BAB 4 : Kehilangan Kontrol

James mengusap wajahnya yang kasar, dia benar-benar tidak habis pikir dengan dirinya sendiri yang sempat kehilangan kontrol. Beberapa saat lalu James yang tidak tahan dengan cara Anne menggodanya akhirnya terseret dan terbuai hingga melakukan apa yang yang seharusnya tidak ia lakukan meski sadar benar ini adalah hal yang wajah bagi pasangan suami dan istri.

James menatap sebentar Anne yang sudah tertidur pulas karena kelelahan, sementara dia hanya bisa menyesali apa yang sudah terjadi. Sebenarnya saat melakukan itu dengan Anne beberapa saat tadi, yang di bayangkan oleh James adalah wajah cantik Angel sehingga dia tanpa sadar dengan semangat melakukanya.

Sekarang hubungan di antara mereka sudah semakin erat, dan bukan tidak mungkin akan sulit bagi James berpisah dengan Anne nantinya. Entah ini akan membuat keluarganya hancur atau apa, tapi James sudah memiliki siasat untuk segera bangkit dan berusaha semaksimal mungkin agar bisa membebaskan diri dari tali kekang Ayah Bien yang tak lain adalah Ayah mertuanya.

James menghela nafas sebentar, dia ingat benar hari dimana dia di remehkan oleh kakek nya sendiri, jadi penting juga untuknya bangkit dan mandiri agar dia bisa bebas dari keluarga Anne dan memilih jalan hidupnya sendiri.

Esok paginya, Anne tersenyum malu-malu bahkan sampai di meja makan. Sungguh dia tidak bisa menghilangkan bayangan apa yang terjadi semalam antara di dan James, James benar-benar membuatnya bahagia luar biasa, dia juga merasa sangat tidak ingin malam itu berakhir.

Berbeda dengan James yang malah tampak tak senang, apalagi sekarang dia sedang berhadapan dengan Angel yang sama sekali tak mengeluarkan suara saat sarapan pagi. Melihat dari diamnya Angel, pasti dia sangat terluka dengan pernikahan antara James dan Anne. Saat pesta pernikahan di gelar juga Angel sama sekali tak muncul, dia lebih memilih berada jauh dari Anne dan James karena tidak ingin semakin terluka.

" Sayang, bagaimana rencana selanjutnya? Kau mau tetap tinggal disini, atau mau pisah rumah? Bagaimanapun keputusan kalian tentu saja kami akan mendukung, asalkan kalian bahagia. " Ucap Ibunya Anne menatap Anne dan James bergantian.

" Aku akan mengikuti keputusan suamiku, Bu. Bagaimana denganmu, sayang? " Tanya Anne kepada James yang saat itu malah sedang sibuk memikirkan Angel.

" Hah? Apa? " James menatap Anne dengan tatapan terkejut, dia sampai tak sadar bahwa selama itu dia tak sekalipun memakan makanan yang sedari tadi ia aduk-aduk.

Anne tak mengambil pusing meski tahu suaminya ternyata tak mendengarkannya sama sekali, dia dengan percaya diri mengulangi pertanyaan Ibunya.

" Ibuku bertanya, apakah setelah ini kita akan tinggal disini, atau akan memilih hidup bersama di lain tempat? "

James terdiam sebentar, sebenarnya tinggal di sana juga dia memiliki untung karena bisa melihat Angel setiap saat, tapi belenggu dari Ayah Bien pasti akan semakin kuat dan seenaknya saja. Dengan yakin James mengatakan keputusannya yang di anggap sangat amat tepat sekali.

" Kami akan tinggal di apartemen, setelah ini aku akan pergi untuk melihat beberapa apartemen yang mungkin akan cocok untuk kami berdua. Bagaimanapun kami ingin tetap hidup mandiri, dan semoga saja Anne betah tinggal di tempat yang tidak senyaman dan seluas biasanya. "

Anne mengangguk sembari tersenyum, di dalam hatinya berkata bahwa jangankan di apartemen, di kos-kosan yang kamar mandi satu untuk bersama dia juga tidak akan mempermasalahkannya. Baginya yang paling penting adalah hidup bersama dengan James, selalu mesra dan rukun maka dia yakin hidupnya akan baik-baik saja. Pemikiran yang naif memang, tapi memang begitulah Anne.

" Baiklah, kami akan mendukung saja. Tapi jika membutuhkan bantuan apapun, tolong jangan sungkan, anggap saja Ibu ini Ibu kandungmu. "

James memaksakan senyumnya, semetara Ayah Bien terdiam dengan tatapan dingin. Jelas saja dia tahu dan bisa menebak dari awal kalau James pasti akan memilih untuk tinggal di luar, karena James pasti ingin lepas dari pengawasannya, dan juga bisa bebas mengatur dan memperlakukan Anne. Tapi sebagai orang tua dari Anne dia tentu tidak akan membiarkan begitu saja putrinya di bawa pergi tanpa pengawasan. Selama Anne baik-baik saja dan mampu menjalaninya, Ayah Bien memang tidak akan ikut campur, tapi kalau sampai Anne terluka atau menangis, dia adalah orang terdepan yang akan menjadi obat serta memberikan efek jera kepada James.

" Oh iya, bukan depan adalah pertunangan Angel dan Gerry, kalian harus datang sebelum acara di mulai ya? Meksipun di sini banyak yang membantu untuk mempersiapkannya, tapi kalau kalian sudah datang kesini tentu saja Ibu akan lebih tenang. " Ucap Ibunya Anne dengan mimik lembut seperti biasanya.

" Tentu saja, Ibu. " Ucap Anne dan James kompak.

Setelah selesai sarapan, James berniat keluar rumah, tujuannya adalah untuk mencari apartemen yang akan dia tinggali dan berada di dekat unit milik sahabatnya. Tapi begitu mengeluarkan mobil, dia melihat Angel yang juga ingin keluar untuk pergi ke kantor. Angel adalah anak pertama, usianya juga sudah dua puluh delapan tahun, dan dia sangat suka bekerja jadi tidak heran kalau dia terus menunda waktu untuk menikah.

" Kau mau ke kantor? " Tanya James. Awalnya Angel terdiam, tapi tak lama dia mengangguk tanpa kata.

" Mau aku antar tidak? Aku juga mau keluar untuk melihat apartemen yang akan aku tinggali. "

Angel menghela nafas, dia menatap kedua bola mata James sebentar.

" Maaf, aku tidak ingin ada yang salah paham. Kau tahu sendiri kalau orang tua ku sudah mengetahui hubungan kita sebelumnya kan? Aku juga tidak tega kalau sampai Anne sedih gara-gara aku. "

James terdiam menahan kesal, bukan kesal karena penolakan dari Angel, tali dia kesal karena lagi-lagi Anne yang menjadi sebab. Padahal Angel sudah banyak berkorban untuk Anne, bahkan sampai rela menyetujui pernikahan bersama Gerry hanya demi adiknya yang bahkan tidak tahu terimakasih itu.

" Angel, apa harus kita seperti ini? "

Angel menundukkan pandangan, sungguh tidak tahu harus menjawab apa. Sebenarnya dia tidak rela James menikah dengan Adiknya, tapi mau bagaimana lagi kalau Ayahnya sudah membuat keputusan dia juga tidak berani menolaknya.

" James, aku tidak tahu harus mengatakan apa, tapi keputusan Ayahku bukan hal yang bisa aku bantah. Ayahku sangat tepat jika memprediksikan sesuatu, aku hanya bisa mematuhinya tanpa bisa mengeluh karena aku juga yakin pilihan serta keputusan Ayahku adalah hal yang tepat. "

James mencengkram kemudi mobilnya. Sebegitu percaya lah mereka dengan prediksi Ayahnya? Bahkan peramal juga belum tentu sehebat itu dalam memprediksi masa depan, bagaimana bisa hanya orang biasa bisa melakukannya? Jika tentang bisnis tentu saja itu masih masuk akal, tapi ini tentang kehidupan dan masa depan putrinya kan?

Semuanya jelas gara-gara Anne!

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Naviah

Naviah

semangat thor💪
Anne bucin banget sama James

2022-09-19

0

Santi

Santi

28 tahun ini mah 😄

2022-09-17

1

🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘

🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘

tapi kalo emang anne udah digituin terus mo di tinggal ntar ya kasihan anne ntar ....
angel c udah bner sikapnya ...

2022-09-14

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2 BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3 BAB 3 : Kesalahan Besar
4 BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5 BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6 BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7 BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8 BAB 8 : Usaha Menyakiti
9 BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10 BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11 BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12 BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13 BAB 13 : Menahan Sakit
14 BAB 14 : Salah Paham?
15 BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16 BAB 16 : Ingin Merasakannya
17 BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18 BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19 BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20 BAB 20 : Bukan Salahku!
21 BAB 21 : Keberanian
22 BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23 BAB 23 : Semua Karena Cinta
24 BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25 BAB 25 : Merasa Lelah
26 BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27 BAB 27 : Tentang Perasaan
28 BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29 BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30 BAB 30 : Batas Hubungan
31 BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32 BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33 BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34 BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35 BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36 BAB 36 : Serba Salah!
37 BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38 BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39 BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40 BAB 40 : Aku Mendengarnya
41 BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42 BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43 BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44 BAB 44 : Banyak Kekurangan
45 BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46 BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47 BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48 BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49 BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50 BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51 BAB 51 : Sekretaris Baru
52 BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53 BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54 BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55 BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56 BAB 56 : Menahan Kesal
57 BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58 BAB 58 : Memohon
59 BAB 59 : Kebahagiaan
60 BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61 BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62 BAB 62 : Rencana Larisa
63 BAB 63 : Penerus Keluarga
64 BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65 BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66 BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67 BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68 BAB 68 : Menerima Dan Niat
69 BAB 69 : Sebuah Harapan
70 BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71 BAB 71 : Keyakinan
72 BAB 72 : Menghindari Stres
73 BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74 BAB 74 : Pilihan Terbaik
75 BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76 BAB 76 : Sebuah Tindakan
77 BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78 BAB 78 : Menggenggam Janji
79 BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80 BAB 80 : Ujian Kepantasan
81 BAB 81 : Kurang Pergaulan
82 BAB 82 : Pilihan Terbaik
83 BAB 83 : Paling Buruk
84 BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85 BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86 BAB 86 : Peringatan Telak
87 BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88 BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89 BAB 89 : Perasaan Terlarang
90 BAB 90 : Berat Hati
91 BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92 BAB 92 : Dia Pelakunya?
93 BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94 BAB 94 : Munafik Terhebat
95 BAB 95 : Kerinduan Meluap
96 BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97 BAB 97 : Gundah Bersamaan
98 BAB 98 : Jangan Pergi
99 BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100 BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101 BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102 BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103 BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104 BAB 104 : Bahagia Sekali
105 BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106 BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107 BAB 107 : Final Episode
108 Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!
Episodes

Updated 108 Episodes

1
BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2
BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3
BAB 3 : Kesalahan Besar
4
BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5
BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6
BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7
BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8
BAB 8 : Usaha Menyakiti
9
BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10
BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11
BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12
BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13
BAB 13 : Menahan Sakit
14
BAB 14 : Salah Paham?
15
BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16
BAB 16 : Ingin Merasakannya
17
BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18
BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19
BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20
BAB 20 : Bukan Salahku!
21
BAB 21 : Keberanian
22
BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23
BAB 23 : Semua Karena Cinta
24
BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25
BAB 25 : Merasa Lelah
26
BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27
BAB 27 : Tentang Perasaan
28
BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29
BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30
BAB 30 : Batas Hubungan
31
BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32
BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33
BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34
BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35
BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36
BAB 36 : Serba Salah!
37
BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38
BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39
BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40
BAB 40 : Aku Mendengarnya
41
BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42
BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43
BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44
BAB 44 : Banyak Kekurangan
45
BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46
BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47
BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48
BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49
BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50
BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51
BAB 51 : Sekretaris Baru
52
BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53
BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54
BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55
BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56
BAB 56 : Menahan Kesal
57
BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58
BAB 58 : Memohon
59
BAB 59 : Kebahagiaan
60
BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61
BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62
BAB 62 : Rencana Larisa
63
BAB 63 : Penerus Keluarga
64
BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65
BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66
BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67
BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68
BAB 68 : Menerima Dan Niat
69
BAB 69 : Sebuah Harapan
70
BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71
BAB 71 : Keyakinan
72
BAB 72 : Menghindari Stres
73
BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74
BAB 74 : Pilihan Terbaik
75
BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76
BAB 76 : Sebuah Tindakan
77
BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78
BAB 78 : Menggenggam Janji
79
BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80
BAB 80 : Ujian Kepantasan
81
BAB 81 : Kurang Pergaulan
82
BAB 82 : Pilihan Terbaik
83
BAB 83 : Paling Buruk
84
BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85
BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86
BAB 86 : Peringatan Telak
87
BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88
BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89
BAB 89 : Perasaan Terlarang
90
BAB 90 : Berat Hati
91
BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92
BAB 92 : Dia Pelakunya?
93
BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94
BAB 94 : Munafik Terhebat
95
BAB 95 : Kerinduan Meluap
96
BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97
BAB 97 : Gundah Bersamaan
98
BAB 98 : Jangan Pergi
99
BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100
BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101
BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102
BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103
BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104
BAB 104 : Bahagia Sekali
105
BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106
BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107
BAB 107 : Final Episode
108
Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!