Bab 6. Mati

Arjun terbelalak ketika mendengar laporan dari bawahannya. Dia langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Makutha terus menanyakan hal apa yang membuat Arjun terkejut. Namun,lelaki itu tetap bungkam.

"Nanti kamu akan tahu setelah sampai di polres!" seru Arjun sambil terus melajukan mobilnya.

Makutha tak lagi banyak bertanya, walaupun lidahnya terasa begitu gatal. Dia hanya bisa memendam rasa ingin tahunya, agar Arjun bisa fokus mengendarai mobil.

Begitu sampai di kantor polisi, Arjun dan Makutha setengah berlari menuju sel tahanan. Garis polisi dipasang di sekitar tempat itu. Sesosok jenasah sudah terbujur kaku di atas lantai.

Ya, tubuh tak bernyawa itu adalah milik Surya. Lelaki itu sudah bersimbah darah dengan luka sayatan pada pergelangan tangannya. Nadinya putus dengan luka robek yang menganga dan terus mengeluarkan darah.

Melihat cairan kental berwarna merah pekat itu membuat kepala Makutha pusing. Dia mulai terhuyung. Dadanya pun terasa begitu sesak hingga napasnya tersengal. Arjun yang menyadari hal itu langsung membawa Makutha ke ruangannya.

Setelah sampai di ruangan sang Kapolsek, Makutha dibaringkan di atas sofa. Dia menggunakan lengan kirinya untuk menutup mata. Aroma anyir darah dan bayangan cairan kental tersebut masih terekam jelas oleh otak serta indra penciumannya. Jantungnya berpacu semakin cepat dan perutnya semakin bergejolak.

"Minumlah!" Arjun menyodorkan segelas air putih dan juga sebutir obat penenang.

Arjun tahu bahwa Makutha memiliki Hemophobia (Timbulnya rasa cemas berlebih ketika melihat darah). Makutha selalu merasa pusing, mual, lemas, serta kesulitan bernapas ketika melihat darah dalam jumlah banyak. Hal itu terjadi semenjak dia melihat Abercio yang meninggal di depan matanya dengan kondisi berlumuran darah.

"Terima kasih, Pak." Makutha kembali duduk, kemudian meraih gelas dan obat penenang yang diberikan Arjun, kemudian meminumnya.

Makutha menyandarkan punggungnya pada kepala sofa. Lelaki itu memejamkan mata sambil berusaha mengatur napas. Arjun ikut mendudukkan bokongnya ke atas sofa. Polisi berumur lebih dari setengah abad itu meremas rambutnya yang mulai memutih.

"Bagaimana ini? Dia mati! Kita tidak bisa mengorek informasi lebih jauh mengenai dalang di balik penyerangan yang kamu alami."

"Sudah cek CCTV?" tanya Makutha sambil memijat pelipisnya.

"Sudah, tidak ada yang aneh."

"Di mana pertama kali mayatnya ditemukan?"

"Toilet sel."

"Sebelumnya ...." Makutha yang awalnya bersandar pada kepala sofa, kini kembalo duduk tegak, lalu menatap intens Arjun.

"Siapa yang mengunjunginya terakhir kali?" Makutha menyipitkan mata.

Setelah mendengar pertanyaan Makutha yang terakhir, Arjun terbelalak. Dia langsung beranjak dari kursi dan berpesan kepada Makutha untuk tidak pergi kemana pun dan beristirahat di ruangannya.

"Aku akan mengeceknya! Kamu tetap di sini!"

Arjun setengah berlari menuju ruang kunjungan yang ada di kantor polisi tersebut. Dia meminta Farhan untuk mengecek daftar orang yang kemarin mengunjungi Surya. Namun, sebuah fakta menyebalkan lain terungkap.

"Setelah kami cek, dia menggunakan kartu identitas palsu, Pak!"

"Jadi dia mencantumkan identitas palsu?" Arjun menatap tajam daftar tamu yang berkunjung kemarin.

"Iya, Pak. Setelah kami cek, nomor kependudukannya palsu!"

"Sial! Buntu lagi!" Arjun mengusap wajah kasar kemudian kembali menatap Farhan.

"Bagaimana ciri-cirinya?" tanya Arjun lagi.

"Dia ...." Farhan menyebutkan ciri-ciri fisik orang yang mengunjungi Surya. Dia mendapat info tersebut dari petugas yang berjaga.

"Sial! Aku tahu siapa dia!" umpatnya lagi.

Arjun langsung kembali ke ruangannya. Ketika dia membuka pintu, lelaki itu terbelalak. Makutha sudah berdiri di depan meja kerjanya sambil membawa sebuah amplop coklat berisi dokumen rahasia.

"Apa ini, Pak!" Makutha membanting berkas tersebut ke atas meja.

"A-aku bisa jelaskan!"

"Untuk apa Pak Arjun menyimpan data pribadi saya serta berkas kasus Abercio!"

...****************...

Duh, kira-kira untuk apa ya Pak Arjun menyimpan data pribadi Makutha dan dokumen tersebut?

Mampir ke sini juga, ya?

Episodes
1 Bab 1. Mimpi Buruk
2 Bab 2. Penyerangan
3 Bab 3. Ekor
4 Bab 4. Residivis
5 Bab 5. Terkejut
6 Bab 6. Mati
7 Bab 7. Kesamaan
8 Bab 8. Miki
9 Bab 9. Pola yang Sama
10 Bab 10. Kembalinya Ketua Geng Cantul
11 Bab 11. Dendam
12 Bab 12. Jamuan Geng Cantul
13 Bab 13. Kekejaman Toni
14 Bab 14. Pertanyaan untuk Makutha
15 Bab 15. Pacar Hasna
16 Bab 16. Begal Keperawanan
17 Bab 17. Ancaman
18 Bab 18. Jagal Geng Cantul
19 Bab 19. Menghibur Hasna
20 Bab 20. Kegalauan Ferdi dan Tito
21 Bab 21. Menemui Tito
22 Bab 22. Sebut Saja Dewa Penyelamat
23 Bab 23. Menyerahkan Diri
24 Bab 24. Krisis Kepercayaan
25 Bab 25. Sengaja atau Tidak?
26 Bab 26. Interogasi
27 Bab 27. Musuh dalam Selimut
28 Bab 28. Orang Asing
29 Bab 29. Drama Pasangan Penghianat
30 Bab 30. Bermuka Dua
31 Update Bab 30
32 Bab 31. Mengadili Ferdi
33 Bab 32. Panas Hati
34 Bab 33. Rencana Geng Cantul
35 Bab 34. Terkejut Belum?
36 Bab 35. Penyesalan Maudy
37 Bab 36. Tersangka Baru
38 Bab 37. Hukuman untuk Ferdi
39 Bab 38. Carut Marut
40 Bab 39. Pertemuan Arjun dan Farhan
41 Bab 40. Skenario Liam
42 Bab 41. Berusaha Menjangkau Liam
43 Bab 42. Negosiasi
44 Bab 43. Sekutu Baru
45 Bab 44. Bodyguard Hasna
46 Bab 45. Ragu
47 Bab 46. Drama Pembuktian
48 Bab 47. Ternyata Kamu!
49 Bab 48. Semakin Samar
50 Bab 49. Kemurkaan Sang Ayah
51 Bab 50. Jenjang Karir Kotor
52 Bab 51. Bisnis Gelap Sang Walikota
53 Bab 52. Salah Sasaran
54 Bab 53. Baby Blues
55 Bab 54. Sisi Gelap Makutha
56 Bab 55. Memulai Rencana Bersama Musuh
57 Bab 56. Bayi Kita
58 Bab 57. Surat Panggilan dari Kepolisian
59 Bab 58. Interogasi
60 Bab 59. Penangkapan Sang Hakim
61 Bab 60. Tawanan Cinta
62 Bab 61. Sambutan dari Mereka
63 Bab 62. Tiara Si Gadis Lugu
64 Bab 63. Kekecewaan Tiara
65 Bab 64. Penyesalan Tiara
66 Bab 65. Hari Pertama Persidangan
67 Bab 66. Apakah Ini Akan Menjadi Akhir?
68 Bab 67. Fitting Day
69 Bab 68. Markas
70 Bab 69. Berhasil
71 Bab 70. THE END
72 Karya Baru: Luna and The Dire Wolf
73 Novel Baru: Rahasia Kehamilan Violetta
74 Revenge of The Ugly Lily
75 Gairah Masa SMA
76 Karya Baru: Toko Gaib (Apa yang Kamu Mau Ada di Sini)
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1. Mimpi Buruk
2
Bab 2. Penyerangan
3
Bab 3. Ekor
4
Bab 4. Residivis
5
Bab 5. Terkejut
6
Bab 6. Mati
7
Bab 7. Kesamaan
8
Bab 8. Miki
9
Bab 9. Pola yang Sama
10
Bab 10. Kembalinya Ketua Geng Cantul
11
Bab 11. Dendam
12
Bab 12. Jamuan Geng Cantul
13
Bab 13. Kekejaman Toni
14
Bab 14. Pertanyaan untuk Makutha
15
Bab 15. Pacar Hasna
16
Bab 16. Begal Keperawanan
17
Bab 17. Ancaman
18
Bab 18. Jagal Geng Cantul
19
Bab 19. Menghibur Hasna
20
Bab 20. Kegalauan Ferdi dan Tito
21
Bab 21. Menemui Tito
22
Bab 22. Sebut Saja Dewa Penyelamat
23
Bab 23. Menyerahkan Diri
24
Bab 24. Krisis Kepercayaan
25
Bab 25. Sengaja atau Tidak?
26
Bab 26. Interogasi
27
Bab 27. Musuh dalam Selimut
28
Bab 28. Orang Asing
29
Bab 29. Drama Pasangan Penghianat
30
Bab 30. Bermuka Dua
31
Update Bab 30
32
Bab 31. Mengadili Ferdi
33
Bab 32. Panas Hati
34
Bab 33. Rencana Geng Cantul
35
Bab 34. Terkejut Belum?
36
Bab 35. Penyesalan Maudy
37
Bab 36. Tersangka Baru
38
Bab 37. Hukuman untuk Ferdi
39
Bab 38. Carut Marut
40
Bab 39. Pertemuan Arjun dan Farhan
41
Bab 40. Skenario Liam
42
Bab 41. Berusaha Menjangkau Liam
43
Bab 42. Negosiasi
44
Bab 43. Sekutu Baru
45
Bab 44. Bodyguard Hasna
46
Bab 45. Ragu
47
Bab 46. Drama Pembuktian
48
Bab 47. Ternyata Kamu!
49
Bab 48. Semakin Samar
50
Bab 49. Kemurkaan Sang Ayah
51
Bab 50. Jenjang Karir Kotor
52
Bab 51. Bisnis Gelap Sang Walikota
53
Bab 52. Salah Sasaran
54
Bab 53. Baby Blues
55
Bab 54. Sisi Gelap Makutha
56
Bab 55. Memulai Rencana Bersama Musuh
57
Bab 56. Bayi Kita
58
Bab 57. Surat Panggilan dari Kepolisian
59
Bab 58. Interogasi
60
Bab 59. Penangkapan Sang Hakim
61
Bab 60. Tawanan Cinta
62
Bab 61. Sambutan dari Mereka
63
Bab 62. Tiara Si Gadis Lugu
64
Bab 63. Kekecewaan Tiara
65
Bab 64. Penyesalan Tiara
66
Bab 65. Hari Pertama Persidangan
67
Bab 66. Apakah Ini Akan Menjadi Akhir?
68
Bab 67. Fitting Day
69
Bab 68. Markas
70
Bab 69. Berhasil
71
Bab 70. THE END
72
Karya Baru: Luna and The Dire Wolf
73
Novel Baru: Rahasia Kehamilan Violetta
74
Revenge of The Ugly Lily
75
Gairah Masa SMA
76
Karya Baru: Toko Gaib (Apa yang Kamu Mau Ada di Sini)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!