ZILYA DAISHA | 4 : MAHASISWA BARU?

***

Dua hari berlalu.

Hari ini tepat dimana, hari pertama masuk setiap minggu. Iya, hari ini adalah hari senin. Di mana sebagian pelajar yang libur di hari sabtu dan minggu, akan masuk kembali pada hari senin.

Hari ini tepat dimana, hari pertama masuk setiap minggu. Iya, hari ini adalah hari senin. Di mana semua pelajar masuk setelah libur di hari sabtu dan minggu.

Zilya yang tidak membawa apapun dari rumahnya termasuk semua pakaian dan data-data penting miliknya, tetap masuk kuliah pada hari ini.

Hari ini, Zilya menggenakan blouse berlengan panjang yang berwarna biru langit, dengan rok panjang berwarna putih.

Dengan wajah yang dipoleskan tipis di wajahnya, Zilya benar-benar terlihat seorang bidadari yang turun dari langit.

Zilya segera berangkat ke Kampus.

Sesampainya Zilya di Kampus, semua mata tertuju dengannya, terlebih lagi Zilya menggunakan mobil sebagai kendaraan berangkat ke Kampus.

Para mahasiswa menatap Zilya dengan tatapan kagum, sebab kecantikan Zilya membuat para mahasiswa terpesona melihatnya. Namun ternyata, tidak hanya memberikan tatapan kagum, para mahasiswa lainnya menatap Zilya dengan tatapan iri dengki, iri dengan kecantikan Zilya.

“Cantik sekali dia! Benar-benar terlihat seperti seorang bidadari!“ puji mahasiswa 1 sembari menatap Zilya dengan tatapan kagum.

“Iya! Apakah dia adalah seorang mahasiswa baru? Sepertinya saya tidak pernah melihatnya!“ sahut mahasiswa 2, memberikan pendapatnya mengenai Zilya yang dikira olehnya, jika Zilya adalah mahasiswa baru di Kampus tersebut, sebab mereka sama sekali tidak pernah melihat mahasiswa secantik itu, bahkan kecantikannya mengalahkan kecantikan sang idola Kampus.

“Jika dilihat dari wajahnya yang sama sekali tidak pernah saya kenali, sepertinya iya! Cobalah kita bertanya padanya, mungkin saja dia adalah mahasiswa baru!“ jawab mahasiswa 1 sembari mengajak mahasiswa 2 untuk bertanya kepada Zilya mengenai hal tersebut.

“Saya sedikit merasakan gugup untuk bertanya, sebab wajahnya sangatlah cantik. Saya takut, apabila dia akan menjawab pertanyaan kita dengan angkuh seperti sang Idola Kampus, meski saya heran, mengapa Idola Kampus yang tidak memiliki etika yang baik.“ ucap mahasiswa 2 sembari menampilkan wajah takutnya kepada mahasiswa 1, seolah sedang menunjukkannya.

“Sebaiknya, kita tanyakan saja lebih lanjut kepadanya. Jangan takut untuk bertanya. Janganlah berprasangka buruk kepada orang, karena bisa saja orang yang kita nilai seperti ini itu, ternyata tidak seperti penilaian kita.“ nasehat mahasiswa 1 dengan bijak.

Mahasiswa 2 itu tampak sedang berpikir. Sembari melihat Zilya yang dikerumuni oleh para mahasiswa yang sepertinya kini menjadi penggemar berat Zilya. Lalu, tanpa secara sengaja, mahasiswa 2 itu melihat senyuman manis yang ditampilkan oleh Zilya. Apa yang dikatakan oleh mahasiswa 1 adalah benar, bahwa sebaiknya jangan menilai seseorang dari penampilannya? Jika dilihat, seiring waktu berjalan, mulai dari saat Zilya menginjakkan kakinya di Kampus ini, perlahan-lahan para mahasiswa mulai mendekatinya, bahkan hingga mengerumuninya.

“Sepertinya dia terlihat sangat baik hingga pada mahasiswa-mahasiswi di Kampus ini mengerumuninya.“ gumam mahasiswa 2 dengan nada pelan, namun dapat didengar jelas oleh mahasiswa 1.

“Baiklah. Kita akan mencobanya terlebih dahulu!“ Mahasiswa 2 itu pun akhirnya setuju. Meski rasa takut masih menderanya, Mahasiswa 2 itu tetap dengan pendiriannya.

Mahasiswa 1 dan mahasiswa 2 itu pun segera melangkah----mendekati kerumuman para mahasiswa tersebut.

“Hai.“ sapa mahasiswa 1 dan mahasiswa 2 sembari menampilkan senyuman manis di wajah keduanya.

Zilya menoleh kearah sumber suara. Lalu membalas sapaan kedua mahasiswa itu dengan lembut dan menampilkan senyuman manis di wajahnya, “Hai juga!“

Kedua mahasiswa yang menyapa Zilya, merasa terkejut dengan reaksi Zilya. Tidak seperti yang dibayangkan oleh mereka.

“Ternyata dia baik sekali, murah senyum.“ gumam kedua mahasiswa itu dalam hati sembari melemparkan balik senyuman manis mereka.

Karena merasa penasaran dengan nama mahasiswa tersebut yang mereka kira adalah mahasiswa baru, kedua mahasiswa itu pun memutuskan untuk bertanya.

“Kamu … Mahasiswa baru di sini kah??“ tanya salah satu diantara kedua mahasiswa tersebut.

“Bukan, saya sudah lama di sini.“ jawab Zilya seadanya saja.

“Lama?“ Kedua mahasiswa tersebut sembari menatap satu sama lain, merasa heran sekaligus bingung. Sejak kapan mahasiswa cantik itu sudah berkuliah di Kampus ini? Kenapa mereka tidak pernah melihatnya?

“Iya, saya sudah lama di sini. Mau kenalan?“ Zilya menduga, apabila alur cerita selanjutnya, kedua mahasiswa itu akan mengajak Zilya untuk berkenalan.

“Iya. Saya perkenalan diri dulu ya. Nama saya adalah Rendi.“ ucap mahasiswa 1 itu yang ternyata adalah Rendi.

Lalu, mahasiswa 2 itu pun mulai memperkenalkan diri setelah Rendi.

“Oke, Ren. Sekarang giliran saya ya. Nama saya adalah Zilya Daisha. Biasanya dipanggil Zilya, tapi kalau kalian mau manggil Daisha juga tidak apa-apa. Saya tidak mempermasalahkannya.“

Semua mahasiswa yang secara tidak sengaja mendengar pembicaraan ketiga orang yang sedang berkenalan itu, langsung terkejut. Nama yang disebutkan oleh Zilya, adalah nama yang tidak asing di indra pendengaran mereka. Apa hanya sebuah kebetulan saja?

“Zi-Zilya Da-Daisha?“ Rendi terlihat sangat terkejut. Bahkan hingga mengucapkan kedua kata tersebut, dengan terbata-bata.

Terpopuler

Comments

2~

2~

double paragraf nihh, author hrs revisi..

2023-07-27

0

Ara Julyana

Ara Julyana

Zilya menjadi primadona kampus 😊

2023-07-24

1

.

.

cie cie zilfa banyak yang suka 🥰🥰

2022-10-28

1

lihat semua
Episodes
1 ZILYA DAISHA | 1 : TRANSMIGRASI
2 ZILYA DAISHA | 2 : DIUSIR
3 ZILYA DAISHA | 3 : MENGUBAH TAKDIR
4 ZILYA DAISHA | 4 : MAHASISWA BARU?
5 ZILYA DAISHA | 5 : ZILYA BERUBAH
6 ZILYA DAISHA | 6 : IRI
7 ZILYA DAISHA | 7 : GAGAL?
8 ZILYA DAISHA | 8 : HUKUMAN
9 ZILYA DAISHA | 9 : DENDA
10 ZILYA DAISHA | 10 : RENCANA KEDUA
11 ZILYA DAISHA | 11 : RENCANA KEDUA (2)
12 ZILYA DAISHA | 12 : GAGAL LAGI?
13 ZILYA DAISHA | 13 : MELARIKAN DIRI
14 ZILYA DAISHA | 14 : TIDAK MENYERAH
15 ZILYA DAISHA | 15 : TATAPAN SINIS
16 ZILYA DAISHA | 16 : RENCANA RISKA
17 ZILYA DAISHA | 17 : RENCANA RISKA (2)
18 ZILYA DAISHA | 18 : RENCANA KETIGA GAGAL
19 ZILYA DAISHA | 19 : PENULIS TERKENAL?
20 ZILYA DAISHA | 20 : BU RISKA?
21 ZILYA DAISHA | 21 : PAKET
22 ZILYA DAISHA | 22 : HARI MENYENANGKAN
23 ZILYA DAISHA | 23 : KEGIATAN?
24 ZILYA DAISHA | 24 : DAFFA
25 ZILYA DAISHA | 25 : LAPORAN
26 ZD | 26 : LAPORAN II
27 ZD | 27 : MEMBAWA PAKSA
28 ZD | 28 : TAMPARAN
29 ZD | 29 : MELIRIK
30 ZD | 30 : ZAYN DAFFA
31 ZD | 31 : DANIA
32 ZD | 32 : DANIA II
33 ZD | 33 : GELANG
34 ZD | 34 : SOSOK PRIA
35 ZD | 35 : ZAYN
36 ZD | 36 : CINTA SEJATI
37 ZD | 37 : MENGHILANG
38 ZD | 38 : SOSOK GADIS
39 ZD | 39 : DANIA / ZILYA?
40 ZD | 40 : KAGUM?
41 ZD | 41 : PESAN
42 ZD | 42 : MENGETIK
43 ZD | 43 : URUSAN
44 ZD | 44 : BERTEMU
45 ZD | 45 : KEKASIH?
46 ZD | 46 : SEMAK-SEMAK
47 ZD | 47 : KELULUSAN
48 ZD | 48 : KELULUSAN II
49 ZD | 49 : FLASHBACK
50 ZD | 50 : MENCARI CARA
51 Haloo
52 ZD| 51 : AKTIF
53 ZD | 52 : ASAP HITAM
54 ZD | 53 : MISI PENYELAMATAN
55 ZD | 54 : ZILYA PINGSAN
56 ZD | 55 : ARYA & ISTRINYA
57 ZD | 56 : PENJELASAN
58 ZD | 57 : LULUH
59 ZD | 58 : PERTEMUAN PERTAMA
60 ZD | 59 : SELIDIKI
61 ZD | 60 : SELIDIKI II
62 Liburan
63 ZD | 61 : KEDATANGAN GAVIN
64 ZD | 62 : PERGI
65 ZD | 63 : Mei
66 ZD | 64 : KEMBALI KE INDONESIA
67 ZD | 65 : SCANDAL
68 ZD | 66 : MENYELESAIKAN
69 ZD | 67 : HANCUR
70 ZD | 68 : Pesan misterius
71 ZD | 69 : TERUNGKAP IDENTITAS ZILYA SEBENARNYA
72 ZD | 70 :
73 ZD | 71 : KEKASIHKU SAYANG!
74 ZD | 72 : HUKUMAN
75 ZD | 73 : HASIL SIDANG
76 ZD | 74 : KENCAN
77 ZD | 75 : MELOLOSKAN DIRI
78 ZD | 76 : Disuapin!
79 ZD | 77 : Misteri
80 ZD | 78 : Ada apa dengan Zilya?
81 ZD | 79 : Keluarga Harmonis
82 ZD | 80 : PERNIKAHAN ZD ZD
83 ZD | 81 : PERNIKAHAN ZD ZD! PART 2
84 ZD | 82 : PERNIKAHAN ZAYN ZILYA! PART 3
85 ZD | 83 : HONEYMOON
86 ZD | 84 : HONEYMOON! PART 2
87 ZD| 85 : Kejutan dari Suamiku
88 ZD | 86 : KAMU SAYANG!
89 ZD | 87 : ZILYA SAKIT
90 88 : LAMARAN
91 89
92 90
Episodes

Updated 92 Episodes

1
ZILYA DAISHA | 1 : TRANSMIGRASI
2
ZILYA DAISHA | 2 : DIUSIR
3
ZILYA DAISHA | 3 : MENGUBAH TAKDIR
4
ZILYA DAISHA | 4 : MAHASISWA BARU?
5
ZILYA DAISHA | 5 : ZILYA BERUBAH
6
ZILYA DAISHA | 6 : IRI
7
ZILYA DAISHA | 7 : GAGAL?
8
ZILYA DAISHA | 8 : HUKUMAN
9
ZILYA DAISHA | 9 : DENDA
10
ZILYA DAISHA | 10 : RENCANA KEDUA
11
ZILYA DAISHA | 11 : RENCANA KEDUA (2)
12
ZILYA DAISHA | 12 : GAGAL LAGI?
13
ZILYA DAISHA | 13 : MELARIKAN DIRI
14
ZILYA DAISHA | 14 : TIDAK MENYERAH
15
ZILYA DAISHA | 15 : TATAPAN SINIS
16
ZILYA DAISHA | 16 : RENCANA RISKA
17
ZILYA DAISHA | 17 : RENCANA RISKA (2)
18
ZILYA DAISHA | 18 : RENCANA KETIGA GAGAL
19
ZILYA DAISHA | 19 : PENULIS TERKENAL?
20
ZILYA DAISHA | 20 : BU RISKA?
21
ZILYA DAISHA | 21 : PAKET
22
ZILYA DAISHA | 22 : HARI MENYENANGKAN
23
ZILYA DAISHA | 23 : KEGIATAN?
24
ZILYA DAISHA | 24 : DAFFA
25
ZILYA DAISHA | 25 : LAPORAN
26
ZD | 26 : LAPORAN II
27
ZD | 27 : MEMBAWA PAKSA
28
ZD | 28 : TAMPARAN
29
ZD | 29 : MELIRIK
30
ZD | 30 : ZAYN DAFFA
31
ZD | 31 : DANIA
32
ZD | 32 : DANIA II
33
ZD | 33 : GELANG
34
ZD | 34 : SOSOK PRIA
35
ZD | 35 : ZAYN
36
ZD | 36 : CINTA SEJATI
37
ZD | 37 : MENGHILANG
38
ZD | 38 : SOSOK GADIS
39
ZD | 39 : DANIA / ZILYA?
40
ZD | 40 : KAGUM?
41
ZD | 41 : PESAN
42
ZD | 42 : MENGETIK
43
ZD | 43 : URUSAN
44
ZD | 44 : BERTEMU
45
ZD | 45 : KEKASIH?
46
ZD | 46 : SEMAK-SEMAK
47
ZD | 47 : KELULUSAN
48
ZD | 48 : KELULUSAN II
49
ZD | 49 : FLASHBACK
50
ZD | 50 : MENCARI CARA
51
Haloo
52
ZD| 51 : AKTIF
53
ZD | 52 : ASAP HITAM
54
ZD | 53 : MISI PENYELAMATAN
55
ZD | 54 : ZILYA PINGSAN
56
ZD | 55 : ARYA & ISTRINYA
57
ZD | 56 : PENJELASAN
58
ZD | 57 : LULUH
59
ZD | 58 : PERTEMUAN PERTAMA
60
ZD | 59 : SELIDIKI
61
ZD | 60 : SELIDIKI II
62
Liburan
63
ZD | 61 : KEDATANGAN GAVIN
64
ZD | 62 : PERGI
65
ZD | 63 : Mei
66
ZD | 64 : KEMBALI KE INDONESIA
67
ZD | 65 : SCANDAL
68
ZD | 66 : MENYELESAIKAN
69
ZD | 67 : HANCUR
70
ZD | 68 : Pesan misterius
71
ZD | 69 : TERUNGKAP IDENTITAS ZILYA SEBENARNYA
72
ZD | 70 :
73
ZD | 71 : KEKASIHKU SAYANG!
74
ZD | 72 : HUKUMAN
75
ZD | 73 : HASIL SIDANG
76
ZD | 74 : KENCAN
77
ZD | 75 : MELOLOSKAN DIRI
78
ZD | 76 : Disuapin!
79
ZD | 77 : Misteri
80
ZD | 78 : Ada apa dengan Zilya?
81
ZD | 79 : Keluarga Harmonis
82
ZD | 80 : PERNIKAHAN ZD ZD
83
ZD | 81 : PERNIKAHAN ZD ZD! PART 2
84
ZD | 82 : PERNIKAHAN ZAYN ZILYA! PART 3
85
ZD | 83 : HONEYMOON
86
ZD | 84 : HONEYMOON! PART 2
87
ZD| 85 : Kejutan dari Suamiku
88
ZD | 86 : KAMU SAYANG!
89
ZD | 87 : ZILYA SAKIT
90
88 : LAMARAN
91
89
92
90

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!