***
Kembali kepada sang tokoh utama, Zilya.
Zilya yang menyadari bahwa tatapan yang dilemparkan Bu Riska sungguhlah sinis terlebih lagi tatapan sinis itu lebih dilemparkan kepadanya, membuat Zilya langsung mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan apa rencana Bu Riska sebenarnya.
“ZILYA!“
“KAMU ITU SEORANG MAHASISWA DISINI!“
“BERANI-BERANINYA KAMU MEMBERIKAN SAYA BERUPA MINUMAN YANG DITABURI OBAT HINGGA MEMBUAT SAYA MASUK KELUAR TOILET!“ bentakBu Riska dengan nada tinggi, sehingga semua mahasiswa yang berada dikelas ini dapat mendengar suaranya yang jelas, dan bahkan suaranya hingga terdengar kelas lain.
Meskipun mendapatkan tatapan sinis dari dosennya dan tatapan heran sekaligus bingung dari temannya, tidak membuat Zilya lemah, Zilya justru memasang wajah datarnya seolah tidak ada masalah apapun yang terjadi dan tidak membalas ucapan Bu Riska sama sekali.
Hal tersebut membuat Bu Riska merasa apabila rencananya kali ini telah gagal. Karena biasanya jika dibentak, maka Zilya akan menangis seperti anak kecil, namun kali ini mahasiswanya berbeda, dia hanya memasang wajah datar.
Semua mahasiswa yang mendengarnya sontak terkejut mengarahkan pandangan mereka kearah Zilya. Sebagian besarnya ada yang merasa heran dengan kedatangan Bu Riska yang tiba-tiba langsung memarahi Zilya. Heran sekaligus bingung, apa masalah yang diperbuat oleh Zilya hingga membuat Bu Riska marah-marah tidak jelas seperti itu?
Lalu setelah mendengar bahwa Bu Riska mendapatkan minuman dari Zilya, mereka sontak melemparkan tatapan sinis kearah Zilya. Sebab, mereka juga menerima minuman yang katanya juga dari Zilya. Mereka takut apabila hal yang terjadi dengan Bu Riska saat ini, juga terjadi pada mereka.
“Aku tidak menyangka ya, Zilya si wanita bidadari tega melakukan hal tersebut kepada dosennya sendiri!“ ujar mahasiswa yang duduk di kursi depan sembari berbisik kepada mahasiswa yang duduk disebelahnya.
“Iya, benar banget tuh. Bukan hanya kepada Bu Riska saja. Tapi juga kepada kita, kita juga sepertinya diberikan minuman yang berisi obat, entah obat apa, yang membuat kita akan keluar masuk toilet nantinya,“ jawab mahasiswa sembari ikut berbisik juga.
“Perut aku sekarang kayak mau mual. Aku takut, kalau hal yang sedang terjadi padaku saat ini penyebabnya adalah minuman yang diberikan oleh Zilya,“ ucap mahasiswa yang duduk di belakang, kebetulan dia secara tidak sengaja mendengar bisikan mahasiswa yang duduk didepannya.
“Wah, hati-hati tuh. Takutnya kamu masuk keluar toilet juga kayak Bu Riska,” jawab mahasiswa yang duduk disebelah mahasiswa tersebut.
“Zilya tega banget ya,“
“Aku tidak percaya, apabila Zilya si wanita bidadari di Kampus ini tega melakukan hal tersebut,“
“Apa benar itu, Zilya? Aku sungguh tidak percaya apabila yang melakukan hal tersebut ialah kamu,“
Mahasiswa sungguh merasa terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Bu Riska. Ada yang tidak percaya bahkan melemparkan tatapan sinis kearah Zilya.
Ada juga yang merasa heran, mengapa Zilya si wanita bidadari tega melakukannya?
***
Zilya pun menyadari apabila seluruh mahasiswa yang berada di kelasnya saat ini mulai melemparkan tatapan sinis kearah dirinya. Mahasiswa itu pun mulai membuka suaranya.
***
Hai kakak readers sekalian. Maaf ya, uploadnya bab terbarunya lama karena kesibukan di real life. Hari ini akan diupload dua bab sebagai pengganti, semoga kalian suka dengan cerita yang ditulis Author ini.
Terimakasih kepada readers yang telah memberikan dukungan berupa gift, vote, favorit, like dan juga komen🙏🏻.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
wah ada yang menjebak Zilya yah
2022-10-28
1
A_wulandary⚞ል☈⚟
semoga aja pelakunya dapat hukuman yang setimpal 😤😤
2022-10-26
1
👙⃝᜴ᵍᵉᵐᵇᶦᶫ👻ᴸᴷ
weh bu riska maen bentak-betak aja anak orang... fitnah tuh..
2022-10-17
1