Chapter 16

"Jadi, kamu benar-benar sudah menikah?" tanya Vita setelah beberapa hari tidak masuk kerja karena sakit hati mengetahui Amar menikah.

"Kamu kenapa beberapa hari gak masuk? kasihan pasien kamu pada nyariin," jawab Amar mengalihkan pembicaraan.

"Amar, kamu jawab dulu pertanyaanku! wanita bercadar itu benar-benar istri kamu?" tanya Vita lagi.

"Namanya Almira. Dan memang benar kami sudah menikah," jawab Amar tidak berniat untuk menyembunyikan pernikahannya lagi.

"Kenapa kamu tidak pernah bilang kalau kamu sudah menikah? kenapa pernikahan kalian seperti terkesan dirahasiakan? cerca Vita.

"Aku tidak merasakan pernikahan kami, hanya saja saat itu waktunya terlalu mendadak jadi aku tidak sempat untuk mengundang yang lain," jawab Amar.

"Kenapa kalian harus menikah buru-buru? Apa ada yang sengaja ingin kalian tutupi?" cerca Vita.

"Apa memangnya yang mau kami tutupi? tidak ada? semua terjadi begitu saja, tanpa di rencana," jawab Amar seraya menggunakan jas putih kebesarannya.

"Apa kamu benar-benar mencintai wanita itu?" tanya Vita.

Sebenarnya Vita tidak yakin kalau wanita bercadar itu bisa membuat Amar jatuh cinta, pasalnya Vita tau bagaimana perasaan Amar untuk Rara. Dan rasanya aneh jika tiba-tiba Amar menikah dengan wanita bercadar, tidak seperti tipe wanita Amar.

"Menurut kamu bagaimana?" Amar balik tanya.

"Kalau menurutku kamu tidak mencintai wanita itu, wanita bercadar itu bukan tipe kamu, apa benar tebakan aku?" tanya Vita semakin yakin dengan pikirannya.

"Kata siapa? wanita bercadar bukan tipe wanita yang aku suka? apa menurut kamu, aku akan menikah dengan perempuan yang tidak aku suka?" ucap Amar sengaja ingin Vita menerka-nerka sendiri, Amar memang tidak menyukai Vita tapi Amar juga tidak sampai hati untuk menyakiti hati Vita. Karena Vita juga sudah begitu baik selama ini dengan Amar.

"Apa kamu yakin, kalau kamu benar-benar mencintai wanita itu?" kembali Almira bertanya karena masih belum percaya dengan jawaban Amar yang ambigu menurut Vita.

"Namanya Almira, dia wanita yang sangat baik. aku yakin bukan hanya aku, tapi laki-laki yang mengenalnya pasti akan mudah jatuh cinta dengan kebaikanny," ujar Amar tersenyum.

"Baiklah, jika memang kamu mencintai wanita itu. Sebagai sahabat kamu, aku akan mendoakan kebahagiaanmu, Aku permisi dulu," ucap Vita menahan air mata yang sejak tadi menggenang di sudut matanya seolah ingin segera tumpah dan meluap.

Amar tersenyum dan menghela nafas berat saat melihat Vita meninggalkan ruangannya. Amar bukan tidak tau kalau Vita sedari tadi berusaha menahan agar tangisnya tidak pecah, tapi Amar lebih memilih untuk pura-pura tidak mengetahui itu semua. Karena tidak ingin membuat Vita merasa malu.

Vita berjalan dengan cepat tanpa menghiraukan sapaan dari para perawat.

Vita segera masuk ke dalam ruang kerjanya dan menumpahkan kesediaanya di sana.

Sakit! sangat sakit! itulah yang Vita rasakan. bertahun-tahun menunggu dan mengikuti ke mana saja Amar pergi, termasuk untuk bekerja di Semarang. dengan harapan suatu saat Amar akan melihat dirinya dan membuka hati untuknya. Namun sekarang semua itu sia-sia, kini untuk kedua kalinya Vita harus merelakan Amar dan melepaskan perasaan yang selama ini di jaganya.

"Hai.. Vit," ucap Ranu yang tiba-tiba membuka pintu Vita tanpa mengetuk pintu lebih dulu.

"Kamu, Ran? Kenapa tidak mengetuk pintu dulu?" Vita terkejut dan memutar kursinya seraya menyaka air matanya.

"Tidak perlu malu, kalau ingin menangis. Menangislah! Aku tidak akan menertawakan kamu, wajar jika kamu menangis, aku mengerti perasaan kamu saat ini seperti apa." ucap Ranu yang tau persis perasaan Vita. selama bertahun-tahun ini, Ranu tau kalau Vita selalu mencintai Amar, meskipun Amar tidak pernah mencintai Vita.

"Aku ini wanita yang benar-benar bodoh ya?" ucap Vita tersenyum walaupun hatinya teriris dan air mata membasahi pipinya.

"Kata siapa kamu bodoh? kamu pintar, kalau kamu bodoh mana mungkin bisa jadi Dokter," canda Ranu tersenyum.

"Ranu, aku ini serius. Bisa-bisanya kamu masih bercanda," ucap Vita yang akhirnya pun ikut tersenyum.

"Sorry, sorry. Tapi benar menurut aku kamu bukan wanita bodoh hanya saja kamu wanita berprinsip. Kamu memperjuangkan cinta kamu sampai titik penghabisan," ucap Ranu kembali tersenyum.

"Apa bedanya dengan wanita bodoh? jelas-jelas Amar tidak pernah mencintaiku. Tapi aku masih saja berharap kalau suatu saat akan ada keajaiban yang bisa merubah hati Amar agar mencintai aku. Tapi kamu lihat sekarang, aku sudah menyia-nyiakan waktu mudaku untuk mengejar seseorang yang jelas-jelas tidak pernah mencintai aku," ujar Vita menghela nafas berat.

"Itu namanya berjuang, berarti kamu wanita hebat. Kamu mampu berjuang sejauh ini, apappun hasilnya yang penting kamu sudah pernah berjuang jadi kamu tidak akan pernah menyesalinya, Tapi satu yang perlu kamu ingat! kalau kamu sudah berjuang dengan maksimal tapi ternyata Alloh berkata lain, itu berarti dia bukan yang terbaik untuk kamu, baik di mata manusia belum tentu baik menurut Alloh, tapi Baik menurut Alloh sudah pasti itu yang terbaik untuk kita." ujar Ranu memberikan motivasi untuk Vita agar tidak larut dalam kesedihan.

"Sepuluh tahun lebih aku menyia-nyiakan masa mudaku hanya untuk mengejar Amar, kalau mengingat semua itu rasanya seperti tidak rela jika harus melepaskan Amar begitu saja," ucap Vita dengan mata berkaca-kaca.

"Ada hikmah di balik semua itu? contohnya saja, lihat diri kamu sekarang, kamu termotivasi untuk bisa menjadi Dokter Bedah karena ingin selalu berdekatan dengan Amar kan? kalau tidak, mungkin saat ini kamu tidak akan menjadi Dokter Bedah, benar tidak? Dan lagi, kamu bisa menjadi mahasiswa yang lulus dengan IPK lumayan bagus saat itu karena apa? karena ingin membuktikan pada Amar kalau kamu layak untuk di cintai kan?"

"Jadi ambil hikmahnya saja, dengan kamu mencintai Amar. Sekrang kamu bisa menjadi seorang Dokter Bedah yang hebat," ujar Ranu.

"Meskipun kami tidak di takdir berjodoh?" tanya Vita.

"Iya, meskipun kalian tidak di takdirkan berjodoh. setidaknya ada hikmah dengan kamu pernah mencintai Amar." Ranu adalah teman sekaligus rekan kerja yang selalu ada untuk Vita. Tapi Vita yang selama ini hanya mencintai Amar seolah tidak pernah menyadari kalau diam-diam selalu ada Ranu yang selalu memberinya kekuatan dengan caranya sendiri.

***

Amar membuka bekal yang Almira siapkan saat jam makan siang.

"MasyaAlloh, rendang bikinan Almira memang benar-benar enak," gumam Amar saat memasukkan sendok ke dalam mulutnya.

"Bagaimana dia bisa masak rendang seenak ini ya?" gumamnya lagi.

"Apa kira-kira, laki-laki itu juga menyukai rendang buatan Almira" tiba-tiba saja Amar teringat dengan bekal yang di bawakan Almira untuk Ibrahim.

^Happy Reading^

Jangan lupa, like, coment dan Vote ya sayang💕

lupa juga klik favorit dan klik Qurrotaayun agar bisa membaca karya thor yang lainnya ya sayang💕

Terima kasih😘💕

Terpopuler

Comments

Julik Rini

Julik Rini

hati mulai ketar ketir

2023-03-17

0

Elis Dama Nuryanti

Elis Dama Nuryanti

Amar jadi orang harus peka sama perasaannya sendiri jangan nanti Almira udah lepas baru kamu menyesal...

2022-11-01

0

Ruslinawaty Marzuki

Ruslinawaty Marzuki

Amar cemburu. Amar mulai jatuh cinta pada Almira 😍

2022-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 CH 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 CH 69
70 CH 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Draft
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 123
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Draft
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter. 153
154 chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Draft
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 The End
165 pengumuman
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
CH 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
CH 69
70
CH 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Draft
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 123
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Draft
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter. 153
154
chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Draft
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
The End
165
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!