Chapter 11

"Beralih lah ke video call. lihat lah, suamimu baik-baik saja sekarang.", sambung ibu Sean.

Tanpa pikir panjang, Cellya segera beralih ke panggilan video.

Dalam hitungan detik, layarnya sudah di penuhi oleh gambar mertuanya, saudaranya dan calon suami saudaranya, ibunya, ayah mertua dan yang terakhir suaminya. mereka nampak sedang menikmati waktu makan bersama sembari melambaikan tangan ke arah kamera.

"Hai, jangan menangis.", ucap Sean setelah menerima ponsel dari ibunya.

"I'm ok.", sambungnya.

Cellya tersenyum getir, ia menghapus air mata nya.

"Maaf.", ucap Cellya pelan.

"Jangan menangis. it hurts my heart.", sambung Sean. ia memegangi dadanya, berusaha menggoda istrinya dan benar saja, itu membuat Cellya tersenyum.

"Maaf, tidak di samping mu saat ini. kau pasti kecewa.", ucap Cellya.

"Jadi apakah ada kompensasi?.", tanya Sean di sertai gummy smile nya.

"Ulang tahun mu sebentar lagi. aku pasti akan ada di sana. jadi, segera lah sehat dan pulih. sehingga,kita bisa merayakan ulang tahun mu.", ucap Cellya.

"Promise?!.", tanya Sean. ia ingin istrinya berjanji untuk segera pulang saat ulang tahunnya. Cellya tersenyum dan mengangguk.

"Baiklah. semua sedang makan, kau juga harus makan dengan benar agar segera sembuh dan keluar dari rumah sakit.",

"Aku juga harus pergi.", sambung nya. dan perkataannya, sukses membuat raut wajah Sean berubah.

"Ooh.", ucap Sean singkat. ia nampak menundukkan wajahnya.

"Hai, jangan sedih. aku akan segera menelfon mu lagi nanti.",

"Atau mungkin, aku akan segera datang menemui mu dan memeluk mu, by.", sambung Cellya berusaha menghibur suaminya.

Ucapannya seketika membuat Sean mendongak dengan wajah sumringah.

"It's true?!.", tanyanya. Cellya mengangguk, membuat Sean tersenyum bahagia.

"Baiklah. aku akan menuruti semua perintah mu, tuan putri.", ucap Sean bersemangat. Cellya hanya tersenyum lepas.

"Love you.", ucap Cellya

"Love you more.", sahut Sean. dan panggilan pun berakhir.

Sean nampak begitu bahagia. ia bahkan meminta kepada ibunya untuk menyiapkan makanan dan obat nya. ia ingin segera sembuh dan keluar dari rumah sakit, seperti permintaan istrinya.

POV of Cellya

Ia baru saja mematikan panggilan dan memasukkan ponselnya ke dalam tas.

Perasaan nya bahagia tak terkira. penantian dan doanya tidak sia-sia.

Suaminya kini telah mengingatnya lagi. berulang kali, ia mengusap dadanya, berusaha menetralkan rasa bahagia dan haru yang membuncah di dada.

Air mata bahagia terus saja membasahi kedua bulu matanya. betapa indah dan sempurna hidupnya kini.

Ia mengusap perut nya. seolah menyampaikan pada janin di dalam sana bahwa, ia akan segera mengenalkan baby pada ayahnya.

Tapi tiba-tiba, tas Cellya di serobot orang. ya tas nya di jambret. Cellya yang panik berteriak minta tolong dan berusaha mengejar penjambret itu sembari memegangi perutnya.

Saat beberapa orang respect membantu nya. saat itu juga Cellya merasakan sakit luar biasa di kepalanya.

Ya, sakitnya kambuh. ia berhenti mengejar dan beralih memegangi kepalanya. sesaat kemudian, Cellya jatuh dan pingsan. membuat orang yang melihatnya, segera menolong gadis itu.

Beberapa petugas nampak cekatan mengeluarkan mobil dari area bandara dan membawa Cellya ke rumah sakit terdekat.

POV of Sean

Dokter dan beberapa perawat datang untuk memeriksa, setelah acara makan keluarga itu selesai.

"Apakah aku sudah bisa keluar dari rumah sakit?!.", tanya Sean pada dokter yang baru saja selesai memeriksa nya.

"Kita lihat perkembangan nya dalam beberapa hari ke depan, tuan.", jawab dokter.

"Tidak bisakah aku keluar hari ini atau besok?!.",

"Aku janji akan melakukan pemeriksaan rutin.", ucap Sean.

"Aku ingin berobat jalan saja.", sambungnya lagi. membuat dokter itu tersenyum karena melihat Sean begitu antusias dan bersemangat.

"Kita lihat besok, tuan?!.", jawab dokter. begitu mereka selesai memeriksa, dan perawat selesai mencatat dokter dan perawat itu segera keluar dari ruang perawatan Sean.

...----------------...

Akhirnya tepat di hari ulangtahun nya Sean di izinkan pulang.

Tentu saja ia merasa begitu senang. selain pesta yang di siapkan orang tua dan mertuanya, Sean juga berharap segera bertemu dengan istrinya.

Ia tidak sabar, kejutan apa yang akan di berikan sang istri karena sejak dua hari yang lalu Cellya tidak bisa di hubungi.

Pikirnya, sang istri sedang menyiapkan kejutan untuk nya di hari spesial ini.

Karena pesta kali ini tidak hanya untuk perayaan ulang tahun Sean, tapi juga sebagai wujud rasa syukur kedua keluarga, karena Sean sudah sehat kembali.

Mobil Sean dan keluarga nya terparkir di depan rumah Sean. ya, di rumah yang sudah ia tempati bersama Cellya ini pesta akan di adakan.

Nampak semua pekerja sibuk menata, mendekorasi dan menghias setiap sudut rumah, sesuai arahan ibu Cellya.

"Ma.", panggil Sean pada ibu mertua nya yang sedang sibuk memberi arahan pada para pekerja. wanita paruh baya itu menoleh ke sumber suara dan tersenyum.

Ibu Cellya segera menghampiri Sean dan memeluknya.

"Nani, tolong ambilkan minum dan camilan serta beberapa buah.",

"Besan dan menantuku sudah datang.", teriak ibu Cellya sembari mengarah kan Sean dan ibunya untuk duduk di sofa.

"Besan terlalu sibuk.", ucap ibu Sean yang segera ikut duduk bersama mereka.

"Tentu harus sibuk. ini acara yang membahagiakan untuk kedua anak kita, bukan?!.", ucap ibu Cellya disertai senyuman.

"Ya, hari yang membahagiakan tentunya.", sahut ibu Sean.

"Ma, apa Cellya menghubungi mama?.", tanya Sean. ibu Cellya terdiam sejenak.

"Apakah dia tidak menghubungi mu?.", ibu Cellya berbalik bertanya.

"Dua hari ini, dia tidak bisa di hubungi.", jawab Sean, pelan.

"Mungkin dia sedang menyiapkan kejutan.", ucap ibu Sean mencoba membuat semua berpikir positif.

"Ya. mungkin saja, dia selalu begitu kan?!.", jawab ibu Cellya. mencoba menenangkan menantunya. Sean tersenyum tipis.

Entah kenapa, setelah ia bertanya pada ibu mertua nya dan mendapat jawaban demikian, perasaan nya merasa tidak nyaman.

"Ma, aku mau ke kamar dulu.", pamit Sean pada kedua orangtuanya.

"Mm.", jawab ibu Sean.

"Beristirahatlah, sayang.", ucap ibu Cellya. dan Sean pun segera berlalu meninggalkan mereka, menaiki tangga.

Ia membuka pintu kamarnya. sunyi sepi di kamar yang rapi itu. ia memandang sekitar, melihat setiap sudut dan menemukan sesuatu yang aneh.

Dari semua barang, baju hingga aksesoris di kamar ini tidak ada satupun yang menyangkut Cellya.

Bahkan foto yang menghiasi nakas pun hanya fotonya sendiri, bukan fotonya bersama Cellya.

"Nani.", panggil Sean dari lantai atas begitu keluar dari kamarnya.

Pelayan yang mendengar panggilan nya pun segera menaiki tangga dan menghampiri nya ke kamar.

"Ada yang bisa di bantu, tuan?!.", tanya Nani ketika sampai di kamar Sean.

"Dimana semua barang-barang istriku?!.", tanyanya, yang seketika membuat pelayan itu mematung seketika.

...----------------...

Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27 ini
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27 ini
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!