ZILYA DAISHA | 7 : GAGAL?

Waktu terus berlalu, hingga tidak terasa, sudah berjalannya satu jam mulainya pelajaran pada hari ini. Waktu satu jam terasa begitu singkat.

Saat dosen sedang menjelaskan di depan, Zilya berbuat mengangkat tangannya, namun hal tersebut segera diurungkan oleh Zilya ketika Zilya mulai mengingat sesuatu.

Iya, Zilya mulai mengingat alur cerita ini. Di mana pada saat dirinya mengangkat tangan, maka saat Zilya keluar dari kelas menuju kamar mandi, maka akan diikuti oleh Naomi dan Nancy.

“Apa yang harus aku lakukan agar Naomi dan Nancy tidak mengikuti-ku nantinya? Sungguh membuatku kesulitan apabila rencana Naomi dan Nancy berhasil nantinya karena satu kesalahan kecil. Aku tidak boleh sampai mengambil salah langkah.“ Zilya berpikir keras.

“Kamar mandi ada di lantai satu dan lantai dua. Biasanya Zilya akan menggunakan lantai dua, agar menghemat waktu, selain itu saat itu Zilya memiliki tubuh gendut yang menyebabkan mudahnya kelelahan setelah turun dengan menggunakan tangga. Bukan berarti tidak ada yang namanya lift di Kampus ini, hanya saja, lift dikhususkan untuk anak yang berasal dari keluarga kalangan atas saja. Tidak adil sekali!“ Zilya berucap dalam hati.

“Apa sebaiknya, aku menggunakan kamar mandi yang di lantai satu saja untuk menghindari Naomi dan Nancy?“

Akhirnya, Zilya telah memutuskan untuk memilih apa.

Zilya pun mengangkat tangannya. Dosen yang sedang mengajar di kelas Zilya, melihat Zilya mengangkat tangan.

“Ada apa, Zilya? Apa ada yang ingin kamu tanyakan?“ tanya Dosen yang sedang mengajar mata kuliah di kelas Zilya saat itu.

“Saya ingin permisi untuk pergi ke kamar mandi sebentar, Bu.“ jawab Zilya.

“Baiklah. Silakan.“ sahut Dosen yang mempersilakan Zilya untuk pergi ke kamar mandi.

“Terima kasih, Bu.“ Zilya berdiri dari tempat duduknya dan melangkah kakinya hingga sampai di depan pintu kelasnya.

***

Setelah beberapa menit Zilya pergi ke kamar mandi, Naomi dan Nancy mulai melakukan aksi mereka.

“Bu! Bu!“ sela Naomi uang memotong penjelasan dari Dosen.

“Ada apa, Naomi?“ tanya Dosen tersebut. Dosen tersebut tentu merasa sedikit kesal, sebab Naomi menyela penjelasannya tadi begitu saja. Naomi benar-benar tidak memiliki etika yang baik, menurut Dosen tersebut.

“Saya ingin ke kamar mandi, Bu. Saya sakit perut.“ jawab Naomi sembari memegang perutnya. Wajah Naomi berubah menjadi seolah sedang menahan kesakitan.

“Sakit perut?“ Dosen tersebut merasa sedikit curiga. Sebab, saat Naomi memanggil dirinya, tidak terlihat apabila Naomi sakit perut.

“Iya, Bu. Naomi sedang sakit perut akibat tamu bulanannya.“ sambung Nancy.

“Baiklah, silakan, Naomi.“ Dosen tersebut akhirnya mengiyakan permintaan Naomi yang ingin pergi ke kamar mandi.

“Saya temani Naomi ya, Bu. Takutnya Naomi kenapa-kenapa nanti.“ Nancy begitu lihai dalam membuat berbagai alasan.

“Baiklah, Nancy. Kamu pergi temani Naomi. Jangan sampai malah bolos kamu.“ Dosen memberi Nancy berupa peringatan.

“Baik, Bu.“ Naomi dan Nancy keluar dari kelas dan menuju ke kamar mandi.

Saat sampai di luar kelas, Naomi mengangkat tangannya yang tadinya memegang perutnya.

“Untung saja Bu Dosen tidak curiga.“ ucap Nancy.

“Iya, padahal aku sudah takut banget. Takutnya tadi saat kamu meminta izin untuk menemaniku, Bu Dosen justru tidak mengizinkan. Jika tidak diizinkan, mana bisa kita melakukan aksi kita.“ sambung Naomi yang setuju akan ucapan Nancy.

“Zilya biasanya akan pergi ke kamar mandi yang di lantai dua, bukan?“ Nancy hanya mengangguk.

“Kita saat ini sudah di lantai dua. Tinggal menuju kamar mandi saja! Ayo!“ Naomi dan Nancy segera menuju kamar mandi yang terletak di lantai dua di Kampus ini.

Setelah berlari yang cukup menguras tenaga, akhirnya Naomi dan Nancy sampai. Keduanya sama-sama berkeringat.

“Jika bukan demi rencana kita, aku mana rela menghabiskan bedak-bedak make-up di wajahku ini.“ ucap Naomi sembari memakai bedak make-up kembali di wajahnya.

“Iya lho, Naomi. Aku juga tidak mau.“ timpal Nancy sembari ikut memakai bedak di wajahnya juga.

Usai memakai bedak di wajahnya mereka, keduanya masuk ke kamar mandi. Terlihat salah satu ruangan di dalam kamar mandi, pintunya tertutup. Naomi dan Nancy mulai menduga apabila orang yang didalamnya adalah Zilya.

“Pasti ini adalah Zilya. Ayolah kita kerjain dia!“ ucap Naomi sembari menunjuk pintu ruangan yang tertutup. Terdengar suara germicik air di dalamnya.

“Iya, Naomi. Ayo kita ambil alat-alat yang kita perlukan!“ jawab Nancy sembari mengambil ember yang berisi air pel. Nancy mengambilnya dengan menggunakan sarung tangan.

Naomi juga ikut mengambil ember satunya lagi, dengan isi yang sama, yaitu air pel.

“Ayo kita berhitung dari satu hingga tiga.“ ucap Naomi dengan suara setengah berbisik agar tidak terdengar oleh siapapun kecuali mereka.

Nancy hanya mengangguk.

“Satu … Duaa … Tigaaa!“ Mereka langsung menyiram dengan air pel ke ruangan tersebut.

Tentu dengan bantuan kursi. Lalu, terdengar suara teriakan wanita.

“AAA!“ teriak wanita di dalamnya.

Namun, bukannya mereka senang karena sudah berhasil mengerjai Zilya, justru mereka berdua malah berkeringat dingin sembari melempar embel yang mereka gunakan untuk menyiram, saat mendengar suara wanita tersebut.

Terpopuler

Comments

Ara Julyana

Ara Julyana

kalau sudah tahu rencananya ya tinggal gagalin aja Zilya

2023-08-01

0

.

.

hayok shokor salah sasaran 😁😁😁

2022-10-31

1

manusia(⁠ ̄⁠ヘ⁠ ̄⁠;⁠)ᴍ֟፝ᴀ💙♡⃝ 𝕬♡

manusia(⁠ ̄⁠ヘ⁠ ̄⁠;⁠)ᴍ֟፝ᴀ💙♡⃝ 𝕬♡

sya Dugong itu dosen ny 🤣🤣

2022-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 ZILYA DAISHA | 1 : TRANSMIGRASI
2 ZILYA DAISHA | 2 : DIUSIR
3 ZILYA DAISHA | 3 : MENGUBAH TAKDIR
4 ZILYA DAISHA | 4 : MAHASISWA BARU?
5 ZILYA DAISHA | 5 : ZILYA BERUBAH
6 ZILYA DAISHA | 6 : IRI
7 ZILYA DAISHA | 7 : GAGAL?
8 ZILYA DAISHA | 8 : HUKUMAN
9 ZILYA DAISHA | 9 : DENDA
10 ZILYA DAISHA | 10 : RENCANA KEDUA
11 ZILYA DAISHA | 11 : RENCANA KEDUA (2)
12 ZILYA DAISHA | 12 : GAGAL LAGI?
13 ZILYA DAISHA | 13 : MELARIKAN DIRI
14 ZILYA DAISHA | 14 : TIDAK MENYERAH
15 ZILYA DAISHA | 15 : TATAPAN SINIS
16 ZILYA DAISHA | 16 : RENCANA RISKA
17 ZILYA DAISHA | 17 : RENCANA RISKA (2)
18 ZILYA DAISHA | 18 : RENCANA KETIGA GAGAL
19 ZILYA DAISHA | 19 : PENULIS TERKENAL?
20 ZILYA DAISHA | 20 : BU RISKA?
21 ZILYA DAISHA | 21 : PAKET
22 ZILYA DAISHA | 22 : HARI MENYENANGKAN
23 ZILYA DAISHA | 23 : KEGIATAN?
24 ZILYA DAISHA | 24 : DAFFA
25 ZILYA DAISHA | 25 : LAPORAN
26 ZD | 26 : LAPORAN II
27 ZD | 27 : MEMBAWA PAKSA
28 ZD | 28 : TAMPARAN
29 ZD | 29 : MELIRIK
30 ZD | 30 : ZAYN DAFFA
31 ZD | 31 : DANIA
32 ZD | 32 : DANIA II
33 ZD | 33 : GELANG
34 ZD | 34 : SOSOK PRIA
35 ZD | 35 : ZAYN
36 ZD | 36 : CINTA SEJATI
37 ZD | 37 : MENGHILANG
38 ZD | 38 : SOSOK GADIS
39 ZD | 39 : DANIA / ZILYA?
40 ZD | 40 : KAGUM?
41 ZD | 41 : PESAN
42 ZD | 42 : MENGETIK
43 ZD | 43 : URUSAN
44 ZD | 44 : BERTEMU
45 ZD | 45 : KEKASIH?
46 ZD | 46 : SEMAK-SEMAK
47 ZD | 47 : KELULUSAN
48 ZD | 48 : KELULUSAN II
49 ZD | 49 : FLASHBACK
50 ZD | 50 : MENCARI CARA
51 Haloo
52 ZD| 51 : AKTIF
53 ZD | 52 : ASAP HITAM
54 ZD | 53 : MISI PENYELAMATAN
55 ZD | 54 : ZILYA PINGSAN
56 ZD | 55 : ARYA & ISTRINYA
57 ZD | 56 : PENJELASAN
58 ZD | 57 : LULUH
59 ZD | 58 : PERTEMUAN PERTAMA
60 ZD | 59 : SELIDIKI
61 ZD | 60 : SELIDIKI II
62 Liburan
63 ZD | 61 : KEDATANGAN GAVIN
64 ZD | 62 : PERGI
65 ZD | 63 : Mei
66 ZD | 64 : KEMBALI KE INDONESIA
67 ZD | 65 : SCANDAL
68 ZD | 66 : MENYELESAIKAN
69 ZD | 67 : HANCUR
70 ZD | 68 : Pesan misterius
71 ZD | 69 : TERUNGKAP IDENTITAS ZILYA SEBENARNYA
72 ZD | 70 :
73 ZD | 71 : KEKASIHKU SAYANG!
74 ZD | 72 : HUKUMAN
75 ZD | 73 : HASIL SIDANG
76 ZD | 74 : KENCAN
77 ZD | 75 : MELOLOSKAN DIRI
78 ZD | 76 : Disuapin!
79 ZD | 77 : Misteri
80 ZD | 78 : Ada apa dengan Zilya?
81 ZD | 79 : Keluarga Harmonis
82 ZD | 80 : PERNIKAHAN ZD ZD
83 ZD | 81 : PERNIKAHAN ZD ZD! PART 2
84 ZD | 82 : PERNIKAHAN ZAYN ZILYA! PART 3
85 ZD | 83 : HONEYMOON
86 ZD | 84 : HONEYMOON! PART 2
87 ZD| 85 : Kejutan dari Suamiku
88 ZD | 86 : KAMU SAYANG!
89 ZD | 87 : ZILYA SAKIT
90 88 : LAMARAN
91 89
92 90
Episodes

Updated 92 Episodes

1
ZILYA DAISHA | 1 : TRANSMIGRASI
2
ZILYA DAISHA | 2 : DIUSIR
3
ZILYA DAISHA | 3 : MENGUBAH TAKDIR
4
ZILYA DAISHA | 4 : MAHASISWA BARU?
5
ZILYA DAISHA | 5 : ZILYA BERUBAH
6
ZILYA DAISHA | 6 : IRI
7
ZILYA DAISHA | 7 : GAGAL?
8
ZILYA DAISHA | 8 : HUKUMAN
9
ZILYA DAISHA | 9 : DENDA
10
ZILYA DAISHA | 10 : RENCANA KEDUA
11
ZILYA DAISHA | 11 : RENCANA KEDUA (2)
12
ZILYA DAISHA | 12 : GAGAL LAGI?
13
ZILYA DAISHA | 13 : MELARIKAN DIRI
14
ZILYA DAISHA | 14 : TIDAK MENYERAH
15
ZILYA DAISHA | 15 : TATAPAN SINIS
16
ZILYA DAISHA | 16 : RENCANA RISKA
17
ZILYA DAISHA | 17 : RENCANA RISKA (2)
18
ZILYA DAISHA | 18 : RENCANA KETIGA GAGAL
19
ZILYA DAISHA | 19 : PENULIS TERKENAL?
20
ZILYA DAISHA | 20 : BU RISKA?
21
ZILYA DAISHA | 21 : PAKET
22
ZILYA DAISHA | 22 : HARI MENYENANGKAN
23
ZILYA DAISHA | 23 : KEGIATAN?
24
ZILYA DAISHA | 24 : DAFFA
25
ZILYA DAISHA | 25 : LAPORAN
26
ZD | 26 : LAPORAN II
27
ZD | 27 : MEMBAWA PAKSA
28
ZD | 28 : TAMPARAN
29
ZD | 29 : MELIRIK
30
ZD | 30 : ZAYN DAFFA
31
ZD | 31 : DANIA
32
ZD | 32 : DANIA II
33
ZD | 33 : GELANG
34
ZD | 34 : SOSOK PRIA
35
ZD | 35 : ZAYN
36
ZD | 36 : CINTA SEJATI
37
ZD | 37 : MENGHILANG
38
ZD | 38 : SOSOK GADIS
39
ZD | 39 : DANIA / ZILYA?
40
ZD | 40 : KAGUM?
41
ZD | 41 : PESAN
42
ZD | 42 : MENGETIK
43
ZD | 43 : URUSAN
44
ZD | 44 : BERTEMU
45
ZD | 45 : KEKASIH?
46
ZD | 46 : SEMAK-SEMAK
47
ZD | 47 : KELULUSAN
48
ZD | 48 : KELULUSAN II
49
ZD | 49 : FLASHBACK
50
ZD | 50 : MENCARI CARA
51
Haloo
52
ZD| 51 : AKTIF
53
ZD | 52 : ASAP HITAM
54
ZD | 53 : MISI PENYELAMATAN
55
ZD | 54 : ZILYA PINGSAN
56
ZD | 55 : ARYA & ISTRINYA
57
ZD | 56 : PENJELASAN
58
ZD | 57 : LULUH
59
ZD | 58 : PERTEMUAN PERTAMA
60
ZD | 59 : SELIDIKI
61
ZD | 60 : SELIDIKI II
62
Liburan
63
ZD | 61 : KEDATANGAN GAVIN
64
ZD | 62 : PERGI
65
ZD | 63 : Mei
66
ZD | 64 : KEMBALI KE INDONESIA
67
ZD | 65 : SCANDAL
68
ZD | 66 : MENYELESAIKAN
69
ZD | 67 : HANCUR
70
ZD | 68 : Pesan misterius
71
ZD | 69 : TERUNGKAP IDENTITAS ZILYA SEBENARNYA
72
ZD | 70 :
73
ZD | 71 : KEKASIHKU SAYANG!
74
ZD | 72 : HUKUMAN
75
ZD | 73 : HASIL SIDANG
76
ZD | 74 : KENCAN
77
ZD | 75 : MELOLOSKAN DIRI
78
ZD | 76 : Disuapin!
79
ZD | 77 : Misteri
80
ZD | 78 : Ada apa dengan Zilya?
81
ZD | 79 : Keluarga Harmonis
82
ZD | 80 : PERNIKAHAN ZD ZD
83
ZD | 81 : PERNIKAHAN ZD ZD! PART 2
84
ZD | 82 : PERNIKAHAN ZAYN ZILYA! PART 3
85
ZD | 83 : HONEYMOON
86
ZD | 84 : HONEYMOON! PART 2
87
ZD| 85 : Kejutan dari Suamiku
88
ZD | 86 : KAMU SAYANG!
89
ZD | 87 : ZILYA SAKIT
90
88 : LAMARAN
91
89
92
90

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!