Raymond berusaha mengingat apa yang terjadi padanya.
"Argh, kepala ku sakit sekali.." rintih Raymond dengan memenangi kepalanya menggunakan dua tangan.
Kiara terkejut, sontak dia menatap Dokter. "Dok, apa yang terjadi dengannya?"
"Menurut hasil pemeriksaan, Bapak ini menderita amnesia atau lupa ingatan. Mungkin itu semua disebabkan oleh benturan yang keras di kepala sang Bapak sehingga beliau tidak mengingat masa lalu nya." jelas Dokter wanita itu.
"Amnesia? Tapi—" Kiara menatap Raymond yang tengah menutup matanya sembari memegangi kepala.
"Mas, apa saya boleh tau nama anda? Tempat tinggal? Dan mengapa anda bisa berada di tepi sungai waktu itu? Anda ingat semuanya 'kan?" Kiara tidak percaya jika pria itu amnesia.
"Nama, tempat tinggal, aku.. Aku tidak mengingat semuanya," kepala Raymond kembali dilanda oleh rasa pusing dan akhirnya Ray pun jatuh pingsan.
"Mas.." Kiara menjadi khawatir.
Dokter kembali memeriksa Raymond. "Saya harap Mbak atau siapapun jangan memaksa pasien untuk mengingat asal-usulnya, itu semua bisa membahayakan keadaan pasien."
Kiara mengangguk. "Baik, Dok. Saya paham,"
"Ya sudah, kalau begitu saya permisi. Mbak bisa melunasi biaya administrasi sekarang, karena besok jika keadaan pasien sudah membaik maka pasien boleh dibawa pulang." ucap Dokter diiringi senyum ramah.
"Terima kasih sekali lagi, Dokter." ujar Kiara sebelum Dokter pergi.
Setelah melihat Dokter yang sudah keluar dari ruangan, Kiara mendekat ke samping Jaka.
"Mas, bagaimana ini?" Kiara menjadi bingung.
"Kamu tenang dulu, Kia.. Kita akan membawa pria ini pulang ke desa, setelah dia sudah sadar dari amnesia maka kita akan mengantarkannya pulang.." saran dari Jaka.
"Aku menurut saja jika itu menurut kamu baik," Kiara tersenyum tipis dan mereka berdua menatap ke arah ranjang dimana Raymond tengah terlelap.
'Aku yakin pria ini bukan dari kalangan biasa, lihatlah wajahnya, kulitnya, sangat berbeda dengan orang desa seperti aku dan Mas Jaka' batin Kiara dalam hati.
"Mas, aku akan melunasi biaya administrasinya terlebih dahulu,"
"Biar aku saja." Jaka mencegah Kia yang kala itu ingin berbalik menuju pintu keluar.
"Tapi, Mas. Aku tidak ingin merepotkan mu,"
"Sst!!! Sudah aku katakan kamu jangan berbicara seperti itu, kamu gak pernah merepotkan aku. Jadi, mau ikut membayar administrasi atau tunggu disini?"
"Em..." Kia melirik ranjang sekilas. "Aku ikut kamu aja,"
Mereka berdua pergi menuju meja administrasi.
-----------HARI BERIKUTNYA----------
Raymond telah sadar dan keadaannya pun sudah membaik.
"Lalu siapa namaku sekarang?" Ray bertanya kepada Kiara dan Jaka.
Saat ini mereka sedang berada di dalam mobil untuk pulang ke desa.
"Nama ya?" Kiara meletakkan jari telunjuknya di dagu sembari berpikir. "A! Bagaimana jika namamu sekarang adalah Fildan." Kiara tersenyum tipis.
"Fildan? Namaku Fildan? Wah, nama yang sangat bagus.." ucap Raymond dengan tersenyum senang.
Ya, Kiara sudah menceritakan bahwa Raymond mengalami amnesia karena suatu kejadian.
Kiara ikut tersenyum senang. "Mas, gimana menurut kamu? Bagus gak kalau nama dia Fildan," Kiara melirik Jaka yang ada disebelah tengah fokus menyetir mobil.
"Bagus, pilihan kamu pasti bagus.." Jaka tersenyum manis.
"Boleh aku tau kenapa kamu memberikan nama Fildan padaku?" Ray pun jadi penasaran.
"Karena aku sangat mengidolakan penyanyi dangdut Fildan Academy.." sahut Kiara dengan antusias karena dia memang sangat mengidolakan Fildan sang penyanyi dangdut.
"Wah wah.. Jadi kamu terinspirasi dari penyanyi, aku kok tidak pernah melihatnya ya?" Raymond berpikir keras.
"Kamu tidak mengenalnya? Astaga, Mas.. Dia itu adalah penyanyi dangdut yang suaranya, beuh, merdu banget. Apalagi kalau nyanyi lagu india, begini nih.." Kiara menarik nafas dan menghembuskan perlahan.
•
•
**Kiara Putri 😘
•
•
TBC
HAPPY READING
SEE YOU NEXT PART
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 🙏🏻❤**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 158 Episodes
Comments
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
jadi otor nya fansnya fildan😄
2022-10-16
0
mesti ganteng orang nya....
2022-10-10
1
raymond terus lupa ingatan... teruk betul ya, dia terjatuh.. sampai lupa ingatan.. macammana lah keluarga nya...
2022-10-10
1