3 bulan berlalu.
Anna dan Alex memilih menetap di Indonesia, bahkan keduanya di kabarkan akan menikah dalam kurun waktu 1 minggu lagi.
Pernikahan yang seharusnya di lakukan sejak 3 bulan yang lalu pun harus di undur karena Anna ingin fokus dalam kasus Jodie dan mantan mertua nya.
Dan, dalam 1 bulan ini Momny Alex di bantu oleh Lyona dan Sofia untuk menyiapkan pernikahan kedua Anna.
Lyona kembali memenangkan kasus yang Anna layangkan untuk keluarga Adiningrat, bahkan Laura pun berdecak kesal karena sang pengacara yang dia bayar kalah telak oleh Lyona.
Seperti saat ini, Lyona, Sofia serta Mommy sedang duduk di ruang keluarga mansion Alex. Mereka sedang menunggu pegawai butiq yang akan menunjukan pakaian untuk nanti acara.
"Bagaimana untuk gaun pengantinnya?" tanya Sofia polos.
"Ck, dasar bocah. Ya jelas Anna mendesain sendiri lah, jangan bilang kau lupa siapa Anna" ketus Lyona dengan kesal.
Sofia hanya cengengesan saja, dia lalu memeluk Lyona yang sedang kesal padanya.
Lyona hanya memutar bola mata nya dengan malas, sedangkan Mommy hanya menggelengkan kepala melihat keduanya.
Sofia datang sejak 2 bulan yang lalu, dia sudah lulus kuliah dengan biaya dari sang Kakak Ipar, Ishak. Dia juga membuktikan bahwa dia bisa membuat bangga Kakak dan Ipar nya, bahkan Sofia menghadiahkan sebuah nilai yang begitu sempurna.
"Kapan Kak Frisil datang?" tanya Lyona mengusap lembut punggung Sofia.
"Besok mereka akan sampai disini, Kak" jawab Sofia melepaskan pelukannya.
Sofia lalu menatap Momny Alex dengan pandangan yang penuh maksud.
"Ada apa?" tanya Momny.
"Bibi, bolehkah aku dan keluarga Kak Frisil memakai rancanganku sendiri" jelas Sofia dengan menunduk takut.
Mommy tersenyum, dia lalu mengusap lembut kepala Sofia.
"Tentu saja, kalian bebas mau memakai rancangan siapa" balas Mommy dengan lembut.
"Terimakasih Bibi" ucap Sofia bahagia.
Mommy menganggukan kepala nya serta tersenyum pada Sofia.
"Sofia, apa kamu sudah menemui orangtuamu di penjara?" tanya Lyona hati-hati.
Hufh.
"Belum, aku akan menemui nya nanti bersama Kak Frisil dan Kak Ishak" jawab Sofia.
Tap.
Tap.
Percakapan mereka terhenti saat terdengar derap langkah dari arah pintu utama.
"Anna" panggil Lyona dengan tersenyum.
"Hei, maaf lama ya" balas Anna tak enak, lalu Anna mendekati Mommy dan memeluk nya sekilas.
"Darimana aja memang nya, Kak? Gak mungkin kan kalau cari cincin sampai 3 jam begini?" tanya Sofia kepo sekalogus heran.
Anna hanya tersenyum kikuk saja, apalagi saat tatapan mertua dan Lyona menunggu jawaban dari nya.
"Kami tadi jalan-jalan dulu dan makan siang di luar" jelas Alex yang baru saja tiba.
Anna mengangguk dengan kikuk.
"Ck, kalian sungguh kejam sekali dan apa ini? Kalian tidak membawa apapun untuk kita?" celetk Lyona mendramatis.
Mommy langsung saja tertawa kecil begitupun dengan Sofia.
"Tuh ada di meja makan, kalian makan dulu saja sebelum pihak butiq datang" ucap Anna tersenyum.
"Uhh lets go" pekik Sofia dengan semangat.
"Yasudah Mommy makan siang dulu ya, kalian tunggu saja dulu disini" ucap Mommy bangkit dari duduk nya.
"Iya Mom" balas Anna lembut.
Kemudian Mommy pergi menyusul Lyona dan Sofia yang sudah berjalan lebih dulu ke ruang makan.
Anna duduk dengan menyenderkan badannya pada sandaran sofa disana. Dia cukup lelah karena Alex ingin di temani untuk jalan-jalan dan juga bermain di salah satu pasar kaget yang ada di Taman.
"Berbaringlah" perintah Alex sambil menepuk paha nya.
Lalu Anna pun menjatuhkan kepala nya di paha Alex, kemudian kaki nya di luruskan dengan helaan nafas lelah.
🍌
Semua persiapan pernikahan sudah rampung, Mommy benar-benar mengurus nya sendiri tanpa ada campur tangan orang luar selain keluarga.
Keamana dari dua keluarga pun di kerahkan dengan ketat, bahkan mereka sampai ada yang menyamar jadi tamu undangan agar lebih leluasa.
Bukan sombong atau apapun, namun Daddy Alex takut akan terjadi hal yang di luar dugaan mereka. Karena Anna adalah model papan atas, sekaligus desainer dan pemilik Mahendra. Begitupun dengan Alex, Daddy takut kalau musuh saingannya ada disana dengan diam-diam membawa rencana jahat.
Tak terasa waktu bergulir begitu cepat, besok adalah dimana hari bahagia untuk Alex dan Anna.
Alex duduk dengan santai di balkon kamar nya, dengan di temani makanan ringan yang terhidang di meja.
"Lambat laun kau akan mencintaiku tanpa kau rasakan sama sekali, Anna" gumam Alex tersenyum dengan pancaran bahagia.
"Uhh entah kenapa aku sangat tergila-gila padamu, Ann" gumam nya lagi dengan terkekeh.
"Besok adalah hari dimana aku akan menjadi pemilikmu seutuh nya, besok adalah hari bahagia kita An. Aku akan membuatmu selalu tersenyum bahagia tanpa ada air mata kesedihan di wajah mu, sayang" gumam Alex dengan begitu bahagia.
Tak terasa malam begitu larut dan menyisakan Alex yang masih diam menikmati indah nya malam.
Lalu tak lama kemudian dia berlalu dari sana untuk segera tidur agar besok tak kesiangan, begitulah pikir nya.
🍌
Matahari naik dengan membawa cahaya yang begitu indah, membuat siapa saja yang melihat dan merasakannya akan menghangat seketika.
Begitupun dengan Alex, dia dan keluarga nya sudah siap untuk menuju ke mesjid yang ada di dekat perumahan elit milik sang Tuan Anton Mahendra.
Anna meminta untuk akad di langsungkan disana dan setelah nya bisa langsung ke acara resepsi di gedung milik Alex.
"Nak, apa sudah siap?" tanya Mommy dengan membuka pintu kamar sang Putra.
"Sudah Mom, ayo" balas nya dengan menggandeng tangan sang Mommy.
"Ingat pesan Mommy dan Daddy, dia adalah wanita yang pernah trauma akan pernikahan. Jadi tugas kamu menghilangkan trauma itu dan menggantikannya dengan rasa percaya serta bahagia" jelas Mommy lembut
"Tentu saja Mom, aku mencintai nya bukan karena dia Cucu dari Kakek Anton ataupun model terkenal. Aku mencintai nya dengan sangat tulus dan hanya kebahagian yang aku janjikan padanya" balas Alex dengan yakin.
Mommy mengangguk dengan tersenyum lebar, di bawah sudah banyak orang yang menunggu. Baik dari kerabat sang Mommy maupun Daddy Alex.
Kemudian mereka berangkat dengan iringan mobil yang cukup banyak, Alex duduk bersama Mommy dan Daddy nya.
Dia merasakan gugup yang cukup kentara saat mobil yang membawa nya keluar dari halaman mansion.
"Rilexs saja" ucap Daddy menepuk pundak Alex.
Hufh.
"Gugup nya melebihi saat pertama kali menjabat CEO" kekeh Alex dengan helaan nafas kasar.
Mommy dan Daddy langsung saja tertawa kecil, keduanya mencoba ngajak Alex berbincang agar gugup yang di rasakan oleh nya hilang dan Alex menjadi rilexs.
🌸Ig: heniisw24
.
.
.
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 34 Episodes
Comments
Nindy 2212
semoga acaranya lancar jaya
2022-09-26
0