BAB 17 : Firasat Yang Tertolak

Setelah hari itu James semakin sulit di mengerti, dia juga semakin bersikap dingin membuat Anne kebingungan sendiri harus melakukan apa dan bagaimana menghadapi James, beberapa hari ini sering sekali pulang malam, juga ada bau alkohol yang tertinggal di pakaiannya. Anne sebenarnya tidak masalah asalkan saja James memberitahunya dan kapan dia akan pulang jadi tidak tidur saat James pulang malamnya. Tidak seperti istri lain yang mungkin akan marah dan curiga parah, Anne benar-benar yakin benar jika James tidak akan mungkin melakukan hal lebih selain hanya minum saja, dan itu pasti bersama dengan temannya.

Naif, entah bodoh! Tapi ya Kaka urusannya sudah menyangkut akan cinta, profesor saja mungkin akan menjadi bodoh. Malam ini Anne tidak bisa tidur, jadi dia memutuskan untuk membaca resep untuk menu sarapan karena rencananya besok pagi dia akan mencoba membuat sarapan untuk James dan dirinya sendiri. Bahan-bahan pangan sudah dia beli pagi tadi, hanya saja dia belum berani memasak karena belum yakin benar bisa menggunakan alat dapur dengan baik.

" Ternyata nama bumbu dapur saja banyak sekali ya? Bentuknya juga hampir sama semua, jadi bagaimana aku membedakannya nanti? " Gumam Anne kebingungan saat melihat lengkuas, jahe, kunyit, dan temulawak.

" Wah, ternyata ada juga bumbu racikan berbagai masakan yang sudah dikemas ya? Kalau begitu aku akan masak dengan itu saja besok. " Anne tersenyum bahagia, memang sih belum tahu caranya juga menggunakan bumbu racikan, tapi kalau hanya tinggal step itu harusnya mudah kan kalau sembari menonton video di internet?

Kegiatan Anne terhenti begitu suara ketukan pintu terdengar. Anne berjalan cepat menuju pintu, sebentar dia berdiri di sana untuk mendengar suara di balik pintu yang terdengar aneh. Siapa? James kan punya kunci apartemen, tapi suara pria yang seperti bergumam itu mirip seperti suara James. Sudahlah, tidak ingin menebak-nebak saja akhirnya Anne membuka pintu itu.

" Kak James?! " Anne terkejut bukan main mendapati James mabuk parah hingga saat dia membuka pintu tadi James menjatuhkan tubuh kepadanya. Untung saja dia siap maju tubuhnya kecil dia masih mampu memapah James dan membantunya berjalan masuk ke dalam kamar.

James menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur, sementara Anne dengan segera membuka sepatu, berikut juga kaos kaki yang di gunakan James. Tidak mungkin membiarkan James tidur dengan setelah kerja, dengan hati-hati Anne membuka satu persatu kancing kemeja yang James pakai, laku membuka gesper dan melepas celana James. Begitu pakaian itu sudah lepas dari tubuh James, Anne menghela nafas karena rupanya itu membuatnya lelah juga.

Anne meletakkan pakaian kotor itu ke keranjang yang memang khusus untuk baju kotor. Setelah itu dia berjalan menuju kemari untuk mengambil sepasang baju yang akan dia pakaikan kepada James.

" Sayang maaf ya kalau nanti agak kasar. " Ucap Anne, tapi tetap saja dia melakukannya dengan hati-hati. Sepertinya lebih dari lima belas menit barulah selesai Anne memakaikan pakaian untuk James.

Anne duduk terdiam di samping James sembari menatapnya. Sungguh dia bingung apa yang sebenarnya di pikirkan James, atau teman macam apa yang terus mengajak James untuk masuk beberapa malam terakhir ini. Anne menghela nafas, dia ingat benar kalau besok adalah hari pernikahan kakaknya, dan dia dengan segera menatap James kembali dengan tatapan yang begitu dalam.

Apakah karena kakak akan menikah? Apakah benar begitu? Tidak, tidak mungkin kan?

Anne menggelengkan kepalanya dengan cepat menepis apa yang baru saja dia pikirkan itu, ini sudah larut malam, dia juga harus tidur agar pagi besok bisa bangun tepat waktu dan bisa membuat sarapan untuk James.

Sayang sekali, baru saja dia bangkit ternyata James malah muntah tepat di pangkuannya. Tentu saja Anne terbelalak karena terkejut, tapi ma bagaimana lagi toh sudah kena muntahan James. Anne sebenarnya ingin menangis karena ini adalah kali pertama dia kena muntahan, sudah begitu juga lumayan banyak sekali, dan yang membuat tak tahan adalah bau alkohol yang sangat menyengat.

Tak ada pilihan lain, Anne perlahan bangkit untuk melepas pakaiannya dulu, dan membersihkannya. Setelah selesai dia kembali mengurusi James karena baju yang di kenakan James juga terkena sedikit muntahannya. James adalah orang yang begitu bersih dengan dirinya, jadi Anne mengambil satu lagi baju untuk kembali mengganti bajunya.

Tidak bisa istirahat, karena dia harus membersihkan lantai yang terkena muntahan juga. Jadi segera lah dia mengambil alat untuk mengepel. Ini sudah berjalan beberapa hari, jadi Anne sudah lumayan bisa menggunakan alat pel lantai dengan benar. Setelah selesai Anne menggadaikan kipas angin di kamarnya ke arah lantai sampai dengan kering, barulah setelah itu Anne menyemprotkan sedikit pewangi ruangan agar nantinya tidak lagi tersisa bau alkohol di sana.

Bergegas Anne kembali ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena dia tidak tahan dengan bau alkohol yang tertunggak di tubuhnya, barulah setelah mandi dia bisa merasa lega karena tak ada lagi bau alkohol di tubuhnya. Perlahan Anne merangkai naik ke atas tempat tidur setelah mengeringkan rambut dia menggunakan dress tidur seksi seperti biasanya.

" Sayang, kenapa kau wangi sekali? " James bangkit dari posisinya, dengan dahi mengeryit dia menatap Anne yang menatapnya dengan tatapan terkejut.

" Kak James? Kenapa bangun? Ma maaf kalau aku mengganggu tidur mu. "

James tak menjawab apapun, dia mengerakkan ibu jarinya untuk mengusap bibir Anne, dia masih mengeryit, lalu lama kelamaan dia tersenyum.

" Tahu tidak? Sebenarnya aku sangat merindukan mu, aku rindu sekali saat kau memeluk dan mencium ku, aku rindu semuanya tentang mu. Bagaimana kau bisa bertanggung jawab menghilangkan kerinduan ini? " James masih memainkan Ibu jarinya mengusap lembut bibir Anne membuat jantung Anne berdegup begitu kencang. Di malam yang sunyi seperti sekarang ini, jelas saja Anne bisa mendengar debaran jantungnya, dia juga yakin benar kalau James juga pasti bisa mendengarnya.

" Kau jahat sekali karena mengacuhkan ku, padahal aku ingin sekali memelukmu. " Ucap lagi James yang membuat Anne terbang dengan rasa bahagianya. Dia benar-benar tidak tahu jika James menganggap wanita yang berada di dekatnya adalah Angel.

" A aku pikir kau membenciku, ternyata kau juga mencintaiku? " Tanya Anne yang tak bisa menyembunyikan senyum bahagia di wajahnya.

" Kau ini bicara apa? Bagaimana aku bisa membencimu? Aku ini memiliki rasa cinta yang besar, jauh lebih besar dari yang kau pikirkan. Hanya saja aku harus menahannya karena Ayahmu. "

Anne kembali tersenyum.

" Kau tidak boleh menahan perasaan itu, kita kan sudah bersama sekarang? " Anne dengan polosnya mengatakan itu.

James tersenyum.

" Benar sekali, jadi aku akan melakukan apa yang ingin aku lakukan padamu sedari dulu. "

James menyatukan bibirnya dengan bibir Anne, perlahan mendorong tubuh Anne untuk berada di dalam posisi tidur.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

malang bener nasib Anne😭 bikin gergetan

2022-09-19

1

rosediana

rosediana

lanjuy

2022-09-18

0

memei

memei

ayo donk ketahuan biar Anne tahu diri dan meninggalkan James yg GK tau diri

2022-09-16

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2 BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3 BAB 3 : Kesalahan Besar
4 BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5 BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6 BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7 BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8 BAB 8 : Usaha Menyakiti
9 BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10 BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11 BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12 BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13 BAB 13 : Menahan Sakit
14 BAB 14 : Salah Paham?
15 BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16 BAB 16 : Ingin Merasakannya
17 BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18 BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19 BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20 BAB 20 : Bukan Salahku!
21 BAB 21 : Keberanian
22 BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23 BAB 23 : Semua Karena Cinta
24 BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25 BAB 25 : Merasa Lelah
26 BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27 BAB 27 : Tentang Perasaan
28 BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29 BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30 BAB 30 : Batas Hubungan
31 BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32 BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33 BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34 BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35 BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36 BAB 36 : Serba Salah!
37 BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38 BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39 BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40 BAB 40 : Aku Mendengarnya
41 BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42 BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43 BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44 BAB 44 : Banyak Kekurangan
45 BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46 BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47 BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48 BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49 BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50 BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51 BAB 51 : Sekretaris Baru
52 BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53 BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54 BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55 BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56 BAB 56 : Menahan Kesal
57 BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58 BAB 58 : Memohon
59 BAB 59 : Kebahagiaan
60 BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61 BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62 BAB 62 : Rencana Larisa
63 BAB 63 : Penerus Keluarga
64 BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65 BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66 BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67 BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68 BAB 68 : Menerima Dan Niat
69 BAB 69 : Sebuah Harapan
70 BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71 BAB 71 : Keyakinan
72 BAB 72 : Menghindari Stres
73 BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74 BAB 74 : Pilihan Terbaik
75 BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76 BAB 76 : Sebuah Tindakan
77 BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78 BAB 78 : Menggenggam Janji
79 BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80 BAB 80 : Ujian Kepantasan
81 BAB 81 : Kurang Pergaulan
82 BAB 82 : Pilihan Terbaik
83 BAB 83 : Paling Buruk
84 BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85 BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86 BAB 86 : Peringatan Telak
87 BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88 BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89 BAB 89 : Perasaan Terlarang
90 BAB 90 : Berat Hati
91 BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92 BAB 92 : Dia Pelakunya?
93 BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94 BAB 94 : Munafik Terhebat
95 BAB 95 : Kerinduan Meluap
96 BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97 BAB 97 : Gundah Bersamaan
98 BAB 98 : Jangan Pergi
99 BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100 BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101 BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102 BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103 BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104 BAB 104 : Bahagia Sekali
105 BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106 BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107 BAB 107 : Final Episode
108 Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!
Episodes

Updated 108 Episodes

1
BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2
BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3
BAB 3 : Kesalahan Besar
4
BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5
BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6
BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7
BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8
BAB 8 : Usaha Menyakiti
9
BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10
BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11
BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12
BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13
BAB 13 : Menahan Sakit
14
BAB 14 : Salah Paham?
15
BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16
BAB 16 : Ingin Merasakannya
17
BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18
BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19
BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20
BAB 20 : Bukan Salahku!
21
BAB 21 : Keberanian
22
BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23
BAB 23 : Semua Karena Cinta
24
BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25
BAB 25 : Merasa Lelah
26
BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27
BAB 27 : Tentang Perasaan
28
BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29
BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30
BAB 30 : Batas Hubungan
31
BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32
BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33
BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34
BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35
BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36
BAB 36 : Serba Salah!
37
BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38
BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39
BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40
BAB 40 : Aku Mendengarnya
41
BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42
BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43
BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44
BAB 44 : Banyak Kekurangan
45
BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46
BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47
BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48
BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49
BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50
BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51
BAB 51 : Sekretaris Baru
52
BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53
BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54
BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55
BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56
BAB 56 : Menahan Kesal
57
BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58
BAB 58 : Memohon
59
BAB 59 : Kebahagiaan
60
BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61
BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62
BAB 62 : Rencana Larisa
63
BAB 63 : Penerus Keluarga
64
BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65
BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66
BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67
BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68
BAB 68 : Menerima Dan Niat
69
BAB 69 : Sebuah Harapan
70
BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71
BAB 71 : Keyakinan
72
BAB 72 : Menghindari Stres
73
BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74
BAB 74 : Pilihan Terbaik
75
BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76
BAB 76 : Sebuah Tindakan
77
BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78
BAB 78 : Menggenggam Janji
79
BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80
BAB 80 : Ujian Kepantasan
81
BAB 81 : Kurang Pergaulan
82
BAB 82 : Pilihan Terbaik
83
BAB 83 : Paling Buruk
84
BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85
BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86
BAB 86 : Peringatan Telak
87
BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88
BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89
BAB 89 : Perasaan Terlarang
90
BAB 90 : Berat Hati
91
BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92
BAB 92 : Dia Pelakunya?
93
BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94
BAB 94 : Munafik Terhebat
95
BAB 95 : Kerinduan Meluap
96
BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97
BAB 97 : Gundah Bersamaan
98
BAB 98 : Jangan Pergi
99
BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100
BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101
BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102
BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103
BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104
BAB 104 : Bahagia Sekali
105
BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106
BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107
BAB 107 : Final Episode
108
Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!