Gadis tanpa nama

Jeff hanya memperhatikan wanita di depannya memasak dengan cekatan di dapur tepat di depannya, ia melihat jika rumah tersebut bak sebuah ruangan yang dibuat seefisien mungkin. Jeff hanya melihat hanya ada dua kamar dan satu kamar mandi. 

"Ruangan bawah tanah? Apakah wanita ini lebih psikopat dariku?" batin Jeff, ia semakin bingung dan penasaran melihat gadis mungil berambut hitam yang begitu cekatan menggunakan pisau dan melemparkannya ke tempat pisau tanpa perlu melihat.

"Gadis ini … hebat sekali! Apakah dia putri salah seorang mafia? Atau geng di Denver?" batinnya, ia mulai mengingat setiap wajah geng jalanan Denver.

Namun, Jeff tidak menjumpai wajah salah satunya yang mirip dengan wajah gadis tersebut.

"Apakah dia hasil pernikahan silang? Siapa namanya? Bodohnya aku!" keluh Jeff, ia ingin bertanya tetapi ia malu.

Jeff merasa sedikit kikuk berhadapan dengan gadis di depannya, biasanya ia melihat gadis-gadis yang luar biasa seksi dan menggoda dengan senyum genit dan selalu terlihat rapuh bak seekor kucing yang menyembunyikan cakar dan taringnya.

Akan tetapi, kala ia berhadapan gadis di depannya ia sama sekali tak melihat semua itu. Gadis di depannya begitu mandiri, kuat, dan tangguh. Selain itu, gadis itu tak butuh perlindungan.

Jeff termangu, ia masih menatap tajam pada Loly, yang langsung melihat ke arahnya dan menjulurkan lidah. 

Deg!

Jantung Jeff tercekat, untuk pertama kalinya ada seseorang yang berani melakukan hal itu.

"Sialan gadis ini, jika aku sudah sehat! Aku akan menarik lidahnya dan menciumnya hingga dirinya kehabisan napas!" umpat Jeff kesal, ia semakin tajam memandang wajah Loly yang masih asik memakan seiris apel dengan santai.

Jeff memalingkan wajah dan mengingat jika dia ke Denver setelah Texas hanya untuk meyakinkan pemuka dari pemimpin dari La Costra Nostra yang ditugaskan di Texas, Denver, Washington, dan kota lainnya di benua Amerika. Agar tidak terjadi perpecahan dan kekacauan juga untuk tidak melakukan trafficking (perdagangan anak dan wanita).

Tujuan dari dibentuknya La Costra Nostra sudah jauh melenceng dari tujuan sindikat itu dibentuk karena tangan-tangan kotor yang ingin meraup keuntungan tanpa mempedulikan lagi tujuan awal dari sindikat yang melindungi kaum lemah dari penindasan orang-orang kaya.

Kenyataannya semua tujuan mulai berubah, pemuka-pemuka di lain kota malah melakukan transaksi narkoba dan penyeludupan senjata api atas nama La Costra Nostra.

Jeff Dimitri Nostra, putra angkat dari Jovink Nostra memberikan tampuk kepemimpinan kepadanya, tetapi kini segalanya semakin semrawut.

Jeff, Lorenzo, dan Pedrosa yang masih memegang tujuan tersebut, tetapi yang lainnya sudah mulai kehilangan arah dan berlindung pada sindikat terbesar di benua Amerika mengatasi namakan semua itu dari La Costra Nostra.

"Ini, makanlah! Aku rasa tanganmu sudah cukup kuat memegang senjata. Jadi, aku rasa lebih mudah hanya memegang sendok," ujar Loly dengan sarkasme yang menyakitkan.

Jeff hanya diam, ia lapar dan ingin cepat sembuh dan kembali ke Meksiko untuk berunding dengan Lorenzo dan Pedrosa.

Jeff melirik gadis di sampingnya hanya makan apel dan menonton tv.

"Apakah kau tidak makan? Siapa namamu?" tanya Jeff memberanikan diri.

"Apakah itu penting?!" cebik Loly.

"Sudah kuduga," batin Jeff, "sangat!" lanjutnya tak mau kalah.

"Cari saja sendiri!" umpat Loly, ia tak ingin terlalu dekat dengan tamu misteriusnya.

Loly merasa jika tamunya sangat berbahaya dan ia tak ingin terlibat lagi. Jeff memakan roti dan segelas milk, ia ngeri membayangkan milk putih tersebut.

"Apakah kau tidak memiliki minuman beralkohol rendah?" tanya Jeff.

"Tidak! Jika kau ingin cepat sembuh, jangan terlalu banyak tanya," sanggah Loly.

Lagi-lagi Jeff diam, ia sudah geram ingin menenggelamkan gadis tersebut ke laut Atlantik atau menggantungnya di menara Eiffel. Namun, ia hanya mencebikkan bibirnya, Loly tertawa bahagia menonton kartun animasinya.

Jeff tak mengerti gadis yang sudah bisa melahirkan seorang atau 10 bayi masih menggandrungi film animasi. Jeff melihat hari mulai senja, ia terdiam.

"Di mana aku tidur?" tanya Jeff, ia sedikit jengah berdekatan dengan gadis angkuh tersebut.

"Hm, tunggu sebentar. Apakah kau sudah bisa berjalan?" tanyanya.

"Aku rasa sudah," balas Jeff, ia tak ingin menjadi beban siapa pun lagi.

"Ayo …," ajak Loly, ia berjalan memasuki kamarnya, menyibak salah satu karpet di lantai kayu dan menarik sebuah pintu kecil yang bisa dimasuki orang dewasa.

Loly masuk terlebih dulu kemudian Jeff mengikuti. Jeff sedikit waspada, ia tak ingin terjebak lagi. Nalurinya membimbingnya untuk itu, Jeff melihat cahaya remang dari neon dan di dalam ruangan yang sedikit luas tersebut sebuah tempat tidur lebar, lemari, dan satu buah kursi juga kamar mandi yang terawat bersih dan nyaman. 

"Ini sangat nyaman …," lirih Jeff, ia merasa ingin tidur yang nyenyak selama seminggu di situ tanpa diganggu oleh apa pun.

"Um, apakah kamu tidak memiliki pakaian atau celana pendek yang nyaman?" tanya Jeff, ia masih tidak nyaman memakai rok yang diberikan gadis tersebut.

"Tidak! Kau terlalu besar dan tidak ada yang muat. Aku akan memindahkan semua obat dan keperluanku," ujar Loly, ia berlari naik turun dengan cepat menyiapkan segalanya.

Jeff hanya duduk di sisi tempat tidur dan memandang semua itu, "Apakah kamu tidak lelah harus berlari ke sana kemari?" tanya Jeff bingung.

"Tidak!" balas loly acuh.

Setelah membereskan semua keperluan Jeff, Loly membersihkan semua yang bersangkutan dengan sisa bekas Jeff untuk menghilangkan jejak.

Dor! Dor! Dor!

Loly dan Jeff tercekat, secara refleks Jeff mengambil pistolnya, "Jangan ke mana-mana?" bisik Jeff ia ingin berlari ke atas.

"Jangan! Biarkan saja! Di sini sering begitu," ucap Loly tenang.

"Apa?! Lalu bagaimana dengan polisi?" tanya Jeff bingung.

Loly hanya menggedikkan bahu, "Sudahlah tidur saja. Ini gunanya ruangan bawah tanah. Jika ada apa pun tidak masalah," ucap Loly.

"Lalu … apakah kau akan tetap tidur di atas?" tanya Jeff, ia tak tega melihat gadis di depannya akan menjadi korban dari sesuatu yang tak jelas.

"Bukankah bawah tanah ini kau yang pakai?" Mau bagaimana lagi?" jawab Loly.

"Ooo, kamu bisa tidur di sini juga. Jangan khawatir, aku tidak tertarik pada anak-anak," ketus Jeff, ia mengira-ngira jika umur Loly sekitar 15 atau 17 tahun.

Loly sudah membuka mulut tetapi ia mengatupkannya lagi, ia berpikir sejenak. Suara tembakan masih bergema biasanya hanya beberapa menit saja. Namun, kini terlalu lama dan panjang.

"Baiklah, kalau begitu! Aku harap kamu bukan seorang fedofil. Aku akan mematikan lampu dulu," ucap Loly.

"Aku akan ikut!" usul Jeff, ia langsung meraih pistol dan mengisi amunisi langsung naik terlebih dulu ke atas membuka tingkap dan di bawahnya di tangga Loly mengikutinya.

Terpopuler

Comments

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

kok gk ada Valentino rossi thor..???

2022-09-30

1

Younie

Younie

lanjut Thorrr

2022-09-02

0

lihat semua
Episodes
1 Pria Terluka di depan pintu
2 Antara Hitam dan putih ada garis abu-abu
3 Gadis manis yang sembrono
4 Pria yang dicari
5 Gadis tanpa nama
6 Bidadari Bermata Bening
7 Hancur tak tersisa
8 Ribuan Pertanyaan
9 Tertuduh atas kesalahan sindikatnya
10 Jauh berjalan tak ingat pulang
11 Jeffry si Bos mafia berhati dingin
12 Jeff dan kehebatannya
13 Goldblack Village
14 Sebuah rasa dan persamaan kehidupan
15 Bertempur dengan musuh
16 Kematian Alexander Dove
17 Love is never lasting
18 Terjebak di antara Nostra
19 Siapalah aku?
20 Dibesarkan dengan cara mafia
21 Perampokan
22 Masa lalu Bowen
23 Penggerebekan di lereng Gunung Rocky
24 Kebenaran terungkap
25 Kembali ke Goldblack
26 Penyerangan di El Paso
27 Rumah Rahasia di Puerto Vallarta
28 Bicara dari hati ke hati
29 Bertemu para ketua
30 Pertemuan tak terduga
31 Puerto Rico dan pusat La Costra Nostra
32 Tinggal di kastil La Costra Nostra
33 Selamat dari sergapan
34 Saling tuduh
35 Mudah masuk sulit untuk keluar
36 Rahasia ketiganya
37 Kembali pulang
38 Gairah yang tertahan
39 Kematian Pedrosa dengan semua rahasia
40 Ruang Bawah tanah
41 Curiga
42 Sengaja disingkirkan
43 Miranda
44 Adik-Kakak pendiri La Costra Nostra
45 Dicintai ketiga pria
46 Pelarian
47 Jeff Dimitri Nostra
48 Meninggalkan benih cinta
49 Tertawan karena kelembutan
50 Kebenaran yang pahit
51 Semakin membingungkan
52 Kisah cinta dengan latar belakang berbeda
53 Melindungi orang terkasih
54 Berakhir tanpa kepastian
55 Kematian diri sendiri
56 Musuh dari masa lalu
57 Konspirasi Montes
58 Terbongkar sebuah rahasia
59 Kasih sayang antara anak dan ayah
60 Pertemuan dua hati
61 Kisah Jhon dan Jodie di Denver 1990
62 Getir dan pahit kehidupan
63 Kebahagiaan John dan Lalita
64 Pernikahan berdarah
65 Gereja Kesedihan
66 Keluarga Lorenzo
67 Kesedihan Diana
68 Penyakit yang aneh
69 Selalu beruntung, kapan ruginya?
70 Kakak beradik
71 Informasi yang hilang
72 Rasa yang tak pernah pudar
73 Kebahagiaan
74 Sedikit egois
75 Satu sosis, dua telur, dan setetes mayonaise
76 Ketenangan dan kebahagiaan
77 Tindakan Heroik
78 Kehilangan bayi
79 Keinginan dan harapan
80 Ungkapan cinta
81 Reinkarnasi Dewa Judi
82 Anugerah terindah
83 Kasih sayang
84 Mulai menyelidiki lokasi
85 Pasukan kuat
86 Teman dari masa lalu
87 Jebakan
88 Selamat dari maut
89 Disandera musuh
90 Jarum beracun
91 Janji setia suami-istri
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Pria Terluka di depan pintu
2
Antara Hitam dan putih ada garis abu-abu
3
Gadis manis yang sembrono
4
Pria yang dicari
5
Gadis tanpa nama
6
Bidadari Bermata Bening
7
Hancur tak tersisa
8
Ribuan Pertanyaan
9
Tertuduh atas kesalahan sindikatnya
10
Jauh berjalan tak ingat pulang
11
Jeffry si Bos mafia berhati dingin
12
Jeff dan kehebatannya
13
Goldblack Village
14
Sebuah rasa dan persamaan kehidupan
15
Bertempur dengan musuh
16
Kematian Alexander Dove
17
Love is never lasting
18
Terjebak di antara Nostra
19
Siapalah aku?
20
Dibesarkan dengan cara mafia
21
Perampokan
22
Masa lalu Bowen
23
Penggerebekan di lereng Gunung Rocky
24
Kebenaran terungkap
25
Kembali ke Goldblack
26
Penyerangan di El Paso
27
Rumah Rahasia di Puerto Vallarta
28
Bicara dari hati ke hati
29
Bertemu para ketua
30
Pertemuan tak terduga
31
Puerto Rico dan pusat La Costra Nostra
32
Tinggal di kastil La Costra Nostra
33
Selamat dari sergapan
34
Saling tuduh
35
Mudah masuk sulit untuk keluar
36
Rahasia ketiganya
37
Kembali pulang
38
Gairah yang tertahan
39
Kematian Pedrosa dengan semua rahasia
40
Ruang Bawah tanah
41
Curiga
42
Sengaja disingkirkan
43
Miranda
44
Adik-Kakak pendiri La Costra Nostra
45
Dicintai ketiga pria
46
Pelarian
47
Jeff Dimitri Nostra
48
Meninggalkan benih cinta
49
Tertawan karena kelembutan
50
Kebenaran yang pahit
51
Semakin membingungkan
52
Kisah cinta dengan latar belakang berbeda
53
Melindungi orang terkasih
54
Berakhir tanpa kepastian
55
Kematian diri sendiri
56
Musuh dari masa lalu
57
Konspirasi Montes
58
Terbongkar sebuah rahasia
59
Kasih sayang antara anak dan ayah
60
Pertemuan dua hati
61
Kisah Jhon dan Jodie di Denver 1990
62
Getir dan pahit kehidupan
63
Kebahagiaan John dan Lalita
64
Pernikahan berdarah
65
Gereja Kesedihan
66
Keluarga Lorenzo
67
Kesedihan Diana
68
Penyakit yang aneh
69
Selalu beruntung, kapan ruginya?
70
Kakak beradik
71
Informasi yang hilang
72
Rasa yang tak pernah pudar
73
Kebahagiaan
74
Sedikit egois
75
Satu sosis, dua telur, dan setetes mayonaise
76
Ketenangan dan kebahagiaan
77
Tindakan Heroik
78
Kehilangan bayi
79
Keinginan dan harapan
80
Ungkapan cinta
81
Reinkarnasi Dewa Judi
82
Anugerah terindah
83
Kasih sayang
84
Mulai menyelidiki lokasi
85
Pasukan kuat
86
Teman dari masa lalu
87
Jebakan
88
Selamat dari maut
89
Disandera musuh
90
Jarum beracun
91
Janji setia suami-istri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!