Part 14

Aurora bernapas lega ketika sudah sampai di istana dengan cepat dan dirinya juga sudah berganti pakaian selayaknya seorang budak.

Wanita itu duduk di lantai demi menetralkan seluruh persendian tubuhnya yang terasa kaku karena Aurora terus berlari takut jika ada yang mengetahui dirinya.

Demi apapun Aurora tidak akan sanggup apabila ia diketahui dan parahnya lagi jika ia akan dihukum karena sudah mendustai raja.

"Ternyata seru juga," ujar wanita itu yang kembali mengingat tampilannya tadi. Aurora sangat bahagia karena ia melihat banyak yang menyukai penampilannya.

Semoga ini jadi awal yang bagus dan Aurora bisa memulai karir. Meski hal itu mungkin sulit baginya karena bakal tidak mendapatkan izin oleh para pangeran.

Apalagi Agustus. Auranya saja membuat Aurora sangat ketakutan. Bahkan ia yang semula lantang berteriak seketika menjadi wanita penurut di hadapan Agustus.

perempuan itu menghela napas dan bangkit. Ia berdiri namun baru saja beberapa detik Aurora merasakan tenang tiba-tiba pintu ruangan dibuka dan masuklah pangeran Agustus.

Aurora mengernyit heran kenapa Agustus bisa pulang lebih awal. Bukannya rangkaian acara lebih panjang apa perkiraannya salah.

"Pangeran," cicit Aurora sambil menatap pria itu dengan wajah menunduk.

Agustus melihat mata Aurora dan ia teringat dengan sosok wanita penari balet yang menyihir dirinya. Wanita itu sangat memikat. Bahkan Agustus sampe bingung apakah dirinya seorang playboy. Ia tertarik dengan Grace dan ia juga tertarik dengan Aurora dalam hal penampilan dan Agustus juga tertarik pada penari balet yang tampilannya sangat memukau.

Namun rasa cinta justru hanya untuk Grace. Hanya saja perasaan aneh itu muncul dan bertanya-tanya kepada diri sendiri.

"Kau tetap di sini bukan malam ini?" Aurora tidak berani menjawab. Faktanya Aurora telah keluar dari istana dan bahkan menjadi seorang penari balet di malam perjamuan.

Agustus tidak mengetahui hal tersebut, Aurora meringis membayangkan apa yang akan dilakukan oleh Agustus ketika tahu penari balet itu bukanlah Estelle tetapi dirinya.

"Ya Pangeran. Saya tidak ada kemana-mana. Saya mematuhi perintah Pangeran untuk tetap di istana," ujar Aurora sambil menundukkan kepala dan meremat kedua tangannya.

Sejenak Agustus memastikan apakah ucapan Aurora sebuah kebohongan atau kebenaran. Matanya memicing mengintimidasi Aurora membuat Aurora merasakan tidak tenang dan juga ketakutan di dalam dadanya.

Namun wanita itu tidak ingin memperlihatkan rasa takut yang dialaminya. Ia pun berusaha semaksimal mungkin agar ekspresinya tidak menunjukkan sebuah ketakutan.

Sepertinya Apa yang dilakukan oleh Aurora telah berhasil. Agustus dengan pandangan dinginnya mulai beranjak dan melewati Aurora.

Wanita itu dapat bernapas lega pada akhirnya Agustus percaya padanya dan tidak berprasangka bahwa ia telah melakukan pelarian diri dan lancangnya lagi ikut dalam perjamuan yang dasarnya seorang budak tidak boleh hadir di sana.

"Akhirnya tuh Pangeran percaya juga sama aku." Aurora menarik napas panjang dan kemudian berbalik. Ia pun mengikuti Agustus dari belakang. Sepertinya pria itu ingin mandi dan Aurora sudah menjadi kewajiban untuk melayani pangeran tersebut.

"Pangeran apakah ingin mandi?"

"Ambilkan pakaian ku. Aku merasa lelah dan tidak sempat untuk mandi. Kau siapkan semua kebutuhan ku."

Aurora mengangguk patuh dan kemudian wanita tersebut melakukan apa yang sudah diperintahkan oleh Agustus. Meski dalam hati menggerutu tetapi pekerjaan tersebut tetap dikerjakan oleh Aurora.

Aurora mengambil baju santai milik Agustus dan kemudian Agustus menanggalkan bajunya. Seperti biasanya Agustus tidak tahu malu dan pria itu membuka bajunya di depan wanita lugu sepertinya.

Aurora merasa dirinya sangat malu. Sementara sang empu biasa-biasa saja dan menatap dirinya sambil menyeringai. Ia mengambil baju santai dan mengenakannya.

"Pijat seluruh tubuh ku."

Aurora mengangguk dan mulai memijat pundak Agustus. Agustus memejamkan mata menikmati setiap pijatan yang diberikan oleh Aurora.

"Kau ternyata cukup pintar." Aurora merasa tersipu mendengar ucapan Agustus.

Kenapa Aurora menjadi lemah ketika bersama Agustus. Aurora tidak ingin menyerahkan dirinya dalam pesona Agustus.

Ia adalah wanita yang membenci Agustus bukan wanita yang mencintai Agustus. Grace memang beruntung menurut mereka tetapi menurut Aurora Grace berada di dalam masalah besar.

_____________

Satu persatu pangeran meninggalkan perjamuan itu. Mungkin pagi besok mereka akan dipanggil oleh raja karena meninggalkan perjamuan sebelum saatnya tiba.

Oceanus kembali ke tempatnya berharap bisa tenang namun ia berada di dalam masalah besar saat melihat sepupunya ada di tempatnya sambil terlihat emosi.

Oceanus tertawa karena tahu apa penyebab. Apa mungkin seorang Sargon ditolak oleh penari balet sehingga ia terlihat kesal.

"Ada apa dengan mu? Kenapa kau datang ke tempat ku?"

Sargon menoleh ke arah Oceanus dan pria itu menetralkan napasnya sambil tersenyum tipis.

"Kau sudah datang."

"Seperti yang kau lihat."

"Kau tahu apa yang sudah terjadi?" Oceanus menarik satu alisnya karena penasaran apa yang sudah terjadi sehingga membuat seorang Sargon kesal seperti ini. "Dia kabur dan juga aku tak menemukannya."

Tawa Oceanus membucah mendengar ucapan Sargon yang terlihat sangat menyedihkan. Seorang Sargon mendapat penolakan dari Estelle, yang benar saja.

"Kau membuat Estelle takut? Kau tahu dia saja datang dengan suka rela dan menyerahkan tubuhnya pada ku."

"Sialan," maki Sargon karena merasa harga dirinya turun.

"Mungkin kau menakuti Estelle. Kau ingin tahu rumahnya?"

"Tidak aku ingin dia datang ke hadapan ku dan meminta maaf atas kesalahannya."

"Itu saja? Kenapa kau tidak memerintahkan anak buah mu untuk memanggilnya sekarang?"

"Aku hanya ingin menangkan diri di tempat mu."

"Kenapa harus di tempat ku? Kau tidak memiliki istana sendiri? Kau tahu ibu mu akan marah jika tahu kau di sini dan tidak menuruti perintahnya."

Mata Sargon memicing dan Oceanus tersenyum miring. Ia tahu bahwa Sargon memiliki ibu yang sangat galak dan juga seorang yang memaksanya melawan saudara-saudaranya sendiri untuk mengambil tahta putra Mahkota. Tetapi pada dasarnya Sargon yang sangat dekat dengan sepupunya tidak akan pernah menuruti keinginan sang ibu.

"Ibu mu kenapa masih disayang oleh raja dan padahal raja tahu niat buruknya."

"Biarkan Ibu ku mendapatkan balasannya. Aku tahu kau ingin membuat ibu ku dihukum? Kau tahu ayah mu saja tidak menghukum ibu mu yang jelas sangat ingin menghancurkan kerajaan."

Ya mereka memiliki ibu yang sangat jahat. Oceanus juga ingin ibunya tersebut mendapatkan hukuman karena ratu Sofia adalah perebut suami orang dan sangat kejam.

Ratu Sofia meracuni ibu kandungannya yang pada saat itu Oceanus baru saja bisa berbicara. Rasa dendam tentu menggebu di dalam diri Oceanus dan sudah dari lama ia ingin ratu busuk itu dihukum tetapi raja dari dulu tidak ingin menghukum ratu Sofia.

"Tunggu Agustus naik tahta dia pasti akan membalas semua dendam ibu kepadanya."

Sargon menyeringai.

"Asal kau tidak menghukum ibu ku. Aku tahu perbuatannya salah tetapi aku juga tidak ingin dia mendapatkan hukuman."

"Kau anak yang berbakti."

Tiba-tiba ada siluet orang yang berlari di sekitar area istana Oceanus. Oceanus melirik sebentar dan tersenyum samar.

"Musuh telah memasuki jebakan kita."

"Mereka sudah menjalankan aksinya. Aku suka cara mu Oceanus." Sargon menarik pedangnya.

Ternyata ada penyusup di perjamuan tadi dan Oceanus bersama Agustus juga Sargon merencanakan untuk keluar dari perjamuan untuk memancing para penyusup.

"Apakah Agustus sudah siap?"

"Agustus telah menunggu di Barat."

"Kau perintahkan tutup gerbang dan bawa pasukan di wilayah selatan. Tahan di sana jangan sampai lolos. Aku akan memancing mereka ke arah Selatan."

_____________

Tbc

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA

Terpopuler

Comments

✨ Canddy MinSuga😼

✨ Canddy MinSuga😼

lanjut

2022-08-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!