BAB 17 . MENYATAKAN CINTA

"Aku mau kamu menyerahkan hati kamu untuk Kakak!"

"Huh, apa aku tak salah dengar?"

"Apa kamu merasa jika telinga kamu bermasalah."

"Tidak!"

"Mendekat lah." Perintah Niko pada Anin.

"Aku mencintai kamu, mau kah kamu menjadi pacar sementara ku sebelum aku halalkan."

Uhuk..Uhuk..Aku Pun langsung tersedak, di saat aku menelan air yang barusan aku minum yang berada di hadapan ku saat ia membisikkan sesuatu.

"Gila kamu! bukan kah kamu bilang kalau kita hanya akan menjadi saudara, lantas bagaimana kamu bilang bahwa kamu menaruh hati padaku, bener-bener ya."

Tak bisa ku percaya bahwa tadi sempat aku berpikir Niko sedang meminta balas budi dengan menukar tubuhku untuknya, namun aku salah!.

Dan kali ini dia membisikkan kata indah di telingaku, saat kita bertemu di malam ini saat itu pula ia mengucapkan kata cinta padaku. Yang tak tau aku harus berbuat apa?

Sebetulnya pun aku tak mau berpisah dengannya, untuk menjalani kehidupan yang nyata ini, aku tak mampu melangkah sendiri di kehidupan yang teramat nyata dan menyakitkan. Aku tak sanggup berpisah meski di kehidupan sekarang ini pun, aku sungguh tak kuat jika melangkah sendiri tanpa dia sebagai kakiku. Namun semua ini bagiku seperti mimpi.

Tuhan jika ini mimpi buruk untukku maka sirna kan dan bangun kan aku dari ini semua. Dan jika ini nyata adanya, berarti engkau sudah mempersiapkan dirinya untuk aku.

"Memang aku sedang gila karena kamu, aku memang gila karena aku terjebak dari kisah ini, dan aku benar-benar gila jika kamu menolak ku."

"Tapi ini terlalu cepat Kak! lagian orang tuamu tak akan setuju jika kamu menjalin hubungan denganku, dengan seorang anak yang tak pernah di harapkan kehadirannya, puas Kakak!"

Aku pun langsung berdiri dan meninggalkannya begitu saja.

"Nin, Anin tunggu! aku mohon tolong mengerti lah tentang perasaan ini Nin."

"Lepas Kak, lantas Kakak, ingin aku mengerti tentang perasaan Kakak, sedang aku! aku sama sekali tak di harapan di keluargaku lalu siapa yang akan mengerti tentang perasaan aku."

Hiks..hiks..hiks..

"Apa Kakak, tak malu mempunyai pacar seperti aku! apa kamu ingin mempermalukan diri kamu sendiri dengan menjalin kasih denganku tidak kan."

"Aku hanya perempuan bodoh, aku perempuan tak berpendidikan, aku-."

"Stop Nin, jangan kamu berbicara seperti itu lagi ya."

Anin yang menangis sesenggukan hingga dirangkul lah tubuh ramping milik Anin, dan Niko pun memeluknya sangat erat dan sepertinya tak akan mau kehilangan sosok perempuan yang di anggapnya saudara, namun entah sejak kapan perasaan itu hadir dari dalam diri Niko, dan rasa kasian pun menjadi cinta.

Tubuh Anin di bawa di dekapan sang pemilik tubuh tegap itu, di bawa sinar lampu yang menyinari seluruh jalanan. Seakan mereka menjadi saksi akan kisah mereka berdua, yang kini sama-sama berperang dengan rasa yang mereka miliki.

"Mungkin ini terlalu cepat bagi kamu, tapi makin lama makin sesak saat Kakak mencoba menahan dan mencoba menghilangkan rasa yang ada di sini ,di hati ini."

"Dan kamu dengar baik-baik ya? kamu Anindiyah Qoirunisa, dan aku ,Niko putra pratama, bahwa aku sangat mencintai kamu dan berharap kamu yang mengisi di kehidupan ku nanti hingga ajal menjemput."

"Apa Kakak, serius dengan ucapan yang barusan?"

"Aku serius dan Ibuku, merestui kita berdua, jadi aku kesini pun atas support dari mereka."

"Apa kamu yakin dengan pilihan yang kamu ambil sekarang Kak, dan kamu pun tau sendiri apa pekerjaanku!.

"Aku tau, kamu seorang simpanan Om-om, dan sekaligus pelayan di dunia malam."

"Jika aku tak perawan apa kamu kekeh akan semua ini," Aku berharap Niko, akan jijik denganku karena aku sudah tak perawan lagi.

"Itu urusan nanti, yang kita bahas saat ini tentang perasaan yang tertanam di hati ini."

Sesungguhnya aku merasa terkejut akan apa yang diungkapkannya barusan, namun aku mencoba tetap tenang dalam menyikapinya. mengingat memang pekerjannya sebagai simpanan Om-om, dan bukannya selama ini ia sangat teguh akan pendiriannya, namun apa yang kudengar saat ini! Anin mengakuinya jika mahkota yang ia jaga terenggut! aku sungguh tak percaya itu.

Wajah bingungnya menghiasi mataku, aku pun tau apa yang ada dalam pikirannya, karena aku sang penakluk Om-om, jadi dari sorot matanya pun sudah terlihat olehku, kalau Niko pun sebetulnya ragu saat aku mengatakan bahwa aku sudah tak suci, dan sengaja aku menguji dengan kata-kata itu. Bukan kah semua lelaki hampir sama! jika mengetahui bahwa perempuan yang dicintainya sudah tak suci maka akan meninggalkannya, karena semua insan mendamba akan malam pertama dengan harapan wanitanya masih suci.

Di rasa Anin mulai cukup tenang, Niko, pun melepaskan pelukannya. Meski begitu wajah mereka tetap saling beradu pandang.

"Kita kembali ke kos ya, udah jam sebelas. Baiknya kamu istirahat karena besok akan pulang kampung jadi siapkan mental kamu! buat ngeladenin keluarga kamu itu."

Yang di katakan Niko ada benarnya, tujuan mereka menyuruh Anin pulang pastinya ada maksud terselubung. Namun Anin berusaha untuk menghilangkan sisi negatif yang ada di dalan otaknya itu. Sedang di perjalanan menuju ke arah kos, mereka berdua hanya terdiam mungkin saja sedang meredam perasaan yang bergejolak saat ini.

Sesampainya di kos.

Kini mereka sudah berada di halaman kos tempat dimana Anin merebahkan diri di kala sepulang kerja, karena hanya di tempat ini lah iya merasa damai dengan keadaan yang sekarang, walau ia hidup tanpa keluarga yang menganggap keberadaannya namun Anin mencoba mengusir rasa itu dan membuangnya jauh-jauh. Karena Anin sudah tak berharap akan di anggapnya atau tidak, dan kini pun ia tak perduli walau tanpa mereka toh nyatanya Anin bisa memenuhi gizi perutnya walau dengan cara lain.

Ceklek..

"Eh, ngapain Kakak, ikut masuk."

"Mau tidur lah masa ia mau buat kue,"

"Dasar edan keluar gak kamu."

"Ogah, orang ngantuk malah di suruh keluar."

"Biasanya kan kamu tidur di hotel, ngapain sih pakai mau tidur di sini."

"Woi..Berisik tau gak! udah kek pasar malam aja kalian gak tau ya kalau ini waktunya orang tidur!"

"Kamu sih"

"Kamu"

"Kamu yang salah"

"Kamu"

"Bisa diam gak kalian berdua! gua kawinin juga lu."

"Boleh Mbak, sekarang juga gak ape-ape."

"Dasar wong edan."

"Ngapain sih kalian berantem?" saat kami bertengkar kecil, namun di kejutkan oleh suara dari kamar sebelah yang bernama Mbak weni, dan pekerjaannya jangan di tanya yang ada nanti kalian bisa panas dingin kalau denger..

"Ini Mbak, saya mau tidur gak di bolehin sama nih bocah."

"Alah orang Niko numpang tidur semalem wes diributin to yo? kasih aja ijin napa sih Nin, kasian tuh udah ngantuk."

"Tapi Mbak!"

"Yo wes aku mau keluar mau tidur, awas kalian kalau ribut." Sambil berlalu pergi Mbak weni mengancam ku karena aku tak mengizinkan Niko tidur disini.

Kalaupun jadi tidur disini bisa berabe nih urusannya, bagaimana tidak! orang di kamar sebelah tepatnya di kamar Mbak Weni, setiap malam selalu ada suara yang membuat aku merinding sehingga bulu kudukku berdiri, lantas apa jadinya kalau si Niko denger, apa gak adem panas tuh orang.

"Ya sudah Kakak mau tidur dulu."

"Tunggu!"

"Ada apa sih sayangku,"

saat aku mendengar Niko, memanggilku dengan sebutan sayang, serasa di awang-awang, dan membuat panas dingin di seluruh tubuhku.

"Hye, kenapa!"

"Eum, gak papa " aku tadi sempat melamun karena jadi deh lupa apa yang mau aku omongin.

"Kenapa itu pipi, kayak kepiting rebus aja."

"Berisik."

"Aku cuma mau bilang, nanti waktu kamu tidur terus dengar suara tokek nyanyi, kalau bisa itu kuping sumpal pakai Headset, ngerti kan Kakak."

"Emang sekeras apa sih suara tokek, sampai Kakak harus jaga-jaga?"

"Nanti juga bakal tau."

Terpopuler

Comments

mom mimu

mom mimu

jiahhahaha.. dikira tokek nyanyi katanya 🤣🤣🤣

2022-11-12

0

Inru

Inru

Pengennya langsung halal!

2022-10-20

0

Lina Zascia Amandia

Lina Zascia Amandia

Mau dong Anin...

2022-10-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 . PROLOG
2 BAB 2 . AWAL MULA
3 BAB 3 . ERIKA
4 BAB 4. DEMI UANG
5 BAB 5 . EMOSI YANG TAK TERTAHANKAN
6 BAB 6 . MENAHAN LAPAR
7 BAB 7 . NELANGSA
8 BAB 8 . ITU SEMUA BUKAN SALAHKU
9 BAB 9 . TERBARING SAKIT
10 BAB 10 . KE KELINIK
11 BAB 11 . MULAI MENIKMATI
12 BAB 12 . HIDUP ITU KERAS
13 BAB 13 . BERTEMU MUSUH LAMA
14 BAB 14 . MENGENANG MASALALU
15 BAB 15. TENTANG PERASAAN NIKO
16 BAB 16 . TENTANG ISI HATI
17 BAB 17 . MENYATAKAN CINTA
18 BAB 18 . PAGI YANG INDAH
19 BAB 19 . SEMUA ORANG PADA OMES(alias otak mesum)
20 BAB 20 . IKATAN YANG DI PUTUSKAN
21 BAB 21 . YANG HARAM MENJADi HALAL
22 BAB 22 . HARI YANG BAHAGIA
23 BAB 23 . PERDEBATAN ANTARA NIKO DAN ANIN
24 BAB 24 . AKHIRNYA JADIAN
25 BAB 25 . KEJADIAN YANG TAK TERDUGA
26 BAB 26 . TAWARAN YANG TAK BIASA
27 BAB 27 . OK DEAL
28 BAB 28. BERTEMU ALEX
29 BAB 29 . APA AKU TERLALU HINA
30 BAB 30. RAPUH
31 BAB 31 .DIAM DIAM MENCURI PANDANGAN
32 BAB 32 . PERDEBATAN KECIL ALEX DAN IBUNYA
33 BAB 33 . KEDATANGAN ALEX DI KOS
34 BAB 34.MEMASAK
35 BAB 35. BERTEMU BU LITA
36 BAB 36. MENEMUI NIKO
37 BAB 37 . KEMBALI KE KOTA LAGI
38 BAB 38. JANGAN REMEHKAN
39 BAB 39. BUTUH SANDARAN
40 BAB 40 .TERLALU LELAH
41 BAB 41 . KEMBALINYA ALEX
42 BAB 42, PERSAHABATAN ANIN DAN INTAN
43 BAB 43 . SOMAY
44 BAB 44 . TERLILIT HUTANG
45 BAB 45. DI JEBAK
46 BAB 46 . LOLOS DARI JEBAKAN
47 BAB 47 . DENDAM ERIKA
48 BAB 48. KEDATANGAN EDI
49 BAB 49. RENCANA NIKO.
50 BAB 50. BERSANDIWARA
51 BAB 51 . ACARA DAN SALAH PAHAM
52 BAB 52. Hari bahagia. Akhirnya di lamar
53 BAB 53. DI FITNAH
54 BAB 54. SEBUAH FIRASAT
55 BAB 55. Perubahan Sikap Edi
56 BAB 56. Mimpi buruk Lagi.
57 BAB 57 . Cinta Tulus Niko
58 BAB 58 Pertemuan Antara Alex Dan Intan
59 BAB 59. Kebahagiaan Yang Sirna
60 BAB 60. Menemui Keluarga Anin
61 BAB 61 Semoga Bukan Akhir Dari Segalanya
62 BAB 62 . Kepergian Mu Adalah Lukaku
63 BAB 63. Pelangi Setelah Hujan
64 BAB 64. Menjadi Sasaranmu Dan Perubahanmu Membuat Ku Bingung
65 BAB 65 . Mencoba Tegar Atas Takdir Ini
66 BAB 66. Sepertinya Dokter Fadlan Menaruh Rasa
67 BAB 67. Anin Apakah Aku Tak Layak Mencintaimu
68 BAB 68 . Apa yang Di Tanam Itu lah yang kalian tuai
69 BAB 69 Masa Lalu Anin.
70 BAB 70, Sepertinya Perlu Sedikit Paksaan
71 BAB 71. Alam Sedang Mempermainkannya Lagi
72 BAB 72. Apa Ada Cara Lain
73 BAB 73. Di balik dosa Anindiyah. (21+)
74 BAB 74. Hilangnya Anin
75 BAB 75. Alam, Berpihak lah Kepadaku Sedikit Saja. (21+)
76 BAB 76. Cintamu Terlalu Berharga, Untukku
77 BAB 77. Tentang Perasaan Alex.
78 BAB 78. Obat tidur untuk Anin.
79 BAB 79. Salah Itu Manusiawi.
80 BAB 80. Jangan Mengharap Cinta Dariku.
81 BAB. 81. Meminta Restu
82 BAB 82. Mengingat mu Membuatku Sakit
83 BAB 83. Sebotol minuman
84 BAB 84. Pagi Yang Panas (21+)
85 BAB 85. Pengumuman Calon Istri
86 BAB 86. Tanda Kepemilikan (21+)
87 BAB 87. Kembalinya Alex.
88 BAB 88. Malam Pertama Yang Sunyi
89 BAB 89. Menanti Junior Kecil.
90 BAB 90. Mangga Muda
91 BAB 91. Kabar Bahagia
92 BAB 92. Kehamilan Anin
93 BAB 93. Kemarahan Anin.
94 BAB 94. Acara Empat Bulanan
95 BAB 95. Kembalinya Erika
96 BAB 96. Pertemuan Alex Dan Erika
97 BAB 97. Menjemput Bu Indah
98 BAB 98. Akhir dari perjuangan.
99 BAB 99. Kelahiran sang Bidadari Kecil.
Episodes

Updated 99 Episodes

1
BAB 1 . PROLOG
2
BAB 2 . AWAL MULA
3
BAB 3 . ERIKA
4
BAB 4. DEMI UANG
5
BAB 5 . EMOSI YANG TAK TERTAHANKAN
6
BAB 6 . MENAHAN LAPAR
7
BAB 7 . NELANGSA
8
BAB 8 . ITU SEMUA BUKAN SALAHKU
9
BAB 9 . TERBARING SAKIT
10
BAB 10 . KE KELINIK
11
BAB 11 . MULAI MENIKMATI
12
BAB 12 . HIDUP ITU KERAS
13
BAB 13 . BERTEMU MUSUH LAMA
14
BAB 14 . MENGENANG MASALALU
15
BAB 15. TENTANG PERASAAN NIKO
16
BAB 16 . TENTANG ISI HATI
17
BAB 17 . MENYATAKAN CINTA
18
BAB 18 . PAGI YANG INDAH
19
BAB 19 . SEMUA ORANG PADA OMES(alias otak mesum)
20
BAB 20 . IKATAN YANG DI PUTUSKAN
21
BAB 21 . YANG HARAM MENJADi HALAL
22
BAB 22 . HARI YANG BAHAGIA
23
BAB 23 . PERDEBATAN ANTARA NIKO DAN ANIN
24
BAB 24 . AKHIRNYA JADIAN
25
BAB 25 . KEJADIAN YANG TAK TERDUGA
26
BAB 26 . TAWARAN YANG TAK BIASA
27
BAB 27 . OK DEAL
28
BAB 28. BERTEMU ALEX
29
BAB 29 . APA AKU TERLALU HINA
30
BAB 30. RAPUH
31
BAB 31 .DIAM DIAM MENCURI PANDANGAN
32
BAB 32 . PERDEBATAN KECIL ALEX DAN IBUNYA
33
BAB 33 . KEDATANGAN ALEX DI KOS
34
BAB 34.MEMASAK
35
BAB 35. BERTEMU BU LITA
36
BAB 36. MENEMUI NIKO
37
BAB 37 . KEMBALI KE KOTA LAGI
38
BAB 38. JANGAN REMEHKAN
39
BAB 39. BUTUH SANDARAN
40
BAB 40 .TERLALU LELAH
41
BAB 41 . KEMBALINYA ALEX
42
BAB 42, PERSAHABATAN ANIN DAN INTAN
43
BAB 43 . SOMAY
44
BAB 44 . TERLILIT HUTANG
45
BAB 45. DI JEBAK
46
BAB 46 . LOLOS DARI JEBAKAN
47
BAB 47 . DENDAM ERIKA
48
BAB 48. KEDATANGAN EDI
49
BAB 49. RENCANA NIKO.
50
BAB 50. BERSANDIWARA
51
BAB 51 . ACARA DAN SALAH PAHAM
52
BAB 52. Hari bahagia. Akhirnya di lamar
53
BAB 53. DI FITNAH
54
BAB 54. SEBUAH FIRASAT
55
BAB 55. Perubahan Sikap Edi
56
BAB 56. Mimpi buruk Lagi.
57
BAB 57 . Cinta Tulus Niko
58
BAB 58 Pertemuan Antara Alex Dan Intan
59
BAB 59. Kebahagiaan Yang Sirna
60
BAB 60. Menemui Keluarga Anin
61
BAB 61 Semoga Bukan Akhir Dari Segalanya
62
BAB 62 . Kepergian Mu Adalah Lukaku
63
BAB 63. Pelangi Setelah Hujan
64
BAB 64. Menjadi Sasaranmu Dan Perubahanmu Membuat Ku Bingung
65
BAB 65 . Mencoba Tegar Atas Takdir Ini
66
BAB 66. Sepertinya Dokter Fadlan Menaruh Rasa
67
BAB 67. Anin Apakah Aku Tak Layak Mencintaimu
68
BAB 68 . Apa yang Di Tanam Itu lah yang kalian tuai
69
BAB 69 Masa Lalu Anin.
70
BAB 70, Sepertinya Perlu Sedikit Paksaan
71
BAB 71. Alam Sedang Mempermainkannya Lagi
72
BAB 72. Apa Ada Cara Lain
73
BAB 73. Di balik dosa Anindiyah. (21+)
74
BAB 74. Hilangnya Anin
75
BAB 75. Alam, Berpihak lah Kepadaku Sedikit Saja. (21+)
76
BAB 76. Cintamu Terlalu Berharga, Untukku
77
BAB 77. Tentang Perasaan Alex.
78
BAB 78. Obat tidur untuk Anin.
79
BAB 79. Salah Itu Manusiawi.
80
BAB 80. Jangan Mengharap Cinta Dariku.
81
BAB. 81. Meminta Restu
82
BAB 82. Mengingat mu Membuatku Sakit
83
BAB 83. Sebotol minuman
84
BAB 84. Pagi Yang Panas (21+)
85
BAB 85. Pengumuman Calon Istri
86
BAB 86. Tanda Kepemilikan (21+)
87
BAB 87. Kembalinya Alex.
88
BAB 88. Malam Pertama Yang Sunyi
89
BAB 89. Menanti Junior Kecil.
90
BAB 90. Mangga Muda
91
BAB 91. Kabar Bahagia
92
BAB 92. Kehamilan Anin
93
BAB 93. Kemarahan Anin.
94
BAB 94. Acara Empat Bulanan
95
BAB 95. Kembalinya Erika
96
BAB 96. Pertemuan Alex Dan Erika
97
BAB 97. Menjemput Bu Indah
98
BAB 98. Akhir dari perjuangan.
99
BAB 99. Kelahiran sang Bidadari Kecil.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!