Chapter 4

Hari ini di rumah sakit Amar begitu sibuk dengan banyaknya operasi, Badannya terasa lelah dan capek. Amar masuk ke dalam ruangannya dan membaringkan tubuhnya pada ranjang kecil yang ada di ruang kerjanya.

Amar memejamkan matanya, namun tiba-tiba ada Amar teringat dekat Almira dan seketika perasaan bersalah menyelimuti hatinya.

"Apa aku terlalu keras dengan Almira? padahal dia kan tidak salah apa-apa. Aku lah yang bersalah pada dirinya. Aku yang meminta Bunda untuk mencarikan jodoh untukku, ya meskipun aku awalnya tidak menyangka bagaimana mungkin dia langsung menyetujui begitu saja tanpa berusaha untuk menolak? Tapi kalau di pikir-pikir tetap saja aku yang salah?" gumam Amar.

Amar memang awalnya mengira Almira tidak akan begitu saja menerima lamaran dari dirinya, siapa sangka ternyata Almira tidak melakukan penolakan meskipun di jodohkan dengan orang yang belum di kenal sebelumnya.

"Kirain tidur ternyata bengong," seloroh Alvin rekan sesama Dokter di rumah sakit.

"Ah, iya. Kamu Vin. Bikin kaget saja," ucap Amar.

"Kamu ngapain masih di sini? Bukankah seharusnya kamu pulang? ini kan sudah bukan jam jaga kamu," ucap Alvin.

"Iya, sebentar lagi! masih malas pulang," jawab Amar.

"Ada apa? Apa ada masalah di rumah?" tanya Alvin.

"Tidak ada, Masih pengen di sini saja," jawab Alvin.

"Hai.. kalian di sini? aku cari kemana-mana gak taunya pada di sini," ucap Vita rekan Dokter dan teman kuliah Amar.

Selain teman Amar, Vita juga wanita yang selalu mengejar cinta Amar sejak mereka masih kuliah. Namun Amar selalu saja menolaknya, lantaran sejak dulu Amar hanya mencintai Rara. Satu tahun belakang ini Vita terlihat kembali mendekat Amar saat mengetahui pertunangan Amar dan Rara batal.

"Ada apa nyariin kami?" tanya Alvin.

"Siapa juga yang nyariin kamu, aku nyariin Amar. Hehehe.. " ucap Vita.

"Oh, kirain," ucap Alvin tersenyum seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Karena sebenarnya Alvin juga mencintai Vita, tapi cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Alvin pun tau jika menyukaimu Amar.

"Bercanda kok, tentu saja aku nyariin kalian berdua. gimana kalau kita makan malam bersama? sudah lama kan kita tidak keluar bareng," ucap Vita.

"Aku sih okay saja, kamu gimana Mar?" tanya Alvin.

Alvin terdiam sesaat untuk berpikir.

"Okay baiklah," jawab Amar singkat setelah memikirkan dari pada harus pulang cepat ke rumah dan bertemu dengan Almira, lebih baik pergi bersama teman-temannya saja.

Ketiga Dokter muda yang saat ini sedang lepas dinas pergi untuk makan malam dan juga pergi ke tempat karaoke untuk bersenang-senang. Menjadi Dokter memang bukan hal yang mudah, karena mereka juga harus menghadapi berbagai macam karakter pasien.

Sesekali menghibur diri seperti ini memang hal yang menyenangkan bagi mereka, tapi sepertinya hal itu tidak berlaku untuk Amar, di saat ke dua sahabatnya sedang asyik menyanyi dan berjoget, Amar hanya duduk terdiam menikmati softdrink nya.

"Kamu, kenapa dari tadi hanya diam?" tanya Vita duduk di samping Amar dan mengambil softdrink yang ada di meja lalu meneguknya.

"Tidak apa-apa," jawab Amar singkat.

"Amar, kita kenal sudah cukup lama. Tapi sepertinya kamu masih saja jarak denganku," ucap Vita.

"Kalian bahas apa sih? serius sekali?" sahut Alvin.

"Amar, sepertinya jaga jarak banget kalau sama aku," ucap Vita.

"Amar kan emang seperti itu orangnya, kalau kamu gak mau di cuekin, mending sama aku aja," goda Alvin yang sebenarnya memang berharap dari Vita.

"Igh.. ogah kalau sama kamu," ucap Vita dengan ekspresi malas.

***

"Amar belum pulang Ra?" Tanya Ane.

"Belum bun," jawab Almira.

"Mungkin dia ada jadwal operasi di rumah sakit, sebaiknya kamu istirahat saja dulu, tidak usah menunggu Amar pulang," ucap Ane.

"Tidak apa-apa Bun, Almira tunggu sebentar lagi saja," jawab Almira seraya membaca buku.

"Benar kata Bunda, Almira. Sebaiknya kamu tidur saja dulu. Amar kalau ada operasi biasanya pulangnya malam. Besok kan kamu juga harus ngajar," ucap Arif.

"Iya Yah. kalau bagitu Almira masuk kamar dulu ayah, Bunda, " ucap Almira.

Setelah Almira kembali ke kamar Ane dan juga Arif masih menunggu Amar di ruang keluarga.

"Bang, kq Ane merasa Amar ini cuek banget ya sama Almira. Coba Abang bayangin mereka itu kan pengantin baru, tapi Bunda lihat Amar pulang malam terus, belum lagi kalau pagi gak pernah sarapan di rumah. Selalu saja bilang sibuk dan berangkat gitu aja," ujar Ane.

"Mumpung mereka masih butuh adaptasi Bun, udah kita jangan buru-buru ikut campur dalam rumah tangga Amar," ucap Arif.

"Kita tidur saja sayang, sepertinya malam ini Amar pulang malam lagi," ucap Arif yang sudah mulai mengantuk.

Hampir jam satu malam Amar baru pulang ke rumah, dengan pelan Amar membuka pintu kamarnya dan dia melihat Almira yang sudah tertidur dengan lelapnya.

"Kenapa dia tidak pernah membuka tutup wajahnya. bahkan saat tidur pun dia masih menggunakan penutup wajah. Apa dia sangat jelek sampai tidak berani membuka penutup wajahnya? Tapi Bunda bilang dia cantik. Apa Bunda salah lihat kali ya? kalau dia cantik pasti dia tidak akan menutup terus wajahnya seperti itu, tapi apa dia tidak merasa panas menutup wajahnya seperti itu?" batin Amar menatap Almira yang sedang tertidur.

Tanpa ganti baju, Amar yang merasa senang capek merebahkan tubuhnya di samping Almira dan memunggungi Almira.

Di sepertiga malam, Almira terbangun untuk sholat tahajjud.

Almira melihat suaminya yang sudah tertidur di sampingnya.

Amar sempat terbangun dan melihat Almira melakukan sholat sunah Tahajjud.

"MasyaAlloh, wanita ini sepertinya memang sholihah. selama menikah dengan ku, aku belum pernah melihatnya melewatkan sholat tahajjud di sepertiga malam. Aku perhatikan dia juga sangat menjaga sholat wajib dan sunnah nya. Mungkin aku laki-laki yang sangat berdosa sudah mempermainkan hati wanita sholihah seperti Almira, Tapi sampai saat ini aku juga belum mampu melupakan Rara," batin Amar berkecamuk.

Mengetahui Almira selesai sholat tahajjud, Amar segera memejamkan matanya kembali tidak ingin Almira melihat kalau dirinya sudah bangun.

Selesai sholat tahajjud, Almira kembali tidur di samping Amar.

Merasa kalau Almira sudah tertidur, Amar kembali membuka matanya dan menatap wajah wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya namun sekalipun dirinya belum pernah melihat wajah istrinya itu.

"Kenapa aku jadi merasa penasaran seperti ini dengan wajahnya? Perasaan apa ini? Tapi kenapa saat tidur pun dia tidak melepas penutup wajahnya, padahal kan di kamar ini hanya ada kami berdua. Bukankah seharusnya tidak apa-apa memperlihatkan wajahnya di depan suami sendiri?" Batin Amar

^Happy Reading^

Jangan lupa, like, coment dan vote ya sayang💕

Kasih rating bintang lima dan jangan lupa ikuti akun qurrotaayun ya. Terima kasih😘💕 🙏

Terpopuler

Comments

Sofie Ilyas Ilyas

Sofie Ilyas Ilyas

Gmna almira mu buka cadarnya kamu sndiri aj yg membuat dinding pemisah untuk jangn berharap bnyak sm kamu, y bner almira dengan tdk membuka cadarnya, krna kmu sndiri tdk menginginkan almira

2023-02-21

0

GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™

GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™

gimana caranya kamu tahu wajah dari istrimu kalau gak ada niat untuk lihat sendiri 🙄😁

2022-11-13

0

AZzahSya❤

AZzahSya❤

aku yg nyesekkk ya amira diperlakukan gitu sm amar, padhal amira wanita baik sholihah, amar jagang itu dooong!!? kasiaaan Almiranya😭🤦‍♀️😔

2022-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 CH 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 CH 69
70 CH 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Draft
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 123
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Draft
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter. 153
154 chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Draft
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 The End
165 pengumuman
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
CH 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
CH 69
70
CH 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Draft
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 123
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Draft
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter. 153
154
chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Draft
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
The End
165
pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!