8. BERJODOH

Disebuah ruang kerja mewah bernuansa klasik, ada seorang pria tengah duduk di kursi kerjanya sambil membaca laporan berisikan riwayat hidup Katerina. Dia adalah Zeano Brawitama pengusaha sukses yang sangat terkenal hingga keluar negeri.

Dan kini ada seorang pria yang tengah menghadap Zeano untuk memberikan laporan penyelidikan tentang identitas Katerina. Ya Zeano memerintahkan salah satu orang kepercayaannya untuk menyelidiki tentang Katerina. Tentunya itu semua dilakukan oleh  Zeano sebagai antisipasi takutnya jika Katerina orang yang berbahaya apalagi ini menyangkut masa depan Zyano putranya.

Zeano membaca dengan seksama setiap laporan yang diberikan oleh orang kepercayaannya itu. Tetapi tiba-tiba saja keningnya berkerut saat melihat nama ibunya Katerina yang bernama Ghina Agrawihana. Zeano tentu sangat mengenal siapa orang itu dia adalah sahabat istrinya Zahra.

"Bima, apa kau yakin laporan mu ini benar?" tanya Zeano menatap Bima orang kepercayaannya.

Bima mengangguk "Tentu tuan, laporan yang saya berikan tidak mungkin keliru sebab saya turun langsung untuk menyelidikinya tuan." Jawab Bima yakin.

Zeano menyandarkan punggungnya di kursi, tangannya memijit pelipisnya antara percaya dan tidak ternyata ibunya Katerina adalah Ghina.

"Jadi ibunya, Katerina adalah Ghina Agrawihana?" tanyanya sekali lagi.

"Benar tuan."

Prangg

Gelas kaca yang berisi kopi terjatuh begitu saja di lantai hingga mengeluarkan bunyi nyaring. Kedua pria itu refleks melihat kearah pintu. Terlihatlah Zahra berdiri mematung dengan wajah penuh keterkejutan.

Zahra ingin membawakan minuman untuk suaminya. Namun, tanpa sengaja ia malah mendengar pembicaraan mereka. Zahra sangat terkejut ketika mendengar jika ibunya Katerina adalah sahabatnya sendiri. Sementara Zeano langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri sang istri.

"Sayang, apa kau baik-baik saja?" Tanya Zeano khawatir melihat Zahra terdiam mematung.

Zahra hanya diam, masih terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya. Zeano mulai khawatir melihat sang istri yang tidak merespon pertanyaannya.

"Heii sayang, tatap aku. Are you okay?" tanyanya memegang dagu sang istri agar menatapnya.

Zahra tersadar "Zean, apa aku tidak salah dengar? Ibunya Katerina itu Ghina?" tanyanya menatap dalam manik mata suaminya.

"Iya sayang, ibunya Katerina memang Ghina sahabatmu." jawab Zeano jujur.

Senyum mengembang di wajah Zahra. Ia  sangat bahagia mengetahui jika calon menantunya adalah putri dari sahabatnya Ghina.

Bagi Zahra, Ghina bukan hanya sahabat melainkan seperti saudara untuknya. Saat Zahra di rundung Ghina selalu membelanya bahkan melindunginya. Mereka berdua bahkan membuat sebuah janji yang sudah dituliskan dalam surat wasiat mengenai perjodohan putra putri mereka. Dan tidak disangka ternyata calon menantunya malah jodoh anaknya sendiri tentu saja Zahra sangat bahagia.

"Kelihatannya kau sangat bahagia sayang?" tanya Zeano melihat senyum istrinya yang merekah.

"Tentu saja kau tau bukan Ghina itu sahabat terbaikku dan saat mengetahui jika Katerina adalah putrinya aku sangat bahagia. Artinya janjiku padanya akan terpenuhi." jawab Zahra tersenyum.

"Ternyata kau masih ingat dengan janji itu?" seru Zeano juga mengetahui perjanjian istrinya dan Ghina.

"Ya jelas, mana mungkin aku melupakannya. Aku bahkan selalu mencari dimana putrinya tapi entah mengapa pencaharian ku selalu gagal. Tapi aku senang tanpa ku cari gadis itu datang sendiri. Aku semakin yakin jika dia memang berjodoh dengan putra kita Zyano." ungkap Zahra.

"Tapi sayang, apa kau tahu jika Ghina menikah lagi dengan Andi Cristopher?" tanya Zeano hati-hati.

Deg!

Zahra nampak sangat terkejut mendengar itu. Ia tidak tahu jika Ghina menikah lagi setelah kematian Gavin suami pertamanya. Pantas saja Ghina menghilang ditelan bumi ternyata karena dia menikah lagi.

"Apa kau bilang, Ghina menikah lagi? dengan siapa?" tanya Zahra.

"Dengan Andi Cristopher, musuh besar Gavin." jawab Zeano membuat Zahra semakin terkejut.

"Apa?" Zahra menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Ghina menikah dengan musuh suaminya sendiri. Untuk apa? pikir Zahra.

"Kau tidak berbohong kan sayang?" tanya Zahra tampak tidak percaya dengan perkataan suaminya.

Zeano menggeleng "Untuk apa aku berbohong sayang. Apa yang kukatakan itulah faktanya. Baiklah, aku akan menceritakan semuanya padamu, tapi kau harus duduk dulu." Zeano menggiring sang istri untuk duduk di sofa yang ada diruang kerjanya.

"Ini semua berawal dari kecelakaan maut yang dialami oleh Gavin hingga menyebabkan nyawanya melayang begitu saja."

"Kau masih ingat bukan, Gavin meninggal akibat kecelakaan maut saat dirinya sedang menuju perusahaan untuk rapat dadakan? Keluarga Gavin merasa janggal atas kematian putra mereka yang tidak biasa dan tanpa sepengetahuan mereka ternyata Ghina menyelidiki nya. Saat itu Ghina sedang mengandung Katerina, mendengar Gavin meninggal dalam kecelakaan tentu saja Ghina sangat terpukul."

"Iya, aku masih ingat dengan itu bahkan aku juga membantu untuk menenangkan Ghina yang terlihat sangat frustasi setelah kematian Gavin."

"Kau benar sayang, saat Ghina menyelidiki nya semua bukti mengarah pada Andi Cristopher tetapi sayangnya Ghina tidak mempunyai bukti akurat untuk menjebloskan Andi kedalam penjara. Tapi Ghina tidak putus asa begitu saja. Dia merencanakan sesuatu untuk mendekati Andi agar pria itu jatuh cinta padanya dan mengakui jika dirinya lah yang membunuh Gavin."

"Tapi kau tahu bukan, cinta tidak bisa dipermainkan. Cinta itu suci jika masuk kedalam permainan nya maka kau akan terjebak untuk selamanya. Dan benar, ternyata Ghina justru mencintai Andi, orang yang sudah membunuh suaminya sendiri. Andi juga mencintai Ghina dan dia mau menerima Katerina sebagai anaknya meskipun dia tahu jika Katerina bukan anak kandungnya. Tetapi karena perbuatan Ghina, dia diusir oleh keluarganya dan karena itu juga Ghina tidak lagi dianggap sebagai putri keluarga Agrawihana."

"Apa Andi juga tahu jika Ghina istri dari Gavin musuh besarnya?" tanya Zahra.

Zeano mengangguk "Ya tentu dan saat tahu hal itu perlakuan Andi pada Ghina mulai berubah. Dia mulai kasar bahkan menyiksa Ghina sampai meninggal." ungkap Zeano.

"Kasian sekali hidup Ghina, apa Andi juga memperlakukan Katerina dengan kasar?" tanyanya menitikan air mata.

"Tidak. Andi mau menerima Katerina bahkan ia memanjakan Katerina layaknya anak kandungnya sendiri tapi.."

Kening Zahra berkerut "Tapi apa?"

"Tapi setelah Andi menikah lagi perlakuannya berubah, Katerina disiksa di rumahnya sendiri dan bahkan diusir."

"Itu semua ulah istri dan anak tirinya, mereka berhasil menghasut Andi hingga membenci Katerina."

Zahra mengepalkan tangannya kuat "Kurang ajar, beraninya mereka memperlakukan Katerina sampai seperti itu." Geram Zahra tersulut emosi.

Zeano menggenggam tangan istrinya yang terkepal kuat itu "Sayang, tenanglah."

"Mana bisa aku tenang, mereka menyiksa Katerina bahkan sampai mengusirnya seperti itu. Aku tidak terima. Andi harus diberi pelajaran." tukas Zahra naik pitam.

"Zahra tenanglah, aku akan membuat peringatan untuk Andi. Kau tenang saja, dia akan takluk dihadapan kita semua." Kata Zeano menyeringai.

"Baiklah, aku tunggu kabar baiknya, tapi jika tidak aku yang akan turun tangan langsung untuk memberinya pelajaran!!."

Zeano tersenyum menatap istrinya "Kau percayakan saja pada suamimu sayang."

Zahra tersipu malu ia bergegas keluar dari ruangan suaminya takut khilaf.

Zeano hanya tersenyum melihat istrinya yang malu-malu tapi sesaat berikutnya ia menatap Bima dengan datar.

"Bima, kau tahu bukan apa yang harus dilakukan selanjutnya?" tanya Zeano.

"Saya mengerti tuan, kalau begitu saya permisi." Bima membungkukkan badannya lalu keluar dari ruang kerja Zeano.

******

Saat ini Katerina melancarkan aksinya. Ia memang sengaja masih bekerja di perusahaan Cristopher untuk menghancurkan perusahaan itu dari dalam. Tentu saja dia memanfaatkan sahamnya yang 15% untuk mengambil alih semua yang menjadi haknya.

Katerina berpura-pura bekerja dengan baik untuk mengambil hati para pemegang saham yang lain supaya mendukungnya menjadi direktur perusahaan Cristopher. Tentunya dengan cara liciknya.

Seperti saat ini Katerina sedang mempresentasikan idenya untuk proyek besar yang akan dijalankan oleh Perusahaan. Para pemegang saham nampak sangat puas dengan ide brilian dari Katerina bahkan mereka bertepuk tangan memuji kehebatan Katerina.

Andi yang turut hadir dalam rapat itu hanya diam tidak berkomentar apapun, sebab ide putrinya itu memang luar biasa. Rencana proyek pembangunan Mall City jika berhasil akan sangat menguntungkan bagi perusahaan tetapi jika gagal maka akan berdampak buruk untuk perusahaan.

"Nona Kate, ide mu sangat brilian. Aku suka dengan proposal yang kau buat, sepertinya akan sangat menguntungkan untuk perusahaan." ungkap salah satu pemegang saham yang hadir dalam rapat itu.

"Iya benar nona Kate, kami semua setuju dengan ide mu itu." sahut lainnya.

"Ku rasa jika nona Kate yang menangani proyek ini pasti akan berhasil dan hasilnya pun pasti memuaskan." seru salah satu diantara mereka.

"Ya benar sekali, aku setuju, sebaiknya kita pilih saja nona Kate sebagai penanggung jawabnya." sahut lainnya setuju.

"Aku juga setuju, jika nona Katerina yang menangani proyek ini. Dilihat dari idenya tadi pasti perusahaan akan untung besar."

"Terima kasih karena sudah mendukung saya dan mau mempercayai saya tetapi semua keputusan tergantung tuan Andi Cristopher." ucap Katerina tersenyum.

Semua para pemegang saham menatap ke arah Andi untuk meminta jawaban pasti siapa yang akan menangani proyek besar ini. Sejujurnya Andi takut dan ragu mempercayakan proyek besarnya ini kepada Katerina tetapi semua pemegang saham nampak setuju jika Katerina yang menangani proyek ini. Mau tidak mau Andi juga harus setuju meski hatinya berat.

Andi tersenyum "Ya, ku rasa ide Katerina memang brilian. Aku harap nona Katerina dapat memegang amanah ini dan melakukan semuanya dengan baik. Aku setuju jika Katerina yang akan menangani proyek besar ini." ungkap Andi membuat semua orang tersenyum senang.

"Terima kasih atas kepercayaan yang anda berikan tuan. Saya berjanji akan melakukannya dengan baik dan saya harap kalian semua dapat mempercayai saya sepenuhnya." kata Katerina tersenyum manis.

"Tentu saja nona Katerina, kami akan sangat mempercayai anda." sahut lainnya.

"Baik rapat hari ini selesai. Kalian boleh keluar." kata Andi menutup rapat.

Semua orang keluar dari ruangan. Kini,  hanya tertinggal Katerina bersama Andi. Wanita itu tampak sibuk merapikan berkas-berkasnya sedangkan Andi berjalan menghampiri putrinya itu.

"Kate, apa yang sedang kau rencanakan?" tanya Andi to the poin.

Katerina mengangkat wajahnya menatap Andi yang tengah menatapnya tajam dengan intimidasi.

"Apa maksud perkataan anda tuan Andi Cristopher?" tanya Katerina seakan tidak mengerti.

"Kau tidak usah berpura-pura Katerina. Aku tahu kau pasti sedang merencanakan sesuatu kan? Jawab ayah dengan jujur Kate!" bentak Andi.

Katerina terkekeh pelan "Maaf anda bicara apa ya tuan Andi? Saya sama sekali tidak mengerti maksud perkataan anda. Saya tidak mempunyai rencana apapun, mengapa anda berpikir seperti itu?"

"Tidak usah berkilah Kate, ayah tahu kau punya rencana untuk perusahaan ini kan? Jangan kau pikir ayah tidak tahu apapun yang ada dalam otakmu itu!"

Katerina tersenyum masam "Ayah??

bukankah kita tidak punya hubungan ayah dan anak lagi tuan Andi Christopher.  Saya tidak ingin mempunyai orang tua yang mengusir anaknya sendiri dari rumah hanya karena membela anak tiri.

"Dan anda jangan menuduh saya sembarangan tanpa bukti yang jelas. Atas dasar apa anda menuduh saya merencanakan sesuatu? Saya bisa melaporkan anda terkait pencemaran nama baik!" sarkas Katerina mengancam balik.

Andi ingin menampar Katerina tetapi tidak jadi.

"Apaa? bahkan anda ingin menampar saya?Adakah orang tua yang menampar anaknya sendiri? Saya rasa tidak ada orang tua yang menyakiti anaknya sendiri atau mungkin saya bukan anak kandung anda tuan Andi?" tanya Katerina asal.

Andi langsung terdiam seribu bahasa membuat Katerina merasa curiga seperti ada sesuatu yang ayahnya sembunyikan.

"Kau jangan bicara aneh Katerina. Aku tentu ayahmu dan kau putri kandung ku." jawab Andi berkeringat dingin.

"Tapi mengapa aku merasa seperti bukan putri kandungmu tuan Andi? Atau jangan-jangan ada hal yang kau sembunyikan dariku?" tanya Katerina mengintimidasi.

"Diam! Kau tidak usah berpikir aneh Katerina. Yang pasti kau putriku!" tukas Andi langsung pergi.

Katerina merasa janggal apalagi saat melihat ekspresi ayahnya yang begitu ketakutan.

"Sepertinya, ada yang dia sembunyikan, aku harus mencari tahu." batin Katerina.

Katerina keluar dari ruangan lalu mencari Maya untuk makan siang bersama, tetapi Maya tidak ada di ruangannya bahkan Katerina juga bertanya dengan karyawan lain tetapi tidak ada yang tahu dimana Maya berada.

Katerina mengambil ponselnya lalu menelpon Maya. Namun, nomernya malah tidak aktif.

"Aneh, kemana maya pergi?" gumam Katerina bingung.

"Ah sudahlah, lebih baik aku makan siang duluan nanti keburu habis waktunya."

Katerina mengambil tasnya lalu keluar dari perusahaan. Ia berniat ingin makan di restoran langganan nya tapi begitu keluar ia malah dicegat oleh Reino Alberto.

"Hai sayang."

"Lepaskan Rei! Kenapa kau selalu menggangguku hah?!" Bentak Katerina berusaha melepaskan diri dari cengkraman tangan Rei.

"Tidak, kau harus ikut denganku Kate." Rei menarik paksa tangan Katerina.

"Tidak mau, aku tidak sudi ikut denganmu, Reino Alberto." Katerina memberontak.

"Aku tidak peduli kau harus ikut denganku sayang." Ucap Rei tersenyum goda.

Katerina menggeleng kuat. Ia tidak ingin ikut dengan lelaki bejat seperti Rei. Katerina terus memberontak melepaskan tangannya dari cengkraman Rei yang sangat erat.

"Lepaskan dia!" Suara bariton membuat langkah Rei terhenti.

Mereka berdua menoleh ke belakang dan mendapati Pria bertubuh tinggi dengan wajah yang sangat tampan dan memukau. Rahangnya mengeras berjalan menghampiri mereka dengan wajah dingin dan datar. Seketika Katerina terkesima melihat ketampanan pria itu bahkan hawa penguasa nya terasa jelas.

"Siapa kau?" tanya Rei tidak mengenal.

"Tuan, Zyano." lirih Katerina.

Zyano tersenyum tipis "Apa kau seorang pria? Mengapa kau menyakiti wanita seperti itu?" tanya Zyano menusuk.

"Ini bukan urusanmu. Kau tidak perlu ikut campur. ini urusanku dengan kekasihku!" jawab Rei ketus.

Katerina memukul perut Rei dengan sikunya lalu menginjak kakinya dengan heels membuat sang empu menjerit kesakitan.

"Aku bukan kekasihmu, Reino Alberto.  Hubungan kita sudah berakhir! Jangan menganggu hidupku lagi." Ungkap Katerina dengan tegas.

Rei berusaha meraih tangan Katerina. Namun, sebelum itu perutnya langsung ditendang oleh Zyano sampai ia terjungkal ke belakang.

"Masuklah ke dalam mobil." perintah Zyano.

Katerina mengangguk paham dan bergegas masuk ke dalam mobil sesuai perintah Zyano. Entah mengapa ia menjadi penurut.

Zyano berjalan menghampiri Rei lalu berjongkok dihadapan Rei yang sedang memegangi perutnya yang sakit akibat tendangan dari Zyano.

"Si-siapa kau?" tanya Rei terbata-bata.

Zyano tersenyum simpul "Kau tidak perlu tahu siapa diriku, yang pasti kau harus ingat satu hal. Jangan menganggu Katerina lagi, jika kau melanggarnya maka kau akan berurusan dengan ku!" tegas Zyano dengan wajah datar tanpa ekspresi.

"Ayo pergi."

"Baik tuan."

Bersambung 😎

_____________________________________________

Mampus kau Rei 🤪🤣🤣

Jangan lupa LIKE, VOTE, KOMEN DAN SHARE GUYS :)

^^^Coretan Senja ✍️^^^

Terpopuler

Comments

febby fadila

febby fadila

pantas aja di usir dan tidak adil ternyata bukan anak kandung

2024-12-30

1

Rara Kusumadewi

Rara Kusumadewi

oh ternyata bukan ank kandung Andi Kate ank Ghani dan gavin

2023-08-12

1

Putri Minwa

Putri Minwa

😊😊😊

2023-04-10

2

lihat semua
Episodes
1 1. AWAL KEHANCURAN
2 2. PINGSAN
3 3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4 4. TIDAK TERTARIK
5 5. TAMPARAN
6 6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7 7. WANITA PENGGODA
8 8. BERJODOH
9 9. FIRST KISS
10 10. PERMINTAAN ZAHRA
11 11. SURAT PERJODOHAN
12 12. MULAI DEKAT
13 13. KONFERENSI PERS
14 14. MISI RAHASIA
15 15. RATU DRAMA
16 16. LAMARAN ROMANTIS
17 17. KABAR BAHAGIA
18 18. SIAPA PRIA ITU?
19 19. MULAI CURIGA
20 20. KEKEJAMAN ZYANO
21 21. MELEPAS RINDU
22 22. WANITA SELALU BENAR!
23 23. PAKET MENGERIKAN
24 24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25 25. WEDDING DAY
26 26. DINNER WITH FAMILY
27 27. BERTEMU PASANGAN GILA
28 28. MALAM KEBAHAGIAAN
29 29. RENCANA JAHAT
30 30. BERITA MENGEJUTKAN
31 31. PERMINTAAN GILA
32 32. TERLUKA
33 33. ANDI MASUK PENJARA?
34 34. TIDAK PANDAI MERAYU
35 35. SALING MENYALAHKAN
36 36. TAMU TERHORMAT
37 37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38 38. MENEROBOS MASUK
39 39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40 40. KENZIE SANG HACKER
41 41. BEKAS LUKA CAMBUK
42 42. TERANCAM BATAL
43 43. HOT NEWS
44 44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45 45. RAPAT DADAKAN
46 46. UNGKAPAN CINTA
47 47. MENGAMBIL ALIH
48 48. KECURIGAAN KATERINA
49 49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50 50. TERPAKSA BERBOHONG
51 51. SELALU TAU
52 52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53 53. SALAH PAHAM
54 54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55 55. SALING BERJANJI
56 56. MASA LALU OLIVIA
57 57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58 58. NIAT JAHAT
59 59. HANYA MILIKMU
60 60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61 61. MENGAJAK BERTEMU
62 62. WANITA YANG MENARIK
63 63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64 64. HAMIL?
65 65. DIAMBANG KEMATIAN
66 66. KABUR BERSAMA
67 67. KEMATIAN BRYAN #1
68 68. KEMATIAN BRYAN #2
69 69. LIKE FATHER LIKE SON
70 70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71 71. SERANGAN BALIK
72 72. ZAHRA SAKIT
73 73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74 74. RATU AKTING
75 75. BERBEDA PENDAPAT
76 76. MEMBERI PELAJARAN
77 77. NASEHAT ZEANO
78 78. KENYATAAN PAHIT
79 79. BERSIKAP MANJA
80 80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81 81. PULANG KE MANSION LAMA
82 82. DIRETAS BALIK
83 83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84 84. PENAWARAN BERSYARAT
85 85. KESALAHAN FATAL IRENE
86 86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87 87. AJAKAN BULAN MADU
88 88. MEMINTA MAAF
89 89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90 90. KESALAHPAHAMAN
91 91. HILANG KENDALI
92 92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93 93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94 94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95 95. TAK DIANGGAP
96 96. HILANGNYA KERAGUAN
97 97. TERPAKSA MENYETUJUI
98 98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99 99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100 100. TANTANGAN GILA
101 101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102 102. BULAN MADU
103 103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104 104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105 105. DINNER ROMANTIS
106 106. SALING CURIGA
107 107. KEPOSESIFAN ZYANO
108 108. TERMAKAN EGO
109 109. CEMBURU
110 110. BERBAIKAN KEMBALI
111 111. BERNIAT MEREBUT
112 112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113 113. BERTEMU TEMAN LAMA
114 114. POSITIF HAMIL
115 115. THE END SEASON 1
116 PENGUMUMAN SEASON 2
117 S2: EPISODE 116
118 S2 : EPISODE 117
119 S2 : EPISODE 118
120 S2 : EPISODE 119
121 S2 : EPISODE 120
122 S2 : EPISODE 121
123 S2 : EPISODE 122
124 S2 : EPISODE 123
125 S2 : EPISODE 124
126 S2 : EPISODE 125
127 S2 : EPISODE 126
128 S2 : EPISODE 127
129 S2 : EPISODE 128
130 S2 : EPISODE 129
131 S2 : EPISODE 130
132 S2 : EPISODE 131
133 S2 : EPISODE 132
134 S2 : EPISODE 133
135 S2 : EPISODE 134
136 S2 : EPISODE 135
137 S2 : EPISODE 136
138 S2: EPISODE 137
139 S2 : EPISODE 138
140 S2 : EPISODE 139
141 S2 : EPISODE 140
142 S2 : EPISODE 141
143 S2 : EPISODE 142
144 S2 : EPISODE 143
145 S2 : EPISODE 144
146 S2 : EPISODE 145
147 S2 : EPISODE 146
Episodes

Updated 147 Episodes

1
1. AWAL KEHANCURAN
2
2. PINGSAN
3
3. KEDATANGAN TUAN DAN NYONYA BESAR
4
4. TIDAK TERTARIK
5
5. TAMPARAN
6
6. MENCARI TAHU TENTANGNYA
7
7. WANITA PENGGODA
8
8. BERJODOH
9
9. FIRST KISS
10
10. PERMINTAAN ZAHRA
11
11. SURAT PERJODOHAN
12
12. MULAI DEKAT
13
13. KONFERENSI PERS
14
14. MISI RAHASIA
15
15. RATU DRAMA
16
16. LAMARAN ROMANTIS
17
17. KABAR BAHAGIA
18
18. SIAPA PRIA ITU?
19
19. MULAI CURIGA
20
20. KEKEJAMAN ZYANO
21
21. MELEPAS RINDU
22
22. WANITA SELALU BENAR!
23
23. PAKET MENGERIKAN
24
24. KEHANCURAN BLACK SHADOW
25
25. WEDDING DAY
26
26. DINNER WITH FAMILY
27
27. BERTEMU PASANGAN GILA
28
28. MALAM KEBAHAGIAAN
29
29. RENCANA JAHAT
30
30. BERITA MENGEJUTKAN
31
31. PERMINTAAN GILA
32
32. TERLUKA
33
33. ANDI MASUK PENJARA?
34
34. TIDAK PANDAI MERAYU
35
35. SALING MENYALAHKAN
36
36. TAMU TERHORMAT
37
37. HUKUMAN UNTUK ANDI
38
38. MENEROBOS MASUK
39
39. KEDATANGAN TAMU TAK DI UNDANG
40
40. KENZIE SANG HACKER
41
41. BEKAS LUKA CAMBUK
42
42. TERANCAM BATAL
43
43. HOT NEWS
44
44. KEPULANGAN ZAHRA DAN ZEANO
45
45. RAPAT DADAKAN
46
46. UNGKAPAN CINTA
47
47. MENGAMBIL ALIH
48
48. KECURIGAAN KATERINA
49
49. TIDAK! DIA BUKAN ANAKMU!
50
50. TERPAKSA BERBOHONG
51
51. SELALU TAU
52
52. KOTAK MAKANAN UNTUK SUAMI
53
53. SALAH PAHAM
54
54. MARAH TAPI MASIH PEDULI
55
55. SALING BERJANJI
56
56. MASA LALU OLIVIA
57
57. KESUCIAN YANG DIRENGGUT
58
58. NIAT JAHAT
59
59. HANYA MILIKMU
60
60. CARI TAHU LEBIH JELAS!
61
61. MENGAJAK BERTEMU
62
62. WANITA YANG MENARIK
63
63. MEMINTA BANTUAN KENZIE
64
64. HAMIL?
65
65. DIAMBANG KEMATIAN
66
66. KABUR BERSAMA
67
67. KEMATIAN BRYAN #1
68
68. KEMATIAN BRYAN #2
69
69. LIKE FATHER LIKE SON
70
70. SHOPPING BERSAMA IBU MERTUA
71
71. SERANGAN BALIK
72
72. ZAHRA SAKIT
73
73. TIDAK BISA DIREMEHKAN!
74
74. RATU AKTING
75
75. BERBEDA PENDAPAT
76
76. MEMBERI PELAJARAN
77
77. NASEHAT ZEANO
78
78. KENYATAAN PAHIT
79
79. BERSIKAP MANJA
80
80. MENCARI ALASAN UNTUK BERTEMU
81
81. PULANG KE MANSION LAMA
82
82. DIRETAS BALIK
83
83. GAIRAH YANG TERTAHAN
84
84. PENAWARAN BERSYARAT
85
85. KESALAHAN FATAL IRENE
86
86. MENUNTASKAN HAL YANG TERTUNDA
87
87. AJAKAN BULAN MADU
88
88. MEMINTA MAAF
89
89. TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN
90
90. KESALAHPAHAMAN
91
91. HILANG KENDALI
92
92. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #1
93
93. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #2
94
94. FLASHBACK MASA KECIL ZYANO #3
95
95. TAK DIANGGAP
96
96. HILANGNYA KERAGUAN
97
97. TERPAKSA MENYETUJUI
98
98. KEGUNDAHAN HATI ZYANO
99
99. KEJUTAN ANNIVERSARY UNTUK ZYANO
100
100. TANTANGAN GILA
101
101. TERJEBAK BERSAMA DI PERUSAHAAN
102
102. BULAN MADU
103
103. SERA MENGUNJUNGI ANDI DI PENJARA
104
104. OLIVIA DI PERMALUKAN
105
105. DINNER ROMANTIS
106
106. SALING CURIGA
107
107. KEPOSESIFAN ZYANO
108
108. TERMAKAN EGO
109
109. CEMBURU
110
110. BERBAIKAN KEMBALI
111
111. BERNIAT MEREBUT
112
112. KEBAHAGIAAN MU ITU TUGASKU
113
113. BERTEMU TEMAN LAMA
114
114. POSITIF HAMIL
115
115. THE END SEASON 1
116
PENGUMUMAN SEASON 2
117
S2: EPISODE 116
118
S2 : EPISODE 117
119
S2 : EPISODE 118
120
S2 : EPISODE 119
121
S2 : EPISODE 120
122
S2 : EPISODE 121
123
S2 : EPISODE 122
124
S2 : EPISODE 123
125
S2 : EPISODE 124
126
S2 : EPISODE 125
127
S2 : EPISODE 126
128
S2 : EPISODE 127
129
S2 : EPISODE 128
130
S2 : EPISODE 129
131
S2 : EPISODE 130
132
S2 : EPISODE 131
133
S2 : EPISODE 132
134
S2 : EPISODE 133
135
S2 : EPISODE 134
136
S2 : EPISODE 135
137
S2 : EPISODE 136
138
S2: EPISODE 137
139
S2 : EPISODE 138
140
S2 : EPISODE 139
141
S2 : EPISODE 140
142
S2 : EPISODE 141
143
S2 : EPISODE 142
144
S2 : EPISODE 143
145
S2 : EPISODE 144
146
S2 : EPISODE 145
147
S2 : EPISODE 146

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!