Bertemu Target

Sahara berdiri di depan cermin, menatap wajahnya yang sudah di rias secantik mungkin. Malam ini, ia mulai dengan aksinya. Sonia sudah memberikan informasi mengenai targetnya. Juan, sebagai target yang kini sedang berada di sebuah pesta. Pesta yang diadakan oleh relasi kerjanya. Sebuah pesta yang sangat megah untuk menyambut bisnis mereka yang baru.

Ingat pada tujuan utama, Sahara datang ke pesta itu sebagai tamu di sana. Sesampainya di pesta, ia memicingkan mata untuk mencari targetnya. Ia melihat seorang pemuda yang begitu tampan dengan tampilannya seperti seorang pengusaha besar. Mengapa Sonia tak merestui hubungan mereka? Pikir Sahara.

Sebuah foto yang memang sudah diperlihatkan Sonia pada Sahara pada saat pertemuan pertama mereka. Saat ia akan menghampirinya, seorang pelayan melintas membawa minuman di atas nampan. Ia pun mengambilnya, lalu segera pergi menghampiri Juan.

Ketika saat akan sampai, kaki Sahara tersandung, tentu itu memang sengaja olehnya karena itu alasan untuknya mengenal pria itu, minuman yang ia pegang akhirnya mengenai pakaian lelaki itu. Pakaian Juan basah akibat minuman yang tertumpah dari genggaman Sahara.

"Maaf, aku tak sengaja," ujar Sahara, dengan mimik wajah yang dibuat terkejut saat melihat celana Juan yang basah. Ia mengusap pakaian itu seraya untuk mengeringkannya, bukannya kering, malah semakin basah karena isi minuman di gelas kembali tumpah. Lagi-lagi Sahara memang sengaja.

"Oh, iya tak apa," jawab Juan santai, sambil mengibaskan celanya yang basah dengan tangan, lalu melihat ke arah Sahara. Sedikit terpukau akan kecantikannya, tapi sebisa mungkin ia bersikap biasa saja.

"Sendirian?" tanya Sahara tanpa basa-basi.

"Iya," jawab Juan yang masih mengusap celananya.

"Tidak bersama kekasih?" tanya Sahara lagi.

"Kekasihku lagi ada urusan," jawabnya, "makanya aku sendirian." Juan tersenyum ke arah Sahara.

"Oh ya, kenalkan, namaku, Sahara." Gadis itu mengulurkan tangannya ke arah lelaki itu.

Juan menautkan kedua alis saat melihat ulurkan tangannya. Karena Juan tak kunjung membalas, Sahara pun meraih tangan Juan dan menjabatkan kedua tangan mereka. Akhirnya mereka pun berkenalan.

"Juan," jawab lelaki itu.

Sahara tersenyum, tapi sedikit aneh saat melihat ekspresi mimik wajah Juan. Katanya pria itu brengsek, memiliki banyak simpanan. Tapi Sahara tak melihat sifat itu dari Juan, tak melihat kekurangajarannya kepadanya dari lelaki itu. Sahara pun tersenyum dan melanjutkan aksinya.

Mereka, akhirnya duduk di sebuah kursi yang memang sudah di siapkan untuk para tamu dan mulai berbincang mengenai hal-hal kecil, Sahara mulai menelisik dan menilai Juan dari sudut pandang yang berbeda. Sepertinya ada kesalahpahaman antara Sonia dengan calon menantunya itu. Juan bersikap sopan padanya, apanya yang brengsek? Pikir Sahara.

"Kenapa melamun?" tanya Juan.

"Tidak," elak Sahara.

"Mana pasanganmu?" tanya Juan.

"Aku sendiri," jawabnya, "tidak punya pacar," bisik Sahara sembari membungkukkan wajah di telinga pria itu. Seolah tak ingin pengakuannya di terdengar oleh orang lain.

"Kamu pasti anak dari salah satu pembisnis di sini ya, 'kan?" duga Juan, "tapi aku tidak tahu kalau ada wanita secantikmu yang menjadi salah satu anak dari mereka," puji Juan.

Sahara hanya tersenyum tipis, salah besar jika ia seorang putri dari salah satu anak pengusaha di sana. Ia hanya seorang gadis biasa yang tidak tahu mengenai perusahaan. Terpaksa ia harus berbohong untuk menutupi tujuannya datang ke pesta itu. Ia hanya mengangguk samar sembari tersenyum kecut.

* * *

Pesta pun akhirnya telah usai. Para tamu undangan mulai undur diri, termasuk Sahara. Tapi niatnya ia ingin kembali bersama Juan, lelaki itu menghilang saat pesta akan usai. Tak sengaja ia melihat Juan berada di parkiran, ia pun mendekati Juan saat berada di sana, apa pun caranya ia harus bisa mengenal Juan lebih jauh lagi. Hingga ide muncul dalam benaknya, beralasan ban mobil miliknya bocor sehingga ia tak dapat pulang menggunakan mobilnya.

"Juan," panggil Sahara, ia harus bermain cantik untuk meyakinkan Juan bahwa ia gadis baik yang sedang membutuhkan pertolongan.

"Ya." Juan menoleh, "ada apa?" tanyanya.

"Emmm, ban mobilku bocor, apa aku boleh menumpang dan ikut pulang bersamamu?" pinta Sahara.

Juan sempat berpikir, antara mengizinkannya atau tidak. Selama ini ia tak pernah mengantar wanita lain selain kekasihnya, tapi ia juga kasihan melihat Sahara sendirian di sini.

"Baiklah, aku akan mengantarmu pulang," ajak Juan. Pria itu membuka pintu untuk Sahara, dan gadis itu pun akhirnya masuk. Tidak tahu niat Sahara yang akan menghancurkan hubungannya dengan kekasihnya, ia masih berbaik hati untuk menolongnya.

"Di mana rumahmu?" tanya Juan saat menyetir.

Sahara bingung harus menjawab apa, tidak mungkin ia mengatakan rumah aslinya. Bisa terbongkar akan penyamarannya, ia hanya seorang gadis yang tak berpunya, berwujud seperti ratu malam ini, karena memang memiliki niat tertentu. Jika tidak, maka akan membuat Juan berpikir yang tidak-tidak terhadapnya.

"Tak jauh, sebentar lagi sampai," jawab Sahara santai. Padahal hatinya sudah dag dig dug. Melihat sisi baik Juan membuat Sahara merasa yakin bahwa lelaki ini pria baik-baik.

Kasihan sekali kalau ia membuat hubungan Juan hancur dengan kekasihnya. Tapi ini tugas yang harus dilakukan olehnya, ia sudah mendapatkan uang dari Sonia. Wanita itu bisa murka kalau ia tak dapat melakukan apa yang diperintahkan wanita tua itu.

Mobil yang ditumpangi mereka pun akhirnya berhenti di sebuah gedung besar. Sebuah gedung apartemen yang menjadi tempat pura-pura Sahara tinggal.

"Kamu tinggal di sini?" tanya Juan seraya melihat gedung dari jendela mobil. Sahara mengangguk sebagai jawaban. Iya, bahwa dirinya tinggal di sana.

"Sampai bertemu kembali, Nona Sahara," ucap Juan sebelum Sahara keluar dari mobil miliknya. Sahara tersenyum tipis, tapi ini langkah yang cukup baik baginya. Karena pertemuan berikutnya ia harus sudah dapat melakukan tugasnya. Ini awal dari hubungan yang direncanakan Sahara bersama Sonia.

Selama ia belum berhasil membuat Juan jatuh hati padanya, maka ia akan tetap bekerja dengan Sonia. Sahara pun akhirnya turun dari mobil. Tapi, Juan tak kunjung melajukan mobilnya karena sebelum Sahara masuk ke dalam gedung. Mau tak mau, ia pun berjalan sedikit demi sedikit untuk meyakinkan Juan bahwa dirinya memang tinggal di sana. Dan akhirnya, mobil yang dikendarai lelaki itu pergi meninggalkan gedung di sana.

Sahara bernapas lega, pekerjaan ini memiliki tantangan tersendiri baginya. Karena ini pertama kali ada orang yang memintanya menjadi perusak hubungan orang, apa namanya kalau bukan seorang pelakor? Apa ini akan menjadi julukan baru untuknya? Tapi Sahara tak peduli, biaya rumah sakit lebih penting. Ia harus mengerjakan pekerjaan ini, ia sudah terlanjur sepakat dengan Sonia.

Terpopuler

Comments

Ta..h

Ta..h

kereeen sahara.

2024-01-12

0

🌷Bubu.id

🌷Bubu.id

pembuka yang apik, drama termainkan tanpa cacat. lanjut baca😍

2022-07-26

2

Meta Lia

Meta Lia

lanjuuuuuut

2022-07-25

0

lihat semua
Episodes
1 Gadis Bayaran
2 Bertemu Target
3 Pertemuan Yang Disengaja
4 Penjelasan
5 Makan Malam Romantis
6 Desakan Untuk Sahara
7 Cara Paling Ekstrem
8 Sahara Terjerat
9 Mencarinya
10 Pertemuan
11 Semakin Rumit
12 Satu Syarat
13 Terpaksa
14 Sandiwara
15 Memperumit Keadaan
16 Kemarahan Juan
17 Menjual Diri
18 Sahara Jatuh Pingsan
19 Menanam Saham Lebih Dulu
20 Rasa Tanggung Jawab
21 Tidak Ingin Egois
22 Aku Mundur
23 Karena Aku Tahu Kemana Sampah Akan dibuang!
24 Tetaplah Bersamaku Dan Jangan Pergi!
25 Kamu Akan Move On Karena Selalu Bersamaku
26 Sahara Mulai posesif
27 Tanda Bibir
28 Istri Nakal
29 Menyakiti Dua Hati
30 Bujukan Suami
31 Bahwa Kamu Suamiku
32 Yakin Tidak Cinta?
33 Perhatian Ekstra
34 Sahara Istriku
35 Juan vs Novan
36 Gejolak Hasrat
37 Kejutan
38 Aku Pasrah
39 Rencana
40 Rencana ll
41 Darah Segar
42 Mengikhlaskan
43 Tidak Mau Kehilangannya
44 Kehilangan
45 Pengawal
46 Kedatangan Nadien
47 Hanya Komitmen
48 Terciduk
49 Itu Bukan Ciuman
50 Beruang Novan
51 Firasat
52 Memabukkan
53 Salah Paham
54 Calon Mantu
55 Dunia Sempit
56 Demi Cinta
57 Cinta Tak Memandang Kasta
58 Dasar Bucin
59 Khilaf
60 Nonton Secara Life
61 Ungkapan Isi Hati
62 Ritual
63 Kedatangan Orang Tua
64 Kenyataan Pahit
65 Keadaan Masih Panas
66 Kedatangan Jihan
67 Menerima
68 Sederhana Tapi Bahagia
69 Tunggu Halal
70 Tunggu Halal ll
71 Kebahagiaan Menyelimuti
72 Tiba-tiba Ngajak Nikah
73 O.K.B (Orang Kaya Baru)
74 Lancar Sesuai Rencana
75 Menari-nari Di Hutan Rimba
76 Melepas Masa Lajang
77 Seakan Terbang
78 Mimpi Buruk
79 Mengikhlaskan Takdir
80 Kebahagiaan Sahara Paling Utama
81 Mahligai Cinta
82 Memborong Lingeri
83 Kebahagiaan Masing-masing
84 Mendadak Jadi Bidan
85 Salah Prediksi
86 Sarhan Ardinata Putra
87 Butuh Istirahat
88 Surga Dunia
89 Keributan Kecil
90 Sahara Gelisah
91 Suami Penyabar
92 Berujung Manis
93 Promo novel baru KETULUSAN CINTA ALUNA
94 Menanam Benih
95 Hari Bahagia
96 Lupa Buka Puasa Suami
97 Promo
98 JANGAN JADIKAN ISTRIMU PENGEMIS
Episodes

Updated 98 Episodes

1
Gadis Bayaran
2
Bertemu Target
3
Pertemuan Yang Disengaja
4
Penjelasan
5
Makan Malam Romantis
6
Desakan Untuk Sahara
7
Cara Paling Ekstrem
8
Sahara Terjerat
9
Mencarinya
10
Pertemuan
11
Semakin Rumit
12
Satu Syarat
13
Terpaksa
14
Sandiwara
15
Memperumit Keadaan
16
Kemarahan Juan
17
Menjual Diri
18
Sahara Jatuh Pingsan
19
Menanam Saham Lebih Dulu
20
Rasa Tanggung Jawab
21
Tidak Ingin Egois
22
Aku Mundur
23
Karena Aku Tahu Kemana Sampah Akan dibuang!
24
Tetaplah Bersamaku Dan Jangan Pergi!
25
Kamu Akan Move On Karena Selalu Bersamaku
26
Sahara Mulai posesif
27
Tanda Bibir
28
Istri Nakal
29
Menyakiti Dua Hati
30
Bujukan Suami
31
Bahwa Kamu Suamiku
32
Yakin Tidak Cinta?
33
Perhatian Ekstra
34
Sahara Istriku
35
Juan vs Novan
36
Gejolak Hasrat
37
Kejutan
38
Aku Pasrah
39
Rencana
40
Rencana ll
41
Darah Segar
42
Mengikhlaskan
43
Tidak Mau Kehilangannya
44
Kehilangan
45
Pengawal
46
Kedatangan Nadien
47
Hanya Komitmen
48
Terciduk
49
Itu Bukan Ciuman
50
Beruang Novan
51
Firasat
52
Memabukkan
53
Salah Paham
54
Calon Mantu
55
Dunia Sempit
56
Demi Cinta
57
Cinta Tak Memandang Kasta
58
Dasar Bucin
59
Khilaf
60
Nonton Secara Life
61
Ungkapan Isi Hati
62
Ritual
63
Kedatangan Orang Tua
64
Kenyataan Pahit
65
Keadaan Masih Panas
66
Kedatangan Jihan
67
Menerima
68
Sederhana Tapi Bahagia
69
Tunggu Halal
70
Tunggu Halal ll
71
Kebahagiaan Menyelimuti
72
Tiba-tiba Ngajak Nikah
73
O.K.B (Orang Kaya Baru)
74
Lancar Sesuai Rencana
75
Menari-nari Di Hutan Rimba
76
Melepas Masa Lajang
77
Seakan Terbang
78
Mimpi Buruk
79
Mengikhlaskan Takdir
80
Kebahagiaan Sahara Paling Utama
81
Mahligai Cinta
82
Memborong Lingeri
83
Kebahagiaan Masing-masing
84
Mendadak Jadi Bidan
85
Salah Prediksi
86
Sarhan Ardinata Putra
87
Butuh Istirahat
88
Surga Dunia
89
Keributan Kecil
90
Sahara Gelisah
91
Suami Penyabar
92
Berujung Manis
93
Promo novel baru KETULUSAN CINTA ALUNA
94
Menanam Benih
95
Hari Bahagia
96
Lupa Buka Puasa Suami
97
Promo
98
JANGAN JADIKAN ISTRIMU PENGEMIS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!