Chapter 12

"Nani?.", panggil Sean dengan suara rendahnya.

"Mm..., saya panggil nyonya dulu, tuan.", ucap maid. ia segera keluar dari kamar Sean, menuruni tangga dan menghampiri ibu Sean dan ibu Cellya.

"Nyonya.", sapa nya. ia lantas memberikan hormat pada keduanya.

"Tuan, menanyakan barang-barang nona. kenapa tidak ada satupun barang nona, dikamar tuan?!.", ucap maid. membuat kedua orang tua itu saling beradu pandang.

"Selesai kan pekerjaan mu.", ucap ibu Cellya. dan pelayan itu hanya mengangguk lalu pamit pergi.

Ibu Cellya menatap ibu Sean sekilas, lalu mereka beranjak dari duduk, menaiki tangga dan segera menghampiri Sean yang masih berada di kamar nya.

"Kenapa tidak istirahat?!.", tanya ibu Cellya begitu masuk. ibu Sean segera duduk di samping putranya.

"Ma, kenapa tidak ada barang-barang Cellya di kamar ku?.", tanyanya. ibu Sean menatap ibu Cellya, dan Presdir perusahaan itu mengangguk sekilas, memberi isyarat.

"Semenjak kamu sakit, Cellya tidur di kamar bawah. dokter mengatakan bahwa kamu butuh ketenangan, jadi Cellya memilih tidur terpisah.", jawab ibu Sean.

"Benarkah?!.",

"Tapi aku tidak mengingat apapun.",

"Apakah sakit ku parah, sampai kami harus pisah kamar?!.", tanya Sean.

"Sesuai dengan petunjuk dokter. selama perawatan, dirimu harus benar-benar tenang.",

"Emosi tidak boleh terpancing, yang akan memperburuk kesehatan mu. itu sebabnya, Cellya memilih tidur di kamar bawah.", sahut ibu Cellya yang melihat wajah ibu Sean sedikit kebingungan menjawab pertanyaan putranya.

"Itu artinya, selama aku sakit dia tidak merawat ku?!.", gumam sean. ia nampak menunduk sedih.

"Itu tidak benar.",

"Cellya merawat mu siang malam. memastikan semua yang kau butuhkan siap dan terpenuhi.",

"Ia selalu mengontrol kondisi dan kesehatan mu.",

"Menjaga asupan makanan mu dengan baik.",

"Bahkan saat kau sudah tidur. ia masuk kamar, dan menyelimuti mu dengan benar.",

"Dia baru beristirahat dengan baik, bila kau sudah tertidur lelap.", ucap ibu Sean, menghibur putra nya.

"Apa penyakit ku?!. sampai harus membuat kami pisah kamar.",

"Dia pasti sedih selama aku sakit.",

"Dia terbiasa manja sebelum tidur.", ucap Sean lirih.

"Kau bisa menebus nya saat dia pulang nanti.",

"Cellya sangat mencintaimu. dia tau apapun yang terbaik untuk mu.", ucap ibu Sean, mengusap punggung putranya.

"Kau mengerti benar bagaimana dia?!. sedikit berkorban bila itu untuk kebaikan mu, bukanlah hal yang sulit untuk nya.", sahut ibu Cellya. Sean mengangguk pelan.

"Mm..., saat dia pulang. aku akan menebus semuanya.", ucap Sean.

"Baiklah. sekarang, kau hanya perlu istirahat.",

"Ingat!, dia tidak suka jika kau mengabaikan kesehatan mu sendiri.", ucap ibu Cellya. Sean tersenyum dan mengangguk.

"Kalau begitu, kami keluar dulu.",

"Istirahat lah dengan baik. mengerti?!.", ucap ibu Sean.

"Iya, ma.", jawabnya. dan mereka pun segera keluar dari kamar Sean.

Nampak jelas kelegaan di wajah keduanya begitu keluar dari kamar.

Waktu menunjukkan sore hari. semua sedang bersiap untuk menyambut ulang tahun Sean.

Kedua ibu nampak sedang duduk di depan meja rias dan sedang di make up oleh tata rias pribadi mereka.

Sementara Ellyana dan David sedang berkeliling untuk mengecek kembali semua persiapan, dan memastikan kesiapannya.

Nampak sesekali Ellyana memberi arahan pada pelayan untuk meletakkan dan menata hidangan, camilan dan beberapa minuman di meja.

Sedangkan ayah Sean baru saja datang dan segera di arahkan ke kamar tamu untuk berganti pakaian.

......................

Acara sudah di mulai, namun Cellya belum juga terlihat. Sean yang menuruni tangga berusaha mencari istrinya. ia memperhatikan setiap tamu yang datang.

Sesekali, pria itu tersenyum pada setiap kerabat, kolega dan tamu undangan yang hadir dan menyapa nya.

Sampai akhirnya, ia merasa lelah dan memutuskan untuk keluar dan duduk di taman rumah nya.

Ia duduk di sebuah ayunan. ia ingat betul ketika pertama kali membeli dan menempati rumah ini, Cellya paling senang duduk di ayunan ini sembari menunggu Sean pulang.

Sean nampak menghela nafas dalam, ia mendongak menatap langit malam yang tidak banyak hiasan bintang malam ini.

Pikiran nya menerawang, berharap segera melihat istrinya datang dan memeluknya.

Ia sangat merindukan sosok yang selalu manja kepada nya itu. sosok yang selalu membuat nya tersenyum hanya dengan sifat manjanya.

Sosok yang selalu minta di peluk, di usap kepalanya, di cium keningnya dan selalu ingin di perhatikan saat mereka bersama.

Ya, itulah sosok Cellya yang sesungguhnya. sosok yang luar biasa manja dan harus menjadi kuat saat suaminya sakit dan hilang ingatan.

Sebuah mobil terparkir di halaman rumah nya, dan itu membuat Sean segera berdiri dari kursi ayunan. ia menunggu dan berharap istrinya lah yang datang.

Sean nampak tersenyum ketika pintu mobil terbuka dan melihat seorang gadis keluar dari sana. tapi, senyum nya memudar saat gadis itu berjalan ke arahnya dan mendekat.

"Selamat malam, tuan Sean.", ucapnya kemudian membungkuk dan memberi hormat.

"Saya Kim Mina, mewakili ayah saya Kim Dhan dari perusahaan Kim Corp mengucapkan, selamat ulang tahun.",

"Semoga anda sehat selalu, panjang umur dan semakin sukses.", sambungnya.

Sean mengangguk dan tersenyum sekilas.

"Ayah saya sedang sedikit tidak enak badan. jadi, beliau hanya menitipkan hadiah kecil ini untuk tuan.", ucapnya. nampak seorang ajudan menyerahkan paper bag yang berisi bingkisan pada Sean.

"Kami tahu, ini tidak seberapa. tapi, kami harap tuan bisa menerimanya.", lanjutnya.

"Terimakasih atas kehadirannya. tuan Kim seharusnya tidak perlu repot dan sungkan.", ucap Sean, seraya menerima bingkisan itu.

"Semoga tuan Kim cepat sembuh. dan terimakasih atas hadiahnya.", sambung Sean. membuat gadis yang berdiri di depan nya itu tersenyum.

Sean nampak memanggil salah seorang ajudan nya yang berjaga di pintu rumah.

Pria bertubuh besar itu segera menghampiri majikan nya.

"Tolong antar nona Kim untuk masuk dan bertemu dengan papa dan mama.", perintah nya, begitu ajudan itu datang dan memberi hormat pada Sean dan tamunya.

"Baik tuan.", jawabnya.

"Oh ya. silahkan masuk dan nikmati pesta nya.", ucap Sean pada tamunya. putri dari keluarga Kim mengangguk dan memberi hormat pada Sean sebelum pergi.

"Mari, nona!.", ucap ajudan itu, kemudian berjalan lebih dulu dan putri dari keluarga Kim itupun, mengikutinya. tak lupa, Sean memberikan paper bag itu pada ajudan nya untuk di simpan di kamar nya.

Sesuai perintah Sean. ajudan itu mengantarkan tamu perempuan itu bertemu dengan papa dan kedua mama nya.

Pada akhirnya, pesta perayaan ulang tahun itu pun selesai. tapi, sampai semua tamu pulang Cellya belum juga datang.

Kedua mama nya dan saudara Cellya sudah membujuk Sean untuk beristirahat di kamar. tapi pria itu menolak.

Ia yakin istrinya akan segera datang. jadi, ia memutuskan untuk tetap terjaga di ruang tamu tempat pesta di laksanakan tadi.

...----------------...

Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27 ini
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27 ini
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!