Ding
[Proses pengikatan dan instalasi telah selesai. Selamat kepada Host telah menerima Sistem Uji Nyali]
Mendengar suara seperti robot dan juga layar transparan yang melayang di depannya, Rian mulai meragukan kewarasannya. "Uh, sepertinya aku terlalu lelah karena kegiatan di sekolah tadi, sampai aku berhalusinasi seperti ini."
[Host, anda tidak sedang berhalusinasi]
Tiba - tiba saja, kepala Rian sakit, seakan mau pecah. "Arghhh, apa yang terjadi, kenapa kepalaku sakit sekali."
[Host, sistem berusaha membuktikan bahwa sistem ini bukanlah halusinasi dengan mengaktifkan mode hukuman. Mode ini membuat otak bergejolak sehingga menimbulkan rasa sakit]
"Ok-ok-ok, aku percaya… Tolong hentikan!"
Seketika itu juga rasa sakit kepala Rian berhenti. "Hah ... Hah ... Hah … kamu ini sebenarnya apa? Kenapa bisa melakukan seperti ini?"
[Saya adalah Sistem Uji Nyali, di mana sistem akan memberikan misi yang sangat menguji nyali Host dan juga hadiah. Setiap Host menyelesaikan misi, Host akan mendapatkan hadiah, mulai dari hadiah berupa harta materi seperti uang, mobil mewah, rumah mewah, sampai hadiah berupa kemampuan khusus yang membuat Host menjadi manusia super, aksesoris terkutuk, serta senjata terkutuk. Dan ada juga hadiah spesial berupa #@#@# #@#@ #@#@]
"Apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba suaramu seperti radio rusak?]
[Host tidak memiliki hak akses]
'Tidak memiliki akses? Artinya tingkatan ku masih rendah. Pasti ada cara di mana hak akses ku bisa dinaikkan.'
Ding
[Paket pemula telah diinisiasi. Host dimohon untuk mengeceknya]
Pada layar Sistem, terdapat tombol Misi, Kemampuan, Gacha, Toko, dan Kantong. Pada awalnya semua tombol tersebut berwarna abu-abu dan tidak bisa di tekan. Namun setelah Sistem Uji Nyali menginisiasi paket pemula, tombol Misi menyala dan tidak berwarna abu - abu lagi. Rian langsung menekan tombol Misi tersebut.
______________________________________________________________________
Halaman Misi
- Misi : Tantangan Cermin (Pemula)
*Tingkat Kesulitan : Easy
*Hadiah : 10 poin, Terbukanya fitur Gacha dan Kantong
*Batas Waktu : ~
*Status Penyelesaian : 0%
*Deskripsi :
Host harus mengucapkan namanya sendiri 3x di depan cermin dalam kamar mandi pukul 03.04 WIB dini hari dengan berbekal penerangan sebuah lilin.
*Catatan :
Jangan lupa kunci pintunya. Sekali memulai tantangan permainan ini, jangan pernah berhenti dan meninggalkan tantangan ini di tengah-tengah permainan.
- Terkunci
- Terkunci
______________________________________________________________________
"Sistem, hadiah poin ini digunakan untuk apa?"
[Poin bisa digunakan untuk mengaktifkan fitur Gacha. Satu kali Gacha membutuhkan 20 poin. Dari Gacha, Host bisa mendapatkan hadiah secara acak, tergantung dari keberuntungan Host]
"Berarti setiap misi pasti akan mendapatkan hadiah 10 poin?"
[Tidak, setiap misi memberikan hadiah yang berbeda - beda. Tergantung dari tingkat kesulitan dan juga tingkat penyelesaiannya. Selain poin, ada juga misi yang memberikan hadiah berupa harta materi. Teknik, aksesoris, dan senjata dapat dibeli menggunakan poin melalui Toko. Untuk kemampuan khusus hanya bisa didapat melalui Gacha]
Mendengar bahwa akan ada misi yang berhadiah harta materi, Rian langsung bersemangat. Karena dengan cara itu, ia bisa membayar hutang agar rumahnya tidak disita. Untuk sementara tidak masalah hadiahnya cuma poin, karena bagi Rian ini baru misi tutorial saja, belum misi yang sebenarnya.
Tiba - tiba saja Rian mendapat ide. "Kalau tantangan cermin ini aku jadikan konten di platform sharing video TeckTock, sepertinya bakal viral. Dan aku juga bisa mendapat uang dari penonton ! Setali tiga uang, dengan menjalankan misi, selain bisa buat bahan konten TeckTock, juga dapat hadiah dari sistem."
Rian pun teringat bahwa ponselnya telah ia jual. Bingung harus bagaimana, mata Rian tertuju pada ponsel yang digenggamnya. "Pakai ini bisa nggak ya? Dan sepertinya basis OS-nya menggunakan android."
Rian segera memasukkan kartu provider ponsel miliknya dan men-download aplikasi TeckTock dari Playstore. Ia pun membuat akun TeckTock baru dan membuat video pengumuman bahwa Rian akan melakukan tantangan cermin secara Live. Tidak banyak yang menonton video pengumuman Rian, apalagi follower Rian masih 0. Terlebih lagi, video - video yang trending kebanyakan berisi video cewek - cewek cantik berpakaian seksi dan cowok - cowok ganteng yang pamer kekayaan. Ada juga yang konten pendidikan dan komedi, namun jumlahnya tidak banyak.
Waktu menunjukkan pukul 22.13 malam, Rian memutuskan untuk tidur terlebih dahulu dan menyalakan alarm pukul 02.30 pagi. Sebelum tidur, tidak lupa Rian menerima misi tantangan cermin terlebih dahulu.
......................
Titititit Titititit Titititit
Waktu telah menunjukkan pukul 02.30 pagi. Rian segera bangun dan mempersiapkan Live Broadcast pertamanya.
"Halo guys, perkenalkan aku Rian dan hari ini aku akan melakukan permainan tantangan cermin. Jika kamu suka video ini, segera like dan follow channel TeckTock ini."
"Seperti yang aku jelasin di video pengumuman sebelumnya, tantangan ini mengharuskan pemain untuk menyalakan lilin di depan cermin kamar mandi, tentu lampu kamar mandi harus mati. Lalu tepat jam 3 lebih 4 menit, pemain harus menyebut nama pemain sebanyak 3x."
Perlahan, jumlah penonton Live Stream Rian mulai naik. Yang tadinya 0, mulai naik perlahan naik menjadi 12, 20, hingga kemudian berhenti di angka 41. Rian tidak terlalu kecewa dengan jumlah penonton yang masih sedikit. Sudah cukup bagus untuk TeckTocker pemula memiliki puluhan penonton di Live Broadcast pertamanya.
Dengan membawa ponselnya, Rian segera menuju kamar mandinya.
"Lihat nih Guys, aku sudah mematikan lampu dan menyiapkan lilin di depan cermin. Ingat ya Guys, ini bukan rekayasa Guys, semua yang terekam langsung dalam kamera adalah nyata tanpa editan. Oke, aku ubah dulu Guys mode kameranya menjadi mode malam agar permainan dapat terlihat lebih jelas."
Seketika, tayangan pada Live Broadcast berubah menjadi hitam putih. Awalnya Rian sempat ragu apakah ponsel ini bisa merekam di tempat yang gelap. Tapi ternyata ponsel hitam ini memiliki banyak fitur canggih termasuk mode malam yang sama dengan mode inframerah pada kamera biasa. Sementara itu dalam Chat Room, para penonton mulai berdiskusi.
#kucingpoi : ada yang pernah denger nggak tantangan ini ? Aku tahunya cuma tantangan Bloody Marry dan Boogyman.
*#waterfox : sama, aku juga baru denger. Makanya penasaran nih hasilnya bakal gimana. *
#bacotnumber1 : gue pernah denger mitos kalau kalau jam 12 malam sampai sebelum subuh itu hawa negatif lagi kuat - kuatnya. Coba loe sisiran malem - malem, katanya pas loe berhenti sisiran, bayangan di cermin tetap sisiran, padahal loe sudah berhenti. Ngeri nggak tuh.
#waterfox : #bacotnumber1 emang kamu udah pernah coba ?
#bacotnumber1 : belum, hehehe. Gue cuma denger aja dari podcastnya si Dika.
#kucingpoi : bacot aja lu … Ayo diem semuanya, udah mau dimulai nih tantangannya.
Tanpa mempedulikan chat yang sedang berlangsung, Rian mengunci pintu kamar mandi dan memulai tantangannya.
Secara perlahan Rian menyebut namanya. "Rian Morfran"
Seketika itu juga, api lilin mulai bergerak-gerak seakan ditiup angin. Suhu dingin menusuk tulang menyeruak dalam kamar mandi.
Deg Deg Deg Deg Deg Deg Deg Deg
"Hah… Hah… Hah.." Nafas Rian mulai tersengal-sengal mengikuti irama detak jantungnya. 'Tenang Rian, Tenang …'
"Rian Morfran"
BRAAK
"Tenang Rian, tenang … Aku mungkin sedang berhalusinasi mendengar suara pintu dipukul."
BRAAK BRAAK BRAAK BRAAK BRAAK
"Ini cuma halusinasi, ini cuma halusinasi, ini cuma halusinasi, ini cuma halusinasi …"
Rian terus mensugesti dirinya bahwa ini adalah halusinasi. Namun suara pukulan dari balik pintu terus terjadi tiada henti, bahkan suaranya semakin keras. Pegangan pintu juga bergerak naik turun dengan cepat, seakan ada seseorang yang ingin membuka pintu dengan paksa.
SKREEEEEEEEEEK
Kali ini suara cakaran melengking tajam terdengar dari balik pintu. Wajah Rian mulai terlihat sangat pucat seakan energinya semakin terkuras. Tetesan darah pun muncul dari hidungnya. Ia terlihat sangat lemah.
Deg Deg Deg Deg Deg Deg Deg Deg
"Hah … Hah … Hah ... Aku ... harus … menyelesaikan … TANTANGAN INI! RIAN MORFRAN!"
Seketika itu juga, suasana menjadi hening, tidak ada lagi suara pukulan dan cakaran pada pintu kamar mandi. Hati Rian mendadak menjadi tenang. Bayangan Rian yang terpantul pada cermin terlihat tersenyum damai, namun anehnya, tangan Rian dalam cermin melambai-lambai seakan mengajak Rian masuk ke dalam cermin. Rian yang terlena dengan ketenangan ini tanpa sadar mulai mendekatkan wajahnya ke permukaan cermin.
Bayangan Rian terus menerus melambaikan tangannya pada Rian. Saat wajah Rian berjarak beberapa mili dari permukaan cermin, senyum bayangan Rian berubah menjadi menakutkan.
"Allah Akbar Allah Akbar"
Suara Adzan Subuh membangunkan Rian dari kondisi tersebut. Rian pun langsung menjauhi cermin tersebut. Setelah itu, bayangan Rian pada cermin kembali normal.
"Hampir saja. Jika bukan karena mendengar suara Adzan dan sudah masuk waktu Subuh, mungkin nyawaku bisa melayang. Baru paket pemula aja sudah seberbahaya ini, bagaimana dengan misi lainnya?!"
Melihat bayangannya yang terpantul pada cermin, terlihat hidung Rian mengeluarkan darah. Rian baru sadar bahwa sejak tadi ia mimisan. Wajah pucat Rian juga sudah mulai berangsur normal.
Mengingat bahwa Rian masih melakukan Live Broadcast, Rian bergegas mengambil ponselnya yang ia letakkan di atas meja wastafel. Di dalam Chat Room, terlihat para penonton gaduh dan meminta Rian untuk segera menghentikan tantangan ini. Mereka ketakutan dan khawatir dengan kondisi Rian. Semua yang terjadi dalam tantangan ini, terekam dengan sempurna dalam TeckTock. Mulai dari suara pukulan dan cakaran pada pintu, hingga bayangan dalam cermin yang berubah.
Penonton video ini pun meningkat dari 41 menjadi 9.893 penonton. Hampir mencapai 10.000 penonton. Follower Rian juga meningkat ke angka 9000an.
"Hai Guys, nggak terasa banget ya kalau tantangan ini menghabiskan waktu hampir satu jam! Gimana menurut kalian tayangan Live ini, mendebarkan bukan? Ingat ya Guys, semua yang ada dalam tayangan ini adalah nyata tanpa rekayasa dan editan. Sedikit nasehat dariku, tolong juga jangan ikuti tantangan cermin ini, karena sangat berbahaya. Bisa kalian lihat sendiri apa yang terjadi selama aku menjalani tantangan ini. Jangan lupa follow channel aku dan juga like video ini, ke depannya akan ada Live Broadcast yang lebih seru dan mendebarkan. Mohon dukungannya juga agar aku bisa tetap berkarya. Terima kasih dan sampai jumpa."
Seketika itu juga, para penonton mulai mengirim roket dan bintang dalam Chat Room. Mereka sangat puas dengan program Live Broadcast milik Rian.
Rian yang sudah lelah secara mental dan fisik, memutuskan untuk mandi, Sholat, dan tidur sejenak sebelum berangkat ke sekolah.
......................
Kratak Kratak
Setelah Rian meninggalkan kamar mandi, Cermin dalam kamar mandi tersebut mulai bergelombang dan retak. Dalam cermin, terlihat sosok hitam berambut acak-acakan dengan wajah rusak dan mata kanannya yang menonjol keluar.
"RIAN MORFRAAAN!!!!" Teriak sosok tersebut dengan ekspresi penuh amarah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
SAN™
yang sabar hantu, jangan marah-marah nanti Cepet tua
2022-10-21
4
Dance Seaweed
mirip kayak chen ge ya tapi dengan kearifan lokal untuk judulnya I have ####### adventure ## horor tantangan pertama apa anda percaya hantu dia memilih opsi sulit bercermin dan mengebut namanya
2022-10-09
2
Shopia Asmodeus
lanjut
2022-10-08
1