6. MENCARI TAHU TENTANGNYA

Katerina pergi dengan berlinang air mata. Ia tidak bisa menahan sesak di dadanya. Perkataan yang dilontarkan oleh Zyano sangat melukai perasaan nya.

Sepanjang jalan, Katerina menangis terisak. Dadanya terasa sakit bagai tersayat pisau. Apakah begitu rendahnya dirinya dimata Zyano sampai pria itu mengatakan jika dirinya punya maksud terselubung? Padahal Katerina sama sekali tidak ada maksud dengan keluarga itu. Ah sudahlah, dunia itu memang kejam.

Katerina lelah terus berjalan tak tentu arah. Hari sudah semakin larut malam. Entah kemana dia pergi Katerina juga tidak tahu.

Diusir dari rumah bagikan sampah tak berguna bahkan dikhianati oleh kekasihnya. Sungguh, hidup yang menyedihkan. Katerina membuang nafas kasar menatap jalanan yang sudah semakin sepi.

"Oh tuhan, mengapa ujian yang kau berikan sangat berat? Aku tidak sanggup lagi menahannya. Ini terlalu menyakitkan untukku." lirih Katerina terisak menatap langit.

"Apa lagi yang harus ku lakukan? Aku tidak punya rumah bahkan uang pun juga tidak ada. Bagaimana bisa aku melanjutkan hidup jika begini." gumamnya lirih.

Jdarrrrr

Suara guntur serta kilatan petir saling bersahutan di langit yang menandakan sebentar lagi akan turun hujan.

Katerina duduk terdiam di salah satu kursi yang ada ditepi jalanan. kepalanya menunduk meratapi nasib yang memilukan hidupnya, terlalu berat cobaan yang datang seolah tak berhenti.

Katerina menangis dalam diam. Ia tidak tahu harus kemana lagi. Keluarga tidak punya sahabat tentu ada tetapi Katerina tidak ingin merepotkan Maya sahabat nya itu.

Nampak dari kejauhan seorang wanita berpakaian kerja baru saja keluar dari sebuah restoran dan tanpa sengaja melihat ada wanita sedang duduk di kursi dengan postur tubuh yang dia kenali. Ia melangkahkan kakinya mendekat dan semakin yakin jika dia memang kenal. Ia memegang pundak wanita itu sontak saja wanita itu mendongakkan wajahnya.

"Astaga, Kate?" Matanya melotot mendapati sahabat nya dengan wajah penuh air mata.

"Maya." lirih Kate terkejut mendapati sahabatnya yang sedang menatapnya.

"Ya ampun Kate, kau kenapa? Apa yang terjadi padamu?" tanya Maya khawatir melihat keadaan Katerina yang sangat memperihatinkan. Mata yang menghitam akibat riasan yang luntur tekena air matanya.

Katerina tidak menjawab tetapi ia langsung memeluk tubuh Maya dan terisak dalam pelukannya. Hatinya hancur dan sakit di waktu yang bersamaan. Sedangkan Maya hanya membiarkan Katerina menangis sampai ia puas sambil mengelus punggung belakanganya yang bergetar hebat akibat tangisannya yang pecah.

"Kate, tenanglah." ucap Maya menenangkan katerina yang terus saja menangis sedang menyalurkan perasaanya yang sedang remuk redam.

Setelah puas menangis Katerina menghapus air matanya. Perlahan hatinya mulai tenang. Ia menatap Maya sahabatnya lalu menghembuskan nafas berat.

"Sudah puas menangis nya?" tanya Maya seraya menghapuskan sisa-sisa air mata Katerina.

Katerina hanya mengangguk sambil tersenyum tipis. Setelah puas menangis, menyalurkan segala emosi yang ada dalam dirinya Katerina merasa lega walaupun masalahnya belum kelar.

"Kate, kau kenapa? Mengapa kau menangis ditepi jalanan seperti ini? Apa yang terjadi padamu?" Cecar Maya melayangkan banyak pertanyaan yang ada dalam kepalanya.

Jdarrrrr

Lagi-lagi suara guntur dan kilatan petir menggema membuat keduanya terkejut. Awan semakin menghitam gelap pertanda hujan akan turun.

Maya berdiri "Kate, sebaiknya kita ke apartemen ku saja. Sebentar lagi hujan turun. Kau bisa menceritakan semuanya di apartemen ku nanti." ajak Maya mengulurkan tangannya.

Katerina hanya mengangguk tanpa bersuara lalu menerima uluran tangan dari Maya. Mereka bergegas pergi sebelum hujan membasahi jalanan. Apartemen Maya tidak jauh dari sana sehingga mereka akan cepat sampai.

Begitu tiba di depan kamar Apartemen Maya segera mengetikkan password sehingga pintu terbuka dengan lebarnya. Maya menggiring Katerina untuk duduk di sofa lalu mengambilkan air putih untuknya minum.  Katerina minum air putih itu sampai habis karena tenggorokannya memang kering.

Maya duduk di samping Katerina dan menatapnya lembut. " Sekarang ceritakan semuanya padaku Kate. Aku ingin mendengarnya." ucap Maya serius.

Kate menarik nafas dalam menatap Maya "Aku tidak tahu harus mulai dari mana dulu Maya, tapi aku akan menceritakan intinya saja. Kau tau kan aku ingin memberikan kejutan untuk Rei, saat itu juga hubungan ku dengannya berakhir."

"Whattt? Kenapa Kate?" pekik maya terkejut.

"Rei, berselingkuh dibelakang ku dengan Olivia, adik tiri ku sendiri." jawab Katerina mengepalkan tangan saat mengingat itu.

"Oh my good."

"Tidak hanya itu saja Maya, bahkan aku juga diusir dari rumah ku sendiri hanya karena Olivia. Setengah harta keluarga Cristopher diberikan ayahku padanya secara gratis."

"Kau tau aku sangat marah tetapi aku tidak berdaya karena itu keputusan ayahku. Bahkan aku tidak bisa tinggal lagi di rumah mending ibuku sendiri. Kedua wanita licik itu berhasil menghasut ayahku sampai dia tega membuang anaknya sendiri bagai sampah tak berguna." Geram Katerina tangannya terkepal kuat.

"Astaga, segitunya ayahmu mencintai mak lampir itu? Apa dia tidak waras mengusir anaknya sendiri? ckckck." Maya tersulut emosi mendengar cerita Katerina.

"Itulah, aku juga tidak habis pikir Maya. Entah pemikat apa yang digunakan oleh mak lampir itu sehingga ayahku sangat tergila-gila padanya."

"Mungkin saja dia pakai dukun atau guna-guna, Kate." sahut Maya.

Katerina tertawa lepas "Apa kau gila? mana ada guna-guna di zaman modern sekarang Maya. Aku tidak percaya takhayul itu."

"Heii Kate, jangan salah. Meskipun kita hidup di zaman modern bukan berarti guna-guna dan dukun lenyap begitu saja. Mereka masih ada, hanya saja tidak banyak yang tahu."

"Benarkah?" tanya Katerina terlihat tidak percaya.

"Ya tentu saja, aku sangat yakin pasti ibu tirimu itu melakukan guna-guna pemikat hati agar ayahmu takluk dihadapan nya. Kau lihat sendiri bukan, dulu ayahmu sangat menyayangi mu bahkan rela melakukan apapun untuk mu tetapi setelah menikah dengan mak lampir itu kasih sayangnya berpindah ke anak tirinya saja bahkan sekarang kau dibuang."

Katerina diam nampak berpikir "Memangnya ada hal seperti itu?" tanyanya.

Maya terkekeh melihat kepolosan sahabatnya itu. "Tentu saja ada Kate, bisa jadi ibu tirimu memberikan air yang sudah dikasih matra cinta buta hingga ayahmu tidak berdaya didepannya, bahkan sampai tergila-gila hingga melupakan anak kandungnya sendiri."

Tawa Katerina menggelar mendengar perkataan Maya. Apalagi melihat wajah Maya saat menceritakan itu terlihat sangat serius. Katerina tetap saja tidak percaya dengan hal begituan.

"Kenapa kau malah tertawa hah? Aku mengatakan yang sebenarnya!" tukas Maya kesal melihat sahabatnya menertawakan dirinya.

"Kau sangat lucu Maya, sampai perutku sakit dibuatnya." Katerina tertawa sambil memegangi perutnya.

"Apanya yang lucu? Aku sedang serius Katerina." sarkas Maya.

"Kau tidak tahu sih aku dulu tinggal di kampung dan di sana banyak orang menggunakan ritual untuk membuat sebuah permohonan." lanjut Maya membuat tawa Katerina terhenti.

"Oh ya, permohonan apa saja?" tanya Katerina.

"Ya mana aku tahu, aku kan tidak pernah melakukan itu tapi setahu ku yang kudengar dari orang-orang katanya ritual itu bisa membuat pacar tergila-gila bahkan sampai terpincut hingga tidak akan terpesona dengan orang lain." jawab Maya dengan wajah serius.

Lagi-lagi Katerina tertawa lepas ekspresi Maya saat menceritakan itu sangat lucu baginya, hingga Katerina tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.

"Maya... sepertinya, saat kau kecil orang tuamu banyak menceritakan dongeng ya hingga kau percaya hal yang begituan." ejek Katerina terkekeh.

"Tidak... bukan begitu Kate, ini bukan dongeng tapi kenyataan!!" bantah Maya.

"Ah sudahlah, aku lelah ingin istirahat tubuhku masih lemah akibat tabrakan itu. Jika aku masih mendengar cerita mu sampai pagi kau tidak akan selesai." Katerina beranjak tapi tangannya ditahan oleh Maya.

"Kau ditabrak? Siapa yang menabrakmu?" tanya Maya.

"Ah iya, aku sampai lupa menceritakan itu padamu." Katerina kembali duduk di sofa menatap Maya yang tengah serius menatapnya.

"Jadi begini saat aku diusir dari rumah aku pergi ke Bar minum-minum di sana sampai mabuk." Belum sempat Katerina melanjutkan perkataannya lebih dulu di potong oleh Maya.

"Kau...ke Bar? Astaga, Kate apa sudah kau gila?" cecar Maya tidak habis pikir.

"Memangnya kenapa? Aku ke Bar untuk melupakan permasalahan hidupku yang rumit, dengan minum alkohol aku bisa melupakan masalah ku, ya walaupun tidak sepenuhnya."

"Jadi kau minum alkohol sampai mabuk? Oh my good Kate. Kau pasti sudah tidak waras. Bagaimana jika ada orang yang memanfaatkan keadaan mu disaat mabuk, lalu mengambil keperawanan mu? Apa yang akan kau lakukan hah!" tukas Maya marah.

"Ya..aku kan ingin melupakan masalah itu Maya. aku tidak berpikir sampai ke sana." lirih Kate.

"Ya itulah kesalahan mu, harusnya kau ceritakan padaku. Aku kan sahabat mu. Jangan melakukan hal gila lagi Kate, sebelum kau menyesalinya nanti. Aku tidak ingin kau kenapa-napa." balas Maya menghela nafas.

"Maafkan aku Maya, saat itu aku kalut hingga tidak bisa berpikir jernih. Hatiku hancur dikhianati dan diusir dari rumah, aku tidak tahu arah tujuanku dan aku juga tidak ingin terus merepotkan mu." ungkap Katerina terisak kembali.

Maya menarik Katerina dalam pelukannya. Ia dapat merasakan penderitaan yang dirasakan oleh sahabatnya itu. Maya sudah mengenal Kate sangat lama dan tentunya semua kehidupan Kate ia tahu. Maya tidak marah hanya saja dia tidak ingin terjadi sesuatu dengan Katerina.

"Tenanglah Kate, aku tidak marah, aku hanya tidak ingin kau kenapa-napa. Jangan pernah berpikir kau merepotkan ku. Aku saja tidak pernah merasa begitu. Bagiku, kau sudah seperti saudara untukku.  Bukankah dulu kau juga menolongku. Kau sahabatku Kate, aku sangat peduli padamu." kata Maya mengusap kepala sahabatnya dengan lembut.

Katerina melepaskan pelukannya menatap Maya yang tersenyum padanya "Terima kasih Maya, aku tidak tahu jika tidak ada dirimu bagaimana hidupku,  Kau sangat baik padaku."

"Itulah gunanya sahabat Kate." balasnya tersenyum.

"Ya sudah, sebaiknya kau istirahat bukankah kau habis ditabrak? Kau tidak perlu menceritakan sekarang. Aku tahu kau pasti lelah. Lihatlah wajahmu sangat jelek karena terlalu sering menangis." ejek Maya membuat Katerina tersenyum.

"Hish, kau ini selalu saja mengejekku. Baiklah aku ingin bersih-bersih dulu tubuhku sangat lengket." Katerina beranjak dari duduknya lalu pergi meninggalkan Maya yang masih duduk di sofa.

Setelah kepergian Katerina tangan Maya terkepal kuat "Keterlaluan sekali kalian. Aku tidak akan tinggal diam. Andi Cristopher tunggu saja tanggal kehancuran mu." geram Maya menyeringai.

******

Sedangkan ditempat lain Zyano memerintah semua anak buahnya untuk mencari keberadaan Katerina yang menghilang tanpa jejak. Zyano mondar-mandir tidak tenang. Mengapa hatinya begitu resah memikirkan Katerina padahal dulu tidak pernah merasa bersalah seperti ini.

"Zyan, bisakah kau duduk? Aku pusing melihat mu yang terus mondar-mandir." tegur Sean kesal.

"Menurutmu kemana wanita itu pergi?" tanya Zyano.

Sean menaikkan bahunya "Entahlah, aku juga tidak tahu."

Ceklek

Terdengar bunyi pintu dibuka Zyano dan Sean menoleh mendapati Zahra yang keluar dari kamarnya setelah sekian lama mengurung diri dalam kamar.

"Mom, belum tidur?" tanya Zyan tetapi tidak dihiraukan oleh Zahra. Ia berjalan seolah tidak melihat keberadaan anaknya itu.

Zyano menghembuskan nafasnya kasar melihat mommy nya sampai tidak menghiraukannya karena hal ini. Sungguh, Zyano pusing dibuatnya.

"Wow, aku tidak pernah melihat bibi semarah ini padamu sampai dia tidak menghiraukan mu Zyan. Kesalahan mu kali ini sangat fatal." seru Sean.

Zyano hanya diam kali ini ia setuju dengan ucapan Sean. Semarah apapun Zahra padanya tidak pernah sampai tidak menghiraukannya seperti ini. Mungkin kesalahannya memang sudah sangat fatal.

Tiba-tiba Dave datang bersama anak buahnya menghadap Zyano.

"Bagaimana Dave? Apa kau sudah menemukannya?" tanya Zyano.

"Maaf tuan, kami belum bisa menemukan nona Katerina. Semua tempat telah kami datangi tapi tidak terlihat nona Katerina tuan dan ditambah hujan yang semakin lebat membuat pencaharian kami sedikit sulit tuan." jawab Dave menunduk.

Zyano memejamkan matanya sebentar sambil memijit pelipisnya yang terasa berdenyut pusing. Entah kemana lagi dia harus mencari Katerina.

"Ya sudah, pencarian kita lanjutkan besok.  Dan untukmu Dave berikan aku laporan tentang Katerina. Besok pagi laporan itu harus sudah siap dimeja kerja ku." perintah Zyano tegas.

"Baik tuan, kalau begitu saya pamit pergi tuan."

"Ya."

Dave keluar diikuti oleh anak buahnya. Sedangkan Sean menatap tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Seorang Zyano, Mafia Arrogant yang tidak peduli dengan orang lain kini malah mencari tahu identitas seorang wanita. Ini kejadian langka bagi Sean.

"Zyan...apa aku tidak salah dengar? Kau ingin menyelidiki Katerina? Apa aku sedang bermimpi?" tanya Sean.

"Diam lah, kau tidak usah banyak berpikir.  Aku menyelidiki nya karena ingin tahu dia berasal dari keluarga mana. Mungkin dengan begitu aku bisa menemukan keberadaan nya dan membawanya kehadapan ibuku."

"Ya aku tahu Zyan, awalnya penasaran lama-lama tertarik hahaha." ejeknya tertawa.

Zyano tidak menghiraukan perkataan Sean.  Ia berlalu pergi menuju kamarnya. Tanpa mereka ketahui ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka orang itu tidak lain adalah Zahra.

"Yes rencana ku berhasil, tunggu lah Zyano kau akan menarik semua ucapamu. Tunggu saja aku akan membuat mu bucin akut dengan Katerina." Gumam Zahra terkikik sendiri membayangkan hal itu.

"Sayang, kau sedang apa?" tanya Zeano yang sudah dibelakang sang istri.

Zahra tersentak kaget dengan cepat ia pura-pura memasang wajah datar lalu menatap suaminya yang bersindekap dada.

"Aku? ya aku tadi ingin minum tenggorokan ku terasa kering." kilah nya.

"Kau sedang merencanakan apa sayang?" tanya Zeano intimidasi.

"Aku tidak merencanakan apa-apa. Kau berpikir berlebihan sayang." jawab nya tersenyum.

Zeano tersenyum kecut "Kau tidak pandai berbohong sayang, aku tahu kau sedang merencanakan sesuatu." seru Zeano sangat mengenal seperti apa istrinya itu.

"Baiklah, akan ku beritahu." Zahra pasrah dia selalu kalah dengan sang suami.

Zahra menyuruh suaminya untuk mendekat supaya tidak ada yang mendengar nya.

"Aku ingin menikahkan, Zyano dengan Katerina." kata Zahra antusias.

"Sayang, apa kau sedang sakit?" Tanya Zeano menempelkan tangannya di kening sang istri. Ia sangat terkejut mendengar perkataan Istrinya.

"Tentu saja tidak." bantah Zahra.

"Lalu kenapa kau bicara aneh?" tanya Zeano bingung.

"Aneh bagaimana sih. Apa salahnya jika aku ingin menikahkan Zyano dengan Katerina? Lagipula wanita itu baik, cantik dan pintar memasak. Aku sangat suka dengan menantu yang seperti itu tidak manja seperti kebanyakan orang. Dan pastinya hidup mandiri." jawab Zahra memuji Katerina.

"Tapi kita belum tahu pasti siapa keluarganya sayang, bagaimana jika dia mempunyai niat jahat dengan keluarga kita? kau tahu sendiri kan musuh kita ada dimana-mana." tukas Zeano.

Zahra menginjak kaki sang suami hingga Zeano menjerit kesakitan.

"Kau ini sama saja seperti Zyano. Selalu buruk sangka dengan orang lain. Jangan-jangan kau menularkan sikap mu ini hingga Zyano menjadi manusia Arrogant seperti itu. Iya kan!"

"Tapi sayang.."

"Diam! kalau kau terus bicara jangan harap kau mendapatkan jatahmu sampai bulan depan!" sentak Zahra tegas.

Zeano langsung bungkam. Bagaimana pun ia tidak ingin kehilangan jatahnya. Membayangkan saja Zeano tidak sanggup apalagi menjalaninya.

"Dengar, aku melakukan ini semua demi putra kita juga. Agar anak itu bisa segera menikah lalu memberikan cucu yang imut untuk kita. Apa kau tidak ingin punya cucu hah!"

"Tentu saja aku ingin."

"Kalau begitu kau harus mendukung semua rencana ku."

"Ya baiklah, apapun untuk istriku."

"Good." Zahra pergi menuju kamarnya.

"Zyan maafkan Dad, kali ini kamu harus masuk dalam perangkap mommy mu yang sangat pintar itu." batin Zeano kasihan dengan nasib putranya.

Bersambung 😎

______________________________________________

Hayuuuu apa yang direncanakan Zahra??

Menurut kalian cerita ini bagaimana

•Seru

•Biasa aja

•Menarik

•Tidak menarik

Jawab yaaa

Jangan lupa VOTE, KOMEN DAN SHARE CERITA INI YA GUYS!!

THANK YOUU💐💐

^^^Coretan Senja✍️^^^

Terpopuler

Comments

febby fadila

febby fadila

Menarik

2024-12-30

1

Indri Sukawati

Indri Sukawati

🤭🤭😁🤣menunggu bucinnya zyano🤪🤪

2023-06-24

2

™•~•zira Kanaya°•°

™•~•zira Kanaya°•°

seru...... sangat suka pokok nya....😄😄😄😘

2023-04-16

2

lihat semua
Episodes
1 1. AWAL KEHANCURAN
2 2. PINGSAN
3 3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4 4. TIDAK TERTARIK
5 5. TAMPARAN
6 6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7 7. WANITA PENGGODA
8 8. BERJODOH
9 9. FIRST KISS
10 10. PERMINTAAN ZAHRA
11 11. SURAT PERJODOHAN
12 12. MULAI DEKAT
13 13. KONFERENSI PERS
14 14. MISI RAHASIA
15 15. RATU DRAMA
16 16. LAMARAN ROMANTIS
17 17. KABAR BAHAGIA
18 18. SIAPA PRIA ITU?
19 19. MULAI CURIGA
20 20. KEKEJAMAN ZYANO
21 21. MELEPAS RINDU
22 22. WANITA SELALU BENAR!
23 23. PAKET MENGERIKAN
24 24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25 25. WEDDING DAY
26 26. DINNER WITH FAMILY
27 27. BERTEMU PASANGAN GILA
28 28. MALAM KEBAHAGIAAN
29 29. RENCANA JAHAT
30 30. BERITA MENGEJUTKAN
31 31. PERMINTAAN GILA
32 32. TERLUKA
33 33. ANDI MASUK PENJARA?
34 34. TIDAK PANDAI MERAYU
35 35. SALING MENYALAHKAN
36 36. TAMU TERHORMAT
37 37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38 38. MENEROBOS MASUK
39 39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40 40. KENZIE SANG HACKER
41 41. BEKAS LUKA CAMBUK
42 42. TERANCAM BATAL
43 43. HOT NEWS
44 44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45 45. RAPAT DADAKAN
46 46. UNGKAPAN CINTA
47 47. MENGAMBIL ALIH
48 48. KECURIGAAN KATERINA
49 49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50 50. TERPAKSA BERBOHONG
51 51. SELALU TAU
52 52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53 53. SALAH PAHAM
54 54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55 55. SALING BERJANJI
56 56. MASA LALU OLIVIA
57 57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58 58. NIAT JAHAT
59 59. HANYA MILIKMU
60 60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61 61. MENGAJAK BERTEMU
62 62. WANITA YANG MENARIK
63 63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64 64. HAMIL?
65 65. DIAMBANG KEMATIAN
66 66. KABUR BERSAMA
67 67. KEMATIAN BRYAN #1
68 68. KEMATIAN BRYAN #2
69 69. LIKE FATHER LIKE SON
70 70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71 71. SERANGAN BALIK
72 72. ZAHRA SAKIT
73 73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74 74. RATU AKTING
75 75. BERBEDA PENDAPAT
76 76. MEMBERI PELAJARAN
77 77. NASEHAT ZEANO
78 78. KENYATAAN PAHIT
79 79. BERSIKAP MANJA
80 80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81 81. PULANG KE MANSION LAMA
82 82. DIRETAS BALIK
83 83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84 84. PENAWARAN BERSYARAT
85 85. KESALAHAN FATAL IRENE
86 86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87 87. AJAKAN BULAN MADU
88 88. MEMINTA MAAF
89 89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90 90. KESALAHPAHAMAN
91 91. HILANG KENDALI
92 92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93 93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94 94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95 95. TAK DIANGGAP
96 96. HILANGNYA KERAGUAN
97 97. TERPAKSA MENYETUJUI
98 98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99 99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100 100. TANTANGAN GILA
101 101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102 102. BULAN MADU
103 103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104 104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105 105. DINNER ROMANTIS
106 106. SALING CURIGA
107 107. KEPOSESIFAN ZYANO
108 108. TERMAKAN EGO
109 109. CEMBURU
110 110. BERBAIKAN KEMBALI
111 111. BERNIAT MEREBUT
112 112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113 113. BERTEMU TEMAN LAMA
114 114. POSITIF HAMIL
115 115. THE END SEASON 1
116 PENGUMUMAN SEASON 2
117 S2: EPISODE 116
118 S2 : EPISODE 117
119 S2 : EPISODE 118
120 S2 : EPISODE 119
121 S2 : EPISODE 120
122 S2 : EPISODE 121
123 S2 : EPISODE 122
124 S2 : EPISODE 123
125 S2 : EPISODE 124
126 S2 : EPISODE 125
127 S2 : EPISODE 126
128 S2 : EPISODE 127
129 S2 : EPISODE 128
130 S2 : EPISODE 129
131 S2 : EPISODE 130
132 S2 : EPISODE 131
133 S2 : EPISODE 132
134 S2 : EPISODE 133
135 S2 : EPISODE 134
136 S2 : EPISODE 135
137 S2 : EPISODE 136
138 S2: EPISODE 137
139 S2 : EPISODE 138
140 S2 : EPISODE 139
141 S2 : EPISODE 140
142 S2 : EPISODE 141
143 S2 : EPISODE 142
144 S2 : EPISODE 143
145 S2 : EPISODE 144
146 S2 : EPISODE 145
147 S2 : EPISODE 146
Episodes

Updated 147 Episodes

1
1. AWAL KEHANCURAN
2
2. PINGSAN
3
3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4
4. TIDAK TERTARIK
5
5. TAMPARAN
6
6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7
7. WANITA PENGGODA
8
8. BERJODOH
9
9. FIRST KISS
10
10. PERMINTAAN ZAHRA
11
11. SURAT PERJODOHAN
12
12. MULAI DEKAT
13
13. KONFERENSI PERS
14
14. MISI RAHASIA
15
15. RATU DRAMA
16
16. LAMARAN ROMANTIS
17
17. KABAR BAHAGIA
18
18. SIAPA PRIA ITU?
19
19. MULAI CURIGA
20
20. KEKEJAMAN ZYANO
21
21. MELEPAS RINDU
22
22. WANITA SELALU BENAR!
23
23. PAKET MENGERIKAN
24
24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25
25. WEDDING DAY
26
26. DINNER WITH FAMILY
27
27. BERTEMU PASANGAN GILA
28
28. MALAM KEBAHAGIAAN
29
29. RENCANA JAHAT
30
30. BERITA MENGEJUTKAN
31
31. PERMINTAAN GILA
32
32. TERLUKA
33
33. ANDI MASUK PENJARA?
34
34. TIDAK PANDAI MERAYU
35
35. SALING MENYALAHKAN
36
36. TAMU TERHORMAT
37
37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38
38. MENEROBOS MASUK
39
39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40
40. KENZIE SANG HACKER
41
41. BEKAS LUKA CAMBUK
42
42. TERANCAM BATAL
43
43. HOT NEWS
44
44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45
45. RAPAT DADAKAN
46
46. UNGKAPAN CINTA
47
47. MENGAMBIL ALIH
48
48. KECURIGAAN KATERINA
49
49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50
50. TERPAKSA BERBOHONG
51
51. SELALU TAU
52
52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53
53. SALAH PAHAM
54
54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55
55. SALING BERJANJI
56
56. MASA LALU OLIVIA
57
57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58
58. NIAT JAHAT
59
59. HANYA MILIKMU
60
60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61
61. MENGAJAK BERTEMU
62
62. WANITA YANG MENARIK
63
63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64
64. HAMIL?
65
65. DIAMBANG KEMATIAN
66
66. KABUR BERSAMA
67
67. KEMATIAN BRYAN #1
68
68. KEMATIAN BRYAN #2
69
69. LIKE FATHER LIKE SON
70
70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71
71. SERANGAN BALIK
72
72. ZAHRA SAKIT
73
73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74
74. RATU AKTING
75
75. BERBEDA PENDAPAT
76
76. MEMBERI PELAJARAN
77
77. NASEHAT ZEANO
78
78. KENYATAAN PAHIT
79
79. BERSIKAP MANJA
80
80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81
81. PULANG KE MANSION LAMA
82
82. DIRETAS BALIK
83
83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84
84. PENAWARAN BERSYARAT
85
85. KESALAHAN FATAL IRENE
86
86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87
87. AJAKAN BULAN MADU
88
88. MEMINTA MAAF
89
89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90
90. KESALAHPAHAMAN
91
91. HILANG KENDALI
92
92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93
93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94
94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95
95. TAK DIANGGAP
96
96. HILANGNYA KERAGUAN
97
97. TERPAKSA MENYETUJUI
98
98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99
99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100
100. TANTANGAN GILA
101
101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102
102. BULAN MADU
103
103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104
104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105
105. DINNER ROMANTIS
106
106. SALING CURIGA
107
107. KEPOSESIFAN ZYANO
108
108. TERMAKAN EGO
109
109. CEMBURU
110
110. BERBAIKAN KEMBALI
111
111. BERNIAT MEREBUT
112
112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113
113. BERTEMU TEMAN LAMA
114
114. POSITIF HAMIL
115
115. THE END SEASON 1
116
PENGUMUMAN SEASON 2
117
S2: EPISODE 116
118
S2 : EPISODE 117
119
S2 : EPISODE 118
120
S2 : EPISODE 119
121
S2 : EPISODE 120
122
S2 : EPISODE 121
123
S2 : EPISODE 122
124
S2 : EPISODE 123
125
S2 : EPISODE 124
126
S2 : EPISODE 125
127
S2 : EPISODE 126
128
S2 : EPISODE 127
129
S2 : EPISODE 128
130
S2 : EPISODE 129
131
S2 : EPISODE 130
132
S2 : EPISODE 131
133
S2 : EPISODE 132
134
S2 : EPISODE 133
135
S2 : EPISODE 134
136
S2 : EPISODE 135
137
S2 : EPISODE 136
138
S2: EPISODE 137
139
S2 : EPISODE 138
140
S2 : EPISODE 139
141
S2 : EPISODE 140
142
S2 : EPISODE 141
143
S2 : EPISODE 142
144
S2 : EPISODE 143
145
S2 : EPISODE 144
146
S2 : EPISODE 145
147
S2 : EPISODE 146

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!