Bab #5

Satu bulan kemudian.

Setelah menyelesaikan pekerjaan serta melaksanakan liburan bersama, hari ini adalah hari kebahagiaan Raymond dan Meysa.

Bagaimana tidak, tepat saat ini juga Ray dan Mey akan melaksanakan acara ijab kabul di gedung mewah dan elegan pilihan Meysa sendiri.

"Kau sangat cantik sayang, Ray pasti tidak sabar untuk membawamu pulang ke rumahnya." ucap Mama Meysa sembari memegang dagu Mey dengan lembut.

"Tentu, Ma. Mey memang cantik sedari dulu." sahut Meysa dengan percaya diri sebab dia memanglah sangat cantik bak boneka india.

Meysa Robert, anak tunggal dari pasangan Abraham Robert dan Inka Marissa Robert. Abraham adalah pemilik perusahaan WO terbesar di seluruh Asia.

Terlihat sudah banyak tamu yang datang untuk menyaksikan acara ijab kabul Ray dan Mey, tak hanya kerabat tapi juga para pejabat serta rekan-rekan bisnis Ray dan Abraham.

Dua perusahaan akan bersatu dalam pernikahan anak-anak mereka, bisa dibayangkan bagaimana meriahnya pesta itu.

-------------------------

Semetara di kediaman Raymond.

Pria tampan dengan sejuta pesona itu telah bersiap untuk pergi menemui sang calon istri.

"Ray, satu mobil dengan Papa dan Mama aja ya? Biar Amel dan Need naik mobil satu lagi bersama dengan sopir." ucap Mama Ray yang berada di samping mobil.

"Ray naik mobil sama sopir aja, Ma. Mama, Papa, Amel dan Need naik mobil satu lagi." entah mengapa Ray sangat ingin sekali pergii menuju ke gedung dengan menggunakan mobil sendiri tanpa ada Papa dan Mama nya atau siapapun.

"Tapi, nak—" Mama ingin mengungkapkan keberatannya tetapi Papa dengan cepat menyela.

"Sudahlah, Ma. Kita kawal mobil Ray dari belakang" keputusan yang Papa ambil.

Mama Ray tidak bisa berkata apapun lagi, dia hanya menurut saja dengan apa yang suaminya katakan.

Mereka masuk ke mobil masing-masing.

"Sekali lagi selamat ya, Tuan. Akhirnya hari bahagia yang di tunggu-tunggu akan segera tiba." ucap pak Sopir ketika mobil mulai melaju membelah jalan raya.

"Terimakasih, Pak." Ray tersenyum tipis.

Drtt drtt..

Ponsel Ray yang berada di kantong celana bergetar.

Ray langsung menjawab panggilan dari nomor tidak dikenal itu.

"Halo," sapa Ray ketika panggilan sudah tersambung.

📲"Halo, Tuan Raymond. Selamat untuk hari kebahagiaan mu, tetapi kau jangan terlalu bahagia karena sebelum kau bertemu dengan calon istrimu, kau akan bertemu lebih dahulu dengan ajal mu." ucap sang penelepon dengan nada seram.

"Ajal? Dasar tidak waras! Kau ingin bermain-main denganku ya?" geram Ray emosi.

📲"Ck ck! Mengapa anda harus marah seperti itu, Tuan Ray. Saya mengatakan hal yang benar dan anda pasti akan percaya jika mobil yang saat ini anda kendarai meledak." pria diseberang sana tertawa jahat.

"Meledak? Apa maks—" ucapan Ray terpotong karena mendengar suara sesuatu seperti jarum jam.

Ray mencari asal suara dengan ponsel yang masih tersambung oleh sang penelpon.

"****! Sial, ternyata ucapan pria itu benar. Bagaimana ini?" Ray menjadi bingung tetapi sebisa mungkin dia merileks'kan dirinya.

📲"Bagaimana, Tuan Ray? Apa anda percaya dengan ucapan saya?"

"Kau siapa? Dasar gila! Aku tidak pernah punya masalah dengan siapapun." teriak Ray marah.

Sontak sopir menoleh dan mengerut heran melihat sang bos yang marah-marah, sebagai bawahan dia tidak berani menanyakan apapun kepada bosnya itu.

📲"30detik lagi bom akan meledak, jika kau menurunkan laju kecepatan mobil mu maka tidak dalam waktu tiga puluh menit bom itu akan meledak."

Ray hanya diam saja sembari berpikir bagaimana caranya agar bisa turun dari mobil tanpa menghentikan lajunya.

"Tuan, ada apa?" sopir memberanikan diri untuk bertanya ketika memperhatikan wajah sang bos yang terlihat pucat.

"Mobil ini ada bomnya!" pekik Ray khawatir tanpa mematikan ponselnya.

"Apa!" teriak sopir tak kalah panik.

"Kau harus fokus menyetir, jangan sampai kecepatan laju mobil ini menurun hingga 50km."

"B—baik, Tuan. Tapi bagaimana jika bom itu meledak nanti?"

"Kau tidak perlu khawatir, bom tidak akan meledak jika kau melajukan mobil ini di atas 50km. Aku akan mencari cara agar kita bisa keluar dari mobil ini tanpa menghentikan lajunya." Ray masih sibuk berpikir dan melihat ke sekeliling melalui jendela mobil.

Di mobol lain, kedua orang tua Ray, Amel dan Need heran karena melihat mobil yang Raymond kendarai melaju begitu cepat tanpa memperdulikan keadaan jalan raya.

"Pa, kenapa mobil Ray melaju sangat kencang? Apa sopir tidak melihat keadaan jalan!"Mama Ray menjadi kesal.

"Entahlah, Papa juga tidak tahu." Papa Ray ikut khawatir melihat laju mobil yang sang Putra kendarai.

Setiba di jalan tol yang di kelilingi oleh jurang, mobil Ray melaju lambat ketika melewati tikungan tajam.

BOM!

**Raymond William

TBC

HAPPY READING

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 😘😘**

Terpopuler

Comments

Yati Maryati

Yati Maryati

wow visual nya keren

2023-09-11

0

Lina Wati

Lina Wati

serem

2023-01-02

1

lupa🎃

lupa🎃

ini pasti ulah si miko yg masang bom

2022-10-29

0

lihat semua
Episodes
1 BAB #1
2 BAB #2
3 Bab #3
4 Bab #4
5 Bab #5
6 Bab #6
7 Bab #7
8 Bab #8
9 Bab #9
10 Bab #10
11 Bab #11
12 Bab #12
13 Bab #13
14 Bab #14
15 Bab #15
16 Bab #16
17 Bab #17
18 Bab #18
19 Bab #19
20 Bab #20
21 Bab #21
22 Bab #22
23 Bab #23
24 Bab #24
25 Bab #25
26 Bab #26
27 Bab #27
28 Bab #28
29 Bab #29
30 Bab #30
31 Bab #31
32 Bab #32
33 Bab #33
34 Bab #34
35 Bab #35
36 Bab #36
37 Bab #37
38 Bab #38
39 Bab #39
40 Bab #40
41 Bab #41
42 Bab #42
43 Bab #43
44 Bab #44
45 Bab #45
46 Bab #46
47 Bab #47
48 Bab #48
49 Bab #49
50 Bab #50
51 Bab #51
52 Bab #52
53 Bab #53
54 Bab #54
55 Bab #55
56 Bab #56
57 Bab #57
58 Bab #58
59 Bab #59
60 Bab #60
61 Bab #61
62 Bab #62
63 Bab #63
64 Bab #64
65 Bab #65
66 Bab #67
67 Bab #68
68 Bab #68
69 Bab #69
70 Bab #70
71 Bab #71
72 Bab #72
73 Bab #73
74 Bab #74
75 Bab #75
76 Bab #76
77 PENGUMUMAN SYARAT GIVE AWAY! (GADIS DESA MILIK TUAN AMNESIA)
78 PROMOSI NOVEL BARU
79 PENGUMUMAN PEMENANG GIVE AWAY
80 Bab. #80
81 Bab. #81
82 Bab. #82
83 Bab. #83
84 Bab. #84
85 Bab. #85
86 Bab. #86
87 Bab. #87
88 Bab. #88
89 Bab. #89
90 Bab. #90
91 Bab. #91
92 Bab. #92
93 Bab. #93
94 Bab. #94
95 Bab. #95
96 Bab. #96
97 Bab. #97
98 Bab. #98
99 Bab. #99
100 Bab. #100
101 Bab. #101
102 Bab. #102
103 Bab. #103
104 Bab. #104
105 Bab. #105
106 Bab. #106
107 Bab. #107
108 Bab. #108
109 Bab. #109
110 Bab. #110
111 Bab. #111 (S2)
112 Bab. #112 (S2)
113 Bab. #113
114 Bab. #114
115 Bab. #115
116 Bab. #116
117 Bab. #117
118 Bab. #118
119 Bab. #119
120 Bab. #120
121 Bab. #121
122 bab. #122
123 Bab. #123
124 Bab. #124
125 Bab. #125
126 Bab. #126
127 Bab. #127
128 Bab. #128
129 Bab. #129
130 Bab. #130
131 Bab. #131
132 Bab. #132
133 Bab. #133
134 Bab. #134
135 Bab. #135
136 Bab. #136
137 Bab. #137
138 Bab. #138
139 Bab. #139
140 Bab. #140
141 bab. #141
142 Bab. #142
143 Bab. #143
144 Bab. #144
145 Bab. #145
146 Bab. #146
147 Bab. #147
148 Bab. #148
149 Bab. #149
150 Bab. #150
151 Bab. #151
152 Bab. #152
153 Bab. #153
154 Bab. #154
155 Bab. #155
156 Bab. #156
157 Bab. #157
158 Bab. #158
Episodes

Updated 158 Episodes

1
BAB #1
2
BAB #2
3
Bab #3
4
Bab #4
5
Bab #5
6
Bab #6
7
Bab #7
8
Bab #8
9
Bab #9
10
Bab #10
11
Bab #11
12
Bab #12
13
Bab #13
14
Bab #14
15
Bab #15
16
Bab #16
17
Bab #17
18
Bab #18
19
Bab #19
20
Bab #20
21
Bab #21
22
Bab #22
23
Bab #23
24
Bab #24
25
Bab #25
26
Bab #26
27
Bab #27
28
Bab #28
29
Bab #29
30
Bab #30
31
Bab #31
32
Bab #32
33
Bab #33
34
Bab #34
35
Bab #35
36
Bab #36
37
Bab #37
38
Bab #38
39
Bab #39
40
Bab #40
41
Bab #41
42
Bab #42
43
Bab #43
44
Bab #44
45
Bab #45
46
Bab #46
47
Bab #47
48
Bab #48
49
Bab #49
50
Bab #50
51
Bab #51
52
Bab #52
53
Bab #53
54
Bab #54
55
Bab #55
56
Bab #56
57
Bab #57
58
Bab #58
59
Bab #59
60
Bab #60
61
Bab #61
62
Bab #62
63
Bab #63
64
Bab #64
65
Bab #65
66
Bab #67
67
Bab #68
68
Bab #68
69
Bab #69
70
Bab #70
71
Bab #71
72
Bab #72
73
Bab #73
74
Bab #74
75
Bab #75
76
Bab #76
77
PENGUMUMAN SYARAT GIVE AWAY! (GADIS DESA MILIK TUAN AMNESIA)
78
PROMOSI NOVEL BARU
79
PENGUMUMAN PEMENANG GIVE AWAY
80
Bab. #80
81
Bab. #81
82
Bab. #82
83
Bab. #83
84
Bab. #84
85
Bab. #85
86
Bab. #86
87
Bab. #87
88
Bab. #88
89
Bab. #89
90
Bab. #90
91
Bab. #91
92
Bab. #92
93
Bab. #93
94
Bab. #94
95
Bab. #95
96
Bab. #96
97
Bab. #97
98
Bab. #98
99
Bab. #99
100
Bab. #100
101
Bab. #101
102
Bab. #102
103
Bab. #103
104
Bab. #104
105
Bab. #105
106
Bab. #106
107
Bab. #107
108
Bab. #108
109
Bab. #109
110
Bab. #110
111
Bab. #111 (S2)
112
Bab. #112 (S2)
113
Bab. #113
114
Bab. #114
115
Bab. #115
116
Bab. #116
117
Bab. #117
118
Bab. #118
119
Bab. #119
120
Bab. #120
121
Bab. #121
122
bab. #122
123
Bab. #123
124
Bab. #124
125
Bab. #125
126
Bab. #126
127
Bab. #127
128
Bab. #128
129
Bab. #129
130
Bab. #130
131
Bab. #131
132
Bab. #132
133
Bab. #133
134
Bab. #134
135
Bab. #135
136
Bab. #136
137
Bab. #137
138
Bab. #138
139
Bab. #139
140
Bab. #140
141
bab. #141
142
Bab. #142
143
Bab. #143
144
Bab. #144
145
Bab. #145
146
Bab. #146
147
Bab. #147
148
Bab. #148
149
Bab. #149
150
Bab. #150
151
Bab. #151
152
Bab. #152
153
Bab. #153
154
Bab. #154
155
Bab. #155
156
Bab. #156
157
Bab. #157
158
Bab. #158

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!