13. KONFERENSI PERS

Rei pulang ke kediaman Alberto dengan wajah penuh amarah. Bagaimana tidak? Dia diancam untuk menikahi wanita licik seperti Olivia. Rei benar-benar menyesal mengapa dulu ia tergoda dengan tubuh wanita murahan seperti Olivia. Jika saja ia tidak mempedulikan hasratnya, maka sampai saat ini pasti hubungannya dengan Katerina masih berlanjut.

Rei sangat mencintai Katerina tapi karena tergoda dengan Olivia dia sampai buta akan segalanya. Seharusnya dirinya tidak mengkhianati Katerina hanya demi kepuasan yang bersifat sementara.

"Rei, kau sudah pulang nak?"" sambut Ranti ibunya Rei.

"Iya, mah." Rei menjawab dengan lesu.

"Rei, Kau kenapa sayang? mengapa kau begitu lesu?" tanya Ranti bingung.

"Mah, aku ingin berbicara denganmu, ada hal penting yang harus aku katakan padamu."

Kening Ranti mengerut "Apa yang ingin kau bicarakan Rei?" tanyanya.

"Duduk dulu, mah." ajak Rei menundukkan pantatnya di sofa ruang tamu.

"Baiklah, sekarang katakan Rei." seru Ranti menatap putranya itu.

Rei meraih tangan ibunya, lalu menggenggamnya erat.

"Mah, sebelum aku mengatakannya. Aku mohon mama harus percaya padaku." pinta Rei menatap dalam ibunya.

"Iya sayang, mama selalu percaya denganmu."

Rei menarik nafas, lalu menghembuskan nya. Ia sebenarnya takut mengatakan ini tapi ibunya harus tahu mengenai masalah dirinya dengan Olivia.

"Mah... Olivia hamil."

"Olivia? bukankah dia adik tiri Katerina kekasihmu?" tanya Ranti mengingat dulu Katerina pernah memperkenalkan Olivia padanya saat ulang tahun perusahaan Alberto.

Rei mengangguk "Iya, mah."

"Lalu, mengapa kau memberitahukan soal ini?" tanya Ranti bingung.

"Karena aku orang yang menghamili Olivia Mah." jawab Rei.

Jdarrrr

Bagai tersambar geledek Ranti shock mendengar berita ini. Bagaimana bisa anaknya yang dianggapnya baik malah menghamili Olivia adik dari kekasihnya sendiri.

"Apa? k-kau menghamili Olivia?" tanya Ranti terbata-bata saking terkejutnya.

"Iya, mah." jawab Rei menunduk merasa bersalah.

Ranti langsung berdiri "Bagaimana bisa Rei? Bukankah Katerina kekasihmu? Mengapa kau malah menghamili adiknya sendiri. Apa kau sudah gila hah?!" teriak Ranti sangat marah.

"Mah, aku minta maaf. Aku juga tidak tahu wanita itu akan hamil. Kalau tahu seperti ini aku tidak mungkin melakukan itu dengannya."

"Tapi mama tenang saja. Aku tidak percaya jika itu anakku karena aku sangat yakin saat melakukan itu dengannya aku selalu memakai pengaman. Saat ini aku sedang menyelidiki nya mah. Ku mohon percayalah padaku mah."

Plak!

Tamparan keras mendarat begitu saja di wajah tampan Rei. Ranti benar-benar sangat marah bisa-bisanya putranya menghamili anak orang lain. Selama ini Ranti pikir anaknya itu baik tapi ternyata dibelakang sangat bejat.

"Kau sangat keterlaluan Rei. Bisa-bisanya kau mengelak seperti itu? Aku tidak menyangka putraku yang selalu aku banggakan ternyata dia sangat biadab.  Aku sangat kecewa dengan mu, Reino Alberto!" ungkap Ranti berlinang air mata.

Rei berlutut dikaki ibunya "Mah, aku minta maaf, ku mohon mah, tolonglah percaya padaku." pinta Rei menangis dikaki Ranti.

"Ada apa ini? mengapa kalian menangis?" tanya Rangga yang baru keluar dari ruang kerjanya.

"Tanyakan saja pada anakmu." jawab Ranti terisak. Ia benar-benar kecewa dengan anaknya.

Alis Rangga saling bertautan ia semakin bingung mengapa istri dan putranya menangis? Apa yang sebenarnya terjadi.

Rangga menatap putranya "Rei, apa yang terjadi? mengapa kalian menangis?" tanya Rangga.

Rei tidak menjawab. Ia masih menangis sambil berlutut di kaki Ranti memohon ampunan. Rei sangat takut jika papa nya tahu maka dia pasti akan murka melebihi mama nya. Apalagi Rangga orang yang sangat tempramental.

"Rei, jawab! Katakan apa yang terjadi?!" bentak Rangga marah karena tidak dihiraukan.

"Anakmu itu menghamili Olivia, putri tiri Andi Cristopher!" ungkap Ranti.

"Apaaa?" teriak Rangga terkejut bukan main mendengar nya.

"Apa kau sudah kehabisan akal Rei? kenapa kau menghamili Olivia hah?!" bentaknya sangat marah.

"Pah, maafkan aku. Aku tidak tahu jika wanita itu akan hamil dan aku juga tidak percaya jika anak yang ada dalam kandungannya itu adalah anakku. Olivia wanita yang sangat licik pah, kau harus percaya padaku." ungkap Rei.

"Kurang ajar. Anak tidak tahu diri. Mau ditaruh dimana mukaku hah! Kau benar-benar mempermalukan keluarga Alberto!" teriak Rangga murka.

"Pah,  ku mohon percaya padaku." Rei beralih berlutut dikaki Rangga.

Bugh!

Rangga menojok wajah anaknya saking marahnya dirinya dengan perbuatan Rei yang sangat memalukan keluarganya. Ia tidak menyangka anaknya sendiri melakukan hal biadap seperti itu.

"Diam! Aku benar-benar kecewa denganmu Rei. Putraku ternyata sangat bejat.  Bagaimana aku bisa bertatap muka dengan Andi nantinya? Aku benar-benar malu sampai tidak punya muka lagi."

"Dengar Rei, kau harus bertanggung jawab. Nikahi Olivia sebelum media mengetahui jika Olivia hamil diluar nikah." perintah Rangga.

Rei menggeleng cepat "Aku tidak mau menikah dengan wanita licik seperti Olivia Pah, wanita itu tidak bisa dipercaya. Mungkin saja dia ingin menjebak kita." tukas Rei.

"Diam! Aku tidak ingin mendengar alasanmu Rei. Intinya kau harus menikah dengan Olivia secepatnya. Aku tidak ingin media mengetahui jika Olivia hamil diluar nikah, bisa rusak citra keluarga ini dimata masyarakat dan ini semua akan sangat mempengaruhi harga saham perusahaan Alberto." sarkas Rangga.

"Tapi pah.."

"Buat Konferensi pers besok pagi. Katakan bahwa kau akan bertunangan dengan Olivia. Kau tidak bisa menolak Rei. Berani berbuat berani bertanggung jawab!" tegas Rangga.

"Baik, pah." Rei hanya bisa pasrah menerima perintah dari Rangga. Ia tidak berkutik saat ini, yang harus ia lakukan adalah mencari bukti kalau itu bukan anaknya.

******

"Bagaimana Olivia? apa kau sudah mengatakannya pada, Rei?" tanya Sera ibunya.

Olivia tersenyum bahagia "Tentu saja bu, semua rencana kita berjalan dengan baik." jawabnya.

"Baguslah kalau begitu, jika kau bisa menikah dengan Rei maka kau bisa menguasai harta keluarga Alberto." seru Sera.

"Iya jelas bu. Aku pasti akan membuat Rei bertekuk lutut dihadapan ku. Sehingga dia tidak akan berani untuk melawanku."

"Olivia, kau memang putri ku yang paling pintar." puji Sera bahagia.

"Aku tidak sabar melihat wajah kekecewaan Katerina karena ternyata lelaki yang paling dia cintai akan menikah dengan adik tirinya sendiri hahaha." Olivia tertawa bahagia membayangkan reaksi Katerina saat tau.

"Kau benar sayang, pasti dia akan semakin gila melihatmu menikah dengan Rei." balas Sera juga tertawa.

"Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya seseorang mengejutkan kedua wanita itu.

"Ayah." lirih Olivia terkejut melihat Andi berdiri dibelakangnya dengan bersindekap dada.

"Mas, Andi." lirih Sera juga terkejut melihat suaminya menatapnya dengan tajam.

Andi berjalan mendekati istri dan anak tirinya dengan tatapan tajam.

"Jawab! apa yang sedang kalian lakukan?" bentak Andi.

"Begini mas, sebenarnya Olivia hamil." ungkap Sera membuat Andi melotot.

"Apa? Olivia hamil? siapa yang menghamilinya?"

Olivia memeluk lengan Andi "Ayah, maafkan aku, aku hamil anaknya Rei ayah, dia yang telah menghamili ku ayah." kata Olivia terisak.

"Rei? maksudmu, Reino Alberto?" tanya Andi memastikan, setahunya Rei adalah kekasih Katerina mengapa malah menghamili Olivia? pikir Andi bingung.

"Iya ayah, aku dan Rei melakukan hubungan terlarang sehingga aku mengandung anaknya. Maafkan aku ayah, aku....aku tidak bermaksud untuk mempermalukan keluarga ini tapi aku sangat mencintai Rei ayah." jawab Olivia berlinang air mata palsu.

"Tapi Olivia, bukankah Rei itu kekasih Katerina?" tanyanya.

Olivia mengangguk "Iya ayah, dulunya Rei memang kekasih kaka, tapi mereka sudah putus ayah." jawabnya.

Andi hanya diam. Ia masih terkejut dengan berita ini. Disatu sisi Olivia memang putri kesayangannya tapi disisi lain entah mengapa dia jadi tidak tega dengan Katerina. Apalagi Andi sangat tahu kalau Katerina sangat mencintai Rei begitupun sebaliknya.

"Ayah, apa ayah marah? kenapa ayah hanya diam? kalau ayah marah aku minta maaf. Aku tau ayah pasti kecewa kan?" tanya Olivia terisak dan langsung berlutut dikaki Andi.

Andi tersentak melihat Olivia berlutut dikakinya "Bangunlah, sayang. Ayah tidak marah, mana bisa ayah marah dengan putri kesayangan ayah."

"Benarkah?" tanya Olivia dengan mata berbinar.

"Iya sayang, besok ayah akan bertemu dengan Rei untuk meminta pertanggung jawaban darinya. Biar bagaimanapun pria itu harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, beraninya dia menghamili putri ku." geram Andi tersulut emosi.

"Terima kasih ayah, aku sayang ayah." ungkap Olivia memeluk ayahnya manja.

"Sama-sama sayang." Andi mengelus kepala Olivia dengan lembut.

"Mas, kau sangat pengertian." kata Sera tersenyum haru.

"Kemari lah." pinta Andi.

Mereka bertiga saling berpelukan satu sama lain, seakan keluarga bahagia.

"Lihat Katerina, ayah sangat menyayangi ku melebihi dirimu dan bahkan sebentar lagi pria yang paling kau cintai akan jadi milikku. Semua yang menjadi milikmu kini beralih padaku." kata Olivia dalam hati tersenyum bahagia.

*****

Keesokan harinya Rei benar-benar mengadakan konferensi pers bersama Olivia. Kini para wartawan berkerumun memenuhi kantor Alberto Company. Hari ini Rei akan mengumumkan tentang pertunangannya dengan Olivia.

Saat ini banyak pasang kamera memotret Rei yang bergandengan tangan dengan Olivia. Mereka mengadakan siaran langsung sehingga seluruh media menyorot berita mereka.

"Hallo, aku Reino Alberto, CEO Alberto company ingin memberitahukan kepada kalian semua kalau aku akan bertunangan dengan salah satu putri Andi Cristopher yang bernama, Olivia Natasha Cristopher." ungkap Rei kepada semua wartawan.

"Maaf menyela tuan Rei, setahu saya anda dulu berpacaran dengan nona Katerina, kakaknya nona Olivia. Apakah kalian sudah putus?" tanya wartawan lain.

"Iya kaka saya Katerina dan Rei sudah putus." jawab Olivia.

"Tuan Rei, mengapa anda ingin menikah dengan nona Olivia? Apakah kalian saling mencintai?" tanya wartawan.

"Iya tentu saja saya dan Olivia saling mencintai itulah sebabnya saya ingin menikah dengannya." jawab Rei tersenyum paksa.

"Wah, selamat kalau begitu. Semoga hubungan kalian selalu langgeng."

"Iya terima kasih atas doanya, nanti kami akan berikan undangan resmi nya kepada kalian semua, iya kan sayang?" tanya Olivia memeluk lengan Rei dengan manjanya.

"Iya sayang." jawab Rei dengan senyum paksa.

"Angga waktunya sudah habis. Bubarkan para wartawan ini!" perintah Rei sudah muak menampilkan senyum paksa.

"Baik, tuan."

Para Wartawan disuruh bubar karena waktu untuk konferensi pers sudah berakhir. Kini diruangan itu hanya tersisa Olivia dan Reino.

"Sudah puas?" tanya Rei sinis.

"Tentu saja belum. Kau belum menikahi ku bagaimana aku bisa puas hm." jawabnya tersenyum licik.

"Dasar wanita licik. Aku tidak menyangka ternyata kau sangat licik Olivia. Kau bahkan menjerat ku dengan cara seperti ini." tukas Rei marah.

"Ini tidak seberapa Rei sayang. Kau akan lebih terjerat denganku hingga kau tidak bisa terlepas dari genggaman ku." ungkapnya menyeringai.

"Keluar!" perintah Rei dengan wajah datar.

Olivia tidak bergeming dari tempatnya, dia malah mendekat ke arah Rei untuk menggodanya.

"Sayang, mengapa kau begitu dingin padaku? Bukankah dulu kau sangat menyukai pelayanan ku, Reino sayang." goda Olivia ingin membangkitkan gairah Rei. Ia meletakkan tangannya di dada Rei sambil mengelus-elus nya mencoba untuk menggoda Rei dengan pesonanya tapi Rei malah menepis tangan Olivia dengan kasar.

"Jangan pikir aku akan tertarik dengan wanita murahan sepertimu Olivia. Bagiku cukup sekali aku tertipu dengan wajah sok polos mu itu."tukas Rei menyesal.

"Rei sayang, aku tidak menipumu. Aku memang sangat mencintaimu sayang." seru Olivia.

"Diam! Keluar dari ruangan ku sekarang!" bentak Rei sangat marah.

"Baiklah, sampai jumpa lagi Reino ku sayang." Olivia keluar dari ruangan Rei dengan wajah berseri-seri. Sedangkan Rei membanting barang yang ada didekatnya karena marah.

"Arghhhhh, Wanita itu benar-benar licik." geram Rei mengepalkan tangannya kuat.

"Lihat saja Olivia, setelah kita menikah nanti. Aku akan membuat hidupmu terasa di neraka sampai kau sendiri yang ingin berpisah denganku." ucap Rei menyeringai.

******

Sementara Katerina yang tidak sengaja melihat siaran langsung konferensi pers itu tersenyum miring. Mimpinya melihat Rei dan Olivia menikah ternyata benar-benar jadi kenyataan. Ia tidak menduga mereka berdua benar-benar akan menikah.

"Kate, apa kau baik-baik saja?" tanya Zahra khawatir.

Saat ini keluarga Brawitama sedang menikmati sarapan bersama dan mereka semua melihat konferensi pers itu. Zahra jadi khawatir Katerina akan sedih setelah melihat siaran tadi. Biar bagaimanapun Rei itu mantan kekasih Katerina.

"Aku baik-baik saja tante. Mengapa tante bertanya seperti itu?" jawab Katerina balik bertanya.

"Aku hanya takut kau akan sedih setelah melihat siaran tadi Kate. Apalagi dia adalah mantan kekasih mu." ungkap Zahra mengatakan isi hatinya.

Katerina tersenyum "Tante tenang saja, aku sama sekali tidak sedih dan untuk apa juga bersedih? toh aku dan Rei juga sudah putus."

"Kau yakin tidak apa, Kate?" tanya Zahra tidak yakin.

"Iya tante, lagipula untuk apa bersedih. Lelaki brengsek seperti Rei tidak pantas untuk membuatku menangis. Aku juga sudah melupakannya. Tante jangan khawatir, aku hanya tidak menyangka saja ternyata secepat itu mereka akan menikah." jawab Katerina jujur

"Syukurlah, aku lega mendengarnya." seru Zahra tersenyum.

Katerina tersenyum tetapi tidak dengan tangannya yang terkepal kuat dibawah meja. Ia marah bukan karena cemburu melihat Rei menikah dengan Olivia tetapi karena dirinya marah melihat hidup Olivia yang bahagia diatas penderitaannya. Tentu saja Katerina marah melihat kebahagiaan Olivia bersama Rei. Apalagi setelah membuat nya diusir dari rumahnya sendiri.

Zyano yang duduk disamping Katerina melihat tangan wanita itu terkepal kuat. Zyano paham bahwa Katerina sedang menahan marah.

Tanpa diduga-duga Zyano malah menggenggam tangan Katerina yang terkepal tadi membuat wanita itu tersentak dan langsung menatap kearah Zyano yang masih santai sarapan.

Katerina berusaha melepaskan genggaman tangan Zyano dari tangannya tapi usahanya nihil karena pria itu malah semakin menggenggamnya erat seolah tidak ingin melepaskan nya.

"Lepaskan tanganku." bisik Katerina pelan.

"Tidak mau." balas Zyano membuat Katerina semakin geram.

Katerina masih berusaha keras melepaskan tangannya tapi tetap saja susah, tenaganya tidak sekuat itu. Ia menghela nafas pelan menatap Zyano dengan penuh kekesalan.

"Zyan, nanti kamu antarkan Katerina ke kantornya ya." pinta Zahra pada putranya itu.

"Iya mom, aku pasti akan mengantarkan nya." jawab Zyano dengan senang hati.

"Tidak perlu tante, aku bisa naik taksi sendiri. Aku tidak ingin merepotkan tuan, Zyano." tolak Katerina.

"Kata siapa kau merepotkan ku? aku tidak merasa begitu." sarkas Zyano membantah.

"Tapi tuan, jarak kantorku dengan kantormu jauh. Jika kau mengantarkan ku, kau akan lama sampai ke kantormu" tukas Katerina.

"Kau tidak usah khawatir. Aku tidak ada rapat pagi ini. Jadi aku bisa mengantarkan mu dengan selamat sampai kantor." ungkap Zyano semakin membuat Katerina kesal.

"Ya sudah, kalau begitu sebaiknya kalian segera berangkat, hati-hati dijalan ya, Zyan." kata Zahra.

"Iya mom, aku berangkat dulu, dah mom, dad."

Bersambung 😎

______________________________________________

Zyano kayaknya udah mulai tertarik nih 😚

JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMEN DAN SHARE CERITA INI DUNG BIAR RAME HEHEHE

MAAF KALAU CERITANYA TIDAK SESUAI DENGAN EKSPEKTASI KALIAN KARENA INILAH YANG SAYA PIKIRKAN.

JIKA TIDAK SUKA MAKA TIDAK USAH DIBACA

CERITA INI HASIL DARI BUAH PEMIKIRAN SAYA

SAYA YG SUKA HALU 😭😂

SEKIAN TERIMA GAJIH💰💰💰

^^^Coretan Senja ✍️^^^

Terpopuler

Comments

febby fadila

febby fadila

ciiieeeee yg udah mulai perhatian nieee

2024-12-30

1

Rara Kusumadewi

Rara Kusumadewi

cie udah mulai perhatian zyan

2023-08-13

2

Dede

Dede

jgn cpt merasa puas dl km Olivia. km dan ibu km akan kena seranggan jantung kl tahu siapa yg akan menikahi Kate. zyani lebih segala gala nya dr Rei. lepas teri Kate dapat kakap. nyahoo km Olivia.

2023-03-28

3

lihat semua
Episodes
1 1. AWAL KEHANCURAN
2 2. PINGSAN
3 3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4 4. TIDAK TERTARIK
5 5. TAMPARAN
6 6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7 7. WANITA PENGGODA
8 8. BERJODOH
9 9. FIRST KISS
10 10. PERMINTAAN ZAHRA
11 11. SURAT PERJODOHAN
12 12. MULAI DEKAT
13 13. KONFERENSI PERS
14 14. MISI RAHASIA
15 15. RATU DRAMA
16 16. LAMARAN ROMANTIS
17 17. KABAR BAHAGIA
18 18. SIAPA PRIA ITU?
19 19. MULAI CURIGA
20 20. KEKEJAMAN ZYANO
21 21. MELEPAS RINDU
22 22. WANITA SELALU BENAR!
23 23. PAKET MENGERIKAN
24 24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25 25. WEDDING DAY
26 26. DINNER WITH FAMILY
27 27. BERTEMU PASANGAN GILA
28 28. MALAM KEBAHAGIAAN
29 29. RENCANA JAHAT
30 30. BERITA MENGEJUTKAN
31 31. PERMINTAAN GILA
32 32. TERLUKA
33 33. ANDI MASUK PENJARA?
34 34. TIDAK PANDAI MERAYU
35 35. SALING MENYALAHKAN
36 36. TAMU TERHORMAT
37 37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38 38. MENEROBOS MASUK
39 39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40 40. KENZIE SANG HACKER
41 41. BEKAS LUKA CAMBUK
42 42. TERANCAM BATAL
43 43. HOT NEWS
44 44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45 45. RAPAT DADAKAN
46 46. UNGKAPAN CINTA
47 47. MENGAMBIL ALIH
48 48. KECURIGAAN KATERINA
49 49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50 50. TERPAKSA BERBOHONG
51 51. SELALU TAU
52 52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53 53. SALAH PAHAM
54 54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55 55. SALING BERJANJI
56 56. MASA LALU OLIVIA
57 57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58 58. NIAT JAHAT
59 59. HANYA MILIKMU
60 60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61 61. MENGAJAK BERTEMU
62 62. WANITA YANG MENARIK
63 63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64 64. HAMIL?
65 65. DIAMBANG KEMATIAN
66 66. KABUR BERSAMA
67 67. KEMATIAN BRYAN #1
68 68. KEMATIAN BRYAN #2
69 69. LIKE FATHER LIKE SON
70 70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71 71. SERANGAN BALIK
72 72. ZAHRA SAKIT
73 73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74 74. RATU AKTING
75 75. BERBEDA PENDAPAT
76 76. MEMBERI PELAJARAN
77 77. NASEHAT ZEANO
78 78. KENYATAAN PAHIT
79 79. BERSIKAP MANJA
80 80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81 81. PULANG KE MANSION LAMA
82 82. DIRETAS BALIK
83 83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84 84. PENAWARAN BERSYARAT
85 85. KESALAHAN FATAL IRENE
86 86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87 87. AJAKAN BULAN MADU
88 88. MEMINTA MAAF
89 89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90 90. KESALAHPAHAMAN
91 91. HILANG KENDALI
92 92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93 93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94 94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95 95. TAK DIANGGAP
96 96. HILANGNYA KERAGUAN
97 97. TERPAKSA MENYETUJUI
98 98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99 99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100 100. TANTANGAN GILA
101 101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102 102. BULAN MADU
103 103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104 104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105 105. DINNER ROMANTIS
106 106. SALING CURIGA
107 107. KEPOSESIFAN ZYANO
108 108. TERMAKAN EGO
109 109. CEMBURU
110 110. BERBAIKAN KEMBALI
111 111. BERNIAT MEREBUT
112 112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113 113. BERTEMU TEMAN LAMA
114 114. POSITIF HAMIL
115 115. THE END SEASON 1
116 PENGUMUMAN SEASON 2
117 S2: EPISODE 116
118 S2 : EPISODE 117
119 S2 : EPISODE 118
120 S2 : EPISODE 119
121 S2 : EPISODE 120
122 S2 : EPISODE 121
123 S2 : EPISODE 122
124 S2 : EPISODE 123
125 S2 : EPISODE 124
126 S2 : EPISODE 125
127 S2 : EPISODE 126
128 S2 : EPISODE 127
129 S2 : EPISODE 128
130 S2 : EPISODE 129
131 S2 : EPISODE 130
132 S2 : EPISODE 131
133 S2 : EPISODE 132
134 S2 : EPISODE 133
135 S2 : EPISODE 134
136 S2 : EPISODE 135
137 S2 : EPISODE 136
138 S2: EPISODE 137
139 S2 : EPISODE 138
140 S2 : EPISODE 139
141 S2 : EPISODE 140
142 S2 : EPISODE 141
143 S2 : EPISODE 142
144 S2 : EPISODE 143
145 S2 : EPISODE 144
146 S2 : EPISODE 145
147 S2 : EPISODE 146
Episodes

Updated 147 Episodes

1
1. AWAL KEHANCURAN
2
2. PINGSAN
3
3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4
4. TIDAK TERTARIK
5
5. TAMPARAN
6
6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7
7. WANITA PENGGODA
8
8. BERJODOH
9
9. FIRST KISS
10
10. PERMINTAAN ZAHRA
11
11. SURAT PERJODOHAN
12
12. MULAI DEKAT
13
13. KONFERENSI PERS
14
14. MISI RAHASIA
15
15. RATU DRAMA
16
16. LAMARAN ROMANTIS
17
17. KABAR BAHAGIA
18
18. SIAPA PRIA ITU?
19
19. MULAI CURIGA
20
20. KEKEJAMAN ZYANO
21
21. MELEPAS RINDU
22
22. WANITA SELALU BENAR!
23
23. PAKET MENGERIKAN
24
24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25
25. WEDDING DAY
26
26. DINNER WITH FAMILY
27
27. BERTEMU PASANGAN GILA
28
28. MALAM KEBAHAGIAAN
29
29. RENCANA JAHAT
30
30. BERITA MENGEJUTKAN
31
31. PERMINTAAN GILA
32
32. TERLUKA
33
33. ANDI MASUK PENJARA?
34
34. TIDAK PANDAI MERAYU
35
35. SALING MENYALAHKAN
36
36. TAMU TERHORMAT
37
37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38
38. MENEROBOS MASUK
39
39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40
40. KENZIE SANG HACKER
41
41. BEKAS LUKA CAMBUK
42
42. TERANCAM BATAL
43
43. HOT NEWS
44
44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45
45. RAPAT DADAKAN
46
46. UNGKAPAN CINTA
47
47. MENGAMBIL ALIH
48
48. KECURIGAAN KATERINA
49
49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50
50. TERPAKSA BERBOHONG
51
51. SELALU TAU
52
52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53
53. SALAH PAHAM
54
54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55
55. SALING BERJANJI
56
56. MASA LALU OLIVIA
57
57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58
58. NIAT JAHAT
59
59. HANYA MILIKMU
60
60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61
61. MENGAJAK BERTEMU
62
62. WANITA YANG MENARIK
63
63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64
64. HAMIL?
65
65. DIAMBANG KEMATIAN
66
66. KABUR BERSAMA
67
67. KEMATIAN BRYAN #1
68
68. KEMATIAN BRYAN #2
69
69. LIKE FATHER LIKE SON
70
70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71
71. SERANGAN BALIK
72
72. ZAHRA SAKIT
73
73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74
74. RATU AKTING
75
75. BERBEDA PENDAPAT
76
76. MEMBERI PELAJARAN
77
77. NASEHAT ZEANO
78
78. KENYATAAN PAHIT
79
79. BERSIKAP MANJA
80
80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81
81. PULANG KE MANSION LAMA
82
82. DIRETAS BALIK
83
83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84
84. PENAWARAN BERSYARAT
85
85. KESALAHAN FATAL IRENE
86
86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87
87. AJAKAN BULAN MADU
88
88. MEMINTA MAAF
89
89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90
90. KESALAHPAHAMAN
91
91. HILANG KENDALI
92
92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93
93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94
94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95
95. TAK DIANGGAP
96
96. HILANGNYA KERAGUAN
97
97. TERPAKSA MENYETUJUI
98
98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99
99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100
100. TANTANGAN GILA
101
101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102
102. BULAN MADU
103
103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104
104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105
105. DINNER ROMANTIS
106
106. SALING CURIGA
107
107. KEPOSESIFAN ZYANO
108
108. TERMAKAN EGO
109
109. CEMBURU
110
110. BERBAIKAN KEMBALI
111
111. BERNIAT MEREBUT
112
112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113
113. BERTEMU TEMAN LAMA
114
114. POSITIF HAMIL
115
115. THE END SEASON 1
116
PENGUMUMAN SEASON 2
117
S2: EPISODE 116
118
S2 : EPISODE 117
119
S2 : EPISODE 118
120
S2 : EPISODE 119
121
S2 : EPISODE 120
122
S2 : EPISODE 121
123
S2 : EPISODE 122
124
S2 : EPISODE 123
125
S2 : EPISODE 124
126
S2 : EPISODE 125
127
S2 : EPISODE 126
128
S2 : EPISODE 127
129
S2 : EPISODE 128
130
S2 : EPISODE 129
131
S2 : EPISODE 130
132
S2 : EPISODE 131
133
S2 : EPISODE 132
134
S2 : EPISODE 133
135
S2 : EPISODE 134
136
S2 : EPISODE 135
137
S2 : EPISODE 136
138
S2: EPISODE 137
139
S2 : EPISODE 138
140
S2 : EPISODE 139
141
S2 : EPISODE 140
142
S2 : EPISODE 141
143
S2 : EPISODE 142
144
S2 : EPISODE 143
145
S2 : EPISODE 144
146
S2 : EPISODE 145
147
S2 : EPISODE 146

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!