BAB 5 . EMOSI YANG TAK TERTAHANKAN

Kejadian demi kejadian di masa kecil Anin, membuat ia menjadi gadis mandiri dan tak mudah ditindas. Karena merasa tersisih dari keluarga dan di bedakan sebagai anak oleh Ibunya? membuat Anin masa bodoh juga dengan keluarganya, dan ia hanyalah sapi perah bagi mereka. Dan segala pekerjaan ia lakoni demi mendapat uang agar tak kena marah oleh Ibunya, jadi Anin pun setiap pulang harus membawa uang biarpun sedikit nominalnya. Dan karena itulah hingga ia terpaksa membuat dosa menjadi halal.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pagi menjelang dan sang mentari telah siap menjemput sang embun. Pagi pukul 05:00. Anin pun sudah bangun, jika telat bangun maka Ibunya akan memarahinya dengan alasan malas! jadi Anin lekas bangun dan mengerjakan pekerjaan rumah sebelum ia berangkat bekerja nantinya.

Tuhan kapan aku di anggap ada oleh mereka, dan di akui sebagai anak. Dalam diam dan tatapan yang kosong . Anin mencoba tak mengeluarkan tetesan air mata yang ia bendung agar tak membanjiri pipinya.

"Hye, pakai ngelamun awas itu masakan gosong!" teriak Ibunya dari ujung dapur, dan Anin pun memasak bukanlah di kompor melainkan di tungku.

Dan sontak hal itu membuat Anin kelabakan.

"Bu, bisakah sehari saja Ibu tak marah padaku?" aku yang baru saja terkena gertakan mencoba memberanikan diri untuk membalas perkataan Ibu.

"Kamu memang pantas di marahi! orang suruh masak malah ngelamun, terus dengan kamu ngelamun itu membuat semua kelar, kagak kan."

"Di kira aku gak capek apa Bu! setiap hari aku harus ngerjain semua sendiri dan setelah itu lekas berangkat kerja! apa Ibu tak kasihan padaku. Sedari kecil apa belum cukup dengan apa yang ibu perbuat padaku! lantas di mana hati nurani anda sebagai orang, hanya karena kasih yang di berikan oleh bapak berkurang untuk kalian. Kenapa pula aku yang harus menerima akibatnya."

Aku yang tersulut emosi tak bisa menahan amarah yang kian membuncah dari dalam hatiku. Sudah sekian tahun aku mencoba untuk tak berbicara terlalu berlebihan terhadap Ibu, namun keadaan yang membuat aku harus berkata demikian.

"Eh, durhaka ya kamu! orang tua di gertak. Sudah sukur kamu aku rawat dari kecil meski ada yang mau meminta kamu, aku sebagai orang tua mencoba mempertahan kamu rupanya ini balasan kamu terhadap Ibu."

Rupanya Bu Indah sama halnya dengan Anin sama-sama tersulut emosi.

"Jika berakhir seperti ini maka aku pun meminta untuk di berikan pada orang lain, lantas durhaka yang bagaimana yang Ibu maksud! sedang Ibu pun sama sekali tak menunjukkan sebagai orang tua yang benar, lantas apa aku harus tetap menghormati Ibu, jawab aku Bu!"

kemarahan ku kian menjadi kala mendengar penuturan darinya.

Kehidupan yang keras lah membuat aku bersikap tegas karena di balik ceritaku bukan lah seperti kebanyakan yang ada di novel.

"Ada apa ini! kenapa pagi-pagi sudah berantem kalian!" gertak Bang Edi kepada kami berdua karena antara aku dan Ibu sedang adu mulut.

"Ini nih Ed, Anin sudah berani sama Ibu, dia sudah berani gertak Ibu juga? sakit Ed, Ibu di buat begini.

Nah kan mulai sandiwaranya.

" Benar gitu Nin! apa yang di katakan Ibu?"

"Udah ya, lebih baik Abang diam! lagipula percuma aku jelasin mau sampai aku matipun itu semua tak akan merubah keadaan puas kalian."

Setelah mengucapkan kata-kata itu aku langsung menyelonong pergi, karena aku sudah muak. dan lagi aku harus kerja.

Seandainya Ibu tak pernah menaruh dendam padaku mungkin ini semua tak akan terjadi, dan aku pun akan lebih menghormatinya sebagai Ibuku, bukan sebagai musuh. Aku pun lelah di perlakukan seperti ini oleh mereka hingga terciptalah Anin yang penuh ketegasan, yang tak mudah ditindas biar itu keluarganya sendiri, jika dia di perlakukan tak sepantasnya. Dan sosok Anin yang cengeng takut jika di marahi sewaktu dulu namun kini telah tiada! dan sosok Anin kini berubah menjadi sosok yang tak mudah menyerah dengan segala masalah yang ada. Karena masa kecil yang membuat ia seperti ini. Kuat dalam hidup, kuat dalam hinaan serta cacian.

Setelah aku sampai di kamar buru-buru aku melihat jam dari Hp jadul ku, yang ku beli dengan menyelipkan sisa uang yang aku berikan pada Ibu.

Dan yang terpampang jelas bahwa sekarang sudah menunjukkan pukul 6:30, karena aku bekerja dengan berjalan kaki jadi sebelum jam delapan aku harus sudah berada di gudang. Dan tanpa pamit aku pun langsung meninggalkan rumah serta dapur yang masih berantakan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sejatinya hidup bukanlah diratapi melainkan di jalani! mungkin dengan ini kelak Anin akan berubah menjadi seseorang yang beruntung dalam menjalani hidup yang penuh lika liku.

Terpopuler

Comments

mom mimu

mom mimu

makin curiga kalo Anin bukan anaknya Bu indah nih, masa tega banget sih aduin Anin sama Edi, kalo ibu normal kan pasti sembunyiin perasaannya meski sesakit apa pun d bentak anak, tapi ini malah d adu2in sama anak sulungnya sendiri 😬

2022-10-25

0

Dewi

Dewi

Jadi ada sebab akibatnya kenapa Anin berlaku seperti itu, ya, karena perlakuan ibunya

2022-10-21

1

Inru

Inru

Kuat-kuat buat Anin 💪

2022-09-23

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 . PROLOG
2 BAB 2 . AWAL MULA
3 BAB 3 . ERIKA
4 BAB 4. DEMI UANG
5 BAB 5 . EMOSI YANG TAK TERTAHANKAN
6 BAB 6 . MENAHAN LAPAR
7 BAB 7 . NELANGSA
8 BAB 8 . ITU SEMUA BUKAN SALAHKU
9 BAB 9 . TERBARING SAKIT
10 BAB 10 . KE KELINIK
11 BAB 11 . MULAI MENIKMATI
12 BAB 12 . HIDUP ITU KERAS
13 BAB 13 . BERTEMU MUSUH LAMA
14 BAB 14 . MENGENANG MASALALU
15 BAB 15. TENTANG PERASAAN NIKO
16 BAB 16 . TENTANG ISI HATI
17 BAB 17 . MENYATAKAN CINTA
18 BAB 18 . PAGI YANG INDAH
19 BAB 19 . SEMUA ORANG PADA OMES(alias otak mesum)
20 BAB 20 . IKATAN YANG DI PUTUSKAN
21 BAB 21 . YANG HARAM MENJADi HALAL
22 BAB 22 . HARI YANG BAHAGIA
23 BAB 23 . PERDEBATAN ANTARA NIKO DAN ANIN
24 BAB 24 . AKHIRNYA JADIAN
25 BAB 25 . KEJADIAN YANG TAK TERDUGA
26 BAB 26 . TAWARAN YANG TAK BIASA
27 BAB 27 . OK DEAL
28 BAB 28. BERTEMU ALEX
29 BAB 29 . APA AKU TERLALU HINA
30 BAB 30. RAPUH
31 BAB 31 .DIAM DIAM MENCURI PANDANGAN
32 BAB 32 . PERDEBATAN KECIL ALEX DAN IBUNYA
33 BAB 33 . KEDATANGAN ALEX DI KOS
34 BAB 34.MEMASAK
35 BAB 35. BERTEMU BU LITA
36 BAB 36. MENEMUI NIKO
37 BAB 37 . KEMBALI KE KOTA LAGI
38 BAB 38. JANGAN REMEHKAN
39 BAB 39. BUTUH SANDARAN
40 BAB 40 .TERLALU LELAH
41 BAB 41 . KEMBALINYA ALEX
42 BAB 42, PERSAHABATAN ANIN DAN INTAN
43 BAB 43 . SOMAY
44 BAB 44 . TERLILIT HUTANG
45 BAB 45. DI JEBAK
46 BAB 46 . LOLOS DARI JEBAKAN
47 BAB 47 . DENDAM ERIKA
48 BAB 48. KEDATANGAN EDI
49 BAB 49. RENCANA NIKO.
50 BAB 50. BERSANDIWARA
51 BAB 51 . ACARA DAN SALAH PAHAM
52 BAB 52. Hari bahagia. Akhirnya di lamar
53 BAB 53. DI FITNAH
54 BAB 54. SEBUAH FIRASAT
55 BAB 55. Perubahan Sikap Edi
56 BAB 56. Mimpi buruk Lagi.
57 BAB 57 . Cinta Tulus Niko
58 BAB 58 Pertemuan Antara Alex Dan Intan
59 BAB 59. Kebahagiaan Yang Sirna
60 BAB 60. Menemui Keluarga Anin
61 BAB 61 Semoga Bukan Akhir Dari Segalanya
62 BAB 62 . Kepergian Mu Adalah Lukaku
63 BAB 63. Pelangi Setelah Hujan
64 BAB 64. Menjadi Sasaranmu Dan Perubahanmu Membuat Ku Bingung
65 BAB 65 . Mencoba Tegar Atas Takdir Ini
66 BAB 66. Sepertinya Dokter Fadlan Menaruh Rasa
67 BAB 67. Anin Apakah Aku Tak Layak Mencintaimu
68 BAB 68 . Apa yang Di Tanam Itu lah yang kalian tuai
69 BAB 69 Masa Lalu Anin.
70 BAB 70, Sepertinya Perlu Sedikit Paksaan
71 BAB 71. Alam Sedang Mempermainkannya Lagi
72 BAB 72. Apa Ada Cara Lain
73 BAB 73. Di balik dosa Anindiyah. (21+)
74 BAB 74. Hilangnya Anin
75 BAB 75. Alam, Berpihak lah Kepadaku Sedikit Saja. (21+)
76 BAB 76. Cintamu Terlalu Berharga, Untukku
77 BAB 77. Tentang Perasaan Alex.
78 BAB 78. Obat tidur untuk Anin.
79 BAB 79. Salah Itu Manusiawi.
80 BAB 80. Jangan Mengharap Cinta Dariku.
81 BAB. 81. Meminta Restu
82 BAB 82. Mengingat mu Membuatku Sakit
83 BAB 83. Sebotol minuman
84 BAB 84. Pagi Yang Panas (21+)
85 BAB 85. Pengumuman Calon Istri
86 BAB 86. Tanda Kepemilikan (21+)
87 BAB 87. Kembalinya Alex.
88 BAB 88. Malam Pertama Yang Sunyi
89 BAB 89. Menanti Junior Kecil.
90 BAB 90. Mangga Muda
91 BAB 91. Kabar Bahagia
92 BAB 92. Kehamilan Anin
93 BAB 93. Kemarahan Anin.
94 BAB 94. Acara Empat Bulanan
95 BAB 95. Kembalinya Erika
96 BAB 96. Pertemuan Alex Dan Erika
97 BAB 97. Menjemput Bu Indah
98 BAB 98. Akhir dari perjuangan.
99 BAB 99. Kelahiran sang Bidadari Kecil.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
BAB 1 . PROLOG
2
BAB 2 . AWAL MULA
3
BAB 3 . ERIKA
4
BAB 4. DEMI UANG
5
BAB 5 . EMOSI YANG TAK TERTAHANKAN
6
BAB 6 . MENAHAN LAPAR
7
BAB 7 . NELANGSA
8
BAB 8 . ITU SEMUA BUKAN SALAHKU
9
BAB 9 . TERBARING SAKIT
10
BAB 10 . KE KELINIK
11
BAB 11 . MULAI MENIKMATI
12
BAB 12 . HIDUP ITU KERAS
13
BAB 13 . BERTEMU MUSUH LAMA
14
BAB 14 . MENGENANG MASALALU
15
BAB 15. TENTANG PERASAAN NIKO
16
BAB 16 . TENTANG ISI HATI
17
BAB 17 . MENYATAKAN CINTA
18
BAB 18 . PAGI YANG INDAH
19
BAB 19 . SEMUA ORANG PADA OMES(alias otak mesum)
20
BAB 20 . IKATAN YANG DI PUTUSKAN
21
BAB 21 . YANG HARAM MENJADi HALAL
22
BAB 22 . HARI YANG BAHAGIA
23
BAB 23 . PERDEBATAN ANTARA NIKO DAN ANIN
24
BAB 24 . AKHIRNYA JADIAN
25
BAB 25 . KEJADIAN YANG TAK TERDUGA
26
BAB 26 . TAWARAN YANG TAK BIASA
27
BAB 27 . OK DEAL
28
BAB 28. BERTEMU ALEX
29
BAB 29 . APA AKU TERLALU HINA
30
BAB 30. RAPUH
31
BAB 31 .DIAM DIAM MENCURI PANDANGAN
32
BAB 32 . PERDEBATAN KECIL ALEX DAN IBUNYA
33
BAB 33 . KEDATANGAN ALEX DI KOS
34
BAB 34.MEMASAK
35
BAB 35. BERTEMU BU LITA
36
BAB 36. MENEMUI NIKO
37
BAB 37 . KEMBALI KE KOTA LAGI
38
BAB 38. JANGAN REMEHKAN
39
BAB 39. BUTUH SANDARAN
40
BAB 40 .TERLALU LELAH
41
BAB 41 . KEMBALINYA ALEX
42
BAB 42, PERSAHABATAN ANIN DAN INTAN
43
BAB 43 . SOMAY
44
BAB 44 . TERLILIT HUTANG
45
BAB 45. DI JEBAK
46
BAB 46 . LOLOS DARI JEBAKAN
47
BAB 47 . DENDAM ERIKA
48
BAB 48. KEDATANGAN EDI
49
BAB 49. RENCANA NIKO.
50
BAB 50. BERSANDIWARA
51
BAB 51 . ACARA DAN SALAH PAHAM
52
BAB 52. Hari bahagia. Akhirnya di lamar
53
BAB 53. DI FITNAH
54
BAB 54. SEBUAH FIRASAT
55
BAB 55. Perubahan Sikap Edi
56
BAB 56. Mimpi buruk Lagi.
57
BAB 57 . Cinta Tulus Niko
58
BAB 58 Pertemuan Antara Alex Dan Intan
59
BAB 59. Kebahagiaan Yang Sirna
60
BAB 60. Menemui Keluarga Anin
61
BAB 61 Semoga Bukan Akhir Dari Segalanya
62
BAB 62 . Kepergian Mu Adalah Lukaku
63
BAB 63. Pelangi Setelah Hujan
64
BAB 64. Menjadi Sasaranmu Dan Perubahanmu Membuat Ku Bingung
65
BAB 65 . Mencoba Tegar Atas Takdir Ini
66
BAB 66. Sepertinya Dokter Fadlan Menaruh Rasa
67
BAB 67. Anin Apakah Aku Tak Layak Mencintaimu
68
BAB 68 . Apa yang Di Tanam Itu lah yang kalian tuai
69
BAB 69 Masa Lalu Anin.
70
BAB 70, Sepertinya Perlu Sedikit Paksaan
71
BAB 71. Alam Sedang Mempermainkannya Lagi
72
BAB 72. Apa Ada Cara Lain
73
BAB 73. Di balik dosa Anindiyah. (21+)
74
BAB 74. Hilangnya Anin
75
BAB 75. Alam, Berpihak lah Kepadaku Sedikit Saja. (21+)
76
BAB 76. Cintamu Terlalu Berharga, Untukku
77
BAB 77. Tentang Perasaan Alex.
78
BAB 78. Obat tidur untuk Anin.
79
BAB 79. Salah Itu Manusiawi.
80
BAB 80. Jangan Mengharap Cinta Dariku.
81
BAB. 81. Meminta Restu
82
BAB 82. Mengingat mu Membuatku Sakit
83
BAB 83. Sebotol minuman
84
BAB 84. Pagi Yang Panas (21+)
85
BAB 85. Pengumuman Calon Istri
86
BAB 86. Tanda Kepemilikan (21+)
87
BAB 87. Kembalinya Alex.
88
BAB 88. Malam Pertama Yang Sunyi
89
BAB 89. Menanti Junior Kecil.
90
BAB 90. Mangga Muda
91
BAB 91. Kabar Bahagia
92
BAB 92. Kehamilan Anin
93
BAB 93. Kemarahan Anin.
94
BAB 94. Acara Empat Bulanan
95
BAB 95. Kembalinya Erika
96
BAB 96. Pertemuan Alex Dan Erika
97
BAB 97. Menjemput Bu Indah
98
BAB 98. Akhir dari perjuangan.
99
BAB 99. Kelahiran sang Bidadari Kecil.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!