Keduanya mengendarai mobil untuk pergi ke Gereja setempat yang terbuat dari batu koral pegunungan yang disusun rapi, Jeff sudah terlebih dulu menanti di altar.
Jodie dengan tangan berkeringat dan hati berdebar menuju ke ruangan lain untuk menemui dan membawa putrinya ke altar untuk sebuah janji suci walaupun segalanya tanpa direncanakan.
Jodie tak pernah bermimpi dan membayangkan jika dirinya akan membawa dan menikahkan seorang putri. Ia hanya berpikir mendidik dan mengawasi Loly dari kejauhan dan tak ingin masa lalunya yang kelam akan menghancurkan kebahagiaan Loly.
"Ya, Tuhanku! Aku berharap kali ini, aku tidak melakukan kesalahan dengan menikahkan pasangan ini …," batin Jodie, "kau cantik, sekali Lolyku … gadis kecil … Lyodra Campbell!" ujar Jodie, ia menyeka air mata di sudut matanya.
Ia menjadi begitu melankolis dengan segala hal yang terjadi. Jodie melihat Loly begitu cantik dengan gaun putih menjuntai dan tudung penutup kepala yang berjumbai panjang juga bunga mawar putih di sanggulan rambut hitamnya yang begitu indah tergulung.
Jodie tak pernah membayangkan jika putri angkatnya akan secantik itu, bahkan di dalam mimpi pun dia ta pernah berharap akan menikahkan Loly, ia selalu merasa tak memiliki hak untuk itu dan tak pantas melakukan kebahagiaan di mana tangannya sudah penuh dengan darah.
Loly berbeda dari biasanya yang urakan dengan kuncir ekor kudanya dan wajah tanpa riasan, kali ini Loly begitu cantik dan luar biasa hebat serta menawan.
"Ah, Papa!" ucap Loly untuk pertama kali memanggil Jodie dengan sebutan papa, selama ini meja bak kucing dan tikus yang selalu adu mulut setiap bertemu.
Namun, kali ini keduanya merasakan kasih sayang diantara keduanya yang tak bisa diucapkan dengan kata apa pun.
"Aku tidak bisa memberikan apa pun padamu, Nak. Ini … ini adalah warisan Campbell untukmu," ujar Jodie, ia langsung menyelipkan tiara, di atas kepala dan di antara sanggul rambut Loly.
"Kamu sangat cantik, Sayang. Jadilah dirimu sendiri, walaupun mungkin aku terlambat untuk mengatakan mengenai semua ini. Tapi, aku ingin kamu mengetahu, jika aku selalu menyayangimu.
"Ini … jika kelak aku tak ada lagi, maksudku … kita tidak tahu umur, di mana pun kau berada dan kau kesulitan kau cukup menunjukkan ini. Maka semua orang dari pemerintahan dan dunia mafia bawah tanah akan membantumu," ucap Jodie, ia memberikan sebuah hiasan terbuat dari platinum setangkai bunga mawar hitam.
"Pap, siapakah sebenarnya dirimu?" tanya Loly bingung.
"Suatu saat kau akan mengetahuinya … ingat jangan pernah tunjukkan bunga ini. Jika kau tidak terjepit. Walaupun itu pada Jeff sekalipun, ini rahasia antara kita berdua Anakku! Ingatlah itu," bisik Jodie.
"Papa …," lirih Loly, ia langsung memeluk dan menangis di dalam dekapan Jodie.
Loly tidak menyangka jika Jodie menyayanginya dengan penuh kasih sayang dan memikirkan banyak hal.
"Ingatlah, Lyodra Campbell, jika kau adalah putri dari Jodie Stanfort Nostra atau Jodie Crown. Kau harus kuat, apalagi suamimu seorang Nostra, jangan katakan pada siapa pun mengenai riwayat kehidupan Jeff dan aku untuk sementara ini." Jodie menatap ke arah Jodie, ia tahu jika Loly begitu bingung dengan Nostra.
"Apa? Nostra? Papa … seorang Nost-"
"Jangan katakan, cukup kau tahu! Ingat jangan katakan juga kepada Jeff mengenai ini, Putriku. Suatu saat, jika kebenaran akan terungkap mungkin … keributan dan perang antar mafia semakin berlanjut. Ingat saja, cukup di dalam hatimu.
"Kau cukup mengenalku sebagai Jodie Crown, jika semua semakin kacau barulah engkau katakan tentang banyak hal. Berhati-hatilah!
"Aku akan pergi setelah pernikahan kalian. Aku harap kalian bahagia. Ingat, selalulah menghubungiku, jika aku tak lagi bisa dihubungi lagi. Ingatlah semua pesanku saat kau masih kecil Lyodra. Ingat namamu, bukan Loly tapi Lyodra SN Campbell dan tunjukan hiasan rambut itu." Jodie berbisik sepelan mungkin agar tak didengar oleh siapa pun.
"Papa … aku akan mengingat semua pesanmu," balas Loly, ia menangis
"Sudahlah, aku tahu seharusnya Jhony Campbell papamu ya g seharusnya mendampingimu. Tapi, ya … apa boleh buat! Sekarang ayo, berbahagialah Nak.
"Aku tahu, jika Jeff bukan orang yang kamu cintai, tapi aku sangat yakin jika Jeff bisa membahagiakanmu. Aku melihat rasa tanggung jawab di matanya," ucap Jodie, ia berusaha untuk meyakinkan putrinya akan semua itu.
Walaupun terasa janggal jika menitipkan putrinya pada putra musuhnya, meskipun keduanya hanyalah anak angkat dari mereka yang bermusuhan.
"Baiklah, Pa!" balas Loly, ia menyelipkan tangan di selipan tangan Jodie dan berjalan memasuki pintu Gereja menuju altar untuk kebahagiaannya.
Musik pengiring pengantin sudah memasuki aula dengan rasa khidmat, Loly merasakan baya gan kakek, nenek, mama, dan papanya berada di sana. Loly menarik napas dengan berat dan menghembuskan ya perlahan seiring dia melangkah di sisi Jodie.
"Jodie Stanford Nostra …," lirih batin Loly, ia merasa semakin bingung dan kacau.
"Apa hubungan antara Nostra dan Jodie? Apakah Jodie dan Jovink memiliki hubungan? Lalu siapa Jeff yang sebenarnya?" batin Loly, "apakah dia putra dari Jodie?" batin Loly, ia terus menatap ke arah Jeff yang menatapnya.
Loly bisa melihat bayangan Jodie kala muda di sana tercetak jelas dari wajah Jeff, namun ia berusaha untuk memenuhi janjinya pada Jodie untuk tidak mengungkap siapa Jodie sebelum segalanya semakin kacau.
"Mengapa aku terjebak di antara Nostra? Apakah nenek dan mama tahu siapa Jodie yang sebenarnya?" batin Loly.
Jodie memberikan tangannya pada Jeff keduanya langsung duduk di depan pendeta untuk mengucapkan janji suci yang tak pernah dibayangkan oleh mereka sebelumnya.
"Jeffry DN Thompson, bersediakah kamu mengambil Lyodra SN Campbell sebagai istrimu di dalam suka dan duka, sakit, dan sehat, miskin dan kaya?" tanya pendeta kepada Jeff.
"Saya bersedia!" balas Jeff dengan tegas.
"Lyodra SN Campbell bersediakah kamu menerima Jeffry DN Thompson sebagai suamimu di dalam suka dan duka, sakit dan sehat, miskin dan kaya?" tanya Pendeta kepada Loly.
"Saya bersedia!" balas Loly, ia merasa jika rencana Tuhan lebih indah dari segalanya
"Atas nama Roh yang Kudus hari ini diberkati pernikahan Jefri DN Thompson dan Lyodra SN Campbell sebagai suami-istri. Kedua mempelai menyelipkan cincin pernikahan dan mencium pasangannya," ucap sang pendeta.
Jeff mengambil cincin bertahta berlian yang diberikan oleh Jodie dan menyelipkan di jari manis tangan kiri Loly begitu juga sebaliknya. Jeff membuka tudung pengantin Loly dan mencium bibir Loly yang telah menjadi istri untuk kedua kalinya.
Tepuk tangan bergema mengiringi semua kebahagiaan, Jodie menyeka air mata dengan sapu tangan dan tersnyum kepada Jeff dan Lyodra kemudian menghilang di keramaian hingga pesta berakhir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
asmaul husnah
jadi penasaran di balik rahasia
2024-05-24
0
Senopati Arya Mada
apakah rahasia yg di sembunyikan jodoh?,jadi pnasaran deh thor,and minta visualnya dong thor😁😁😁
2023-01-13
0
Younie
terharu dan penasaran
2022-09-06
1