Biyangkerok

Sementara Wahyu dan yang lain tengah sibuk memerangi pasukan setan yang membumi hanguskan kota Jombang. Ada satu tempat tersembunyi di area pedalaman hutan Wonosalam tepatnya di area Pangklungan. Pada sebuah area hutan pinus yang teramat sepi.

Ada satu bagian pas di tengah-tengah area hutan pinus. Terdapat satu pintu persegi dari baja hitam pekat. Mirip pintu sebuah bankker rahasia bawah tanah. Posisinya yang berada di kedalaman hutan pinus.

Tertutup semak belukar serta gelapnya hutan. Membuat tempat ini begitu aman dari ketahuan oleh warga desa sekitar atau warga kota Jombang sekali pun. Lagi pula memang letaknya yang begitu jauh dari pemukiman serta hingar-bingar perang yang tengah berlangsung di kota Jombang. Sangat rahasia dan tertutup rapat akan keberadaannya.

Ada beberapa orang tengah mengendap-endap berjalan kaki. Melakukan penyamaran selayaknya para pemuda hendak melakukan camping atau pendakian ke arah gunung Anjasmoro. Sebab wilayah tersebut masih dalam lingkup pegunungan Anjasmoro.

Beberapa orang tersebut tampak mendekati bankker hitam di tengah hutan pinus Pangklungan. Salah satu dari mereka mencoba membuka kuncinya dengan kode-kode rahasia yang telah mereka ketahui.

Tidak lama berselang orang tersebut dapat dengan mudah membuka pintu bankker hitam tersebut. Lalu satu persatu memasukinya tanpa sepengetahuan siapa pun. Memang di daerah tersebut setiap waktu sangat gelap. Apalagi saat ini masih terjadi perang di kota Jombang. Tentu seluruh kota masih terkepung kabut dan mendung gelap.

Setelah pintu bankker tertutup kembali. Orang-orang tadi menuruni tangga ke bawah dan ternyata di dasar bankker. Terdapat area yang sangat luas. Terdapat puluhan alat dan mesin canggih super mutakhir.

Seakan-akan mereka hendak membuat mesin tempur super mutakhir dengan mesin-mesin tersebut.

“Dr. Dono selamat pagi Dok, apa semua sudah selesai dan bisa diuji coba sekarang?” ucap Pak Toni yang ternyata seorang konglomerat dari kota Surabaya. Dia adalah pendana atau penyokong dana berlangsungnya kegiatan Dr. Dono.

Dr. Dono adalah kepala Dr. Yang bertugas menjalankan apa yang diinginkan Pak Toni. Kali ini yang diinginkan Pak Toni adalah sebuah proyek besar. Pembuatan manusia super canggih dan super kuat.

Pak Toni terobsesi dengan sepak terjang para punggawa TOH yang sangat melegenda. Dia begitu heran akan kekuatan manusia-manusia petarung kota Jombang. Dalam hatinya selalu bertanya bagaimana cara mereka menciptakan kekuatan sedemikian rupa.

Sehingga kota Jombang tidak pernah kehabisan petarung-petarung unggulan yang sangan mumpuni. Maka dari itu ia gelontorkan dana hingga ratusan milyar. Agar terwujud keinginannya membuat duplikat manusia yang jauh lebih kuat dari para petarung kota Jombang.

“Jangan berkata selamat pagi, siang atau malam di kota ini Pak Toni. Bahkan sejak tiga tahun yang lalu, tidak ada lagi beda siang dan malam sama saja,” jawab Dr. Dono menatap Pak Toni yang baru datang dengan muka datar.

“Hahaha, kota ini hancur begini juga kan berkat Anda Dr. Dono. Bukankah Anda yang membangunkan semua setan yang telah mati terbunuh oleh para TOH itu. Lalu Anda mencampurkan sebuah ramuan-ramuan mantra leluhur saya. Sehingga mereka bertambah kuat dua kali lipat dari semula. Lalu kota ini hancur sudah bukankah begitu Dr.?” Ucap Pak Toni mengambil tempat duduk yang ada di sebelah Dr. Dono lalu duduk dengan santai sambil menikmati cerutu khas konglomerat.

“Saya dan rekan-rekan saya yang ada di sini sebenarnya tidak mau ini semua terjadi. Bagaimana pun kami juga orang Jombang dan kami pernah diselamatkan oleh Haji Jaka tetua TOH pusat itu. Tapi tiga tahun yang lalu Anda datang pada saya saat kami gagal melakukan eksperimen besar dari kota Jombang. Bahkan kami terancam bangkrut dan Anda datang dengan penawaran menggiurkan. Saya manusia biasa jadi saya akan tertarik dengan penawaran Anda,” jawab Dr. Dono masih mengawasi satu manusia buatan yang diletakkan di dalam kapsul tabung berisi penuh cairan aneh.

“Hahaha, sudahlah yang berlalu biar berlalu yang penting pesananku bisa selesai sebelum kota Jombang benar-benar pulih kembali. Sebab aku dengar tadi saat kemari dari beberapa orang di tepian hutan. Ada pemuda sakti anak dari Haji Jaka itu datang dari kota Serang. Langsung membabat habis setan-setan yang kau bangunkan. Bisa jadi kali ini manusia kembali menang,” ucap Pak Toni menyampaikan kabar tentang apa yang ia dengar saat perjalanan menuju bankker hitam.

“Wahyu sudah pulang ternyata, bahkan aku lupa tentang dia. Sebab dia sudah lama menghilang dari Jombang. Aku tidak terpikir untuk memperhitungkan kekuatannya. Semoga saja Barbadak raja setan itu dapat mengalahkannya,” ujar Dr. Dono masih mengawasi satu tabung berisi manusia buatan. Rupanya manusia buatan yang bertuliskan CN. 1 di dalam tabung di depan Dr. Dono adalah ciptaan paling istimewanya.

“Siapa Wahyu itu Dr. Kenapa dia bisa sehebat yang diceritakan masyarakat sekitar sini. Apakah dia memang lebih hebat dari pendahulunya. Apa benar demikian adanya, ada manusia super yang begitu kuat? Sehingga semalam saja bisa mengalahkan hampir seluruh setan yang kau bangunkan kembali,” serentetan pertanyaan keluar dari mulut tua Pak Toni yang sudah hitam, karena terlalu banyak menghisap cerutu.

“Dia adalah Wahyu Satria bin Haji Jaka dan dia disebut-sebut titisan orang dahulu yang sangat sakti. Wahyu ini selalu berinkarnasi dari masa-ke masa. Seperti itulah kabar yang aku ketahui. Bahkan saat dia masih kecil, dia sudah memimpin perang melawan bala pasukan kegelapan Adi Yaksa puluhan tahu lalu,” jawab Dr. Dono meletakkan beberapa ramuan dalam botol ukur di atas meja di depannya.

“Kalau begitu cepat selesaikan proyek kita. Aku ingin manusia-manusia superku dapat mengalahkan Si Wahyu dan antek-anteknya dari kota Serang. Aku ingin kota Jombang tahu siapa yang berkuasa di era ini. Aku ingin era petarung gaib sudah berakhir diganti dengan para petarung mesin buatanku. Pada akhirnya aku akan menciptakan turnamen petarungan tersendiri,” ucap Pak Toni berdiri ikut menatap manusia buatan berlabel CN. 1 di depannya.

“Tidak semudah itu Pak Toni untuk menciptakan manusia super Power yang melebihi kekuatan legenda-legenda masa lalu di lima kota. Aku harus mengumpulkan sampel darah, kulit dan daging dari seluruh petarung hebat di lima kota. Bahkan saya dan rekan-rekan saya harus menjadi pencuri makam dengan risiko berat untuk mewujudkan keinginanmu,” jawab Dr. Dono mengungkapkan apa yang telah ia kerjakan selama membangun manusia buatan pesanan Pak Toni.

“Halah berapa pun jumlah nominal uang yang kau butuh. Apa pun jenis keamanan yang kau perlukan untuk terciptanya manusia tipe CN. Aku siap untuk itu dan aku punya orang dalam di instansi mana saja yang kau inginkan untuk keperluanmu,” ujar Pak Toni menatap seluruh tabung yang di dalamnya terdapat manusia buatan ciptaan Dr. Dono.

Terpopuler

Comments

Andra Djatmika

Andra Djatmika

oh dokter gemblung

2022-12-03

0

Bayu Arnan

Bayu Arnan

oh dasar dokter gemblong

2022-11-28

1

Roy Jamaya

Roy Jamaya

musuh baru era robot hem

2022-11-27

1

lihat semua
Episodes
1 Malam merah
2 Gelembung aura hijau
3 Srikandi yang tersisa
4 Hanoman
5 Level 2 api kuning
6 Makhluk bersayap Paman Bayu
7 Vs pembantai Ayah
8 Biyangkerok
9 Lurah Dava dan Golok Sakti Emas
10 Jeritan Sakaratul Halilintar
11 TOH Level Up
12 Manusia buatan
13 Level 2
14 Labirin Sulton
15 Sisi Utara area gunung pegat
16 Bangsa pohon setan
17 Mumi di desa Badas
18 Seruni perbatasan barat
19 Badas perang dimulai
20 Teknik wadah tubuh (Teknik baru Wahyu)
21 Gugup adalah masalah
22 Abah, Umi dan alam bawah sadar Wahyu
23 Rencana gila DR. Dono
24 Mata hitam Wahyu
25 Yayu Yuwana Vs Yayu Yuwana (Dukun wanita Vs Sang Dewi pedang)
26 Liontin naga Bramasta
27 Namanya Nyi Kembang
28 Darah dua klan
29 Parit kematian
30 Kami hanya lapar
31 Clan Dewa-dewi
32 Pertapa tanpa nama hadir kembali
33 Mereka sedang dibantai
34 Divisi atas vs Siluman Kalong
35 Dua puluh
36 Pengorbanan formasi bulan sabit
37 Kena mental
38 Anak panah naga merah
39 Perang baru dimulai
40 Tiga pemuda Vs tiga bangsa
41 Teknik pengalihan Lurah Dava
42 Lurah Dava dan Ibu Sari sebenarnya mati
43 Wahyu Vs Wahyu
44 Padepokan Pekuburan
45 Nasib Seruni
46 Ambon sekarat
47 Elang dan Burung Elang
48 Pedang tanah berselimut petir
49 Alot
50 Vs Gorila Coklat
51 Kamu Nannya
52 Hal itu
53 Elegi selimut bunga-bunga
54 Firasat
55 Tolong jaga kota ini
56 Kisah cinta abadi Wahyu dan Sekar
57 Jasad para tetua
58 Kabar manusia buatan
59 Tiga tahun lalu
60 Selimut rasa asmara & kebangkitan Jerangkong
61 Melihat bencana
62 Diskusi ranjang bambu
63 Jatah pagi
64 Gerbang Iblis muncul
65 Pernyataan perang tersantai
66 Umi Putri berpulang
67 Napas terakhir Ibu Sari
68 Setan yang menang
69 Raja mumi
70 Kematian Haji Jaka
71 Pasukan Macan
72 Joko adalah Dokter Dono
73 Ludah peluru
74 Malam ini mati Pak Bupati
75 Lari malu, Maju kematian
76 Iblis anjing tiga kepala
77 Medan area kali Konto
78 Malam akhir era tua
79 Penyerangan terakhir
80 Raja Naga Sekinteng
81 Mereka sebenarnya Dewa
82 Robot yang menyerupai
83 Danau darah
84 Perkara bosan
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Malam merah
2
Gelembung aura hijau
3
Srikandi yang tersisa
4
Hanoman
5
Level 2 api kuning
6
Makhluk bersayap Paman Bayu
7
Vs pembantai Ayah
8
Biyangkerok
9
Lurah Dava dan Golok Sakti Emas
10
Jeritan Sakaratul Halilintar
11
TOH Level Up
12
Manusia buatan
13
Level 2
14
Labirin Sulton
15
Sisi Utara area gunung pegat
16
Bangsa pohon setan
17
Mumi di desa Badas
18
Seruni perbatasan barat
19
Badas perang dimulai
20
Teknik wadah tubuh (Teknik baru Wahyu)
21
Gugup adalah masalah
22
Abah, Umi dan alam bawah sadar Wahyu
23
Rencana gila DR. Dono
24
Mata hitam Wahyu
25
Yayu Yuwana Vs Yayu Yuwana (Dukun wanita Vs Sang Dewi pedang)
26
Liontin naga Bramasta
27
Namanya Nyi Kembang
28
Darah dua klan
29
Parit kematian
30
Kami hanya lapar
31
Clan Dewa-dewi
32
Pertapa tanpa nama hadir kembali
33
Mereka sedang dibantai
34
Divisi atas vs Siluman Kalong
35
Dua puluh
36
Pengorbanan formasi bulan sabit
37
Kena mental
38
Anak panah naga merah
39
Perang baru dimulai
40
Tiga pemuda Vs tiga bangsa
41
Teknik pengalihan Lurah Dava
42
Lurah Dava dan Ibu Sari sebenarnya mati
43
Wahyu Vs Wahyu
44
Padepokan Pekuburan
45
Nasib Seruni
46
Ambon sekarat
47
Elang dan Burung Elang
48
Pedang tanah berselimut petir
49
Alot
50
Vs Gorila Coklat
51
Kamu Nannya
52
Hal itu
53
Elegi selimut bunga-bunga
54
Firasat
55
Tolong jaga kota ini
56
Kisah cinta abadi Wahyu dan Sekar
57
Jasad para tetua
58
Kabar manusia buatan
59
Tiga tahun lalu
60
Selimut rasa asmara & kebangkitan Jerangkong
61
Melihat bencana
62
Diskusi ranjang bambu
63
Jatah pagi
64
Gerbang Iblis muncul
65
Pernyataan perang tersantai
66
Umi Putri berpulang
67
Napas terakhir Ibu Sari
68
Setan yang menang
69
Raja mumi
70
Kematian Haji Jaka
71
Pasukan Macan
72
Joko adalah Dokter Dono
73
Ludah peluru
74
Malam ini mati Pak Bupati
75
Lari malu, Maju kematian
76
Iblis anjing tiga kepala
77
Medan area kali Konto
78
Malam akhir era tua
79
Penyerangan terakhir
80
Raja Naga Sekinteng
81
Mereka sebenarnya Dewa
82
Robot yang menyerupai
83
Danau darah
84
Perkara bosan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!