Hari ini Gea akan mengikuti langkah pertama sesuai perintah Nathalia. Sejak pagi ia telah bersiap dengan pakaian terbaiknya. Yah, meskipun ia tahu, pakaian terbaik versinya itu sangat jauh dari kriteria Nathalia, namun ia bisa apa. Ia tak pernah membeli pakaian yang harganya di atas 100 ribu. Jadi ia hanya memakai dress simple warna biru berbahan sifon yang syukurnya warnanya tidak terlalu pudar karena jarang dipakai.
Sebelumnya, ia telah menanyakan pada Nathalia apa yang harus ia lakukan. Ia pun mengatakan dengan jujur ia tidak tahu cara mendekati laki-laki sebab ini merupakan kali pertama dirinya untuk mendekati seorang laki-laki. Belum bertugas saja jantungnya sudah seperti jumpalitan apalagi saat ia harus menjalankan misinya sebagai asisten pribadi putranya. Ya, Nathalia akan menempatkan dirinya sebagai asisten pribadi seorang Calvin Alviano, CEO perusahaan Maxxon Group yang bergerak di bidang pengadaan suku cadang kendaraan roda empat buatan Eropa, seperti BMW, Mercedes Benz, Volkswagen, dan beberapa merk berkelas lainnya.
Gea sampai mengangakan mulutnya saat mendengar penuturan Mega yang menceritakan siapa sosok pria yang akan ia dekati nanti. Belum-belum, ia sudah merasa rendah diri terlebih dahulu saat menyadari laki-laki yang harus ia taklukkan bukanlah laki-laki biasa. Dalam hati, ia memuji wanita yang berhasil menjadi istri seorang Calvin Alviano.
Mega juga menjelaskan siapa istri dari seorang Calvin Alviano. Dia adalah Anastasia Hill, merupakan designer ternama pemilik Hill's Boutique.
Lagi-lagi Gea menganga, ternyata istri dari Calvin pun bukanlah wanita sembarangan. Seorang desainer dan pemilik butik ternama. Gea sampai memperhatikan dirinya sendiri, ia tidak ada apa-apanya dibandingkan istri Calvin tersebut. Gea benar-benar insecure setelah mengetahui fakta itu.
"Tapi Nyonya, apa aku bisa menjalankan misi ini? Anda lihat penampilan saya! Saya tidak ada apa-apanya dibandingkan perempuan itu. Wajahku kusam, rambut juga begitu. Penampilan tidak menarik sama sekali. Kualifikasi apa yang membuat Anda merasa saya bisa mencuri perhatian putra Anda? Sedangkan saya dan menantu Anda bagaikan bumi dan langit?" tanya Gea saat mereka masih berbincang di restoran itu.
"Entah, saya pun tak tahu mengapa saya bisa yakin kamu mampu menjalankan misi dari saya," jawab Nathalia sambil mengedikkan bahunya.
Gea sampai bingung sendiri dengan penilaian Nathalia.
"Tapi kau tak perlu khawatir. Zaman sekarang, apa sih yang tidak bisa dilakukan dengan uang? Memperbaiki penampilanmu itu soal gampang. Kau memilki inner beauty yang tersirat. Sorot matamu teduh dan menenangkan. Senyummu manis, kau pun cantik, aku yakin takkan sulit untukmu menjerat putraku. Semoga . Yah, walaupun aku tahu, wanita yang mampu mendekatinya hanyalah Anastasia. Saya harap, kau pun mampu untuk melakukannya. Untuk langkah awal, besok Mega akan membawamu ke salon dan spa langgananku. Kau akan menjalani beberapa perawatan dan treatment kulit wajah dan tubuh," ujar Nathalia saat itu.
"Tapi tidak lama kan? Soalnya saya harus menjaga ibu saya."
Nathalia terkekeh, "untuk perawatan seluruh tubuh itu memerlukan waktu yang cukup lama."
"Tapi ..."
"Kau tenang saja, saya akan mempekerjakan perawat khusus untuk menjaga ibumu. Percaya padaku, ibumu akan baik-baik saja. Turuti saja perintahku. Aku yakin, kau akan merasa senang mendapatkan perawatan kulit dan wajah ini secara cuma-cuma. Aku akan membuatmu memesona dan makin menawan," ucap Nathalia tegas dengan sorot mata penuh arti.
Entah, apa yang ada di pikiran Nathalia saat itu. Gea hanya mengangguk patuh. Toh, sesekali tak apalah memanjakan diri. Apalagi ia mendapatkan ini secara cuma-cuma. Ibunya juga akan ada yang menjaganya. Bonusnya, Nathalia akan menjamin semua biaya perawatan Martini selama di rumah sakit.
Dan di sinilah Gea sekarang. Memasuki sebuah ruangan yang sejuk, nyaman, dan harum. Aroma harum merebak bagaikan ia sedang berada di taman bunga pegunungan. Tak perlu mengantri, therapist yang yang ternyata pemilik langsung spa dan salon itu sendiri yang akan turun tangan secara langsung melayaninya. Ia sudah bagaikan seorang putri yang dilayani sedemikian rupa. Hanya menggunakan handuk sebatas paha, Gea diminta berbaring lalu therapist yang sudah ditunjuk mulai memijat tubuhnya sembari memberikan beberapa totokan dengan minyak beraroma rempah membuat tubuhnya terasa begitu relax.
Setelah itu, Gea melakukan lulur dan scrub agar kulit mati dan kotoran di tubuhnya lepas. Selain itu membuat kulitnya terasa lebih segar dan bersih. Selama luluran, ada therapist yang bertugas melakukan manicure dan pedicure. Gea sampai merasa takjub sendiri melihat kuku-kukunya terlihat cantik dan bersinar. Tak lupa ia juga melakukan sauna, facial, creambath, dan terakhir berendam air hangat yang sudah dicampur aroma terapi membuat tubuhnya benar-benar relaks dan nyaman.
Setelah selesai, seorang make up artist menghampirinya dan merias wajahnya. Saat sedang dirias, Mega datang menyerahkan sebuah paper bag yang ternyata isinya berupa gaun beserta **********. Gea tak henti-hentinya berdecak kagum saat menatap penampilannya yang sangat berbeda dari sebelumnya. Mungkin inilah yang disebut the power of money sebab dengan uang ia bisa berubah dari Upik abu menjadi Cinderella. Tapi mungkinkah ia bisa menemukan pangeran yang tulus mencintainya seperti yang dialami sang Cinderella?
"So beautiful," puji Mega saat melihat Gea keluar dari ruang ganti.
Gea tersipu malu mendengar pujian itu. Pun pemilik spa pun ikut memuji.
"Nyonya Nathalia memang benar, kau sangat cantik, Ge. Aku yakin, kau akan berhasil menjalankan misi ini," imbuh Mega.
"Benarkah?"
"Ya, aku yakin sekali. Kau harus percaya diri, Ge."
"Tapi apa nggak papa mbak? Maksudku mengusik rumah tanggal putranya? Bukankah itu aneh ada seorang ibu yang ingin mengacaukan rumah tangga putra sendiri?" tanya Gea yang masih penasaran dengan tujuan Nathalia.
"Kau yakinlah, nyonya tidak mungkin akan bertindak sejauh ini kalau tidak ada apa-apanya. Nyonya bukanlah wanita yang jahat. Tapi terkadang keadaanlah yang memaksa seseorang menjadi jahat," tukas Mega membuat Gea pasrah saja dengan titah Nathalia yang diamanatkan melalui Mega.
Sepulang dari salon and spa, Mega pun membawa Gea menuju sebuah butik ternama. Melihat kedatangan Mega, pegawai butik segera berbaris rapi. Hari ini butik itu telah dibooking khusus hanya untuk melayani Gea.
Pertama kalinya menginjakkan kaki di sebuah butik dengan pakaian mahal dan indah-indah berbaris rapi membuat Gea tak henti-hentinya berdecak kagum. Mungkin bila yang melihatnya akan menilainya kampungan, tapi ya mau bagaimana lagi, dia terlalu excited dengan pengalaman pertamanya ini.
"Keluarkan semua pakaian terbaik kalian untuk nona ini. Mulai dari gaun, dress formal dan non formal, pakaian sehari-hari, gaun tidur, setelan formal untuk ke kantor, pakaian dalam, beserta sepatu, tas, jam tangan dan jangan lupa perhiasan-perhiasan terbaik yang sudah dipesan nyonya sebelumnya, keluarkan semua," titah Mega membuat Gea menganga mendengarnya.
Gea makin membelalakkan matanya saat melihat pegawai butik berduyun-duyun mengeluarkan koleksi terbaik mereka yang ukurannya Gea yakin pasti di tubuhnya.
"Mbak Mega, apa ini nggak berlebihan? Sebanyak itu?" tunjuknya pada tumpukan pakaian yang sudah menggunung.
Mega tersenyum tipis, "nikmati saja. Kapan lagi bisa shopping barang-barang mewah kayak gini kalo nggak sekarang. Mumpung gratis," ujar Mega yang sudah tergeletak.
Gea menggaruk pelipisnya saat melihat satu potong pakaian saja harganya jutaan, dan kini pakaian itu ada begitu banyak dan lengkap. Gea tak bisa membayangkan berapa total belanjaannya nanti.
"Sainganmu desainer ternama, Ge, jadi penampilanmu tentu tak boleh kalah," bisik Mega sekeluarnya mereka dari butik itu.
Gea sempat melamun sebentar. Memang benar, saingannya bukanlah perempuan biasa. Tentu ia harus tampil maksimal demi memuluskan rencana Nathalia dan juga misi terselubung dirinya tentunya.
...***...
...HAPPY READING 🥰🥰🥰...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Adas Hermawan
masih penasaran apa hubungan nya nathalie dengan ayah nya gea ya?
2025-03-22
0
Pisces97
mertua macam apa tuh punya ide menjerumuskan Gea jadi pelakor kalau Gk Suka sama menantu ya langsung dibongkar saja kebusukan atau lebih terhormat Gea dijadikan istri kedua lebih baik dari pada gelar pelakor itu sangat² merendahkan kaum wanita ...
iya kalau wanita suka² sja
kalau terpaksa tetap saja nama baik Gea Dimata orang buruk waupun mantumu emang blangsat. . tapi tetap caranya sangat merendahkan
2024-06-14
0
🌸 Airyein 🌸
Naiseu
2024-02-28
0