Setelah berpikir yang cukup menguras tenaga, akhirnya Zilya menemukan solusi dalam rencana yang akan dilakukan oleh Naomi dan Nancy.
Berdasarkan alur cerita ini yang diingat oleh Zilya, Nancy dan Naomi akan membuat berita-berita yang tidak baik tentangnya dan menyebarkannya kepada para karyawan-karyawan yang bekerja di sini. Lalu, para karyawan-karyawan di sini mulai membicarakan berita yang tidak-tidak itu mengenai Zilya, yang pada akhirnya berujung didengar oleh atasan Zilya.
Maka yang harus dilakukan Zilya agar rencana ke-dua Naomi dan Nancy gagal, yaitu menghapus berita yang tidak-tidak mengenai Zilya sebelum dua gadis yang sama-sama berinisial N itu menyebarkannya kepada para karyawan yang bekerja di sini secara perlahan-lahan.
Solusi yang ditemukan oleh Zilya kali ini, sedikit sulit. Sebab, Zilya harus menghapus berita itu dengan gerakan cepat, atau tidak reputasi Zilya hancur dikala itu juga.
“Semangat, Zil! Kamu pasti bisa!“ ucap Zilya menyemangati dirinya sendiri. Zilya mengambil botol minum didalam tasnya lalu meminumnya hingga habis tidak tersisa.
“Lelah juga ternyata setelah berpikir! Bahkan satu botol berukuran sedang ini, bisa aku habisin dalam waktu sebentar!“
Baru saja Zilya selesai berpikir, tiba-tiba muncul notifikasi di ponselnya. Zilya yang mulai menduga apabila rencana kedua Naomi dan Nancy akan dilakukan saat ini, langsung mengambil ponselnya dan mengecek notifikasi tersebut.
Tidak diduga sama sekali, berita itu ternyata adalah berita yang berisi hal-hal yang tidak-tidak mengenai dirinya. Berita tersebut termasuk fitnah terhadap dirinya.
“Aku harus segera menghapusnya!“ gumam Zilya lalu menggunakan kemampuan hackernya untuk menghapus berita tersebut dengan gerakan cepat.
Berkat kemampuan hacker yang dipelajari olehnya di dunia sebelumnya, Zilya merasa terbantu dalam menyelesaikan masalah di dunia novel ini. Tidak sia-sia, dirinya mempelajari ilmu hacker tersebut di dunia sebelumnya. Yang ia kira sebenarnya tidak ada gunanya untuk dipelajari, akhirnya ada pada saatnya, hal tersebut berguna.
“Aku tidak menyangka, ilmu hacker yang aku pelajari, yang aku kira sama sekali tidak berguna, yang hanya membuang waktu saja untuk mempelajarinya, ternyata berguna juga di saat-saat seperti ini.“ Zilya sama sekali tidak menyangka akan hal tersebut.
Di dunia sebelumnya, Zilya bukanlah seorang dosen biasa, melainkan dosen yang penuh luar biasa. Memiliki kemampuan tersembunyi dibalik profesinya sebagai seorang dosen.
***
Sedangkan di posisi Naomi dan Nancy. Dua gadis yang sama-sama memiliki inisial N itu, mulai menyebarkan berita yang tidak-tidak itu kepada para karyawan yang bekerja di tempat Zilya bekerja, setelah memastikan bahwa berita tersebut telah dikirim.
“Kak! Kak! Kakak tahu nggak? Kalau Zilya si penulis pemula yang tiba-tiba terkenal itu, ternyata menyimpan aib yang begitu buruk!“ ucap Naomi kepada salah satu karyawan. Naomi memanggil para karyawan tersebut dengan sebutan ‘Kakak’, terlihat aneh ketika Naomi memanggilnya dengan sebutan itu, namun Naomi tidak memedulikannya. Asalkan berita buruk mengenai Zilya itu tersebar, ia rela melakukan apapun!
“Maksud kamu apa ya, Dik? Panggil seseorang dengan sopan ya, Dik.“ jawab karyawan tersebut tanpa menoleh sama sekali kearah Naomi dan Nancy. Karyawan tersebut mengira apabila orang yang memanggilnya adalah anak-anak di jenjang sekolah menengah atas, sehingga ketika orang tersebut memanggil Zilya dengan sebutan nama, karyawan tersebut menasehati Naomi.
“Ini lho, Kak! Kakak kenal yang namanya Zilya nggak?“ tanya Naomi sekali lagi. Tentu, Naomi tidak akan terima begitu saja apabila rencana kedua kali ini akan mengalami kegagalan seperti rencana pertama. Naomi dan Nancy tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi kembali. Apapun yang terjadi rencana kedua ini harus berhasil, itulah tekad mereka.
“Nona Zilya ya? Penulis baru yang katanya masih pemula, ternyata adalah penulis hebat dalam penulisan dan bahkan dalam waktu sebentar, tulisannya sudah tersebar dan banyak orang menyukainya?“ Naomi terlihat tidak suka ketika karyawan yang ia tanya itu, justru malah memuji Zilya di depannya.
“Saya tidak tahu, Kak! Tapi yang pasti, Zilya itu seorang mahasiswa! Usia dua puluh tahun!“ jelas Naomi dengan aja ah ketidaksukaannya ketika karyawan tersebut malah memuji Zilya di depannya tadi.
“Berarti benarlah, Dik! Nona Zilya di sini juga seorang mahasiswa, usianya juga dua puluh tahun! Ada apa Adik mencari Nona Zilya di sini?“ Karyawan tersebut mulai merasa kesal, sebab Naomi yang tidak diketahui asalnya, bertanya kepadanya demikian.
“Saya tidak mencarinya, Kak! Cuma mau kasih tahu berita tentangnya! Sebaiknya, Kakak berhati-hati dengannya!“ Naomi memberitahu kepada karyawan tersebut seolah-olah Zilya adalah orang yang berbahaya.
“Maksud kamu apa, Dik? Jangan coba-coba memfitnah sembarangan orang ya, Dik. Tidak baik!“ tutur karyawan tersebut.
“Udahlah, Kak! Baca berita ini dengan teliti, Kak!“ pinta Naomi sembari memberikan ponselnya kepada karyawan tersebut.
Agar tidak diganggu lagi oleh Naomi yang dianggap sebagai pengacau, karyawan tersebut mengambil ponsel Naomi san membaca isi berita yang ditunjukkan. Namun, saat membacanya, karyawan tersebut justru malah mengernyitkan alisnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
manusia( ̄ヘ ̄;)ᴍ֟፝ᴀ💙♡⃝ 𝕬♡
wah keren lh bsa nge hack
2022-10-24
1
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
pasti yang dilihat bukan berita tentang zilya
2022-10-20
1
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
wah keren dong ya zilya nih
2022-10-20
1