Tar,
Tiba-tiba kantong semar milik Sultonnirojim pecah berantakan lalu terbakar. Betapa kagetnya Sultonnirojim sebab selama ini. Belum ada yang mampu memecahkan hingga membakar kantong semar miliknya. Jangankan memecahkan kantong semar. Mendekat untuk mengambilnya sekali pun tiada yang mampu.
“Baiklah satu atau dua bahkan ratusan musuh sekali pun tidak jadi soal. Majulah kalian semua sekaligus, akhirnya aku harus menampakkan wujud asliku. Lihatlah ini anak-anak TOH era level up,” teriakan Sultonnirojim menggaung di seantero kota Jombang.
Tiba-tiba tanah yang ia pijak semakin meninggi. Sekitarnya berjarak satu kilo meter tiba-tiba muncul labirin lingkaran dari tanah. Sebagai pusat adalah tanah yang meninggi di tengah-tengah labirin. Dimanah di sana Sultonnirojim berdiri.
Wujudnya kini telah berganti yang semula masih manusia. Kini berubah seutuhnya menjadi sosok jin iprit merah membawa trisula dari neraka. Sama persis seperti jin iprit dalam dongeng seribu satu malam.
“Ayolah wahai dua pemimpin pemuda TOH era level up. Bukankah tadi kalian sanggatlah mengagumkan. Kenapa sekarang kalian diam mematung. Apakah kalian takut atau sudah menyerah,” teriak Sulton berdiri di tengah-tengah labirin dengan wujud jin ipritnya.
“Kakang Halilintar aku belum pernah menghadapi situasi seperti ini. Menurutmu apa yang harus kita lakukan agar bisa sampai di tengah labirin? Sedangkan tembok-tembok dari tanah labirin ini aku rasa begitu rumit,” ucap Andre yang tengah berwajah khawatir.
Tapi berbeda dengan Halilintar yang tampak tenang-tenang saja. Bahkan tidak ada perasaan cemas atau menampakkan wajah khawatir di raut wajah Halilintar.
“Kakang kenapa tenang-tenang saja. Teman-temanku klan Lukman tengah kebingungan tersebar di seluruh ruang labirin ini. Kalau mereka tidak bisa menemukan jalan keluar. Aku takut mereka akan terjebak selamanya di dalam labirin ini,” ujar Andre yang sangat menghawatirkan anggotanya. Sebab Andre adalah pemimpin klan Lukman era level Up ini.
“Baiklah mari kita bermain sebentar dan yang aku dengar dari cerita Om Lurah Dava. Dahulu Sulton dapat dikalahkan dengan cara membakarnya dengan cahaya. Bahkan dua pasangan emas Paman Jaka dan Om Dava dahulu harus menyatukan kekuatan,” ucap Halilintar sambil meregangkan otot-otot tangannya seakan ia hendak bermain saja.
Entah kebiasaan yang sama atau memang kebiasaan Halilintar yang menular pada Dewa. Jelasnya adik dan kakak ini yakni Halilintar dan Dewa memiliki kesamaan bila sudah mulai serius yakni dengan cara meregangkan tangannya.
Namun kali ini pasangan atau partner bertarung Halilintar bukanlah Dewa adiknya. Melainkan pemimpin pemuda klan Lukman yakni Andre. Andre yang sungguh terheran-heran dengan perilaku Halilintar malah maju terlebih dahulu dengan tanpa perhitungan dan tergesa-gesa.
“Maaf Kakang Halilintar aku sudah tidak sabar bila harus mengikuti caramu bertarung yang santai itu. Kalau begitu biar aku yang menyerang terlebih dahulu,” ucap Andre berlari lalu melompat dan mengubah wujudnya menjadi level 2.
Level dua klan Lukman biasanya mengubah wujud manusianya menjadi sesosok harimau alas alias harimau hutan. Kali ini Andre Bin Lukman jua sama level duanya menjadikan tubuhnya sesosok harimau loreng yang cukup besar.
Hoar, hoar,
Sosok harimau dari wujud level dua Andre bin Lukman mencoba menubrukkan diri ke dinding labirin di depannya. Tapi ternyata usahanya sia-sia, sebab setiap dinding labirin yang dibuat oleh Sultonnirojim memiliki perisai gaib yang sulit di tembus. Pada akhirnya sosok harimau loreng dari wujud level dua Andre terhempas kembali ke belakang dan berubah kembali menjadi sosok semula wujud manusia dengan seketika.
“Anak muda selalu terburu-buru. Santai sedikit kenapa toh pertarungan ini tidak dinilai oleh juri. Kalau kamu memaksa silakan sekuat tenagamu menghancurkan dinding demi dinding. Biar aku menunggumu di sini,” ujar Halilintar yang malah duduk bersila sambil memutar tasbih. Mulai memejamkan mata sambil mulut berkomat-kamit mendendangkan Shalawat dan zikir.
“Baiklah mari kita langsung gunakan level 3. Aku jadi penasaran masak ia sekuat itu dinding labirin yang dibuat Sulton ini?” ucap Andre semakin tertantang dan penasaran jua.
Kali ini Andre langsung menggunakan kekuatan level tiganya. Berbeda dengan level dua yang dapat mengubah wujud Andre seketika menjadi sosok harimau. Tingkatan level tiga dimulai dengan tahap pancaran aura gelap yang mematikan terpancar dari tubuh Andre.
Perlahan perubahan tubuhnya kembali menjadi harimau. Tetapi bukan lagi seekor Harimau sungguhan. Melainkan sesosok manusia harimau yang lebih besar lagi. Sama persis seperti dalam film-film kartun manga negeri bunga sakura.
“Baiklah mari kita lihat sekuat apa kau membuat dinding labirin ini Sulton!” teriak Andre yang sudah dalam perubahan wujud manusia harimaunya seketika berlari ke arah dinding labirin.
Brak, dar,
Memang dinding labirin sempat bergetar akibat hantaman dan tendangan Andre dalam sosok manusia harimau. Tetapi dinding tak berubah bentuk tetap utuh dan tak tergoyahkan. Malah-malah Andre tanpa ia sadari telah kehabisan tenaga dan aura.
Karena perubahan level hingga tiga tahap bukannya tak memakan banyak tenaga dan auranya. Tentu banyak menghabiskan tenaga dan auranya. Sehingga Andre kembali menjadi wujud semula manusia.
“Sial, kenapa kekuatanku tidak bisa menembus pelindung labirin ini. Apa benar sekuat itu kekuatan Sulton dalam level maksimalnya?” ucap Andre tampak kesal dan terus menghardik tak jelas. Lalu menghampiri Halilintar yang tengah asyik berkutat dengan tasbihnya.
“Kakang Halilintar ini malah santai duduk. Bantu dong kenapa malah santai-santai saja. Kita tidak tahu kondisi teman-teman disudut yang lain loh. Apa mereka masih hidup atau sudah mati?” ucap Andre ikut duduk di samping Halilintar sambil mengatur nafas sengal akibat kelelahan.
“Sttz, diamlah jangan bersuara atau pun bergerak. Tumbuhan-tumbuhan pemakan manusia itu telah datang dan dibangkitkan lagi oleh Sulton setelah ratusan tahun tertidur. Merekalah tumbuhan-tumbuhan pemakan manusia yang selama ini menjadi penghuni tetap labirin yang dibuat Sulton. Karena ada merekalah labirin Sulton terkenal begitu mengerikan,” ujar Halilintar masih dalam keadaan duduk bersila dan memejamkan mata sambil memutar tasbihnya.
Tiba-tiba dinding labirin seolah bergetar tak menentu. Ada sesuatu yang merayap dalam tebalnya dinding labirin. Seakan ada ratusan makhluk hidup berjalan di balik dinding labirin. Seakan mereka telah begitu lama terkurung dan ingin segera keluar.
Argtz,
Terdengar beberapa teriakan dari sudut labirin di sisi yang lain. Rupanya di sisi lian tanaman pemakan manusia sudah ada yang keluar permukaan dinding. Lalu dengan lahap memakan salah satu anggota klan Lukman yang ada di dekatnya.
“Argtz, tidak...! Mas Andre tolong kami,” satu lagi teriakan menyayat sambil meminta tolong pada Andre sebagai pemimpinnya. Rupanya satu demi satu anggota klan Lukman yang tersebar di seluruh labirin. Dilahap satu-per satu oleh tanaman pemakan manusia.
“Ah aku tak tahan lagi, teman-temanku berteriak seakan menemui ajalnya. Entah tanaman pemakan manusia atau iblis sekali pun akan aku hadapi. Eh, loh he,” belum selesai berbicara ada sosok yang disebutkan oleh Halilintar dengan cepat menelan Andre. Sebab Andre sempat berdiri dari duduknya.
"Sudah aku bilang juga, ah merepotkan saja," gerutu Halilintar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
MR JON
like terus lah aku
2023-01-08
1
Andra Djatmika
aku datang bawa like
2022-12-03
0
Bayu Arnan
yes yes yes
2022-11-29
0