Bab 19

Sebagai seorang istri yang tahu akan kewajibannya, membuat Markisa mau tidak mau harus melayani kemauan sang suami saat itu juga.

Markisa tidak tahu saja, sebenarnya yang akan dilayani itu adalah sosok makhluk ghoib yang memakai raga Royco.

Karena kewajiban itu, akhirnya Markisa pun tanpa ragu memberikan servisnya. Dan dengan menundukkan kepalanya ke arah inti Royco, Markisa pun dengan perlahan memasukan inti itu ke dalam mulutnya.

Raga Royco yang saat itu sedang di rasuki oleh sosok tinggi besar, terlihat langsung menggeliat dengan mata yang merem melek begitu sangat meresapi, saat bagain intinya diurut penuh lembut masuk ke dalam mulut Markisa.

Disaat Markisa sedang asik mengurut inti sang suami. Tiba-tiba lantunan suara adzan subuh pun berkumandang.

Sontak mata yang tadinya merem melek begitu meresapi setiap sapuan lidah sang istri terhadap intinya, membuat mata Royco saat itu juga langsung melotot hebat.

"Ah sial! Ternyata hari sudah pagi. Baru saja aku akan mendapatkan kesenangan dari wanita ini. Namun, suara adzan itu membuat ku harus cepat pergi!" batin sosok ghoib itu.

Raga Royco yang masih dihinggapi oleh sosok ghoib itu, langsung panik begitu mendengar adzan subuh berkumandang.

Royco pun seketika langsung menyeret tubuhnya turun dari ranjang lalu berjalan mondar-mandir layaknya sebuah setrika-an.

Dalam hatinya merasa bingung, apakah tetap melanjutkan permainan itu? Atau pergi meninggalkan Markisa agar tidak terbakar oleh terik matahari yang sebentar lagi akan muncul.

Markisa yang melihat gelagat aneh sang suami, seketika ikut turun dari atas tempat tidurnya. Dan berjalan menghampiri Royco yang panik.

"Kak Roy," panggil Markisa seraya meraih tangan Royco.

Sontak Royco pun menoleh dan langsung menatap sangat tajam kearah Markisa.

Markisa pun langsung terkesiap kaget. Wajah Royco yang rupawan itu, seketika berubah-ubah menjadi sesosok menyeramkan.

"Si--si--siapa kamu?" Markisa yang sedang tergagap itu, langsung menghempaskan pegangan tanganya begitu saja.

Tanpa pikir panjang lagi. Sosok ghoib yang sedang merasuki tubuh Royco itu langsung berlari pergi menuju ke kamar Mandi

Gubrrak...

Karena panik, sosok ghoib itu pun langsung menutup pintu kamar mandi dengan sangat kerasnya.

Tersadar suaminya sedang dirasuki oleh sosok makhluk ghoib, Markisa pun langsung berlari menuju kamar mandi.

"Hey... sosok yang sedang merasuki tubuh suamiku. Cepat keluarlah dari tubuh suamiku sekarang juga!" Seru Markisa dengan terlihat berdiri tepat di depan pintu kamar Mandi.

Tak ada jawaban. Dengan memberanikan dirinya, akhirnya Markisa pun langsung membuka pintu kamar mandi dengan perlahan.

Brakk...

"Kak Roy!"

Markisa yang sangat shok, melihat Royco terbaring di lantai kamar mandi. Sepertinya sosok itu telah pergi meninggalkan raga Royco begitu saja.

Dengan cepat, Markisa pun langsung menghampiri tubuh Royco yang terbaring di lantai.

"Kak Roy. Ayo bangun kak... "

Markisa langsung mengguncang-guncangkan tubuh Royco, mencoba menyadarkannya.

Namun apalah daya, meskipun tubuh Royco dipukul pukul atau ditendang tendang sampai sekeras apapun itu, dia nggak akan bisa-bisa sadar karena sejatinya sukma Royco itu sudah tidak ada dalam raga nya.

"Kak Roy, bangun kak. Tolong... tolong..."

Merasa frustasi tidak bisa membangunkan Royco, Markisa pun berteriak minta tolong.

Madu yang mendengar teriakan itu, langsung berlari menuju kamar Markisa.

"Ada apa, Sa... ?"

Seketika itu juga Madu menjeda. Ia langsung dibuat shok, saat melihat tubuh Royco yang telanjang bulat sedang tergeletak di lantai kamar mandi.

"Astaga! Kenapa dengan Royco sayang?" Tanya Madu seraya tangan nakalnya menggerliya, menyentuh inti Royco yang sedang tidur.

Ck... dasar mertua sedeng! Masih sempat sempatnya yah mencuri kesempatan dalam kesempitan? Meraba inti menantunya di tengah-tengah keadaan Markisa yang sedang khawatir dengan keadaan Royco yang tak sadarkan diri.

Sebelum Markisa melihat kelakuannya yang sedeng itu, Madu pun dengan cepat, langsung menarik tangannya kembali menjauh dari inti Royco.

"Sebentar ya, Sayang. Mama ambilkan selimut dulu untuk menutupi tubuh polos Royco."

Madu yang berpura-pura terhadap tubuh polos Royco itu, langsung berlalu pergi menarik selimut yang ada di tempat tidur.

Setelahnya Madu pun langsung menutupi tubuh polos Royco dengan selimut yang telah diambilnya.

"Ayo, sayang. Bantu Mama mengangkat tubuh Royco."

Lagi lagi Madu mencuri kesempatan dari lengahnya pandangan Markisa, dengan menaruh tangan Royco di atas bongkahan kembar miliknya.

Seakan Madu sudah merasa puas dengan itu, yah maklum saja lah Madu kan mertua sedeng, yang hanya mencari kepuasan dari tubuh menantunya saja.

Dengan di bantu Markisa, Madu pun perlahan-lahan menaruh tubuh Royco berbaring di atas tempat tidur.

"Sayang, apa yang telah terjadi dengan Royco?" Tanya Madu penasaran.

"Nggak tahu Ma. Tiba-tiba saja tubuh Kak Roy, di rasuki oleh sesosok makhluk ghoib."

Markisa yang terlihat khawatir akan Royco, terlihat langsung menaruh bokongnya duduk disamping sang suami yang belum sadarkan diri.

"Astaga! dirasuki makhluk ghoib? maksud kamu, dirasuki oleh jin gitu?"

Madu yang langsung terdiam sesaat, mengingat kembali kejadian semalam bersama Royco. Saat itu dirinya penuh liar mencari kepuasan, dengan terus bergoyang di atas pangkuan Royco.

Namun, Pandangan Royco terlihat kosong. Seakan yang Madu goyang-goyangkan itu bukan inti milik Royco. Sehingga Madu pun berpendapat, jika orang yang sudah memberikan kenikmatan terhadapnya bukanlah Royco. Melainkan makhluk ghoib yang sedang merasuki tubuh menantunya.

"Jadi... jadi... yang semalam itu siapa?" Gumam Madu.

"Maksud Mama... ?" Tanya Markisa heran.

"Ahhh... sudahlah!"

Madu yang tidak ingin perbuatannya bersama Royco di ketahui oleh Markisa, lebih memilih mengalihkan topik pembahasannya.

"Oh iya sayang. Kenapa kamu tak memanggil dokter saja kemari untuk memeriksakan kondisi Royco? Dengan itu kita bisa tahu, apakah Royco keadaanya baik-baik saja?"

"Iya Ma. Aku akan segera menghubungi dokter untuk kesini, aku takut kak Roy sampai kenapa-napa."

Markisa yang tidak ingin suaminya sampai kenapa-napa, langsung berlalu pergi untuk menghubungi sang dokter.

Singkat cerita...

Seusai Markisa menghubungi seorang dokter untuk memeriksakan keadaan Royco, akhirnya seorang dokter yang di tunggu-tunggu pun sampai juga di rumah Madu.

Ting... tung...

"Nah... itu mungkin dia dokternya sayang. Kamu cepat pergi dan bawah masuk dokter itu ke sini," titah Madu saat mendengar bell rumahnya berbunyi.

Sekian menit Markisa pergi untuk menyambut kedatangan sang dokter, akhirnya Markisa pun datang juga bersama seorang dokter yang telah dibawahnya.

"Dok, tolong cepat periksa kondisi menantu ku... "

Madu pun langsung menyuruh sang dokter yang baru juga sampai di kamar itu.

"Baik Bu, saya akan segera memeriksanya. Ibu sabar lah sebentar yah, saya akan mempersiapkan dulu segala peralatannya."

Sang dokter itu, langsung membuka sebuah tas yang dibawanya. Di keluarkanya langsung peralatan medis yang dalam tasnya.

"Saya langsung periksa pasiennya yah Bu," ijin sang dokter yang kemudian langsung memeriksa tubuh Royco.

"Bagaimana keadaan suami saya dok?"

Markisa langsung bertanya saat sang dokter selesai memeriksa tubuh Royco.

Huuuf... sang dokter pun langsung membuang nafas lesunya, seakan tidak bisa menyimpulkan tentang keadaan Royco.

"Maaf Bu, sepertinya suami anda sedang mengalami mati suri."

Terpopuler

Comments

❥➻📴

❥➻📴

panggil ustazd bukannya manggil dokter 🙈royco kena ghoib itu

2022-09-09

2

permana2579

permana2579

tambah seru nih 👍🏻

2022-09-09

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!