sofie Ilyas Ilyas

Sofie Ilyas Ilyas

Nana kelakuan nya kya nia sma persis,,, g pnya malu si nana

2023-02-22

0

Iman sulaiman

Iman sulaiman

kesel sama nana

2022-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 CH 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 CH 69
70 CH 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Draft
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 123
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Draft
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter. 153
154 chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Draft
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 The End
165 pengumuman
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
CH 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
CH 69
70
CH 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Draft
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 123
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Draft
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter. 153
154
chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Draft
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
The End
165
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!