Amyra menyuapkan nasi dengan lauk tempe goreng yang telah dimarinasi dengan tambahan garam, kaldu bubuk, ketumbar dan kunyit halus. lalu digoreng dengan minyak panas.
bagi Amyra, hidup kekurangan sudah hal yang biasa. saat bersama ayahnya, Ia terkadang harus makan dengan menggunakan garam saja. jika dengan menggunakan tempe goreng kunyit sudah hal yang istimewah baginya.
****
"sayang....lama banget sih kamu,.? aku sampai bosan dirumah.." ucap Denny ketika memasuki mobil yang menjemputnya.
Rania, gadis sexy yang menjadi kekasih Denny, jauh sebelum Ia dipaksa menikahi Amyra, gadis yang dipacarinya sejak 3 tahun lalu.
mereka telah menjalin hubungan yang serius. bahkan Denny telah membelikannya sebuah cincin mirah Delima sebagai bukti keseriusan Denny pada Rania.
mereka berjanji akan menikah satu bulan lagi, membawa Rania untuk diperkenalkan kepada orangtuanya. tetapi Ibu Denny pernah bertemu dengan Rania. Ia memberi restu kepada hubungan keduanya. namu Ia yak bisa menolak keinginan Rudy yang memaksa Denny harus menikahi gadis yatim piatu yang dimana ayahnya Amyra telah menjadi korban tewas tertembak timah panas, karena menyelamatkan suaminya.
Rencana menikah dan honney moon yang indah sudah direncakan dari jauh hari. namun berakhir dengan tragis.
tak ingin di cap sebagai anak durhaka, Denny terpaksa menerima pernikahan yang begitu menyakitkan baginya.
Rania, yang kini masih terus menjalin cinta dengan Denny, meskipun Denny telah menikah, tetap memilih berhubungan dengan Denny. Ia tak perduli jika harus dicap sebagai pelakor. toh, Dia yang terlebih dahulu mengenal Denny, bukan Amyra.
Rania menganggap jika Amyra-lah yang merebut Denny dari hidupnya. maka Amyra harus merasakan bagaimana rasa sakitnya ketika sesuatu uang dimiliki, tiba-tiba direbut paksa begitu saja.
Rania yang kini menjadi kekasih gelap dalam hubungan pernikahan antara Amyra dan Denny, merangkap menjadi sekretaris Denny.
setiap hari, Rania akan menjemput dan mengantarkan Denny pulang kerumah sederhana yang kini ditempati oleh Denny dan Amyra.
berbeda dengan Amyra yang mendapat jatah nafkah hanya 100 ribu per minggunya, Denny justru memiliki banyak uang dimata bagi Rania. sebuah Apartemen mewah milik Denny dan mobilnya kini dipakai oleh Rania, kekasih gelapnya.
Rania mendapatkan segala fasilitas mewah dari Denny. mulai apartemen, mobil, gaji bulanan, perawatan salon yang mampu menghabiskan puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta.
sebagian tubuh sexy milik Rania adalah hasil oplas. mulai dari hidung, bibir, wajah, bahkan dua bagian tubuh didadanya juga merupakan hasil oplas.
Denny telah mengeluarkan banyak uang, demi untuk dapat membuat Rania terlihat cantik. Denny adalah type orang yang sangat sekali suka mendapat pujian.
"kita sarapan dimana sayang..?" ucap Rania dengan tatapan genit nan manja.
"pengennya sih sarapan kamu sayang..sudah seminggu sejak kamu kedatangan tamu bulanan membuatku uring-uringan." ucap Denny yang menatap dengan penuh hasrat yang menggebu.
Rania terkekeh mendengar ucapan Denny. "trus istri kamu yang kampungan itu tidak melayanimu..?" ucap Rania dengan nada sinis.
"mana mungkin aku mengkhianatimu sayang.. dan aku bersumpah tidak akan tergoda olehnya, meski Ia menggodaku tanpa sehelai benangpun. jika sampai aku tergoda dengannya, maka ban mobil ini akan meledak sekarang, dan gak ada bengkel yang bisa kita temui.." ucap Denny sesumbar. sembari tersenyum menggoda Rania.
[duuuuaaaarrr......] suara seperti ledakan yang sangat menggelegar. seketika laju mobil kehilangan keseimbang, Rania mencoba menepikan mobil mereka ditepi jalan.
mereka turun dari mobil, memeriksa kondisi mobil, mereka menyadari bahwa ban mobil telah meledak dengan begitu saja.
yang lebih sialnya, tidak ada bengkel didekat mereka.
Rania menatap Denny dengan tatapan frustasi.
"gimana Ne..? mana gak ada bengkel lagi.." ucap Rania dengan panik.
"tenanglah sayang..aku akan menelfon bengkel langgananku, mereka akan menderek mobil." ucap Denny sembari menelfon nomor bengkel langgannya.
"ya sudah..aku biar pesan taxsi online saja." ucap Rania ketus.
Ia lalu memesan taxi online. tak berapa lama, taxi pun datang, lalu mereka berangkat menggunakan taxi, dan meninggalkan mobil yang pecah ban begitu saja. Denny sudah men-share location kepada bengkel langganannya dimana tempat mereka meninggalkan mobil.
"ke hotel ini ya pak..?" ucap Denny sembari memyebutkan nama sebuah hotel yangnakan mereka jadikan tempat memadu kasih.
***
hari mulai beranjak malam. lalu terdengar bunyi..[tuuuuut...tuuut...tuuut..] suara musik yang berasal dari meteren listrik.
saat ini Amyra sedang menyetrika pakaian kerja milik Denny suaminya. meskipun Denny tidak pernah menghiraukannya, namun Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai seorang suami.
karena Ia mengingat selalu pesan ibunya, jika seorang wanita telah menikah, maka tempatnya berbakti ialah suaminya. Ridha suami Ridha Allah juga. hal itu yang membuat Amyra tak pernah mengeluh sedikikitpun.
"mendengar suara nyanyian meteran listrik, Amyra merasa bingung karena uang yang diberikan oleh Denny pagi tadi sudah habis untuk membeli keperluan bahan pokok untuk bertahan selama seminggu.
ingin meminta uang lagi kepada suaminya Ia merasa takut. namun pekerjaannya belum selesai. dengan memberanikan diri, Ia mencoba menghubungi Denny.
telefon tersambung, namun tidak diangkat. lalu Amyra mencobanya lagi.."hallo...ada apa..? bisa gak kalau kamu itu gak ganggu aku..? aku masih kerja" ucap Denny dari seberang telefon dengan ketus.
"eemmm..anu..itu mas, meteran listrik sudah mau habis." ucap Amyra terbata.
"trus..kalau habis kenapa..? emang kamu gak bisa beli sendiri..? ucap Denny dengan nada kesal.
"a..aku gak punya uang mas.." ucap Amyra gugup.
"uang yang tadi aku kasih kemana..?" ucap Denny lagi.
"uangnya sudah habis aku belikan beras dan lainnya." ucap Amyra lirih.
"ya sudah, nanti saya beliin sembari pulang kerja." ucap Denny, lalu memutus sambungan telefonnya.
Rania yang sedari tadi bergelayut manja ditubuh Denny merasa kesal. " kenapa lagi sih wanita kampungan itu yank..?ucap Rania kesal.
"Listrik dirumah hampir mati.." ucap Denny datar.
"ihhhh..jangan trus diturutin semua apa keinginannya yank, ntar dia nya ngelunjak." ucap Rania dengan nada larangan.
Denny memungut pakaiannya yang berserakan karena habis bercinta tadi. "hanya minta voucher listrik doank koq. lalu Ia beranjak mengajak Rania untuk pulang.
"emang gak bisa ya dia beli sendiri..? manja banget jadi orang. ucap Rania semakin kesal.
"tak....apalah sayang, jika listrik dirumahku padam, aku juga yang repot."ucap Denny sembari tersenyum menggoda Rania.
Rania dengan wajah cemberut terpaksa mengikuti keinginan Denny. "sialan tu si Amyra, tak cukup apa Ia merebut Denny dariku, kini perhatian Denny kepadaku juga ingin direbutnya." Rania berguman dalam hatinya.
mereka lalu beranjak meninggalkan hotel, lalu Denny menepikan mobinya, Ia turun dari mobil untuk membeli token Listrik dirumahnya yang hampir padam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 286 Episodes
Comments
suharwati jeni
omongan adlh doa den
2024-06-25
0
linamaulina18
kapok kmu k makan omonganmu sndr bannya bnran pecah
2023-05-31
0
Zzahra Ayuna
hadeehh... nmpk kali la authornya penggemar ikan masin
2023-05-24
1