Di tempat lain.
"Hari ini aku sedang sibuk, aku ingin memantau lokasi pembuatan puskesmas di Desa." ucap Need berbicara lewat telepon.
"Aku bilang aku tidak bisa, honey.. Ayolah, setelah kak Ray kembali pasti kita akan berlibur. Aku mohon bersabar sedikit." Need terus membujuk sang kekasih.
"Ya, aku tau kita baru berpacaran beberapa minggu tapi setidaknya kau juga harus tau bagaimana kondisi ku saat ini. Aku harus memimpin perusahaan karena menggantikan kak Ray."
"Baiklah, sampai jumpa."
Setelah bersusah payah untuk membujuk sang kekasih, akhirnya Need berhasil membuat kekasihnya agar tidak marah dan mengerti.
Brak!
Pintu ruangan terbuka dan hampir saja Need melemparkan ponselnya karena terkejut. "Nenek lampir ini membuatku kaget." gumam Need pelan sembari menatap Mey yang masuk ke dalam ruangan.
"Bagaimana? Apa sudah ada kabar tentang Raymond?" Mey bersedekap dan menatap Need bagaikan ingin menguliti.
"Kau seperti bertanya kepada penjahat, wajahmu bahkan terlihat sangat seram."
"Hei! Aku serius, jangan bercanda." Mey kesal dengan ucapan Need.
"Ya ya.. Maafkan aku," Need menghela nafas kasar. "Aku sedang berusaha mencari kak Ray, tapi belum juga menemukan jejaknya." Need duduk di kursi.
"Dasar bodoh! Bagaimana cara kerjamu? Kau pasti bermain-main dalam mencari Ray, maka dari itu tidak bisa menemukan jejaknya." bentak Meysa dengan suara meninggi.
"Apa kau pikir hanya dirimu saja yang khawatir dengan keadaan kak Ray? Aku juga! Tapi kau juga tidak boleh terus-menerus menyalahkan ku karena tidak menemukan jejak kak Raymond. Jika kau mau maka kau cari saja sendiri, aku mengerahkan beberapa anggota tetapi mereka belum juga menemukan kak Ray. Lalu aku bisa apa?" Need juga bicara dengan nada santai.
"Anak buah mu bodoh! Mereka tidak bisa diandalkan."
"Ya sudah, kau perintahkan saja anak buah mu untuk ikut mencari kak Ray, aku ingin melihat betapa hebatnya anak buah mu itu." Need berdiri dari kursi kebesarannya.
"Kau mau kemana?" Mey menatap Need kesal.
"Aku sibuk, dan telinga ku sakit karena mendengarkan ocehan mu itu." Need melangkah pergi meninggalkan Meysa.
"Hei! Need! Need!" teriak Meysa kesal karena Need berani meninggalkannya.
"Argh!" Meysa menggebrak meja dengan kuat. "Kamu dimana Ray? Aku sangat merindukanmu.." Meysa menunduk lemas dengan air mata yang menetes di pipi nya.
^
^
^
---------RUMAH SAKIT----------
"Saya nikahkan dan saya kawinkan Fildan dengan Kiara Putri binti Suprapto dengan mas kawin uang sebesar seratus ribu rupiah dibayar tunai!" ucap Penghulu dengan lantang.
"Saya terima nikah dan kawinnya Kiara Putri binti Suprapto dengan mas kawin tersebut tunai!" Ray mengucapkan ijab kabul dengan satu kali tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi? Sah!"
SAH
Teriak mereka yang menyaksikan acara ijab kabul Ray dan Kia.
"Alhamdulillah.." Penghulu mulai membaca doa setelah ijab kabul.
"La ilaha illallah...Muhammad darasulullah..." setelah mengucapkan syahadat nenek langsung memejamkan matanya.
Mereka semua telah selesai dan akhirnya Ray juga Kia resmi menjadi pasangan suami-istri.
"Kia, pernikahan ini hanya sementara karena permintaan nenek. Setelah keadaanku pulih dan ingatanku kembali, maka kita akan menikah secara resmi agar tercatat di pengadilan agama serta sah dimata hukum juga negara." ucap Ray tulus.
Kia hanya mengangguk dan tersenyum tipis, matanya beralih menatap nenek yang sudah terpejam.
"Nenek!" pekik Kiara menggenggam jemari sang nenek. "Nenek bangun! Nek!"
Ray segera beranjak dan keluar untuk memanggil Dokter.
Tak lama kemudian Dokter datang lalu segera memeriksa keadaan nenek.
"Dok! Dokter bagaimana keadaan nenek, Dok?" Kiara sudah berderai air mata.
Dokter memasang wajah sedih. "Saya turut berduka cita, nenek anda sudah meninggalkan kita semua.."
"Apa!" Kiara membekap mulutnya. "Enggak, gak mungkin... Nenek bangun!!!!" Kiara menangis dan berteriak histeris.
Ray memeluk tubuh Kiara dari samping. "Kia, sabar. Kamu harus ikhlas, kamu gak boleh kayak gini, nenek gak akan tenang jika melihat kamu yang seperti ini.." Ray mencoba menguatkan Kiara.
Tubuh Kiara lemas dan akhirnya dia jatuh pingsan.
•
•
•
**TBC
HAPPY READING
SAMPAI JUMPA 🤗🤗
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 😘**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 158 Episodes
Comments
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
semoga nanti disaat ingatanmu kembali..kamu nggak kembali ke nenek sihir ya ray
2022-10-25
0
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
wanitabyg nggak memiliki akhlak
2022-10-25
0
🦚⃟•×ajengfelix࿐
Ray menghibur Kiara
2022-10-10
0