Bab. 15

Austin berdiri di depan cermin kamar mandi dengan tubuh bertelanjang dada. Pria itu memperhatikan Rula dari cermin sebelum memalingkan wajahnya. Dia sama sekali tidak tertarik melihat wanita seksi tersebut. Walau penampilan Rula sudah cukup menarik dan mempesona tetapi tetap saja Austin tidak pernah bergairah setiap kali melihat wanita tersebut. Bahkan dia tidak pernah mau sampai terjebak di ranjang bersama wanita tersebut.

"Baby, Apa yang sedang kau pikirkan? Bukankah tidak lama lagi mereka semua akan datang ke tempat ini? Dengan begitu Kau tidak perlu susah-susah mencari mereka. Sekarang kita hanya perlu menyusun rencana agar bisa menyambut kedatangan mereka yang mungkin tidak akan lama lagi," ucap Rula sambil mengusap permukaan kulit Austin dengan sentuhan yang begitu menggoda. Wanita itu berharap godaannya kali ini berhasil membuat Austin terpesona.

"Menyingkirlah!" ketus Austin.

Austin berpindah ke tempat lain karena risih dekat-dekat dengan Rula. Pria itu memilih keluar dari kamar mandi dan duduk di atas sofa. Dia menuang minuman beralkohol ke dalam gelas kristal dan meneguknya secara perlahan.

Rula yang masih bertahan di kamar mandi terlihat sangat kesal. Namun wanita itu tidak pernah mau menyerah. Dia akan berjuang sekeras mungkin agar bisa mendapatkan hati Austin. Wanita itu mengukir senyuman manis sebelum keluar dari kamar mandi.

"Apa yang membuatmu begitu percaya diri mengatakan kalau mereka akan datang ke tempat ini. Kita tidak akan pernah tahu kapan mereka akan datang. Wajah mereka tidak dikenali. Itu hanya akan membuat masalah baru di tempat ini!" ujar Austin. Sebenarnya dia sudah malas bicara dengan Rula. Namun, wanita itu yang terus saja bicara omong kosong di depan Austin.

"Sebenarnya itu hal yang mudah. Di dunia ini, tidak akan ada orang yang peduli dengan wanita tidak berguna itu. Hanya keluarganya yang peduli. Kita hanya perlu mengawasi di sekitar depan kamar wanita tersebut. Siapapun yang berani mendekat maka sudah bisa dipastikan kalau dia adalah bagian dari keluarganya. Kali ini aku sangat yakin kalau Zion Zein sendiri yang akan turun tangan untuk menolong adiknya. Karena informasi yang aku terima dari Esme, wanita bernama Daisy itu tidak memiliki pacar. Itu berarti tidak ada pria lain yang peduli terhadapnya selain kakak kandungnya sendiri." Rula terlihat percaya diri mengatakan semua itu di depan Austin. Padahal jelas-jelas itu hanya tebakannya saja. Belum tentu juga terjadi seperti itu.

"Apa mereka hanya dua bersaudara?" Austin menatap Rula dengan tatapan menyelidik.

Rula mengangguk. "Kata Esme seperti itu!"

"Kau pernah bilang kalau adikmu itu sama sekali tidak berguna. Wanita payah yang seharusnya tidak pernah terlahir di dunia ini. Bagaimana bisa sekarang kau mempercayai Semua kata-kata yang dia ucapkan. Aku memintamu turun tangan karena aku ingin kau menyelidikinya sendiri secara langsung. Bukan untuk mengandalkan adikmu yang tidak berguna itu," teriak Austin emosi. Rasanya kalau Rula sudah tidak berguna lagi, ingin sekali dia membunuh Rula. Wanita itu membuatnya muak setiap kali bertemu.

Rula terdiam mendengar kata-kata Austin. Sebenarnya bukannya Rula tidak mau menyelidiki Gold Dragon. Yetapi memang sesulit itu menyelidiki seorang Zion Zein. Namun, Rula tidak sanggup untuk mengatakannya langsung kepada Austin bahwa dirinya menyerah. Dia datang ke tempat ini dan bersikap seolah-olah masalah telah berhasil di atasi. Padahal pada kenyataannya masalah ini masih seperti benang kusut yang belum menemukan jalan keluarnya.

"Aku akan mengadakan pesta besar dan mengundang semua orang. Aku akan memberikannya jalan untuk datang ke rumah ini. Dengan begitu aku bisa bertatap muka langsung dengan seorang Zion Zein dan mengalahkannya!" Austin membanting gelas itu di meja. Kali ini keputusannya sudah final. Walau awalnya ragu, tapi pada akhirnya dia mau menuruti rencana yang dikatakan Rula.

Rula tersenyum bahagia ketika rencana yang ia susun disetujui oleh Austin. Memang sebenarnya Rula yang sudah membuat ide untuk mengadakan pesta di rumah mewah tersebut. Tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam rumah seorang Austin. Tetapi tapi kali ini mereka membiarkan semua orang masuk hanya untuk menangkap seorang Zion Zein. Rula sudah mendapat kabar Kalau Foster telah mengetahui hilangnya Daisy. Masalah ini akan semakin rumit jika Foster sampai turun tangan mencari Daisy. Apalagi jika sampai Zion Zein bekerja sama dengan Foster.

"Mencari Zion Zein sama seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Sangat sulit dan mustahil. Aku harap rencana ini berhasil. Aku juga sudah menebar petunjuk agar Zion Zein tahu kalau adiknya di tangkap oleh Austin. Aku terpaksa mengambil rencana seperti ini walau sebenarnya resikonya sambat besar," gumam Rula di dalam hati.

Tiba-tiba saja wanita itu kepikiran dengan Daisy. Dia ingin melihat Daisy di kamarnya dan memastikan kalau wanita itu masih hidup. Ia tahu bagaimana Austin. Pria itu pasti tidak peduli dan mungkin akan membiarkan Daisy begitu saja. Rula tidak mau sampai Daisy tewas karena memang bukan seperti itu tujuan utamanya. Kematian Daisy sama sekali tidak menguntungkan baginya.

Rula beranjak dari sana. Austin terlihat tidak peduli. Pria itu lebih asyik memeriksa senjata barunya daripada harus memandang Rula.

Rula memakai mantel berbulu untuk menutupi tubuhnya yang seksi sebelum keluar kamar. Wanita itu langsung menuju ke ruangan tempat Daisy di kurung. Beberapa pengawal menyambut kedatangan Rula dan memberikan wanita itu jalan untuk masuk ke dalam.

"Bagaimana keadaan wanita itu? Apa dia sudah dikasih makan?" tanya Rula sembari melangkah masuk ke dalam.

"Sudah, Nona. Wanita itu dalam keadaan stabil," jawab pengawal itu sambil menunduk.

Rula berdiri di samping tempat tidur Daisy. Ada senyum simpul di bibirnya. Dia seperti menyepelekan Daisy karena kini wanita itu cuma bisa berbaring dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Wanita tidak berguna. Bagaimana bisa Esme berteman dengannya sejak masuk kuliah. Apa wanita culun seperti ini tidak membosankan?" ledek Rula. Dia kembali ingat kalau Daisy itu adalah adik kandung Zion. "Oh iya, wanita ini adalah adik kandung Zion Zein. Zion Zein itu adalah ketua mafia Gold Dragon. Apa dia tahu kalau kakaknya seorang mafia? Atau jangan-jangan selama ini kakaknya menyembunyikan identitasnya?"

Rula menggeleng kepalanya. "Untuk apa juga aku memikirkan mereka?" Rula mendekati Daisy. Wanita itu memperhatikannya dengan saksama. Walau saat ini Daisy terlihat seperti orang sakit, tapi sebenarnya wanita itu hanya tidur. Tidak tahu apa efek yang akan didapat oleh Daisy jika obat terus-menerus masuk ke tubuhnya. Yang terpenting Austin bisa berhasil mengalahkan Zion.

"Sepertinya penjagaan di kamar ini harus di perketat. Terutama CCTV. Harus dihubungkan langsung ke ponselku," perintah Rula kepada bawahannya.

"Baik, Nona!"

Terpopuler

Comments

🌼 Pisces Boy's 🦋

🌼 Pisces Boy's 🦋

belum tau saja Rula kalau Foster suka sama Daisy sdh pasti dia akan datang menyelamatkan wanita yang disukainya

2022-12-28

0

Dimas Syadewa

Dimas Syadewa

mf mau tanyakan ledy of mafia tayang dimana trim ksih

2022-11-02

3

Waode Daniati

Waode Daniati

Austin hot bangat...apkah Austin bakalan berjodoh dengan Norah...

2022-10-19

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1
2 Bab. 2
3 Bab. 3
4 Bab. 4
5 Bab. 5
6 Bab. 6
7 Bab 7
8 Bab. 8
9 Bab. 9
10 Bab. 10
11 Bab. 11
12 Bab. 12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16
17 Bab. 17
18 Bab. 18
19 Bab. 19
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab. 29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab. 71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 Bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab. 98
99 Bab. 99
100 Bab 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116
117 Bab. 117
118 Bab. 118
119 Bab. 119
120 Bab. 120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
134 Bab. 134
135 Bab. 135
136 Bab. 136
137 Bab. 137
138 Bab. 138
139 Bab. 139
140 Bab. 140
141 Bab. 141
142 Bab. 142
143 Bab. 143
144 Bab. 144
145 Bab. 145
146 Bab. 146
147 Bab. 147
148 Bab. 148
149 Bab. 149
150 Bab. 150
151 Bab. 151
152 Bab. 152
153 Bab. 153
154 Bab. 154
155 Bab. 155
156 Bab. 156
157 Bab. 157
158 Bab. 158
159 Bab. 159
160 Bab. 160
161 Bab. 161
162 Bab. 162
163 Bab. 163
164 Bab. 164
165 Bab. 165
166 Bab. 166
167 Bab. 167
168 Bab. 168
169 Bab. 169
170 Bab. 170
171 Bab. 171
172 Bab. 172
173 Bab. 173
174 Bab. 174
175 Bab. 175
176 Bab. 176
177 Bab. 177
178 Bab. 178
179 Bab. 179
180 Bab. 180
181 Bab. 181
182 Bab. 182
183 Bab. 183
184 Bab. 184
185 Bab. 185
186 Bab. 186
187 Bab. 187
188 Bab. 188
189 Bab. 189
190 Bab. 190
191 Bab. 191
192 Bab. 192
193 Bab. 193
194 Bab. 194
195 Bab. 195
196 Bab. 196
197 Bab. 197
198 Bab. 198
199 Bab. 199
200 Bab. 200
201 Bab. 201
202 Bab. 202
203 Bab. 203
204 Bab. 204
205 Bab. 205
206 Bab. 206
207 Bab. 207
208 Bab. 208
209 Bab. 209
210 Bab. 210
211 Bab. 211
212 Bab. 212
213 Bab. 213
214 Bab. 214
215 Bab. 215
216 Bab. 216
217 Bab. 217
218 Bab. 218
219 Bab. 219
220 Bab. 220
221 Bab. 221
222 Bab. 222
223 Bab. 223
224 Bab. 224.
225 Bab. 225
226 Bab. 226
227 Bab. 227
228 Bab. 228
229 Bab. 229
230 Bab. 230
231 Bab. 231
232 Bab. 232
233 Bab. 233
234 Bab. 234
235 Bab. 235
236 Bab. 236
237 Bab. 237
238 Bab. 238
239 Bab. 239
240 Bab. 240
241 Bab. 241
242 Bab. 242
243 Bab. 243
244 Bab. 244
245 Bab. 245
246 Bab. 246
247 Bab. 247
248 Bab. 248
249 Bab. 249
250 Bab. 250
251 Bab. 251
252 Bab. 252
253 Bab. 253 (Part Ending)
254 Pesan Author
Episodes

Updated 254 Episodes

1
Bab. 1
2
Bab. 2
3
Bab. 3
4
Bab. 4
5
Bab. 5
6
Bab. 6
7
Bab 7
8
Bab. 8
9
Bab. 9
10
Bab. 10
11
Bab. 11
12
Bab. 12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16
17
Bab. 17
18
Bab. 18
19
Bab. 19
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab. 29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab. 71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
Bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab. 98
99
Bab. 99
100
Bab 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116
117
Bab. 117
118
Bab. 118
119
Bab. 119
120
Bab. 120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133
134
Bab. 134
135
Bab. 135
136
Bab. 136
137
Bab. 137
138
Bab. 138
139
Bab. 139
140
Bab. 140
141
Bab. 141
142
Bab. 142
143
Bab. 143
144
Bab. 144
145
Bab. 145
146
Bab. 146
147
Bab. 147
148
Bab. 148
149
Bab. 149
150
Bab. 150
151
Bab. 151
152
Bab. 152
153
Bab. 153
154
Bab. 154
155
Bab. 155
156
Bab. 156
157
Bab. 157
158
Bab. 158
159
Bab. 159
160
Bab. 160
161
Bab. 161
162
Bab. 162
163
Bab. 163
164
Bab. 164
165
Bab. 165
166
Bab. 166
167
Bab. 167
168
Bab. 168
169
Bab. 169
170
Bab. 170
171
Bab. 171
172
Bab. 172
173
Bab. 173
174
Bab. 174
175
Bab. 175
176
Bab. 176
177
Bab. 177
178
Bab. 178
179
Bab. 179
180
Bab. 180
181
Bab. 181
182
Bab. 182
183
Bab. 183
184
Bab. 184
185
Bab. 185
186
Bab. 186
187
Bab. 187
188
Bab. 188
189
Bab. 189
190
Bab. 190
191
Bab. 191
192
Bab. 192
193
Bab. 193
194
Bab. 194
195
Bab. 195
196
Bab. 196
197
Bab. 197
198
Bab. 198
199
Bab. 199
200
Bab. 200
201
Bab. 201
202
Bab. 202
203
Bab. 203
204
Bab. 204
205
Bab. 205
206
Bab. 206
207
Bab. 207
208
Bab. 208
209
Bab. 209
210
Bab. 210
211
Bab. 211
212
Bab. 212
213
Bab. 213
214
Bab. 214
215
Bab. 215
216
Bab. 216
217
Bab. 217
218
Bab. 218
219
Bab. 219
220
Bab. 220
221
Bab. 221
222
Bab. 222
223
Bab. 223
224
Bab. 224.
225
Bab. 225
226
Bab. 226
227
Bab. 227
228
Bab. 228
229
Bab. 229
230
Bab. 230
231
Bab. 231
232
Bab. 232
233
Bab. 233
234
Bab. 234
235
Bab. 235
236
Bab. 236
237
Bab. 237
238
Bab. 238
239
Bab. 239
240
Bab. 240
241
Bab. 241
242
Bab. 242
243
Bab. 243
244
Bab. 244
245
Bab. 245
246
Bab. 246
247
Bab. 247
248
Bab. 248
249
Bab. 249
250
Bab. 250
251
Bab. 251
252
Bab. 252
253
Bab. 253 (Part Ending)
254
Pesan Author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!