Bunga-bunga indah bermekaran dalam kebun bunga miliknya, terlihat indah dengan berbagai jenis dan ragam yang berwarna-warni. Terlihat sempurna dan menampilkan keindahan tersendiri di dalamnya setiap kali melihat warna-warni bunganya.
"Kita banyak pesanan hari ini, ya?" Celetuk seseorang.
"Benar, hari ini banyak yang memesan bunga untuk digunakan ke pernikahan." Saut lainya.
Airin's Garden, toko bunga yang menjual berbagai bunga yang cantik, yang melayani berbagai pemesan pribadi maupun pernikahan, dan acara penting lainya itu kini tengah ramai pemesan dan tampak sibuk hingga membuat kewalahan. Toko bunga yang telah berdiri selama 1,5 tahun itu, kini telah banyak peminatnya, dan bahkan banyak yang sudah menggunakan jasanya.
"Rin, kamu gak mau jemput Arka? Sepertinya dia sudah mau pulang tuh." Kata seseorang mengingatkan perempuan yang bernama Airin itu, yang sekaligus pemilik toko bunga Airin's Garden. Mengingat pesanan cukup banyak pada toko bunganya, ia sampai lupa soal menjemput anaknya disekolah.
"Wah iya, aku sampai lupa. Kalau begitu, aku tinggal dulu ya Bi, aku titip toko sebentar." Ucap Airin bergegas membersihkan dirinya untuk segera menjemput Arka.
"Iya, hati-hati, tidak usah khawatir soal toko." Balas Rahma, yang merupakan bibi dari Airin.
Airin bergegas pergi ke sekolahan TK Arka yang terletak tak jauh dari rumahnya, untuk menjemput anaknya disekolah. Meski tak terlalu jauh jarak sekolah dari toko bunganya, namun tetap saja ia tak bisa membuat anaknya yang baru berumur 5 tahun itu menunggu dirinya terlalu lama lagi.
"Mau menjemput Arka?" Sapa seseorang pada Airin yang tengah menuju ke lokasi sekolahan anaknya.
"Iya bu." Balas Airin dengan sopan pada ibu tetangganya.
"Kemana Dava, biasanya dia yang jemput Arka?" Tanya lainya.
"Ah, Dava hari ini pulang agak telat, katanya ada les."
"Oh, yaudah hati-hati kalau begitu."
"Baik, terimakasih."
Dengan setengah berlari, ia menuju ke tempat sekolah anaknya ketika sampai pada gerbang sekolahnya. Di lihatnya anak-anak TK yang tengah berhamburan keluar. Airin pun mencoba mencari keberadaan anaknya ditengah-tengah kerumunan itu.
"Dimana Arka, ya?" Ucapnya sembari mencari sosok anaknya ditengah keramaian anak-anak yang berhamburan keluar.
"Mama." Panggil Arka dengan semangat begitu melihat Airin.
Airin menghampiri anaknya yang berlari mengarah padanya. "Mama tidak terlambat, kan?" Ucapnya memeluk lembut sang anak semata wayangnya itu.
"Nggak kok, Arka juga baru keluar. Ayo pulang, Arka mau makan masakan mama." Ucap Arka dengan penuh semangat, membuat Airin tersenyum menatap tingkah lucunya.
"Baiklah, ayo pulang sekarang, lalu makan masakan mama." Balas Airin, lalu menggandeng anaknya dan pergi meninggalkan sekolah.
Keduanya berjalan menjauhi sekolah dengan penuh keceriaan.
...
"Selamat siang semua..." Teriak Arka dengan lantang pada pegawai Airin's Garden setelah ia sampai dirumah. Mengingat rumahnya terhubung dengan toko bunganya, karena itu membuat Arka bisa dengan mudahnya menyapa mereka, dan datang berkunjung kesana.
Semua pegawai Airin's Garden yang sudah tahu tentang kebiasaan Arka, hanya bisa tersenyum melihat sikap dan semangat dari Arka yang seperti tidak ada habisnya itu.
"Wah semangatnya." Saut Rahma melihat anak dari keponakannya itu.
"Dia sudah semangat dari pulang sekolah tadi, katanya mau cepetan pulang dan makan masakan mamanya." Timpal Airin sembari menaruh tasnya.
"Dia benar-benar sayang banget sama kamu ya, sampai-sampai tidak mau melewatkan satupun makanan yang kamu buat, masakan bibi saja jarang dia sentuh." Kata Rahma, terlihat kagum terhadap sikap Arka pada Airin, hingga membuatnya sedikit cemburu akan itu.
"Iya bi, aku juga benar-benar tidak menyangka melihat Arka yang selalu memakan masakanku." Kata Airin begitu senang melihat perilaku anaknya yang tak mau makan selain makanan yang dimasak olehnya.
"Kamu beruntung punya seorang anak yang penurut, baik dan ceria seperti Arka." Ucap Rahma.
"Iya. Aku merasa bersyukur ada Arka disisiku. Dia bagai malaikat buatku." Airin merasa bangga dengan kehadiran anak semata wayangnya itu. Menatap penuh rasa syukur pada anak yang kini tersenyum dengan cerianya.
"Yasudah gantikan saja pakaian anakmu, dan beri dia makan sebelum dia ngambek nanti, soal toko biar bibi yang handle sebentar." Kata bi Rahma pada Airin, untuk segera membawa Arka ke rumah yang kebetulan berada dekat dengan tokonya.
"Baik bi, aku titip sebentar ya bi." Angguk Airin mengikuti perintah bibinya, "Arka ayo ganti baju dulu, lalu setelah itu kita makan nanti." Panggil Airin pada Arka yang sibuk bermain dengan beberapa pegawai toko.
"Yeay makan.." Ucapnya senang setelah mendengarnya, berlari menghampiri Airin dengan segera.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Minanu Suada
aq mampir kak...
2022-11-06
1