Malam Pertama Sederhana

Bab5

Kinasih merasa tidak percaya, akhirnya mereka menikah. Walau keraguan masih tetap menghinggapi. Bukan menyangsikan tentang tulusnya Maruta, tapi ketakutan kelak akan terlintas karena cintanya tak diakui setelah ingatan kembali.

“Jika kamu masih belum siapa, aku bisa menunggu.” Maruta mencoba menenangkan Kinasih.

Kinasih menggeleng. Dia memegang tangan suaminya dengan penuh kelembutan lalu mengatakan dengan jujur, selain dia takut Maruta pergi saat ingatannya kembali, dia merasa kurang yakin akan pernikahannya.

 Bukankah syarat sah pernikahan salah satunya dalam keadaan sadar? Sedangkan Maruta?

“Sayang... dengarkan aku. Aku memang hilang ingatan, tapi aku sadar menikahimu tidak dalam bawah tekanan, tidak terpaksa, aku sadar seutuhnya ingin menjalin rumah tangga denganmu.”

“Maafkan aku Mas yang terlalu penakut.” Kinasih menunduk merasa kurang dewasa.

Lalu Maruta mencoba menarik Kinasih ke dalam pelukannya perlahan. Kinasih membiarkan itu dia tidak menolak saat Maruta mendekapnya. Tangan Maruta begitu lembut mengusap kepala Kinasih.

Kinasih begitu sangat tenang berada di pelukan Maruta yang saat ini menjadi suaminya.

“Ya sudah, kita tidur sudah malam. Maaf atas keadaan yang tidak baik-baik saja, aku belum sanggup membuktikan cintaku seutuhnya. Karena ingatanku yang masih menjadi keraguan untukmu.”

Kinasih lalu menutup mulut Maruta, dia juga merasa bersalah selalu meragukan ketulusan suaminya. Namun, entah mengapa ketakutan itu selalu menghinggapi Kinasih.

Kinasih bisa merasakan ketulusan suaminya, tapi ketakutan di masa depan lebih hebat menghantui. Bagaimana nasibnya saat itu terjadi.

Kinasih tidak mau saat dirinya benar-benar ketergantungan dengan cinta, akan perhatian dan kasih sayang dari Maruta, kemudian itu akan hilang tiba-tiba. Karena mereka sibuk dengan ingatannya yang telah kembali. Tidak ada yang tahu masa depan bukan?

Maruta merebahkan Kinasih untuk tidur lalu menyelimutinya dan mengecup keningnya.

“Tenang saja... dengan memelukmu aku sudah bahagia. Aku akan memilikimu sepenuhnya setelah ingatanku kembali, agar kamu merasa tenang.

Dan sebagai jaminan jika nanti suatu saat aku menyiakanmu, karena ingatanku ternyata tidak memihakmu, kamu masih menjadi Kinasih yang utuh. Belum aku sentuh dan bisa menjalin cinta kembali dengan pria yang kau inginkan, sebagai penyembuh luka karena aku.”

Kinasih mengangguk dengan senyumannya.

“Terima kasih ya Mas. Sudah ngertiin aku.”

Maruta mengangguk dan melingkarkan tangannya di pinggang Kinasih. Walau batinnya terasa perih. Ada wanita yang sudah hak menjadi miliknya. Namun, tak bisa disentuh seutuhnya.

Akan tetapi Maruta menyadari itu adalah risiko atas ujian hidupnya. Agar bisa mempertanggungjawabkan apa yang menjadi kelemahannya.. Maruta harus berjuang untuk memulihkan ingatan, agar semua keadaan tidak menjadi kacau.

 

***

Keesokan paginya, Kinasih bangun masih pagi seperti biasa. Dia menatap Maruta dengan senyum lembut dan rasa iba juga. Kasihan belum dapat menikmati manisnya pernikahan mereka. Serunya bukan masih malam pertama.

Kinasih turun dari tempat tidurnya setelah mengecup kening Maruta. Dia beranjak ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan melaksanakan kewajibannya sebagai insan beragama.

Kinasih Belum berani membangunkan Maruta, karena ini adalah hari pertama mereka tidur bersama, tidak tahu kebiasaan Maruta setelah bangun tidur.

Yang dirasakan Kinasih hanya kasihan tidak ingin mengganggu suaminya.

Setelah itu Kinasih pergi ke dapur menyiapkan makanan sambil beres-beres merapikan sisa pesta pernikahan kemarin.

Sudah disepakati tiga hari mereka akan libur berjualan.

“Sayang kenapa nggak bangunin?” ucap Maruta melingkarkan tangannya di pinggang Kinasih, yang sedang berdiri merapikan meja yang banyak perabotan kotor.

“Mas, aku pikir bangunnya akan siang nanti. Mumpung kita nggak jualan,” jawab Kinasih.

“Aku mana bisa bangun siang, aku kan harus berdoa untuk kelancaran kita berdua. Kalau kesiangan, nanti doanya akan kesiangan dikabulnya.”

“Hehe, maaf, aku tidak tahu.” Kinasih mengelus pipi Maruta dengan punggung tangannya, karena telapak tangannya kotor.

“Pokoknya besok-besok bangunin aku, seperti kamu bangun ya! Kita bangun rumah tangga berkualitas bersama, jangan ada merasa nggak enak kalau dari diri kita melakukan hal yang kurang baik. Kita sama-sama saling memperbaiki diri.

Kinasih menoleh pada Maruta, dia tersenyum semeringah. Senang rasanya mendengar ucapan dari Maruta yang meneduhkan hati. Kinasih jadi semakin tahu kepribadian Maruta seperti apa.

“Ya Mas, besok aku akan lakukan seperti apa yang Mas bilang.”

Tok…!

 Tok ...!

Kinasih mendengar suara cempreng dari luar. Dia hendak menuju ke depan, melihat siapa yang datang.

“Biar aku yang buka,” ucap Maruta.

Maruta berjalan ke depan, untuk membukakan pintu pada seseorang yang datang sangat pagi itu.

“Deswita? Hari ini kan libur kan?” tanya Maruta.

“Iya, aku tahu, tapi ini darurat. Penting! Mana Kinasih? Aku mau bicara sesuatu.”

Deswita langsung saja menerobos ke dapur. Deswita tahu Kinasih pasti ada di sana.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

$uRa

$uRa

wah orang yang yang mencari maruta datang ....

2023-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Orang Asing Pembawa Keberuntungan
2 Adu Ngambek
3 Meski Takut Jadian
4 Halal
5 Malam Pertama Sederhana
6 Pencarian Datang
7 Ingatan Hestama.
8 Jujur
9 Ternyata Datang Juga
10 Hari Penentuan
11 Serah Tugas Toko
12 Siap Ke Jakarta
13 Hadiah Besar
14 Wastu Hestama
15 Tak Dianggap
16 Aku Siapa?
17 Terombang-ambing
18 Cari sang Istri
19 Menghapal Wastu Hestama
20 Papi Hestama
21 Mohon Memaklumi
22 Papi Mertua Ternyata
23 Bab 22 Sekolah TK
24 Lupa Rumah Sendiri
25 Belum Jelas Nasib
26 Mempertahankan Posisi
27 Pesaing Berat
28 Amnesia vs Bolot
29 Masih drama
30 Dikerjai Suami
31 Tidak Memiliki Peran
32 Masih Takut Kanjeng Mami
33 Terbongkar Rahasia Sendiri
34 Cemburu Kakak Sendiri
35 Sudah Tahu Tentang Menantu
36 Mulai Diakui
37 Ternyata Kemala
38 Teman Menyebalkan
39 Kinasih atau Keken
40 Pemanasan Sejoli
41 Kanjeng Mami Berulah Lagi.
42 Jangan Kira Matre
43 Menantu Siapa?
44 Kinasih Makin Penasaran.
45 Salah Pengertian
46 Malam Bercocok Tanam
47 Jodoh Salah Alamat
48 Seseorang Tak Disangka
49 Istri Jadi Kaka Ipar
50 Hubungan Silang
51 Lika Liku Asmara
52 Perintah Membingungkan
53 Senjata Makan Tuan
54 Salah Paham yang Rumit
55 Wejangan Jennie
56 Masih Tentang Noda
57 Semakin Ada Jarak
58 Taktik Menukar Kostum
59 Kanjeng Papi Bisa Marah
60 Pertunangan Salah Pasangan
61 Kak Ipar Tak Habis Akal
62 Saling Jaga Gengsi
63 Lumayan Bersuara Sedikit.
64 Hari Yang Panik
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Orang Asing Pembawa Keberuntungan
2
Adu Ngambek
3
Meski Takut Jadian
4
Halal
5
Malam Pertama Sederhana
6
Pencarian Datang
7
Ingatan Hestama.
8
Jujur
9
Ternyata Datang Juga
10
Hari Penentuan
11
Serah Tugas Toko
12
Siap Ke Jakarta
13
Hadiah Besar
14
Wastu Hestama
15
Tak Dianggap
16
Aku Siapa?
17
Terombang-ambing
18
Cari sang Istri
19
Menghapal Wastu Hestama
20
Papi Hestama
21
Mohon Memaklumi
22
Papi Mertua Ternyata
23
Bab 22 Sekolah TK
24
Lupa Rumah Sendiri
25
Belum Jelas Nasib
26
Mempertahankan Posisi
27
Pesaing Berat
28
Amnesia vs Bolot
29
Masih drama
30
Dikerjai Suami
31
Tidak Memiliki Peran
32
Masih Takut Kanjeng Mami
33
Terbongkar Rahasia Sendiri
34
Cemburu Kakak Sendiri
35
Sudah Tahu Tentang Menantu
36
Mulai Diakui
37
Ternyata Kemala
38
Teman Menyebalkan
39
Kinasih atau Keken
40
Pemanasan Sejoli
41
Kanjeng Mami Berulah Lagi.
42
Jangan Kira Matre
43
Menantu Siapa?
44
Kinasih Makin Penasaran.
45
Salah Pengertian
46
Malam Bercocok Tanam
47
Jodoh Salah Alamat
48
Seseorang Tak Disangka
49
Istri Jadi Kaka Ipar
50
Hubungan Silang
51
Lika Liku Asmara
52
Perintah Membingungkan
53
Senjata Makan Tuan
54
Salah Paham yang Rumit
55
Wejangan Jennie
56
Masih Tentang Noda
57
Semakin Ada Jarak
58
Taktik Menukar Kostum
59
Kanjeng Papi Bisa Marah
60
Pertunangan Salah Pasangan
61
Kak Ipar Tak Habis Akal
62
Saling Jaga Gengsi
63
Lumayan Bersuara Sedikit.
64
Hari Yang Panik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!