Bab 4.1

Ketika mereka memasuki asrama santriwati, semua mata hampir tertuju kepada mereka bertiga. Ada yang menahan tawa, heran, bahkan tidak keberatan dengan lumpur lembek yang mengotori sekujur tubuh mereka. Terutama bagi orang yang telah bosan dengan masalah yang disebabkan oleh Dira sendiri, mereka malah merasa senang dengan kemalangan yang terjadi kepadanya dan diam-diam berharap bila setelah ini dia tidak akan membuat masalah lagi untuk pondok pesantren.

Saat mereka bertiga akan masuk ke dalam gedung, langkah mereka bertiga tiba-tiba dihalangi oleh beberapa gadis dengan penampilan lembut namun tegas.

"Kalian tidak boleh masuk." Kata salah satu gadis menghentikan langkah mereka.

Aish melirik gadis itu tidak senang. Wajah berlumpur nya berkerut tidak senang dan tampak tidak terima dihentikan.

"Heh, jangan macam-macam. Mereka adalah staf kedisiplinan asrama putri. Kerja mereka semua mirip kayak OSIS di sekolah." Dira menarik lengan Aish dan membisikkannya sepenggal informasi- sampah ditelinga Aish.

Aish mendengus tidak sabar. Dia semakin tidak senang saat mengetahui bila orang-orang ini adalah petugas kedisiplinan yang sering ditakut-takuti oleh Gadis. Dia pikir mereka adalah sekawanan orang hebat tapi tahu-tahunya mereka hanyalah sekumpulan orang sok benar dan sok mendisiplinkan kehidupan orang. Kesan mereka di dalam hati Aish langsung jatuh. Dia mungkin tidak menghargai keberadaan orang-orang ini.

"Minggir. Kami mau masuk." Kata Aish arogan.

Tampang arogannya sungguh menyebalkan bagi mereka yang melihatnya.

"Maaf, tapi kalian tidak boleh masuk dengan keadaan seperti ini." Kata gadis yang menghentikan mereka dengan senyum sopan.

Nada dan gaya bicaranya sungguh berbanding terbalik dengan Aish. Gadis itu rupanya memiliki kesabaran yang bagus saat berhadapan dengan sikap arogan Aish.

"Kalau kami enggak bisa masuk, terus gimana cara kami ganti baju? Kamu kan lihat sendiri kalau pakaian kami semua kotor?!" Ucap Aish jutek.

Teman-teman gadis itu kompak menghela nafas ketika mendengar nada bicara Aish yang tidak menghormati gadis itu sama sekali. Padahal gadis itu adalah senior di pondok pesantren ini dan sangat dihormati dikalangan santri. Sesungguhnya senior sangat dihormati di pondok pesantren karena para senior lebih tua dalam usia atau lebih dulu mendapatkan ilmu dibandingkan mereka. Namun dihadapan Aish, senior atau staf kedisiplinan tidak ada bedanya dengan manusia biasa. Mereka sama dan sederajat, jadi dia ogah berpura-pura sopan kepada mereka.

"Kamu bisa meminta teman kamarmu untuk mengambil baju ganti jadi tidak perlu masuk ke dalam. Seperti yang kamu bilang tadi, pakaian kalian kotor maka alangkah baiknya kalian bertiga jangan masuk dulu. Bukan berniat apa-apa tapi pakaian kotor kalian pasti akan mengotori lantai asrama kita." Gadis itu mengabaikan sikap arogan Aish dan menjelaskannya dengan nada sabar nan lembut bila mereka akan mengotori lantai asrama.

Tapi Aish dan Dira menerimanya dengan salah. Mereka berpikir bila orang-orang ini sengaja menyulitkan mereka bertiga di sini. Lihat saja sekarang. Gerbang asrama yang tadinya hanya beberapa orang kini dipenuhi oleh banyak orang. Mereka semua menatap Aish, Dira, dan Gisel dengan pandangan ingin tahu. Dan sekali lagi disalah artikan oleh Aish dan Dira, mereka pikir orang-orang ini sedang menatap mereka seperti badut jalanan.

"Wah, mereka ngehina kita bertiga. Mentang-mentang kita kotor jadi mereka menuduh kita akan mengotori asrama udik ini." Bisik Dira memprovokasi Aish.

Aish juga berpikiran sama. Dia merasa terhina.

"Heh jangan mikir yang aneh-aneh! Mereka enggak maksud gitu sama kita!" Bisik Gisel tidak ingin membuat masalah.

Dibandingkan dengan Dira, Gisel termasuk orang yang tidak suka membuat masalah. Sejak datang ke pondok pesantren dia lebih memilih diam dan menilai apakah ada peluang untuk melarikan diri. Sedangkan Dira sejak awal masuk sudah koar-koar ingin melarikan diri dari pondok pesantren. Masalah yang dia buat di pondok pesantren bagaikan atraksi monyet jalanan yang rusuh. Gisel waktu itu mengganggap Dira idiot karena tidak sabaran.

"Apa-apaan, mereka jelas provokasi kita kok." Kata Dira keras kepala.

Tangan Gisel hampir terangkat ingin mencubit pipi Dira gemas.

"Bahkan kalaupun iya, kita enggak boleh kepancing. Ingat, hukuman pondok pesantren ini enggak main-main. Bersihin kamar mandi aja kita belum kelar masa udah dikasih hukuman lagi?!" Gisel emosi.

Dia enggak mau dihukum lagi gara-gara masalah sepele. Satu hukuman saja belum selesai dan masih harus nambah lagi?

Aish juga berpikiran begitu. Dia enggak bisa membayangkan hukuman apa yang akan mereka dapatkan nanti bila membuat masalah di sini.

"Ish, ini sama aja kita pengecut namanya. Hayolah, kalau mereka mau tawuran, aku siap kok tawuran sama mereka." Kata Dira masih keras kepala.

Kali ini Aish yang tergoda ingin mencubit lambung Dira. Di saat begini, bisa-bisanya dia bercanda pakai bawa-bawa tawuran segala.

"Pantes di kelas kamu selalu rangking 29." Kata Aish asal ngomong.

"Heh, aku pinter-"

"Ini hampir masuk waktu magrib, tapi mengapa kalian semua masih berdiri di luar?" Suara lembut habib Khalid langsung menarik perhatian mereka semua.

Entah sejak kapan habib Khalid ada di sini. Namun melihat kedatangannya yang tiba-tiba dan langka, gelombang santriwati yang ada di sini sontak menundukkan kepala mereka untuk menjaga pandangan. Mereka tertunduk dalam diam, tampak pemalu dan gugup. Beberapa orang yang menunduk diam-diam menahan senyum di wajah merah. Habib Khalid jelas memiliki pesona yang luar biasa untuk santriwati.

"Kak Khalid?" Kaget Aish bereaksi lambat saat melihat habib Khalid ada di sini bersama beberapa laki-laki asing dan gadis tidak dikenal.

Kak Khalid? Batin gadis yang ikut bersama rombongan habib Khalid bingung.

Dia bertanya-tanya mengapa Aish bisa memanggil habib Khalid dengan sebutan intim seperti itu?

"Nunduk meong, kamu mau dapat masalah lagi, yah?!" Dira langsung menekan paksa kepala Aish agar segera menunduk.

Awalnya Dira bingung kenapa mereka harus menundukkan kepala setiap kali bertemu dengan habib Khalid atau laki-laki lainnya. Akan tetapi saat melihat semua santriwati di sini kebingungannya langsung terjawab. Dia mengerti dan langsung menekan kepala Aish agar berperilaku baik.

Pengalaman mengajarkannya bila habib Khalid memang murah senyum dan terlihat sangat baik tapi sebenarnya dia adakah manusia yang kejam. Lihat saja hukuman yang mereka dapatkan. Dia bahkan tidak tanggung-tanggung sangat memberikannya.

"Assalamualaikum, habib dan ustad." Salam semua santriwati dengan kompak.

Habib Khalid dan beberapa ustad yang mengikutinya langsung menjawab salam dengan baik.

Setelah menjawab salam, Nasha, gadis yang ikut bersama rombongan habib Khalid dan para ustad segera bertanya kepada anggota kedisiplinan asrama putri untuk mengkonfirmasi apa yang sedang terjadi di sini.

"Khalisa, apa yang terjadi di sini. Mengapa kalian masih berkumpul di sini dan belum pergi ke masjid untuk bersiap-siap sholat magrib?" Tanya Nasha.

Terpopuler

Comments

Pipit Sopiah

Pipit Sopiah

aduh ayo aish cepetan bersihin badanmu

2023-02-25

0

Ummi Alfa

Ummi Alfa

Ayolah.....kalian jangan buat masalah lagi, yang ada hukumannya di tambah.

2022-12-27

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.1
2 Bab 1.2
3 Bab 1.3
4 Bab 1.4
5 Bab 1.5
6 Bab 2.1
7 Bab 2.2
8 Bab 2.3
9 Bab 2.4
10 Bab 2.5
11 Bab 2.6
12 Bab 2.7
13 Bab 3.1
14 Bab 3.2
15 Bab 3.3
16 Bab 3.4
17 Bab 3.5
18 Bab 3.6
19 Bab 4.1
20 Bab 4.2
21 Bab 4.3
22 Bab 4.4
23 Bab 4.5
24 Bab 4.6
25 Bab 4.7
26 Bab 4.8
27 Bab 4.9
28 Bab 4.10
29 Bab 4.11
30 Bab 5.1
31 Bab 5.2
32 Bab 5.3
33 Bab 5.4
34 Bab 5.5
35 Bab 5.6
36 Bab 5.7
37 Bab 5.8
38 Bab 5.9
39 Bab 5.10
40 Bab 6.1
41 Bab 6.2
42 Bab 6.3
43 Bab 6.4
44 Bab 6.5
45 Bab 6.6
46 Bab 6.7
47 Bab 6.8
48 Bab 6.9
49 Bab 6.10
50 Bab 7.1
51 Bab 7.2
52 Bab 7.3
53 Bab 7.4
54 Bab 7.5
55 Bab 7.6
56 Bab 7.7
57 Bab 7.8
58 Bab 7.9
59 Bab 7.10
60 Bab 7.11
61 Bab 7.12
62 Bab 8.1
63 Bab 8.2
64 Bab 8.3
65 Bab 8.4
66 Bab 8.5
67 Bab 8.6
68 Bab 8.7
69 Bab 8.8
70 Bab 8.9
71 Bab 8.10
72 Bab 9.1
73 Bab 9.2
74 Bab 9.3
75 Bab 9.4
76 Bab 9.5
77 Bab 9.6
78 Bab 9.7
79 Bab 9.8
80 Bab 9.9
81 Bab 9.10
82 Bab 10.1
83 Bab 10.2
84 Bab 10.3
85 Bab 10.4
86 Bab 10.5
87 Bab 10.6
88 Bab 10.7
89 Bab 10.8
90 Bab 10.9
91 Bab 10.10
92 Bab 10.11
93 Bab 10.12
94 Bab 11.1
95 Bab 11.2
96 Bab 11.3
97 Bab 11.4
98 Bab 11.5
99 Bab 11.6
100 Bab 11.7
101 Bab 11.8
102 Bab 11.9
103 Bab 11.10
104 Bab 11.11
105 Bab 11.12
106 Bab 12.1
107 Bab 12.2
108 Bab 12.3
109 Bab 12.4
110 Bab 12.5
111 Bab 12.6
112 Bab 12.7
113 Bab 12.8
114 Bab 12.9
115 Bab 12.10
116 Bab 13.1
117 Bab 13.2
118 Bab 13.3
119 Bab 13.4
120 Bab 13.5
121 Bab 13.6
122 Bab 13.7
123 Bab 13.8
124 Bab 13.9
125 Bab 13.10
126 Bab 13.11
127 Bab 13.12
128 Bab 14.1
129 Bab 14.2
130 Bab 14.3
131 Bab 14.4
132 Bab 14.5
133 Bab 14.6
134 Bab 14.7
135 Bab 14.8
136 Bab 14.9
137 Bab 14.10
138 Bab 15.1
139 Bab 15.2
140 Bab 15.3
141 Bab 15.4
142 Bab 15.5
143 Bab 15.6
144 Bab 15.7
145 Bab 15.8
146 Bab 15.9
147 Bab 15.10
148 Bab 15.11
149 Bab 15.12
150 Bab 15.13
151 Bab 16.1
152 Bab 16.2
153 Bab 16.3
154 Bab 16.4
155 Bab 16.5
156 Bab 16.6
157 Bab 16.7
158 Bab 16.8
159 Bab 16.9
160 Bab 16.10
161 Bab 16.11
162 Bab 16.12
163 Bab 16.13
164 Bab. 16.4
165 Bab 16.15
166 Bab 17.1
167 Bab 17.2
168 Bab 17.3
169 Bab 17.4
170 Bab 17.5
171 Bab 17.6
172 Bab 17.7
173 Bab 17.8
174 Bab 17.9
175 Bab 17.10
176 Bab 17.11
177 Bab 17.12
178 Bab 17.13
179 Bab 17.14
180 Bab 17.15
181 Bab 18.1
182 Bab 18.2
183 Bab 18.3
184 Bab 18.4
185 Bab 18.5
186 Bab 18.6
187 Bab 18.7
188 Bab 18.8
189 Bab 18.9
190 Bab 18.10
191 Bab 18.11
192 Bab 18.12
193 Bab 18.13
194 Bab 18.14
195 Bab 18.15
196 Bab 18.16
197 Bab 18.17
198 Bab 19.1
199 Bab 19.2
200 Bab 19.3
201 Bab 19.4
202 Bab 19.5
203 Bab 19.6
204 Bab 19.7
205 Bab 19.8
206 Bab 19.9
207 Bab 19.10
208 Bab 19.11
209 Bab 19.12
210 Bab 19.13
211 Bab 19.14
212 Bab 19.15
213 Bab 20.1
214 Bab 20.2
215 Bab 20.3
216 Bab 20.4
217 Bab 20.5
218 Bab 20.6
219 Bab 20.7
220 Bab 20.8
221 Bab 20.9
222 Bab 20.10
223 Bab 20.11
224 Bab 20.12
225 Bab 21.1
226 Bab 21.2
227 Bab 21.3
228 Bab 21.4
229 Bab 21.5
230 Bab 21.6
231 Bab 21.7
232 Bab 21.8
233 Bab 21.9
234 Bab 21.10
235 Bab 21.11
236 Bab 21.12
237 Bab 21.13
238 Bab 21. 14
239 Bab 22.1
240 Bab 22.2
241 Bab 22.3
242 Bab 22.4
243 Bab 22.5
244 Bab 22.6
245 Bab 22.7
246 Bab 22.8
247 Bab 22.9
248 Bab 22.10
249 Bab 22.11
250 Bab 22.12
251 Bab 23.1
252 Bab 23.2
253 Bab 23.3
254 Bab 23.4
255 Bab 23.5
256 Bab 23.6
257 Bab 23.7
258 Bab 23.8
259 Bab 23.9
260 Bab 23.10
261 Bab 23.11
262 Bab 23.12
263 Bab 24.1
264 Bab 24.2
265 Bab 24.3
266 Bab 24.4
267 Bab 24.5
268 Bab 24.6
269 Bab 24.7
270 Bab 24.8
271 Bab 24.9
272 Bab 24.10
273 Bab 24.11
274 Bab 24.12
275 Bab 25.1
276 Bab 25.2
277 Bab 25.3
278 Bab 25.4
279 Bab 25.5
280 Bab 26.1
281 Bab 26.2
282 Bab 26.3
283 Bab 26.4
284 Bab 26.5
285 Bab 26.6
286 Bab 26.7
287 Bab 26.8
288 Bab 26.9
289 Bab 26.10
290 Bab 26.11
291 Bab 26.12
292 Bab 26.13
293 Bab 26.14
294 Bab 26.15
295 Bab 26.16
296 Bab 27.1
297 Bab 27.2
298 Bab 27.3
299 Bab 27.4
300 Bab 27.5
301 Bab 27.6
302 Bab 28.1
303 Bab 28.2
304 Bab 28.3
305 Bab 28.4
306 Bab 28.5
307 Bab 28.6
308 Bab 28.7
309 Bab 28.8
310 Bab 28.9
311 29.1
312 Bab 29.2
313 Bab 29.3
314 Bab 29.4
315 Bab 29.5 (Suara Hati Aira)
316 Bab 29.6
317 Bab 29.7
318 Bab 29.8
319 Bab 30.1
320 Bab 30.2
321 Bab 30.3
322 Bab 30.4
323 Bab 30.5
324 Bab 30.6
325 Bab 30.7
326 Bab 30.8
327 Bab 31.1
328 Bab 31.2
329 Bab 31.3
330 Bab 31.4
331 Bab 31.5
332 Bab 31.6
333 Bab 31.7
334 Bab 31.8 End
335 Season II : Senandung Rindu (1)
336 Season II : Senandung Rindu (2)
337 Season II: Senandung Rindu (3)
338 Season II: Senandung Rindu (4)
339 Season II: Senandung Rindu (5)
340 Season II: Senandung Rindu (6)
341 Season II: Senandung Rindu (7)
342 Season II: Senandung Rindu (8)
343 Season II: Senandung Rindu (9)
344 Season II: Senandung Rindu (10)
345 Season II: Senandung Rindu (11)
346 Season II: Senandung Rindu (12)
347 Season II: Senandung Rindu (13)
348 Season II: Senandung Rindu (14)
349 Season II: Senandung Rindu (15)
350 Season II : Senandung Rindu (16) End
351 Mengejar Cinta Sang Habib Season II
352 Istri Pengganti: Merebut Calon Suami Sahabatku
Episodes

Updated 352 Episodes

1
Bab 1.1
2
Bab 1.2
3
Bab 1.3
4
Bab 1.4
5
Bab 1.5
6
Bab 2.1
7
Bab 2.2
8
Bab 2.3
9
Bab 2.4
10
Bab 2.5
11
Bab 2.6
12
Bab 2.7
13
Bab 3.1
14
Bab 3.2
15
Bab 3.3
16
Bab 3.4
17
Bab 3.5
18
Bab 3.6
19
Bab 4.1
20
Bab 4.2
21
Bab 4.3
22
Bab 4.4
23
Bab 4.5
24
Bab 4.6
25
Bab 4.7
26
Bab 4.8
27
Bab 4.9
28
Bab 4.10
29
Bab 4.11
30
Bab 5.1
31
Bab 5.2
32
Bab 5.3
33
Bab 5.4
34
Bab 5.5
35
Bab 5.6
36
Bab 5.7
37
Bab 5.8
38
Bab 5.9
39
Bab 5.10
40
Bab 6.1
41
Bab 6.2
42
Bab 6.3
43
Bab 6.4
44
Bab 6.5
45
Bab 6.6
46
Bab 6.7
47
Bab 6.8
48
Bab 6.9
49
Bab 6.10
50
Bab 7.1
51
Bab 7.2
52
Bab 7.3
53
Bab 7.4
54
Bab 7.5
55
Bab 7.6
56
Bab 7.7
57
Bab 7.8
58
Bab 7.9
59
Bab 7.10
60
Bab 7.11
61
Bab 7.12
62
Bab 8.1
63
Bab 8.2
64
Bab 8.3
65
Bab 8.4
66
Bab 8.5
67
Bab 8.6
68
Bab 8.7
69
Bab 8.8
70
Bab 8.9
71
Bab 8.10
72
Bab 9.1
73
Bab 9.2
74
Bab 9.3
75
Bab 9.4
76
Bab 9.5
77
Bab 9.6
78
Bab 9.7
79
Bab 9.8
80
Bab 9.9
81
Bab 9.10
82
Bab 10.1
83
Bab 10.2
84
Bab 10.3
85
Bab 10.4
86
Bab 10.5
87
Bab 10.6
88
Bab 10.7
89
Bab 10.8
90
Bab 10.9
91
Bab 10.10
92
Bab 10.11
93
Bab 10.12
94
Bab 11.1
95
Bab 11.2
96
Bab 11.3
97
Bab 11.4
98
Bab 11.5
99
Bab 11.6
100
Bab 11.7
101
Bab 11.8
102
Bab 11.9
103
Bab 11.10
104
Bab 11.11
105
Bab 11.12
106
Bab 12.1
107
Bab 12.2
108
Bab 12.3
109
Bab 12.4
110
Bab 12.5
111
Bab 12.6
112
Bab 12.7
113
Bab 12.8
114
Bab 12.9
115
Bab 12.10
116
Bab 13.1
117
Bab 13.2
118
Bab 13.3
119
Bab 13.4
120
Bab 13.5
121
Bab 13.6
122
Bab 13.7
123
Bab 13.8
124
Bab 13.9
125
Bab 13.10
126
Bab 13.11
127
Bab 13.12
128
Bab 14.1
129
Bab 14.2
130
Bab 14.3
131
Bab 14.4
132
Bab 14.5
133
Bab 14.6
134
Bab 14.7
135
Bab 14.8
136
Bab 14.9
137
Bab 14.10
138
Bab 15.1
139
Bab 15.2
140
Bab 15.3
141
Bab 15.4
142
Bab 15.5
143
Bab 15.6
144
Bab 15.7
145
Bab 15.8
146
Bab 15.9
147
Bab 15.10
148
Bab 15.11
149
Bab 15.12
150
Bab 15.13
151
Bab 16.1
152
Bab 16.2
153
Bab 16.3
154
Bab 16.4
155
Bab 16.5
156
Bab 16.6
157
Bab 16.7
158
Bab 16.8
159
Bab 16.9
160
Bab 16.10
161
Bab 16.11
162
Bab 16.12
163
Bab 16.13
164
Bab. 16.4
165
Bab 16.15
166
Bab 17.1
167
Bab 17.2
168
Bab 17.3
169
Bab 17.4
170
Bab 17.5
171
Bab 17.6
172
Bab 17.7
173
Bab 17.8
174
Bab 17.9
175
Bab 17.10
176
Bab 17.11
177
Bab 17.12
178
Bab 17.13
179
Bab 17.14
180
Bab 17.15
181
Bab 18.1
182
Bab 18.2
183
Bab 18.3
184
Bab 18.4
185
Bab 18.5
186
Bab 18.6
187
Bab 18.7
188
Bab 18.8
189
Bab 18.9
190
Bab 18.10
191
Bab 18.11
192
Bab 18.12
193
Bab 18.13
194
Bab 18.14
195
Bab 18.15
196
Bab 18.16
197
Bab 18.17
198
Bab 19.1
199
Bab 19.2
200
Bab 19.3
201
Bab 19.4
202
Bab 19.5
203
Bab 19.6
204
Bab 19.7
205
Bab 19.8
206
Bab 19.9
207
Bab 19.10
208
Bab 19.11
209
Bab 19.12
210
Bab 19.13
211
Bab 19.14
212
Bab 19.15
213
Bab 20.1
214
Bab 20.2
215
Bab 20.3
216
Bab 20.4
217
Bab 20.5
218
Bab 20.6
219
Bab 20.7
220
Bab 20.8
221
Bab 20.9
222
Bab 20.10
223
Bab 20.11
224
Bab 20.12
225
Bab 21.1
226
Bab 21.2
227
Bab 21.3
228
Bab 21.4
229
Bab 21.5
230
Bab 21.6
231
Bab 21.7
232
Bab 21.8
233
Bab 21.9
234
Bab 21.10
235
Bab 21.11
236
Bab 21.12
237
Bab 21.13
238
Bab 21. 14
239
Bab 22.1
240
Bab 22.2
241
Bab 22.3
242
Bab 22.4
243
Bab 22.5
244
Bab 22.6
245
Bab 22.7
246
Bab 22.8
247
Bab 22.9
248
Bab 22.10
249
Bab 22.11
250
Bab 22.12
251
Bab 23.1
252
Bab 23.2
253
Bab 23.3
254
Bab 23.4
255
Bab 23.5
256
Bab 23.6
257
Bab 23.7
258
Bab 23.8
259
Bab 23.9
260
Bab 23.10
261
Bab 23.11
262
Bab 23.12
263
Bab 24.1
264
Bab 24.2
265
Bab 24.3
266
Bab 24.4
267
Bab 24.5
268
Bab 24.6
269
Bab 24.7
270
Bab 24.8
271
Bab 24.9
272
Bab 24.10
273
Bab 24.11
274
Bab 24.12
275
Bab 25.1
276
Bab 25.2
277
Bab 25.3
278
Bab 25.4
279
Bab 25.5
280
Bab 26.1
281
Bab 26.2
282
Bab 26.3
283
Bab 26.4
284
Bab 26.5
285
Bab 26.6
286
Bab 26.7
287
Bab 26.8
288
Bab 26.9
289
Bab 26.10
290
Bab 26.11
291
Bab 26.12
292
Bab 26.13
293
Bab 26.14
294
Bab 26.15
295
Bab 26.16
296
Bab 27.1
297
Bab 27.2
298
Bab 27.3
299
Bab 27.4
300
Bab 27.5
301
Bab 27.6
302
Bab 28.1
303
Bab 28.2
304
Bab 28.3
305
Bab 28.4
306
Bab 28.5
307
Bab 28.6
308
Bab 28.7
309
Bab 28.8
310
Bab 28.9
311
29.1
312
Bab 29.2
313
Bab 29.3
314
Bab 29.4
315
Bab 29.5 (Suara Hati Aira)
316
Bab 29.6
317
Bab 29.7
318
Bab 29.8
319
Bab 30.1
320
Bab 30.2
321
Bab 30.3
322
Bab 30.4
323
Bab 30.5
324
Bab 30.6
325
Bab 30.7
326
Bab 30.8
327
Bab 31.1
328
Bab 31.2
329
Bab 31.3
330
Bab 31.4
331
Bab 31.5
332
Bab 31.6
333
Bab 31.7
334
Bab 31.8 End
335
Season II : Senandung Rindu (1)
336
Season II : Senandung Rindu (2)
337
Season II: Senandung Rindu (3)
338
Season II: Senandung Rindu (4)
339
Season II: Senandung Rindu (5)
340
Season II: Senandung Rindu (6)
341
Season II: Senandung Rindu (7)
342
Season II: Senandung Rindu (8)
343
Season II: Senandung Rindu (9)
344
Season II: Senandung Rindu (10)
345
Season II: Senandung Rindu (11)
346
Season II: Senandung Rindu (12)
347
Season II: Senandung Rindu (13)
348
Season II: Senandung Rindu (14)
349
Season II: Senandung Rindu (15)
350
Season II : Senandung Rindu (16) End
351
Mengejar Cinta Sang Habib Season II
352
Istri Pengganti: Merebut Calon Suami Sahabatku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!