BAB 2 : Malam Menjengkelkan

Anne duduk di pinggiran tempat tidur dengan degup jantung yang kuat biasa kencang. Awalnya dia ingin bersikap biasa saja agar tak begitu gugup, tapi begitu masuk ke kamar pengantin mereka yang sudah di hias dengan begitu indah, secara otomatis jantungnya tak bisa lagi di kontrol. Ada perasaan Malu, gugup, juga bahagia bercampur menjadi satu sehingga dia tak akan mampu mengungkapkan hanya dengan kata-kata. Sejenak dia menarik nafas dan menghembuskan perlahan berharap rasa gugup yang ia rasakan sedikit berkurang.

Cukup lama dia melakukan itu sembari menunggu James yang belum juga masuk ke dalam kamar. Kabar terakhir yang di sampaikan dari pembantu rumah tangga yang bekerja di rumahnya adalah, James sedang menemani anggota keluarganya sebelum mereka kembali ke rumah. Tapi sudah lewat satu jam dan James belum juga datang.

Anne bangkit dari duduknya berniat untuk keluar kamar dan mencari keberadaan James, tapi baru saja akan meraih handle pintu, rupanya pintu terbuka, dan James lah yang datang kesana. Bibir Anne tertarik membentuk lengkungan indah, dia tersenyum karena memang bahagia melihat James datang ke kamar pengantin mereka. Sebenarnya dia juga masih merasakan gugup yang luar biasa, bahkan jantungnya juga berdetak lebih hebat dari sebelumnya. Tapi ini adalah malam pengantin, malam pertama bagi pasangan yang baru menikah dan dia harus tetap tersenyum kepada suaminya. Suami? Ah, panggilan itu benar-benar bisa dia sematkan untuk James, iya! James adalah suaminya sekarang, James adalah miliknya seorang sekarang!

" Ayah dan Ibu mertua sudah pulang? "

James terlihat menahan agar tak menunjukan ekspresi apapun, dia mengangguk dan segera masuk ke kamar untuk mengganti bajunya. Sungguh dia mau harus menghabiskan malam bersama dengan Anne, wanita yang sama sekali tidak ia sukai, wanita yang selama ini bertingkah menyebalkan dengan sikap manjanya yang tidak tertolong.

" Kak James, aku akan memanggilmu sayang mulai sekarang, kau kan sudah menjadi suamiku, jadi panggilan sayang sangat cocok kan? " Anne tersenyum dengan begitu manis, James tentu bukan orang baru untuknya. Selama ini James sering datang ke rumah, kadang dia juga datang ke rumah James bersama dengan kakaknya, juga kadang dengan orang tuanya. Sudah tujuh tahun dia jatuh cinta dengan James, ah! Tujuh tahun itu terhitung saat Anne menyadari perasaan itu, karena mungkin saja perasaan suka kepada James sudah berlangsung sangat lama entah sejak kapan.

James, pria itu terdiam sebentar karena tidak tahu harus menjawab apa. Kala boleh jujur dia tentu saja tidak mau dan tidak setuju dipanggil sayang oleh Anne, selama ini dia benar-benar menganggap Anne seperti bocah sialan yang selalu bersikap manja kepadanya dengan begitu menyebalkan. Setiap kali dekat dengannya Anne akan berpura-pura tidak bisa melakukan apapun dan membuatnya terpaksa membantunya. Memang menyebalkan bukan? Tapi selama ini dia hanya bisa menuruti Anne karena orang tuanya, juga orang tua mereka sangat berteman baik, bahkan mereka tidak pernah ragu membantu satu sama lain meski mereka sendiri kadang dalam keadaan yang kurang baik dan mampu untuk membantu.

" Sayang, aku siapkan baju ganti untukmu ya? Oh iya, apa kita akan melakukan itu? "

James mengeryit menatap Anne. Jelas saja James bisa mengerti jika yang di maksud adalah melakukan hubungan suami istri seperti kebanyakan pasangan baru menikah lainnya. Sungguh dia tidak habis pikir dengan Anne yang begitu tidak bisa menjaga perkataan di hadapan pria dewasa sepertinya. Sebenarnya kalau dipikir lagi jelas wajar saja mengingat Anne sudah menjadi istrinya, tapi apakah Anne lupa bahwa hubungan di antara mereka tidak sedekat itu?

" Aku tidak ada waktu melayani obrolan mu. Tidak usah melakukan apapun sebagai istriku, aku akan mengurus diriku sendiri. " James berjalan menuju kamar mandi, sementara Anne terdiam begitu mendengar apa yang di katakan James barusan.

" Kenapa? Padahal aku kan istrinya, melayaninya tentu saja adalah kewajiban ku kan? " Gumam Anne dengan mimik sedihnya, hanya sebentar dia terlihat sedih, karena Anne memang adalah anak yang cenderung selalu berpikir positif dengan pemikiran yang selalu menjurus kedalam kebahagiaan.

" Tidak apa-apa! Kak James pasti masih terkejut dengan pernikahan ini. Pokoknya aku harus berusaha sebaik mungkin untuk membuat kak James bahagia. Aku tahu dia pasti akan bahagia kalau aku bersikap baik kan? " Anne tersenyum karena mampu menghibur dirinya sendiri.

Setelah James keluar dari kamar mandi, Anne segera berjalan mendekatinya sembari menenteng handuk kecil untuk mengeringkan rambut James.

" Sayang, aku bantu keringkan rambutmu ya? "

" Tidak perlu, aku bisa melakukannya sendiri. "

Tak menghiraukan apa yang dikatakan James, Anne meraih lengan James dan menariknya untuk duduk lalu dengan segera dia mengeringkan rambut James. Bukan mengeringkan rambut yang membuat James terkejut, tapi posisi Anne yang duduk di pangkuannya menghadap ke arahnya, tangannya yang naik ke atas mengeringkan rambutnya membuat bagian dada Anne berada tepat di hadapannya. James bukanlah pria yang begitu tidak bersekat sehingga tidak bereaksi, tentu saja dia cukup berdebar karena melihat benda kembar itu sedikit menyembul melebihi kain baju tidur yang begitu minim.

" Hentikan! "

Ucap James karena tidak ingin sampai lepas kendali, dan lagi perasaan berdebar melihat dada Anne ini malah membuatnya terganggu. Kalau saja itu adalah Angel, sudah pasti bisa dia sergap sepuasnya. Tapi Anne, wanita itu benar-benar membuatnya selalu melihat batasan yang dia sendiri lah yang membangunnya.

" Kenapa? Aku hanya membantu kok. " Ucap Anne tak membuatnya berhenti dari apa yang tengah ia lakukan. Anne yang semakin kuat menggosok rambut James tentu saja membuat dadanya ikut bergerak membuat James semakin tak tahan. Dengan cepat James bangkit, menjatuhkan tubuh Anne ke tempat tidur. Dia pikir itu sudah selesai, tapi sialnya saat dia menjatuhkan Anne bagian bawah dress yang digunakan Anne tersingkap ke atas hingga menunjukan paha mulus Anne beserta bagian intinya yang masih terbungkus kain segitiga berwarna hitam. James sempat menatap bagian itu beberapa detik, setelah menelan saliva dengan segera dia membuang pandangan karena tak mau terlalu lama melihat apa yang seharusnya dia yakini tidak perlu dilihat.

" Lain kali jangan melakukan apapun saat aku tidak memintanya. "

Anne menghela nafas, dia bangkit dari posisinya meski dia malu sekali dengan apa yang terjadi barusan. Sebenarnya sih dia juga pernah menggunakan bikini saat James datang kerumahnya, dia kakaknya dan James berenang bersama dan tentu saja dia menggunakan bikini. Tapi sekarang di saat hubungan mereka sudah berubah menjadi suami istri, Anne benar-benar merasa malu sendiri jadinya.

" Sayang, kenapa sih harus ketus begitu? Ini kan malam pertama kita, jadi ayo tersenyum! " Anne mengecup bibir James singkat membuat pria itu melotot kaget.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Adi ABANG adi

Adi ABANG adi

bagi kontak dong

2022-10-05

2

Adi ABANG adi

Adi ABANG adi

halo

2022-10-05

2

Fasha Awi

Fasha Awi

yuk up lgi kk,, semangat

2022-10-03

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2 BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3 BAB 3 : Kesalahan Besar
4 BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5 BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6 BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7 BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8 BAB 8 : Usaha Menyakiti
9 BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10 BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11 BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12 BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13 BAB 13 : Menahan Sakit
14 BAB 14 : Salah Paham?
15 BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16 BAB 16 : Ingin Merasakannya
17 BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18 BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19 BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20 BAB 20 : Bukan Salahku!
21 BAB 21 : Keberanian
22 BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23 BAB 23 : Semua Karena Cinta
24 BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25 BAB 25 : Merasa Lelah
26 BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27 BAB 27 : Tentang Perasaan
28 BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29 BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30 BAB 30 : Batas Hubungan
31 BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32 BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33 BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34 BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35 BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36 BAB 36 : Serba Salah!
37 BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38 BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39 BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40 BAB 40 : Aku Mendengarnya
41 BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42 BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43 BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44 BAB 44 : Banyak Kekurangan
45 BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46 BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47 BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48 BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49 BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50 BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51 BAB 51 : Sekretaris Baru
52 BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53 BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54 BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55 BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56 BAB 56 : Menahan Kesal
57 BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58 BAB 58 : Memohon
59 BAB 59 : Kebahagiaan
60 BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61 BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62 BAB 62 : Rencana Larisa
63 BAB 63 : Penerus Keluarga
64 BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65 BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66 BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67 BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68 BAB 68 : Menerima Dan Niat
69 BAB 69 : Sebuah Harapan
70 BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71 BAB 71 : Keyakinan
72 BAB 72 : Menghindari Stres
73 BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74 BAB 74 : Pilihan Terbaik
75 BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76 BAB 76 : Sebuah Tindakan
77 BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78 BAB 78 : Menggenggam Janji
79 BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80 BAB 80 : Ujian Kepantasan
81 BAB 81 : Kurang Pergaulan
82 BAB 82 : Pilihan Terbaik
83 BAB 83 : Paling Buruk
84 BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85 BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86 BAB 86 : Peringatan Telak
87 BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88 BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89 BAB 89 : Perasaan Terlarang
90 BAB 90 : Berat Hati
91 BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92 BAB 92 : Dia Pelakunya?
93 BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94 BAB 94 : Munafik Terhebat
95 BAB 95 : Kerinduan Meluap
96 BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97 BAB 97 : Gundah Bersamaan
98 BAB 98 : Jangan Pergi
99 BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100 BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101 BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102 BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103 BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104 BAB 104 : Bahagia Sekali
105 BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106 BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107 BAB 107 : Final Episode
108 Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!
Episodes

Updated 108 Episodes

1
BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2
BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3
BAB 3 : Kesalahan Besar
4
BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5
BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6
BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7
BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8
BAB 8 : Usaha Menyakiti
9
BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10
BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11
BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12
BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13
BAB 13 : Menahan Sakit
14
BAB 14 : Salah Paham?
15
BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16
BAB 16 : Ingin Merasakannya
17
BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18
BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19
BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20
BAB 20 : Bukan Salahku!
21
BAB 21 : Keberanian
22
BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23
BAB 23 : Semua Karena Cinta
24
BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25
BAB 25 : Merasa Lelah
26
BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27
BAB 27 : Tentang Perasaan
28
BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29
BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30
BAB 30 : Batas Hubungan
31
BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32
BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33
BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34
BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35
BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36
BAB 36 : Serba Salah!
37
BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38
BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39
BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40
BAB 40 : Aku Mendengarnya
41
BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42
BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43
BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44
BAB 44 : Banyak Kekurangan
45
BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46
BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47
BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48
BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49
BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50
BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51
BAB 51 : Sekretaris Baru
52
BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53
BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54
BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55
BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56
BAB 56 : Menahan Kesal
57
BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58
BAB 58 : Memohon
59
BAB 59 : Kebahagiaan
60
BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61
BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62
BAB 62 : Rencana Larisa
63
BAB 63 : Penerus Keluarga
64
BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65
BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66
BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67
BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68
BAB 68 : Menerima Dan Niat
69
BAB 69 : Sebuah Harapan
70
BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71
BAB 71 : Keyakinan
72
BAB 72 : Menghindari Stres
73
BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74
BAB 74 : Pilihan Terbaik
75
BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76
BAB 76 : Sebuah Tindakan
77
BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78
BAB 78 : Menggenggam Janji
79
BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80
BAB 80 : Ujian Kepantasan
81
BAB 81 : Kurang Pergaulan
82
BAB 82 : Pilihan Terbaik
83
BAB 83 : Paling Buruk
84
BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85
BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86
BAB 86 : Peringatan Telak
87
BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88
BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89
BAB 89 : Perasaan Terlarang
90
BAB 90 : Berat Hati
91
BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92
BAB 92 : Dia Pelakunya?
93
BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94
BAB 94 : Munafik Terhebat
95
BAB 95 : Kerinduan Meluap
96
BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97
BAB 97 : Gundah Bersamaan
98
BAB 98 : Jangan Pergi
99
BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100
BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101
BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102
BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103
BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104
BAB 104 : Bahagia Sekali
105
BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106
BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107
BAB 107 : Final Episode
108
Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!