BAB 14 : Salah Paham?

Hari ini Anne berada di dalam perjalanan untuk menuju rumah orang tuanya. Benar-benar sangat bahagia, juga sangat rindu setelah satu bulan tinggal terpisah, ini juga kali pertama Anne mengunjungi kedua orang tuanya setelah tinggal terpisah. James tidak ikut, juga tidak bisa mengantarnya karena dia beralasan ada pertemuan dengan orang penting. Anne tentu saja tidak mungkin memaksanya dan memilih untuk naik taksi saja.

Ah, benar-benar gugup sekali selama dalam perjalanan karena dia membayangkan wajah bahagia orang tuanya, membuat dia jadi semakin tidak sabar untuk segera sampai ke rumah orang tuanya.

Satu jam lebih, akhirnya sampailah Anne di rumah orang tuanya. Dengan langkah kaki cepat dia berjalan masuk setelah keluar dari taksi, dia tentu saja tahu di jam sekarang dimana orang tuanya berada.

" Ayah, Ibu, kakak! " Anne berlari cepat memeluk kedua orang tuanya yang sedang sarapan, juga memeluk Angel.

" Sayang, kenapa datang tidak mengabari Ibu dulu? Kalau tahu kau akan datang pasti Ibu dan kakak mu akan membuat brownie kesukaan mu! " Protes Ibunya Anne yang langsung mendapatkan anggukan setuju dari Angel.

Ayah Bien nampak sedikit pendiam meski saat ini dia tengah memeluk Anne, dia tentu saja tahu dimana Anne tinggal, hanya saja dia tidak tahu bagaimana kehidupan mereka di dalam apartemen. Rasanya ingin sekali memaki James karena membawa putrinya tinggal di tempat yang begitu sederhana, tapi dia bisa apa karena ini adalah kehidupan rumah tangga anaknya yang tidak bisa juga sembarangan dia ikut campur.

" Maaf Ibu, nanti saja sebelum pulang kita buat brownie supaya kak James juga bisa ikut makan ya? "

" Iya. "

Angel sontak terdiam tak berani merespon, yang dia tahu adalah James sama sekali tidak menyukai coklat apapun jenisnya, entah akan seperti apa reaksinya kalau nanti Anne membawa brownie itu pulang kerumah untuk di suguhkan kepada James. Kalaupun ingin mengingatkan bahwa James tidak suka coklat Angel juga merasa bingung sendiri, bagaimana kalau Anne bertanya dari mana dia tahu? Angel tentu tidak bisa menjawab dan hanya kebingungan sendiri karena Ayahnya meminta agar Angel tidak sekalipun mengungkit soal hubungan masa lalu antara dirinya dan juga James.

Sebenarnya jauh di lubuk hatinya dia merasa begitu kecewa dengan Ayahnya, karena malah menikahkan Anne dengan pria yang dia cintai. Walaupun memang benar Gerry adalah pria yang baik, tapi sulit baginya untuk menerima Gerry karena selama bertahun-tahun di hatinya hanya ada James seorang saja.

" Oh iya, hari kakak mu akan pergi ke butik untuk memilih gaun pernikahannya, kau mau ikut? " Tanya Ibunya Anne.

" Ikut Bu, ikut! "

" Ya sudah, selesai sarapan kita berangkat ya? "

Seperti yang sudah mereka rencanakan, Angel, Anne dan Ibunya sudah bersiap untuk pergi ke butik, tapi baru saja mereka ingin mask ke dalam mobil Ayah Bien membuat langkah kaki mereka terhenti.

" Bu, bisa tidak kita temui pak Rosidi? Istrinya meninggal karena sakit yang sudah lama di deritanya. Nanti setelah selesai baru ke butik, mereka itu kan dekat dengan kita jadi tidak enak kalau hanya Ayah saja yang datang. "

Ibunya Anne dan Angel membelalak terkejut, segera dia mengangguk setuju untuk pergi bersama suaminya.

" Kalau begitu Angel pergi dengan adikmu saja tidak apa-apa ya? Nanti kalau selesai cepat Ibu langsung susul kesana ya nak? "

Angel tersenyum.

" Tidak apa-apa, Bu. Jangan buru-buru santai saja agar aman, Anne saja sudah cukup kok. " Ucap Angel yang membuat Ibu dan Ayahnya tenang.

Beberapa saat kemudian, Angel dan Anne sudah berada di sebuah butik dimana mereka telah membuat janji temu sebelumnya. Seperti kebanyakan para anak muda jaman sekarang, Angel sempat mengambil photo saat sedang menunggu bersama dengan Anne yang saat itu sedang melihat ponselnya. Angel mengunggah photo itu dengan keterangan, bersama adik untuk memilih gaun pernikahan. Rupanya James melihat unggahan itu, lalu memberikan komentar untuk bertanya dimana lokasi butik itu. Angel melihat komentar itu dan segera membalasnya dengan mengirimkan lokasi mereka, entah apa tujuannya karena hanya Angel sendirilah yang tahu.

Beberapa saat kemudian.

" Kak, lihat ini! Bagian atasnya memang menerawang, tapi di bagian dadanya kan tertutup, ini terlihat keren sekali loh. Aku yakin gaun ini pasti sangat cocok untuk kakak. " Ucap Anne dengan semangat menunjukan gaun pernikahan itu, Angel sebentar melihat gaun itu lalu tersenyum.

" Bagus sih, tapi ini bukan selera kakak. Cari lagi yang lain saja deh. " Ucap Angel yang langsung membuat Anne memanyunkan bibirnya. Padahal gaun itu sangat bagus, dan Anne yakin sekali kalau gaun itu sangat cocok untuk Kakaknya.

" Eh, itu James? " Ucap Angel yang jelas bisa di dengar oleh Anne. Dengan semangat dan senyum lebar di wajahnya dia melambaikan tangan untuk memanggil suaminya agar bergabung dengannya.

" Sayang! "

Mendengar suara Anne segera James menoleh, James tersenyum, tapi bukan kepada Anne, melainkan kepada Angel yang juga tengah tersenyum tipis.

" Sayang kok bisa datang kesini? " Tanya Anne begitu James bergabung dengan mereka.

" Kebetulan lewat saja. " Ucap James cepat laku menatap Angel kembali dan tersenyum kepadanya. Anne yang bisa melihat itu tentu saja merasa agak curiga, ah tapi dia tidak ingin berpikir macam-macam dulu.

" Sudah dapat gaunnya? " Tanya James kepada Angel.

Angel menghela nafas, laku menggeleng.

" Belum, sangat sulit menentukan yang mana di antara banyak gaun disini. "

" Mau aku bantu? "

" Sungguh kau ingin membantu? "

" Tentu saja. "

Seolah mengabaikan Anne yang terdiam dengan tatapan bingung, James dan Angel memilih gaun pengantin. Mereka berdiskusi dengan sangat serius seperti sepasang kekasih yang akan menikah dan tengah menentukan gaun mana untuk di pakai.

" Eh, ini calon suaminya ya Nona? Tampan sekali, sangat cocok dengan Nona. " Ucap Pelayan Butik yang baru saja datang untuk kembali melayani mereka setelah beberapa saat lalu pergi untuk mengambil majalah butik untuk di tunjukan kepada Angel.

Angel dan James kompak terdiam.

" Dia, adik ipar ku. " Jawab Angel dengan mimik tak enak kepada Anne yang memilih diam dengan segala pemikirannya.

" Aduh, maaf sekali karena asal bicara! "

" Tidak apa-apa kok. " James tersenyum seolah tak keberatan dengan apa yang dikatakan pelayan butik tadi membuat Anne mencengkram kain dress yang ia gunakan dengan kuat.

" Ini majalahnya ya Nona, kalau tidak cocok dengan stok bisa lihat di majalah butik. " Ucap pelayan itu yang masih tak enak hati sembari meletakkan majalah butik ke meja yang tersedia di sana.

Angel mengangguk dan kembali lagi untuk melihat Gaun sembari terus berdiskusi dengan James.

" Angel, bagaimana dengan gaun ini? "

Angel menatap dengan serius, dan pada akhirnya dia mengangguk setuju.

Anne dia hanya bisa terbelalak heran. Padahal Gaun itu adalah gaun yang dia pilihkan tadi.

Ah, mungkin karena memang mereka sudah berteman sejak kecil saja. Batin Anne.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

Lalu bukan laku.
Masih banyak banget typonya thor

2022-11-18

2

Naviah

Naviah

nyesek banget jadi Anne😭😰

2022-09-19

1

Della Eriana

Della Eriana

semangat trs ya

2022-09-15

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2 BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3 BAB 3 : Kesalahan Besar
4 BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5 BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6 BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7 BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8 BAB 8 : Usaha Menyakiti
9 BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10 BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11 BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12 BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13 BAB 13 : Menahan Sakit
14 BAB 14 : Salah Paham?
15 BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16 BAB 16 : Ingin Merasakannya
17 BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18 BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19 BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20 BAB 20 : Bukan Salahku!
21 BAB 21 : Keberanian
22 BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23 BAB 23 : Semua Karena Cinta
24 BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25 BAB 25 : Merasa Lelah
26 BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27 BAB 27 : Tentang Perasaan
28 BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29 BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30 BAB 30 : Batas Hubungan
31 BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32 BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33 BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34 BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35 BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36 BAB 36 : Serba Salah!
37 BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38 BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39 BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40 BAB 40 : Aku Mendengarnya
41 BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42 BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43 BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44 BAB 44 : Banyak Kekurangan
45 BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46 BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47 BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48 BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49 BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50 BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51 BAB 51 : Sekretaris Baru
52 BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53 BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54 BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55 BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56 BAB 56 : Menahan Kesal
57 BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58 BAB 58 : Memohon
59 BAB 59 : Kebahagiaan
60 BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61 BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62 BAB 62 : Rencana Larisa
63 BAB 63 : Penerus Keluarga
64 BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65 BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66 BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67 BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68 BAB 68 : Menerima Dan Niat
69 BAB 69 : Sebuah Harapan
70 BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71 BAB 71 : Keyakinan
72 BAB 72 : Menghindari Stres
73 BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74 BAB 74 : Pilihan Terbaik
75 BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76 BAB 76 : Sebuah Tindakan
77 BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78 BAB 78 : Menggenggam Janji
79 BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80 BAB 80 : Ujian Kepantasan
81 BAB 81 : Kurang Pergaulan
82 BAB 82 : Pilihan Terbaik
83 BAB 83 : Paling Buruk
84 BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85 BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86 BAB 86 : Peringatan Telak
87 BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88 BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89 BAB 89 : Perasaan Terlarang
90 BAB 90 : Berat Hati
91 BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92 BAB 92 : Dia Pelakunya?
93 BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94 BAB 94 : Munafik Terhebat
95 BAB 95 : Kerinduan Meluap
96 BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97 BAB 97 : Gundah Bersamaan
98 BAB 98 : Jangan Pergi
99 BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100 BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101 BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102 BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103 BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104 BAB 104 : Bahagia Sekali
105 BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106 BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107 BAB 107 : Final Episode
108 Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!
Episodes

Updated 108 Episodes

1
BAB 1 : Menikah Dan Sebuah Alasan
2
BAB 2 : Malam Menjengkelkan
3
BAB 3 : Kesalahan Besar
4
BAB 4 : Kehilangan Kontrol
5
BAB 5 : Kebencian Tak Berujung
6
BAB 6 : Spesial Untuk Menyakiti
7
BAB 7 : Gagal Dalam Rencana
8
BAB 8 : Usaha Menyakiti
9
BAB 9 : Lezat Tapi Tidak Nikmat
10
BAB 10 : Pesta Yang Menyesakkan
11
BAB 11 : Karena Dia Adalah Anne!
12
BAB 12 : Rasa Sakit Pertama
13
BAB 13 : Menahan Sakit
14
BAB 14 : Salah Paham?
15
BAB 15 : Bodoh Karena Cinta
16
BAB 16 : Ingin Merasakannya
17
BAB 17 : Firasat Yang Tertolak
18
BAB 18 : Istri Atau Sampah?
19
BAB 19 : Hancur, Tapi Pantang Menyerah
20
BAB 20 : Bukan Salahku!
21
BAB 21 : Keberanian
22
BAB 22 : Kenapa Dia Berubah?
23
BAB 23 : Semua Karena Cinta
24
BAB 24 : Nama Yang Berpengaruh
25
BAB 25 : Merasa Lelah
26
BAB 26 : Lelah Bukan Menyerah
27
BAB 27 : Tentang Perasaan
28
BAB 28 : Karena Itu Menyakitkan
29
BAB 29 : Luka Semakin Dalam
30
BAB 30 : Batas Hubungan
31
BAB 31 : Hati Yang Penuh Cinta
32
BAB 32 : Salahkan Masa lalu
33
BAB 33 : Karena Dia Wanitaku!
34
BAB 34 : Mengulang Kesalahan
35
BAB 35 : Cinta, Bukan Bodoh!
36
BAB 36 : Serba Salah!
37
BAB 37 : Janji Palsu Berkepanjangan
38
BAB 38 : Tahu Diri Penting!
39
BAB 39 : Rasa Benci Yang Timbul
40
BAB 40 : Aku Mendengarnya
41
BAB 41 : Larilah Jika Bisa
42
BAB 42 : Menyadari Sebuah Perasaan
43
BAB 43 : Lihat Aku Juga!
44
BAB 44 : Banyak Kekurangan
45
BAB 45 : Kesempatan Terakhir
46
BAB 46 : Aku Akan Tetap Bertahan
47
BAB 47 : Berikan Aku Waktu
48
BAB 48 : Mari Berpisah Sebentar
49
BAB 49 : Proses Menjadi Suami Baik
50
BAB 50 : Perubahan Secara Perlahan
51
BAB 51 : Sekretaris Baru
52
BAB 52 : Tidak Seperti Pria Biasanya
53
BAB 53 : Karena Aku Merindukannya
54
BAB 54 : Karena Itu Bukanlah Alasan
55
BAB 55 : Mempesona Tapi Terabaikan
56
BAB 56 : Menahan Kesal
57
BAB 57 : Terpesona Oleh Larisa?
58
BAB 58 : Memohon
59
BAB 59 : Kebahagiaan
60
BAB 60 : Tidak Boleh Menyakitinya!
61
BAB 61 : Aku Bisa Melihatnya!
62
BAB 62 : Rencana Larisa
63
BAB 63 : Penerus Keluarga
64
BAB 64 : Aku Tidak Mampu Melakukanya!
65
BAB 65 : Aku Minta Maaf!
66
BAB 66 : Tidak Ada Perasaan
67
BAB 67 : Jangan Terlalu Fokus!
68
BAB 68 : Menerima Dan Niat
69
BAB 69 : Sebuah Harapan
70
BAB 70 : Aku Akan Bertahan
71
BAB 71 : Keyakinan
72
BAB 72 : Menghindari Stres
73
BAB 73 : Perasaan Aneh Dan Bersalah
74
BAB 74 : Pilihan Terbaik
75
BAB 75 : Pergi Dari Rumah
76
BAB 76 : Sebuah Tindakan
77
BAB 77 : Tidak Ada Lain Kali
78
BAB 78 : Menggenggam Janji
79
BAB 79 : Tidak Akan Bisa Melupakannya
80
BAB 80 : Ujian Kepantasan
81
BAB 81 : Kurang Pergaulan
82
BAB 82 : Pilihan Terbaik
83
BAB 83 : Paling Buruk
84
BAB 84 : Melihat Dari Jauh
85
BAB 85 : Sebuah Ketakutan
86
BAB 86 : Peringatan Telak
87
BAB 87 : Pengertian Dan Bunga Beracun
88
BAB 88 : Bunga Mawar Dan Racun
89
BAB 89 : Perasaan Terlarang
90
BAB 90 : Berat Hati
91
BAB 91: Kejutan Paling Menyakitkan
92
BAB 92 : Dia Pelakunya?
93
BAB 93 : Menahan Kesal Itu Sulit
94
BAB 94 : Munafik Terhebat
95
BAB 95 : Kerinduan Meluap
96
BAB 96 : Menunjukan Yang Terbaik
97
BAB 97 : Gundah Bersamaan
98
BAB 98 : Jangan Pergi
99
BAB 99 : Pengakuan Perasaan
100
BAB 100 : Menuju Pernikahan Sempurna
101
BAB 101 : Siap Menghadapi Segalanya
102
BAB 102 : Memohon Dengan Sungguh-sungguh
103
BAB 103 : Selamat pagi, istri?
104
BAB 104 : Bahagia Sekali
105
BAB 105 : Akhir Untuk Arthur
106
BAB 106 : Bagaimana Bisa Menolak?
107
BAB 107 : Final Episode
108
Promosi Novel Baru! seru banget, kepoin yuk!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!