Reina Juga Cocok Jadi Istri

Makan siang kali ini benar-benar terasa hambar untuk Reina. Padahal dia yang memasak semua makanan ini. Tentu saja dia sudah memastikan jika rasanya pas tadi. Namun, sepertinya karena kedatangan wanita cantik yang dari tadi selalu datang menempel pada Ayahnya, membuat selera makan Reina hilang seketika.

"Mau tambah sayurnya lagi El? Biar aku ambilkan" kata Zayna dengan tatapan penuh arti pada Elion.

Reina menatap sinis pada Zayna yang sedang mengambilkan sayuran untuk Ayahnya.

"Ayahku gak suka makanan yang berkuah. Dia lebih suka yang gurih" celetuk Reina dengan santainya.

Reina akhirnya mengambil kesempatan ini dengan mengambilkan Elion ikan goreng. Hal ini tentu membuat Zayna menggeram kesal. Tangannya menggenggam centong sayur dengan erat. Lalu dia jatuh kembali centong sayur itu di tempatnya.

"Maaf ya"

Elion masih mencoba bersikap baik pada Zayna yang sejatinya memang teman kuliahnya, dulu. Zayna hanya mencoba tersenyum manis dengan tangan yang mengepal erat di bawah meja.

"Tuhkan El, Zayna ini memang sudah sangat pandai jika dia menjadi seorang istri"

Zayna tersenyum senang mendengar pujian dari Nonya Rinjani. Dia merasa mendapatkan dukungan penuh dari Nyonya Rinjani. Meski sebenarnya Zayna sangat malas melayani calon anak tirinya yang sangat menyebalkan, menurutnya.

"Enak gak Dad masakannya?" Tanya Reina, sengaja mengalihkan ucapan mengesalkan dari Oma Rinjani.

Elion yang d tanya sedikit bingung, tapi dia memilih mengiyakan saja. "Iya"

"Berarti Reina juga cocok dong ya sebagai seorang istri"

Uhuk...Uhuk...

Elion benar-benar terkejut dengan celetukan seenaknya dari anaknya ini. Elion tahu jika sikap Reina memang suka asal nyeletuk jika berbicara. Tapi, kali ini Elion merasa ada yang berbeda dari nada bicara Reina. Anak angkatnya itu memiliki nada serius yang tidak di sadari oleh yang lain saat dia berbicara seperti itu.

"Aduh anak Daddy jangan buru-buru ninggalin Daddy untuk nikah dong"

Elion mencoba menanggapi ucapan Reina tadi dengan santai. Namun, hatinya merasa deg-degan dengan apa yang barusan di ucapkan oleh anaknya itu.

Apa maksud perkataan Reina? Gak mungkin kan maksudnya jadi istriku? Aduh jangan mkir yang aneh-aneh Elion, kamu bener-bener hina. Itu anak kamu sendiri. Gak mungkin juga dia memikirkan hal itu. Kamu adalah ayahnya, Elion.

"Bagus kalo kamu sadar, cepatlah nikah biar tidak menjadi beban anak ku terus" ketus Oma Rinjani

Reina merasa harapannya hancur seketika. Omanya memang tidak pernah menyukainya. Bahkan dia tidak pernah menganggap keberadaannya di keluarga ini. Tapi, apa harus berkata semenyakitkan itu di depan banyak orang seperti ini? Reina benar-benar merasa terluka saat ini.

"Mam, udah deh. Jangan menyudutkan anak ku terus"

Perkataan tegas Elion berhasil membuat mulut Ibunya bungkam. Makan siang pun berlanjut dengan keheningan.

Selesai makan siang, semuanya memilih untuk berkumpul di ruang keluarga. Namun tidak dengan Reina. Dia memilih pergi ke dapur dan berdiam diri di sana. Perkataan Omanya tadi, benar-benar membuat Reina sedikit terpukul.

Elion yang dari tadi tidak melihat anaknya kembali ikut berkumpul dengan keluarga. Akhirnya Elion memilih menyusul Reina ke dapur.

Reina yang sedang duduk di teras pintu belakang di dapur, dengan minuman dan cemilan yang menemaninya. Meski sedang sedih, tapi cemilan tetap tidak ketinggalan untuk Reina yang hobby nya ngemil.

Elion duduk di sampingnya, dia cium puncak kepala Reina seperti biasa yang sering dia lakukan. "Maafin Oma ya, dia memang seperti itu"

Reina tidak menjawabnya, dia sedang tidak ingin membahas tentang Omanya itu.

"Daddy mau nikah dengan tante Zayna?"

Elion terdiam melihat tatapan tidak suka Reina. Elion berpikir mungkin Reina takut kalo di menikah dan mempunyai istri. Maka nanti Reina tidak mendapatkan kasih sayangnya lagi.

"Tidak Sayang, lagian Daddy cukup hidup berdua denganmu. Tidak perlu memiliki istri. Jadi, kamu tidak perlu takut jika Daddy tidak akan menyayangimu lagi, meskipun Daddy terpaksa harus menikah suatu saat nanti"

"Tapi, Rein tahu kalo niat Oma membawa Tante Zayna itu pasti untuk di jodohkan sama Daddy. Udah kelihatan banget" Reina berdecak kesal di akhir kalimatnya. Dia tidak suka dengan cara Omanya yang mau menjodohkan ayahnya dengan Zayna.

Elion tahu itu, tapi dia juga tidak bisa terlalu keras pada Ibunya itu. Karena mau bagaimana pun, dia tetaplah Ibunya. Wanita yang telah melahirkannya.

Dan Reina juga tahu jika Omanya adalah tipe orang yang keras kepala. Apa yang dia putuskan akan dia laksanakan bagaimana pun caranya. Jadi, tidak aneh kalo Omanya itu mengambil jalan drastis untuk mempersatukan Elion dengan Zayna apalagi Oma Rinjani terlihat senang sekali dengan Zayna. Memikirkan ini, hati Reina jadi semakin bergemuruh tidak tenang. Tangannya mengepal.

Elion yang melihat ekspresi anaknya dan juga tangannya yang mengepal erat, tentu menunjukan rasa kesal Reina saat ini.

Elion menghela nafa berat. "Emangnya Rein gak mau punya Mami? Nanti Rein bisa jalan breng dan shopping bareng. Atau Rein juga bisa menceritakan kisah cinta pertama kamu sama Mami kamu itu. Lagian selama ini, Daddy belum pernah mendengar jika kamu sudah jatuh cinta atau menyukai seorang pria. Padahal anak Daddy ini sudah sebesar ini"

Bukan jawaban yang di terima Elion dari anaknya. Dengan sangat tiba-tiba Reina berbalik dan melingkarkan tangannya di leher Elion, menariknya untuk semakin dekat dengan tubuhnya dan *CUP* Elion merasakan sensasi lembut dan basah di bibirnya.

Elion shock mendadak dan belum sempat dia berkutik, Reina sudah mulai berani dengan mengigit bibir Elion dan Elion pun sontak meringis. Lalu, Reina melepaskannya sebelum Elion mendorongnya.

Seketika suasana hening dan suara ketawa di ruang tamu pun tidak bisa memecah ketegangan antara Elion dan Reina yang saling menatap.

Elion mengusap mulutnya yang meninggalkan jejak basah disana dengan tangannya sambil menatap Reina dengan tatapan tidak percaya. Sedangkan Reina hanya menatap Elion dengan tatapan penuh arti namun ekspresinya terlihat sedih dan matanya penuh dengan rasa sakit. Karena mau bagaimana pun sikapnya, Reina tetap mengingat hubungan antara dirinya dan Elion. Cintanya terlarang.

Lalu tanpa bicara apapun, Reina mengambil nampan yang berisi minuman dan cemilan dan masuk kembali ke dalam rumah dan meninggalkan ayahnya yang masih diam mematung di teras pintu belakang.

Sampai di ruang keluarga, Reina hanya duduk diam di dekat sahabatnya, Rista. Elion pun sudah kembali dan duduk diam di dekat Zayna. Namun tatapannya terus berada pada sosok Reina. Reina cuek dan malah menawari Rista minum dan cemilan yang tadi di bawanya.

Tapi, Rista yang ditawari minum dan cemilan oleh Reina tidak menjawab, kepalanya menunduk dan tangannya saling bertaut. Reina pun menyentuh bahunya. "Ris, lo kenapa?"

Kali ini Rista tersadar dan menatap Reina dengan pandangan kaget. Dia terlihat salah tingkah saat menjawab "Eh, iya, kenapa Rein? Sori tadi gue lagi mikirin sesuatu."

Reina pun memberikan minuman di tangannya pada Rista "Nih, gue bikinin  lemon tea kesukaan lo"

Rista gelagapan menerima minuman yang di buatkan oleh sahabatnya itu. "I-iya, bener hahaha...thanks."

Reina sedikit bingung dengan tingkah Rista kali ini. Tapi pandangannya langsung teralihkan saat mendengar suara Zayna yang menggoda Elion.

"Kapan-kapan kita dinner berdua ya El" kata Zayna dengan tangannya yang mengelus paha Elion.

Ekspresi Reina langsung berubah beberapa detik, sebelum kembali berekspresi normal. Namun, tangannya meremas pakaiannya, mengepal erat.

Rista yang duduk disamping Reina, menatap tangan Reina yang mengepal erat lalu mengamati ekspresinya kemudian melihat ke arah pandangan Reina yaitu Elion yang sedang duduk di samping Zayna. Rista pun mengigit bibir bawahnya.

Bersambung

Jangan lupa like komen di setiap chapter... kasih hadiahnya dan votenya juga.. Aku tunggu dukungannya..

Terpopuler

Comments

Erna Fadhilah

Erna Fadhilah

kayaknya rysta lihat reina waktu nyium daddy nya

2022-12-28

1

Latifah Ati

Latifah Ati

sebenarnya si bukan cinta terlarang krn Elion dan Reina ga punya hubungan darah...lanjut thor

2022-09-23

3

lihat semua
Episodes
1 Mengadopsinya
2 Perasaan Cinta Terlarang
3 Reina Juga Cocok Jadi Istri
4 I Love You Dad
5 Membuat Daddy Jatuh Cinta?!
6 Mendekati Darren
7 Lupakan Perasaanmu!
8 Hanya Saling Menyakiti
9 Pernyataan Cinta Darren Yang Tak Terjawab
10 Ancaman Zayna
11 Pilahan Sulit
12 Berakhir Sesingkat Ini?!
13 Memilih Pergi
14 Mulai Terselesaikan
15 Akhirnya Tersebar Luas
16 Kau Hanya Membuatku Terluka?!
17 Ibu Yang Egois
18 Menceritakan Semuanya
19 Kembali Bersama
20 Kembalikan Elion?!
21 Selamat Tinggal, Mas?!
22 Kehidupan Reina
23 Kehidupan Elion
24 Suami Kalian Kemana?
25 Reina Sudah Menikah?!
26 Apa Ayah Rion Ada Disini?!
27 Tidak Asing?!
28 Karena Aku Sudah Tidak Mencintaimu?!
29 Rion Tidak Pernah Bertemu Papa
30 Apa Rion Adalah Anakku?
31 Trauma Reina
32 Aku Merindukan Pelukan Ini?!
33 Belum Menikah, Tapi Bisa Punya Anak?!
34 Menghindar Tidak Akan Menyelesaikan Apapun
35 Aku Merindukan Semua Ini
36 Tiba-tiba Menikah
37 Ciuman Pelepas Rindu
38 Durasi Terlama?!
39 Reina Adalah Kebahagiaan Elion
40 Merajuk
41 Piknik Dadakan Di Akhir Pekan
42 Masih Menatap Ragu
43 Aku Bukan Istrinya?!
44 Salah Faham
45 Aku Hanya Mencintaimu
46 Minta Maaf
47 Ada Apa Dengan Ratih Dan Zayna?
48 Saling Memaafkan
49 Bohongnya Elion
50 Daddy Is My Husband
51 Author Menyapa
52 Noda Dan Luka
53 Pengganti Istri Pertama
54 Kisah Rion Akan Dimulai
55 S2 (Kinara?)
56 S2 (Aku Harus Bagaimana Sekarang?)
57 S2 (Apa Tidak Ingin Menjelaskan?)
58 S2 (Apa Hanya Aku Yang Terlalu Mencintainya?)
59 S2 (Sebenarnya Kemana Kamu Pergi?)
60 S2 (Mencari Tahu Semua Tentangmu)
61 S2 (Apa Kau Melupakanku?)
62 S2 (Tidak Bisa Bersamamu Lagi)
63 S2 (Apa Benar Melakukannya?!)
64 S2 (Melakukan Kesalahan Besar)
65 S2 (Tetap Ingin Menemuimu)
66 S2 (Tidak Ada Harapan Lagi Untuk Kita)
67 S2 (Semua Hal Tertuju Padamu)
68 S2 (Mencari Bukti Tentang Malam Itu)
69 S2 (Jeslyn Hamil?)
70 S2 (Pernikahan Batal)
71 S2 (Kami Berpacaran)
72 S2 (Masih Berharap Bisa Kembali Bersama)
73 S2 (Tidak Izinkan Kau Pergi Seperti Ini)
74 S2 (Akan Bahagia Jika Kamu Disampingku)
75 S2 (Harus Menepati Janjimu!)
76 S2 (Selalu Berusaha Membuatmu Sembuh)
77 S2 (Tidak Akan Menerima Donor Apapun Darimu!)
78 S2 (Aku Ingin Hidup Lebih Lama)
79 S2 (Ayo Menikah)
80 S2 (Ingin Menikmati Sisa Hidupnya)
81 S2 (Kekuatan Cinta Akan Membuatmu Sembuh)
82 S2 (Pernikahan Penuh Haru)
83 S2 (Menunggumu Memberikan Hak Padaku?!)
84 S2 (Tidur Sebentar, Aku Lelah?)
85 S2 (Katanya Hanya Tidur)
86 S2 (Janjinya Hanya Tidur Sebentar)
87 S2 (Belum Pasti Kapan Kinara Terbangun)
88 S2 (Kamu Tidak Boleh Lelah, Sayang)
89 S2 (Beristirahatlah, Aku Ikhlas)
90 S2 (Sekarang Aku Harus Bagaimana?)
91 S2 (Hari-hariku Masih Sama)
92 S2 (Beruang Kutub?)
93 S2 (Lebih Banyak Minusnya)
94 S2 (Bersenang-senang Untuk Diri Sendiri)
95 S2 (Apa Tuan Perhatian Pada Saya?)
96 S2 (Harus Diberi Pelajaran!)
97 S2 (Kinara Tidak Akan Tergantikan Oleh Siapapun?)
98 S2 (Perubahan Rion?!)
99 S2 (Ajakan Makan Malam)
100 S2 (Pergi Ke Sebuah Tempat Sederhana)
101 S2 (Dia Bukan Pacarku, Tapi Istriku!)
102 S2 (Terngiang Ucapan Nayra?!)
103 S2 (Apa Bisa Jatuh Cinta Lagi?)
104 S2 (Gadis Ceria Yang Merubah Cara Berpikirku)
105 S2 (Tidak Bisa Menahan Diri?!)
106 S2 (Harus Menjelaskan Semuanya)
107 S2 (Memberikan Kejelasan Tentang Kita)
108 S2 (Jangan Katakan Itu!)
109 S2 (Keluarga Yang Menerimaku)
110 S2 (Terima Kasih Karena Sudah Menerimaku)
111 S2 (Kedatangan Sahabat Lama)
112 S2 (Tidak Diperlakukan Baik)
113 S2 (Ancaman Yang Tepat)
114 S2 (Asalkan Selalu Mendapat Ciumanmu)
115 S2 (Kau Cinta Terakhirku)
116 S2 (Nayra Sakit)
117 S2 (Tidak Ada Yang Mengkhawatirkanku)
118 S2 (Bahagia Karena Bisa Memeluknya)
119 S2 (Ingin Kau Menjadi Istriku)
120 S2 (Cinta Pertama Dan Terakhir)
121 S2 (Nayra Semakin Terluka)
122 S2 (Hanya Seorang Anak Terabaikan)
123 S2 (Bisa Memeluk Kakak, Sudah Cukup Bagiku)
124 S2 (Hidupmu Lebih Beruntung Dariku, Gina)
125 S2 (Yakin Untuk Menikah)
126 S2 (Tidak Seharusnya Terlahir)
127 S2 (Menceritakan Semuanya)
128 S2 (Gaun Pengantin Kinara?!)
129 S2 (Wanita Lebih Baik Dari Kinara)
130 S2 (Wanita Baik Untuk Rion)
131 S2 (Pernikahan Tanpa Hadirnya Seorang Ayah)
132 S2 (Apakah Ini Yang Pertama Baginya?)
133 S2 (Ada Apa Dengan Tio Dan Rena?)
134 S2 (Bagaimana Jika Aku Hamil?)
135 S2 (Cerita Rena, Tidak Bisa Aku Ceritakan)
136 S2 (Tidak Bisa Bahagia, Buatlah Orang Lain Bahagia"
137 S2 (Kapan Aku Menggodanya?!)
138 S2 (Pertemuan Pertama Rena Dan Tio)
139 S2 (Cinta Bisa Tumbuh Karena Rasa Penasaran)
140 S2 (Hadiah Untuk Wanita Hebatku)
141 S2 (Ada Aku Sebagai Sandaranmu)
142 S2 (Gadis SMA Di Masa Lalu Tio)
143 S2 (Tentang Sapu Tangan Dan Pena)
144 S2 (Pemberi Pena Dan Sapu Tangan Itu?)
145 S2 (Pria Yang Memikirkan Perasaan Istrinya)
146 S2 (Masih Mencoba Menutup Hati)
147 S2 (Aku Tidak Sama Dengan Pria Lain)
148 S2 (Tidak Papa Jika Tak Punya Ayah)
149 S2 (Keputusan Ibu Selama Ini, Ternyata Salah Besar)
150 S2 (Mencoba Untuk Tes)
151 S2 (Karena Dia Baik, Jadi Jangan Bersamaku)
152 S2 (Masih Menahan Diri)
153 S2 (Ngidam Yang Tidak Dituruti)
154 S2 (Hanya Membantu Rena, Bukan Mengkhianatinya)
155 S2 (Tentang Masa Lalu Rena)
156 S2 (Hidup Sendiri Terasa Akan Lebih Baik)
157 S2 (Seberapa Besar Luka Hatinya?)
158 S2 (Berusaha Untuk Tidak Menyakiti Rena)
159 S2 (Pertemuan Tidak Terduga)
160 S2 (Alasan Dia Marah Kenapa?)
161 S2 (Dia Orang Yang Menghancurkan Hidupku)
162 S2 (Semakin Jatuh Cinta Padamu)
163 S2 (Gadis Itu Ternyata Pacarnya Tio)
164 S2 (Marah, Tidak Akan Merubah Apapun)
165 S2 (Ingin Menengok Anak Kita?!)
166 S2 (Tidak Semua Pernikahan Akan Gagal)
167 S2 (Menodai Adiknya Sendiri)
168 S2 (Kenapa Semuanya Jadi Seperti Ini?)
169 S2 (Berada Di Titik Terendah Hidup Rena)
170 S2 (Tidak Akan Membiarkanmu Lari Dariku!)
171 S2 (Ayo Selesaikan Semuanya, Bu)
172 S2 (Memperbaiki Kesalahan Di Masa Lalu)
173 S2 (Semuanya Bahagia Pada Akhirnya)
174 Terpenjara Dendam Pengacara Lin
175 Cerita Devan Realis
Episodes

Updated 175 Episodes

1
Mengadopsinya
2
Perasaan Cinta Terlarang
3
Reina Juga Cocok Jadi Istri
4
I Love You Dad
5
Membuat Daddy Jatuh Cinta?!
6
Mendekati Darren
7
Lupakan Perasaanmu!
8
Hanya Saling Menyakiti
9
Pernyataan Cinta Darren Yang Tak Terjawab
10
Ancaman Zayna
11
Pilahan Sulit
12
Berakhir Sesingkat Ini?!
13
Memilih Pergi
14
Mulai Terselesaikan
15
Akhirnya Tersebar Luas
16
Kau Hanya Membuatku Terluka?!
17
Ibu Yang Egois
18
Menceritakan Semuanya
19
Kembali Bersama
20
Kembalikan Elion?!
21
Selamat Tinggal, Mas?!
22
Kehidupan Reina
23
Kehidupan Elion
24
Suami Kalian Kemana?
25
Reina Sudah Menikah?!
26
Apa Ayah Rion Ada Disini?!
27
Tidak Asing?!
28
Karena Aku Sudah Tidak Mencintaimu?!
29
Rion Tidak Pernah Bertemu Papa
30
Apa Rion Adalah Anakku?
31
Trauma Reina
32
Aku Merindukan Pelukan Ini?!
33
Belum Menikah, Tapi Bisa Punya Anak?!
34
Menghindar Tidak Akan Menyelesaikan Apapun
35
Aku Merindukan Semua Ini
36
Tiba-tiba Menikah
37
Ciuman Pelepas Rindu
38
Durasi Terlama?!
39
Reina Adalah Kebahagiaan Elion
40
Merajuk
41
Piknik Dadakan Di Akhir Pekan
42
Masih Menatap Ragu
43
Aku Bukan Istrinya?!
44
Salah Faham
45
Aku Hanya Mencintaimu
46
Minta Maaf
47
Ada Apa Dengan Ratih Dan Zayna?
48
Saling Memaafkan
49
Bohongnya Elion
50
Daddy Is My Husband
51
Author Menyapa
52
Noda Dan Luka
53
Pengganti Istri Pertama
54
Kisah Rion Akan Dimulai
55
S2 (Kinara?)
56
S2 (Aku Harus Bagaimana Sekarang?)
57
S2 (Apa Tidak Ingin Menjelaskan?)
58
S2 (Apa Hanya Aku Yang Terlalu Mencintainya?)
59
S2 (Sebenarnya Kemana Kamu Pergi?)
60
S2 (Mencari Tahu Semua Tentangmu)
61
S2 (Apa Kau Melupakanku?)
62
S2 (Tidak Bisa Bersamamu Lagi)
63
S2 (Apa Benar Melakukannya?!)
64
S2 (Melakukan Kesalahan Besar)
65
S2 (Tetap Ingin Menemuimu)
66
S2 (Tidak Ada Harapan Lagi Untuk Kita)
67
S2 (Semua Hal Tertuju Padamu)
68
S2 (Mencari Bukti Tentang Malam Itu)
69
S2 (Jeslyn Hamil?)
70
S2 (Pernikahan Batal)
71
S2 (Kami Berpacaran)
72
S2 (Masih Berharap Bisa Kembali Bersama)
73
S2 (Tidak Izinkan Kau Pergi Seperti Ini)
74
S2 (Akan Bahagia Jika Kamu Disampingku)
75
S2 (Harus Menepati Janjimu!)
76
S2 (Selalu Berusaha Membuatmu Sembuh)
77
S2 (Tidak Akan Menerima Donor Apapun Darimu!)
78
S2 (Aku Ingin Hidup Lebih Lama)
79
S2 (Ayo Menikah)
80
S2 (Ingin Menikmati Sisa Hidupnya)
81
S2 (Kekuatan Cinta Akan Membuatmu Sembuh)
82
S2 (Pernikahan Penuh Haru)
83
S2 (Menunggumu Memberikan Hak Padaku?!)
84
S2 (Tidur Sebentar, Aku Lelah?)
85
S2 (Katanya Hanya Tidur)
86
S2 (Janjinya Hanya Tidur Sebentar)
87
S2 (Belum Pasti Kapan Kinara Terbangun)
88
S2 (Kamu Tidak Boleh Lelah, Sayang)
89
S2 (Beristirahatlah, Aku Ikhlas)
90
S2 (Sekarang Aku Harus Bagaimana?)
91
S2 (Hari-hariku Masih Sama)
92
S2 (Beruang Kutub?)
93
S2 (Lebih Banyak Minusnya)
94
S2 (Bersenang-senang Untuk Diri Sendiri)
95
S2 (Apa Tuan Perhatian Pada Saya?)
96
S2 (Harus Diberi Pelajaran!)
97
S2 (Kinara Tidak Akan Tergantikan Oleh Siapapun?)
98
S2 (Perubahan Rion?!)
99
S2 (Ajakan Makan Malam)
100
S2 (Pergi Ke Sebuah Tempat Sederhana)
101
S2 (Dia Bukan Pacarku, Tapi Istriku!)
102
S2 (Terngiang Ucapan Nayra?!)
103
S2 (Apa Bisa Jatuh Cinta Lagi?)
104
S2 (Gadis Ceria Yang Merubah Cara Berpikirku)
105
S2 (Tidak Bisa Menahan Diri?!)
106
S2 (Harus Menjelaskan Semuanya)
107
S2 (Memberikan Kejelasan Tentang Kita)
108
S2 (Jangan Katakan Itu!)
109
S2 (Keluarga Yang Menerimaku)
110
S2 (Terima Kasih Karena Sudah Menerimaku)
111
S2 (Kedatangan Sahabat Lama)
112
S2 (Tidak Diperlakukan Baik)
113
S2 (Ancaman Yang Tepat)
114
S2 (Asalkan Selalu Mendapat Ciumanmu)
115
S2 (Kau Cinta Terakhirku)
116
S2 (Nayra Sakit)
117
S2 (Tidak Ada Yang Mengkhawatirkanku)
118
S2 (Bahagia Karena Bisa Memeluknya)
119
S2 (Ingin Kau Menjadi Istriku)
120
S2 (Cinta Pertama Dan Terakhir)
121
S2 (Nayra Semakin Terluka)
122
S2 (Hanya Seorang Anak Terabaikan)
123
S2 (Bisa Memeluk Kakak, Sudah Cukup Bagiku)
124
S2 (Hidupmu Lebih Beruntung Dariku, Gina)
125
S2 (Yakin Untuk Menikah)
126
S2 (Tidak Seharusnya Terlahir)
127
S2 (Menceritakan Semuanya)
128
S2 (Gaun Pengantin Kinara?!)
129
S2 (Wanita Lebih Baik Dari Kinara)
130
S2 (Wanita Baik Untuk Rion)
131
S2 (Pernikahan Tanpa Hadirnya Seorang Ayah)
132
S2 (Apakah Ini Yang Pertama Baginya?)
133
S2 (Ada Apa Dengan Tio Dan Rena?)
134
S2 (Bagaimana Jika Aku Hamil?)
135
S2 (Cerita Rena, Tidak Bisa Aku Ceritakan)
136
S2 (Tidak Bisa Bahagia, Buatlah Orang Lain Bahagia"
137
S2 (Kapan Aku Menggodanya?!)
138
S2 (Pertemuan Pertama Rena Dan Tio)
139
S2 (Cinta Bisa Tumbuh Karena Rasa Penasaran)
140
S2 (Hadiah Untuk Wanita Hebatku)
141
S2 (Ada Aku Sebagai Sandaranmu)
142
S2 (Gadis SMA Di Masa Lalu Tio)
143
S2 (Tentang Sapu Tangan Dan Pena)
144
S2 (Pemberi Pena Dan Sapu Tangan Itu?)
145
S2 (Pria Yang Memikirkan Perasaan Istrinya)
146
S2 (Masih Mencoba Menutup Hati)
147
S2 (Aku Tidak Sama Dengan Pria Lain)
148
S2 (Tidak Papa Jika Tak Punya Ayah)
149
S2 (Keputusan Ibu Selama Ini, Ternyata Salah Besar)
150
S2 (Mencoba Untuk Tes)
151
S2 (Karena Dia Baik, Jadi Jangan Bersamaku)
152
S2 (Masih Menahan Diri)
153
S2 (Ngidam Yang Tidak Dituruti)
154
S2 (Hanya Membantu Rena, Bukan Mengkhianatinya)
155
S2 (Tentang Masa Lalu Rena)
156
S2 (Hidup Sendiri Terasa Akan Lebih Baik)
157
S2 (Seberapa Besar Luka Hatinya?)
158
S2 (Berusaha Untuk Tidak Menyakiti Rena)
159
S2 (Pertemuan Tidak Terduga)
160
S2 (Alasan Dia Marah Kenapa?)
161
S2 (Dia Orang Yang Menghancurkan Hidupku)
162
S2 (Semakin Jatuh Cinta Padamu)
163
S2 (Gadis Itu Ternyata Pacarnya Tio)
164
S2 (Marah, Tidak Akan Merubah Apapun)
165
S2 (Ingin Menengok Anak Kita?!)
166
S2 (Tidak Semua Pernikahan Akan Gagal)
167
S2 (Menodai Adiknya Sendiri)
168
S2 (Kenapa Semuanya Jadi Seperti Ini?)
169
S2 (Berada Di Titik Terendah Hidup Rena)
170
S2 (Tidak Akan Membiarkanmu Lari Dariku!)
171
S2 (Ayo Selesaikan Semuanya, Bu)
172
S2 (Memperbaiki Kesalahan Di Masa Lalu)
173
S2 (Semuanya Bahagia Pada Akhirnya)
174
Terpenjara Dendam Pengacara Lin
175
Cerita Devan Realis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!