“Zi-Zilya Da-Daisha?“ Rendi terlihat sangat terkejut. Bahkan hingga mengucapkan kedua kata tersebut, dengan terbata-bata.
“Kamu Zilya Daisha?“ Lagi-lagi, Rendi kembali bertanya. Dirinya sangatlah terkejut dengan hal semua ini.
“Iya, saya Zilya Daisha. Ada apa?“ Zilya bertanya balik hal tersebut kepada Rendi, yang membuat Rendi semakin heran.
“Bukannya Zilya itu gendut, udah gitu jelek. Masa tiba-tiba seorang Zilya menjadi Zilya yang cantik? Ada-ada saja.“ Salah satu mahasiswa di kerumuman itu mengira apabila Zilya sedang bercanda dengannya.
“Apa kalian tidak mendengar suara saya dengan jelas? Nama saya adalah Zilya Daisha! Ya, saya adalah Zilya yang dulu kalian injak-injak! Tapi sekarang, saya tidak akan membiarkan kalian untuk terus menginjak-injak harga diri saya!“ jawab Zilya dengan serius.
Para mahasiswa mulai berbisik-bisik mengenai Zilya yang berubah. Tidak disangka olehnya, apabila Zilya yang dulunya mereka beri julukan si jelek dan gendut, kini berubah menjadi sangat cantik, bahkan hingga mengalahkan kecantikan Idola Kampus ini. Benar-benar suatu yang tidak pernah terduga.
“Hei, apa kamu percaya dengan yang dikatakan mahasiswa baru itu? Jika dirinya adalah Zilya Daisha, Zilya yang selalu kita kucilkan saat masih gendut dan jelek?“ Para mahasiswa sudah mulai berbisik-bisik tentang Zilya. Sungguh sesuatu yang benar-benar mengejutkan.
“Tidak percaya. Tidak mungkin bukan, seorang Zilya yang gendut dan jelek itu tiba-tiba berubah menjadi cantik dalam beberapa hari saja! Dapat uang dari mana!“ cibir salah satu mahasiswa.
***
Rendi menatap Zilya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Terkejut bahwa mahasiswa yang berdiri didepannya saat ini yang dikira adalah mahasiswa baru, ternyata adalah mahasiswa yang dulu sering dikucilkan. Merasa kagum sekaligus terpesona dengan kecantikan Zilya. Itulah yang dirasakan oleh Rendi saat ini.
“Zilya yang sudah berubah menjadi cantik, benar-benar membuatku kagum sekaligus terpesona dengan kecantikannya. Ahh … Bagaimana bisa dulu aku mengucilkan nya bersama teman-teman ku??“ Rendi berucap hal tersebut dalam hatinya sendiri. Tentu, Rendi tidak akan berani mengatakannya secara langsung. Mahasiswa ramai berkumpul di tempat ini, yang ditakutkan oleh Rendi adalah apabila reputasi baiknya selama ini di Kampus akan hancur hanya karena hal tersebut.
“Aku harus mendekati Zilya.“ tekadnya dengan penuh yakin, sembari terus menatap Zilya tanpa kedip sekalipun.
Zilya yang merasa dirinya ditatap terus- menerus oleh Rendi, tentu merasa risih. Namun, tidak menunjukkan hal tersebut.
***
Saat para mahasiswa sedang membahas mengenai Zilya yang berubah, tampak ada dua gadis yang secara tidak sengaja, mendengar bisik-bisikan tersebut. Setelah mendengarnya, kedua gadis itu merasa terkejut, dan merasa posisi mereka saat ini terancam.
“Gawat! Kita harus menyingkirkan orang tersebut dengan segera! Aku tidak menyangka, dia akan berubah menjadi cantik dan bahkan mengalahkan kecantikan yang kita miliki!“ ucap salah satu diantara kedua gadis tersebut.
“Tapi siapa yang berubah menjadi cantik? Setahu-ku, tidak ada mahasiswa yang jelek berubah menjadi cantik! Jikapun ada, paling yang ada si gendut dan jelek itu!“ sahut satunya lagi yang bernama Naomi.
“Tidak mungkin si gendut dan jelek itu tiba-tiba berubah menjadi cantik! Bukankah dia sudah diusir dari rumah? Dapat uang dari mana si gendut itu untuk perawatan? Biaya perawatan saja sangatlah mahal! Sangat mustahil apabila si gendut itu yang berubah menjadi cantik!“ jawab gadis tersebut yang bernama Nancy.
Secara tidak sengaja kembali, mereka mendengar bahwa yang katanya cantik itu ialah mahasiswa baru. Namun, anehnya bagaimana bisa para mahasiswa mengetahui bahwa orang cantik itu ialah mahasiswa baru?
“Sejak kapan Kampus kita ada mahasiswa baru?“ Lagi-lagi x kedua gadis itu merasa bingung.
Hingga pada akhirnya, mereka baru mengetahui bahwa sesungguhnya mahasiswa baru itu bernama Zilya!
“Apa? Nama mahasiswa baru itu adalah Zilya!?“ Naomi dan Nancy saling bertatapan. Merasa terkejut dengan pernyataan yang baru saja mereka dapatkan hari ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Ara Julyana
tidak ada yang tidak mungkin Nancy
2023-07-29
0
2~
kalau iri bilang aja...
2023-07-27
0
2~
maksudnya apa ini! masa orang yang jelek tidak boleh berubah!
2023-07-27
0