Gadis manis yang sembrono

"Oh, ma-maf Tuan eh, Om, eh Pak! Saya tidak sengaja saya pikir … itu …," lirih Loly kebingungan, ia menelan ludah dan merasa sangat malu.

"Ya,ampun apa yang aku lakukan? Aku kira itu tadi … ternyata itu belalainya. Ih, besar sekali! Aku kira itu tadi tangannya. Dasar bego kau Loly!" kutuk batinnya.

Loly langsung mengambil lap basah dan menarik tangan dari balik boxer pendek berwarna warni mirip rok miliknya yang kekecilan dipakai si Mr.X tersebut.

"Tuan, makanlah aku ingin ke … bekerja. Um, bubur dan keperluan juga obatmu sudah aku siapkan," ucap Loly, ia gemetar kebingungan seakan ia sedang tertangkap tangan mencuri sesuatu.

Loly menautkan kedua tangannya ia merasa kedua telapak tangannya sudah basah oleh keringat, ia langsung berlari ke kamarnya dan bruk! Ia tak melihat kaki meja sehingga jatuh terjerembab di sana.

"Ya, ampun! Tidak cukupkah kau mempermalukan dirimu Loly?" batinnya mengejek, "diamlah! Siapa sangka jika belalai seorang pria sebesar itu jika sudah dewasa!" bela batin Loly yang lain.

"Dasar bodoh! Makanya sekali-kali berkencanlah!" ejek batin Loly, ia hanya mendengus kesal.

Jeff hanya diam mengawasi gadis belia yang sangat ceroboh di depannya dengan tatapan dingin dan kejam. Ia hanya menghela napas panjang melihat gadis tersebut tertatih masuk ke kamarnya.

"Di mana ini? Aduh," lirih Jeff, ia ingin bangkit dan ke luar dari rumah tersebut untuk kembali ke markasnya.

Namun, luka di kedua bahu tangan, dan tulang iganya membuatnya harus berbaring. Ia merasa lapar dan ingin mengambil bubur tersebut tetapi ia sama sekali tak bisa bergerak.

"Dasar, gadis bodoh! Bagaimana aku bisa makan?" batinnya, ia menatap ruangan sangat kecil bak kotak sabun. 

"Rumah kelinciku lebih besar dari ini …," pikirnya, ia masih mengamati sekitarnya dan semilir angin menerpa wajahnya, Jeff merasakan kedamaian untuk pertama kali di kehidupannya dan ia memejamkan mata.

"Tuan, ini dompet Anda. Maaf, tadi malam aku mengambil $250 untuk membeli semua keperluan obat-obatan Anda. Saya tidak punya uang untuk menanggung semua itu!" ucap Loly, ia langsung meletakkan dompet Jeff di meja sofa.

"Apakah Anda tidak ingin makan? Aduh, aku berharap Anda segera sembuh dan segera pergi dari rumahku!" umpat Loly kesal.

"Bagaimana aku bisa makan? Jika mengangkat tangan saja aku tidak bisa! Seharusnya kau menyuapiku agar aku cepat pulih dan pergi dari sini!" ketus Jeff, "aku juga tidak bisa berlama-lama di sini," umpatnya.

"Sialan, nih orang! Gayanya sok bossy banget!" ketus Loly, ia sudah berkacak pinggang ingin marah.

Namun, ia melihat keadaan tamu asingnya yang terluka parah membuatnya mau tak mau harus menelan rasa kesalnya.

"Sini aku suapin! Tapi harus cepat! Soalnya aku harus bekerja!" ucap Loly, ia langsung menyuapi Jeff dengan sabar dan secepat kilat seakan ia sedang memberi hamster makan tanpa menimbang rasa.

"Woy! Apakah begitu caramu menyuapi orang yang sedang sakit? Lambung dan mulutku ini bukan mesin blender yang begitu mudah mengunyah makanan!" teriak Jeff.

"Yee, udah tua cerewet lagi! Udah syukur aku tolong! Jika aku biarkan kau membusuk di depan pintuku, baru tahu rasa!" umpat Loly kesal, ia sedikit melambat menyuap Jeff, ia tak ingin pria setengah abad di depannya akan meracau bak burung murai di pagi hari.

Keduanya saling diam, "Um, terima kasih telah menolongku …," lirih Jeff perlahan menatap wajah manis dan cantik di depannya tanpa memakai riasan apa pun tapi kecantikannya bak bunga edelweis yang selalu abadi.

"Ya, sama-sama. Tapi, aku ingin … begitu kau sembuh segera pindahlah, aku tidak suka ada orang asing terlalu lama di rumahku!" ujar Loly ketus.

"Jangan khawatir … aku akan pergi secepat aku bisa, jika aku sembuh!" janji Jeff, ia pun ingin mengusut dan membunuh si pembunuh mereka tadi malam.

Jeff memandan dan ingin bertanya siapa nama peri mungil yang sudah menolongnya. Namun, Jeff mengurungkan niatnya, ia takut jika wajah cantik yang bermulut setajam pisau itu akan menyakiti harga dirinya sebagai lelaki tua. 

"Apa aku terlalu tua? Padahal umurku baru saja menginjak 39 tahun, bulan mei," batin Jeff, ia hanya mencuri pandang pada wajah manis di depannya.

"Minum obatnya Tuan," ucap Loly mengangsurkan segelas air mineral dan beberapa kapsul warna-warni di tangannya.

"Um, aku pergi dulu. Anggap saja rumah sendiri tapi jangan dijual, ya?" pesan Loly.

"Apa?" tanya Jeff, ia bingung.

"Apa dikiranya,  aku ini orang miskin? Dan akan mengambil keuntungan dari gadis kecil dan miskin sepertinya? Ya, ampun sungguh keterlaluan!" batin Jeff kesal.

Jeff merasa untuk pertama kali di kehidupannya yang keras ada seseorang yang tak takut kepadanya, ia tak mengerti. Jeff merasa pamornya menjadi ketua terkemuka dari sindikat La Costra Nostra sudah tak ada artinya lagi.

"Apakah wanita ini tidak mengenal siapa aku? Jika benar, pantas saja dia tidak takut! Tapi, jika melihat sifatnya … aku rasa dia tidak memiliki ketakutan pada siapa pun," pikir Jeff.

Namun, ia masih mengawasi gadis tersebut memakai kemeja dengan lambang Tea Lunch, Jeff mencatat di dalam benaknya nama cafe tersebut dengan cepat. Jeff sendiri tidak tahu mengapa dirinya harus mengingat nama cafe tersebut.

"Hati-hati di rumah, sebaiknya aku mengunci pintu, jika ada apa-apa kau pergilah dari pintu belakang. Aku tidak ingin ada yang curiga, Ayahku Jodie berpesan, 'Agar aku tidak boleh, mengatakan pada siapa pun mengenai kamu,' um …," jujur Loly, ia mencebikkan bibirnya.

Loly sengaja mengakui Jodie Crown sebagai ayahnya walaupun mereka tidak memiliki hubungan darah tetapi, di sepanjang kehidupan Loly selama 20 tahun Jodielah yang berperan sebagai ayah baginya.

Loly tiska.ingin jika pria asing di depannya anggap memandang rendah dirinya yang sebatang kara, "Paling tidak aku masih memiliki Jodie," batin Loly.

Walaupun, ia tahu Jodie entah sudah pergi ke mana melanglang buana sesuka hatinya. Jodie hanya datang jika Loly membutuhkan bantuan dan Loly sangat beruntung akan hal itu.

"Apakah kau seorang penjahat? Wah, sial sekali aku! Jika kau seorang penjahat …," lirih Loly, ia langsung meninggalkan rumahnya dan berlari ke cafe Tea Lunch.

Loly juara satu lari maraton se-Danver, hingga ia setiap waktu selalu saja berlari ke sana kemari bak seekor puma.

***

Jeff masih bingung, ia tak memiliki ponselnya lagi, "Apakah gadis cerewet itu menyimpan ponselku? Jika iya, dia pasti sudah memberikannya padaku," batin Jeff, ia melihat dompetnya, ia melihat gulungan uang masih sama tebalnya.

"Gadis yang jujur, mungkin jika orang lain ia sudah menguras isi dompet tersebut beserta black card di situ," lirihnya.

Jeff sedikit bersyukur ia mengedarkan pandangan dan melihat semua bingkai foto kebahagiaan wanita tersebut, ia merasa sedikit iri. Ia sama sekali tidak merasakan kebahagiaan di masa kecilnya.

"Astaga naga! Aku memakai rok?" pekik Jeff melihat apa yang dikenakannya.

"Dasar … gadis itu! Jika aku sembuh, lihat saja!" umpatnya, "hancur harga diriku! Jika semua orang di La Costra Nostra mengetahui semua ini …," umpatnya kesal.

Namun, Jeff tak bisa untuk mengganti rok tersebut karena jarum infus di kedua tangannya sedang terpasang. 

"Apakah aku kekurangan banyak darah dan butuh cairan glukosa?" tanya Jeff masih bingung, ia mengingat semua malapetaka yang sedang dihadapinya tadi malam.

Jeff bersyukur jika tuhan belum ingin mengambil nyawanya, "Mungkin Tuhan menginginkan agar aku bertaubat," pikirnya, "siapa yang telah melakukan semua ini? Kasihan Greg dan semua orang," lanjut batinnya.

Terpopuler

Comments

De'Ran7

De'Ran7

itu kan dah tua😂

2022-10-23

0

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

Hahaha...

jefff... si tangan besi...

jadi waria kau...????
atau mau nari balet
....

2022-09-30

1

Younie

Younie

lanjut Thor

2022-08-31

0

lihat semua
Episodes
1 Pria Terluka di depan pintu
2 Antara Hitam dan putih ada garis abu-abu
3 Gadis manis yang sembrono
4 Pria yang dicari
5 Gadis tanpa nama
6 Bidadari Bermata Bening
7 Hancur tak tersisa
8 Ribuan Pertanyaan
9 Tertuduh atas kesalahan sindikatnya
10 Jauh berjalan tak ingat pulang
11 Jeffry si Bos mafia berhati dingin
12 Jeff dan kehebatannya
13 Goldblack Village
14 Sebuah rasa dan persamaan kehidupan
15 Bertempur dengan musuh
16 Kematian Alexander Dove
17 Love is never lasting
18 Terjebak di antara Nostra
19 Siapalah aku?
20 Dibesarkan dengan cara mafia
21 Perampokan
22 Masa lalu Bowen
23 Penggerebekan di lereng Gunung Rocky
24 Kebenaran terungkap
25 Kembali ke Goldblack
26 Penyerangan di El Paso
27 Rumah Rahasia di Puerto Vallarta
28 Bicara dari hati ke hati
29 Bertemu para ketua
30 Pertemuan tak terduga
31 Puerto Rico dan pusat La Costra Nostra
32 Tinggal di kastil La Costra Nostra
33 Selamat dari sergapan
34 Saling tuduh
35 Mudah masuk sulit untuk keluar
36 Rahasia ketiganya
37 Kembali pulang
38 Gairah yang tertahan
39 Kematian Pedrosa dengan semua rahasia
40 Ruang Bawah tanah
41 Curiga
42 Sengaja disingkirkan
43 Miranda
44 Adik-Kakak pendiri La Costra Nostra
45 Dicintai ketiga pria
46 Pelarian
47 Jeff Dimitri Nostra
48 Meninggalkan benih cinta
49 Tertawan karena kelembutan
50 Kebenaran yang pahit
51 Semakin membingungkan
52 Kisah cinta dengan latar belakang berbeda
53 Melindungi orang terkasih
54 Berakhir tanpa kepastian
55 Kematian diri sendiri
56 Musuh dari masa lalu
57 Konspirasi Montes
58 Terbongkar sebuah rahasia
59 Kasih sayang antara anak dan ayah
60 Pertemuan dua hati
61 Kisah Jhon dan Jodie di Denver 1990
62 Getir dan pahit kehidupan
63 Kebahagiaan John dan Lalita
64 Pernikahan berdarah
65 Gereja Kesedihan
66 Keluarga Lorenzo
67 Kesedihan Diana
68 Penyakit yang aneh
69 Selalu beruntung, kapan ruginya?
70 Kakak beradik
71 Informasi yang hilang
72 Rasa yang tak pernah pudar
73 Kebahagiaan
74 Sedikit egois
75 Satu sosis, dua telur, dan setetes mayonaise
76 Ketenangan dan kebahagiaan
77 Tindakan Heroik
78 Kehilangan bayi
79 Keinginan dan harapan
80 Ungkapan cinta
81 Reinkarnasi Dewa Judi
82 Anugerah terindah
83 Kasih sayang
84 Mulai menyelidiki lokasi
85 Pasukan kuat
86 Teman dari masa lalu
87 Jebakan
88 Selamat dari maut
89 Disandera musuh
90 Jarum beracun
91 Janji setia suami-istri
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Pria Terluka di depan pintu
2
Antara Hitam dan putih ada garis abu-abu
3
Gadis manis yang sembrono
4
Pria yang dicari
5
Gadis tanpa nama
6
Bidadari Bermata Bening
7
Hancur tak tersisa
8
Ribuan Pertanyaan
9
Tertuduh atas kesalahan sindikatnya
10
Jauh berjalan tak ingat pulang
11
Jeffry si Bos mafia berhati dingin
12
Jeff dan kehebatannya
13
Goldblack Village
14
Sebuah rasa dan persamaan kehidupan
15
Bertempur dengan musuh
16
Kematian Alexander Dove
17
Love is never lasting
18
Terjebak di antara Nostra
19
Siapalah aku?
20
Dibesarkan dengan cara mafia
21
Perampokan
22
Masa lalu Bowen
23
Penggerebekan di lereng Gunung Rocky
24
Kebenaran terungkap
25
Kembali ke Goldblack
26
Penyerangan di El Paso
27
Rumah Rahasia di Puerto Vallarta
28
Bicara dari hati ke hati
29
Bertemu para ketua
30
Pertemuan tak terduga
31
Puerto Rico dan pusat La Costra Nostra
32
Tinggal di kastil La Costra Nostra
33
Selamat dari sergapan
34
Saling tuduh
35
Mudah masuk sulit untuk keluar
36
Rahasia ketiganya
37
Kembali pulang
38
Gairah yang tertahan
39
Kematian Pedrosa dengan semua rahasia
40
Ruang Bawah tanah
41
Curiga
42
Sengaja disingkirkan
43
Miranda
44
Adik-Kakak pendiri La Costra Nostra
45
Dicintai ketiga pria
46
Pelarian
47
Jeff Dimitri Nostra
48
Meninggalkan benih cinta
49
Tertawan karena kelembutan
50
Kebenaran yang pahit
51
Semakin membingungkan
52
Kisah cinta dengan latar belakang berbeda
53
Melindungi orang terkasih
54
Berakhir tanpa kepastian
55
Kematian diri sendiri
56
Musuh dari masa lalu
57
Konspirasi Montes
58
Terbongkar sebuah rahasia
59
Kasih sayang antara anak dan ayah
60
Pertemuan dua hati
61
Kisah Jhon dan Jodie di Denver 1990
62
Getir dan pahit kehidupan
63
Kebahagiaan John dan Lalita
64
Pernikahan berdarah
65
Gereja Kesedihan
66
Keluarga Lorenzo
67
Kesedihan Diana
68
Penyakit yang aneh
69
Selalu beruntung, kapan ruginya?
70
Kakak beradik
71
Informasi yang hilang
72
Rasa yang tak pernah pudar
73
Kebahagiaan
74
Sedikit egois
75
Satu sosis, dua telur, dan setetes mayonaise
76
Ketenangan dan kebahagiaan
77
Tindakan Heroik
78
Kehilangan bayi
79
Keinginan dan harapan
80
Ungkapan cinta
81
Reinkarnasi Dewa Judi
82
Anugerah terindah
83
Kasih sayang
84
Mulai menyelidiki lokasi
85
Pasukan kuat
86
Teman dari masa lalu
87
Jebakan
88
Selamat dari maut
89
Disandera musuh
90
Jarum beracun
91
Janji setia suami-istri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!